
Deep masih terus tertawa sepanjang jalan dan masih terus menunjuk ke belakang padahal jarak dia dari rumah sakit sudah jauh. Rumah sakit itu bahkan sudah tidak terlihat, tapi Deep masih saja menunjuk ke belakang.
Deep pergi ke pasar untuk membeli pisau untuk memotong daging dan pisau lipat.
Deep memasukkan pisau daging itu di dalam kantung plastik sedangkan pisau lipatnya ia taruh di saku celana dengan ditutupi oleh bajunya.
Deep pergi ke tempat ramai orang dan mengeluarkan pisau lipatnya. Tanpa ada rasa takut sedikitpun, Deep menebaskan pisau itu ke leher setiap orang yang ia temui di jalanan. Ketika semua orang disana tewas, Deep menyeret mayat mereka satu persatu ke tempat sepi.
Deep memotong-motong setiap tubuh mereka. Deep menyayat kulit mereka dan menghilangkan kulit mereka hingga bersih dan hanya menyisakan dagingnya saja. Deep menusuk perut dan dada mereka untuk mengeluarkan setiap organ dalam mereka. Deep memotong daging mereka seukuran dengan daging sapi yang biasa dijual di pasar. Deep menaruh daging mereka di tempat penjual daging bersama dengan daging sapi agar tidak ada yang curiga jika itu adalah daging manusia yang telah ia bunuh. Deep membawa pergi organ dalam mereka dan juga tulang-tulangnya entah untuk apa.
Seorang pria yang melihat kios daging itu tidak ada penjualnya pun mengambil alih kios itu dan menjual stok daging disana. Pria itu tidak tahu sama sekali jika ada potongan daging manusia diantara potongan daging sapi. Ibu-ibu mulai berdatangan untuk membeli daging dan pada akhirnya daging itu semuanya laku terjual termaksud daging manusia yang telah Deep potong-potong.
__ADS_1
"Alhamdulillah laris manis, ya walaupun ini bukan kios milik ku tapi daripada daging-daging itu terlantar begitu saja ya lebih baik aku jual kan aku bisa dapat untung banyak, tapi kok aneh ya masa semua penjual di pasar menghilang, mereka semua pada kemana? kok dagangannya di telantarkan begitu saja, tapi aku tidak peduli, aku bisa menjual dagangan mereka semua dan mendapatkan untung yang berkali-kali lipat tanpa harus mengeluarkan modal sedikitpun, semua daging, sayur dan makanan sudah habis terjual uang yang aku dapatkan juga sangat banyak, sekarang tinggal aku tutup satu persatu kios disini lalu pulang ke rumah dan pergi ke bar bersenang-senang dengan uang-uang ini" kata pria itu tersenyum melihat uang yang ia dapatkan sangat banyak.
Pria itu menutup satu persatu kios dan kembali ke rumahnya setelah menjual semua dagangan yang ada di pasar.
Deep membuang tulang dan organ dalam korbannya ke dalam ruang bawah tanah yang ada di dalam kamar Dark. Deep mengelilingi ruang bawah tanah itu dan menemukan tempat perapian. Deep pun menyeret mayat korbannya dan langsung memasukkan mereka ke tempat perapian. Deep membakar para korbannya disana. Sambil menunggu mayat mereka hangus menjadi debu, Deep membersihkan noda darah yang menempel di lantai. Setelah noda darah itu menghilang, Deep kembali melihat apakah korbannya sudah hancur atau belum.
"Kenapa mereka lama sekali terbakarnya? akh ya sudah lebih baik aku melukis saja terlebih dahulu" kata Deep melihat korbannya yang belum sepenuhnya terbakar.
"Jadi ruangan ini itu digunakan papa bukan hanya untuk membuang mayat para korbannya tapi juga untuk melukis para korbannya? dan itu berarti beberapa mayat yang aku lihat di ruangan ini itu hanya sebagian saja? karena papa memiliki tempat pembakaran juga di ruang ini, itu berarti papa menggunakan tempat pembakaran di ruang ini itu untuk membakar para korbannya? dan yang papa sisakan itu hanya bentuk yang mengagumkan saja dan juga mama? terima kasih pah karena telah membuat tempat pembakaran di ruang ini, jadi aku bisa langsung membakar mereka semua agar tidak ada yang mengetahui jika itu adalah perbuatan ku" kata Deep menyeringai menatap tempat perapian yang masih menyala.
Deep melukis korbannya tadi menggunakan bahan-bahan yang Dark miliki. Setengah melukis tempat pembakaran itu berbunyi menandakan jika sudah tidak ada lagi yang tersisa untuk dibakar. Deep segera mematikannya dan melanjutkan melukis.
__ADS_1
Seketika Deep teringat akan sekolahnya, Deep pun pergi dari ruang itu untuk mengambil handphone, laptop, serta makanan dan minuman yang ia bawa satu persatu.
Deep menyalakan Wi-Fi berharap jika WiFi akan terhubung ke ruang bawah tanah dan ternyata WiFi diatas tidak bisa terhubung ke ruang bawah tanah, namun ada satu WiFi dengan kekuatan sangat kuat, Deep pun mengelilingi setiap sudut ruang itu terdapat pintu lain disana, Deep membukanya dan ternyata itu adalah sebuah kamar yang mewah serta tertata rapi. Deep menyalakan lampu di kamar itu. Deep menemukan kata sandi dari WiFi yang ada di dalam ruangan itu yang tertempel di meja.
"Papa niat banget ya sampai pasang WiFi di bawah sini, hm bagus deh, disana juga ada kasur, bantal, guling, TV, lemari pakaian, kulkas, AC, hm dan isi kulkasnya juga penuh dengan coklat dan banyak snack, dan di dalam lemarinya juga ada banyak pakaian papa, itu berarti papa juga menggunakan ruangan ini sebagai kamarnya, disana tempat pembuangan mayat dan disini adalah kamar untuk bersantai ketika pegal, hm desain ruangan yang bagus sih, makasih pah udah bikin kamar disini, jadi aku bisa menggunakan kamar ini ketika aku muak dengan kehidupan ku dan bisa berteriak sekencang-kencangnya tanpa takut ada yang mendengar suara teriakan ku, karena tidak mungkin suara teriakan ku akan terdengar oleh orang lain sedangkan kamar ini berada di paling dalam" kata Deep tersenyum dan langsung memindahkan barang-barangnya ke dalam kamar itu.
Deep menemukan sebuah penutup lagi di dalam kamar itu, ketika Deep membukanya ada sebuah tangga ternyata dibawah sana adalah kolam renang.
"Wow, ternyata papa juga membuat kolam renang di dalam ruangan ini, disana ada kamar mandi dan disini ada kolam renang, wah semakin betah aku disini, ternyata kolam renang papa dalam juga ya sampai menembus ke ruangan ini atau ini kolam renang lain dan bukan terusan kolam renang di depan? coba deh aku turun dulu, daftar sekolahnya nanti aja, aku mau berenang dulu" kata Deep yang langsung menuruni satu persatu anak tangga dan berenang di kolam renang buatan ayahnya itu.
Kolam renang itu terlihat sangat indah karena terdapat lampu-lampu kecil di sekelilingnya.
__ADS_1
Setelah puas berenang, Deep naik dan kembali ke kamarnya untuk mengganti pakaiannya serta membawa beberapa pakaiannya untuk diletakkan di dalam kamar ruang bawah itu. Deep mendaftar sekolah melalui online di tiga sekolah sekaligus lalu meletakkan laptopnya begitu saja dan beristirahat di kasur sembari menonton televisi.