
Deep pergi ke mall, sesampainya di tempat parkir, Deep memarkirkan mobilnya di tempat kosong, Deep mencari benda pusaka miliknya yaitu keris kecil. Deep memesan tiket bioskop secara online. Deep memilih kursi B14. Deep menyembunyikan keris kecil itu di kaos kakinya dan menutupnya dengan celana panjangnya. Deep masuk saat belum ada satupun orang di dalam dengan menggunakan topeng hitam dan memotong setiap kabel CCTV.
Ketika film selesai, Deep langsung mengeluarkan keris kecilnya dan menggorok leher setiap penonton yang melintas di depannya. Tanpa rasa takut sedikitpun terlintas di matanya, Deep berjalan santai seolah-olah tidak terjadi apapun disana.
Deep duduk di depan sembari menghabiskan popcorn dan minuman yang ia beli. Sepuluh orang penonton di jam berikutnya mulai memasuki gedung bioskop dan betapa terkejutnya mereka saat melihat banyak orang tergeletak di tangga bioskop. Mereka kebingungan kenapa jalan di bioskop itu seperti ada genangan air.
"Kok ini kayak ada genangan air gitu ya? lihat deh" ucap penonton satu.
"Iya benar, kayak ada genangan air ya" ucap penonton dua.
"Coba deh nyalakan senter biar lebih jelas lagi ada apa sebenarnya" ucap penonton ketiga.
"Oke" ucap penonton pertama menyalakan senter.
Benar saja dugaan mereka, ternyata memang ada genangan air di dalam bioskop itu.
"Kok bioskop ini ada genangan air sih? apa tidak dibersihkan?" tanya penonton empat.
"Mungkin atap bioskop ini ada lubang kecil, makanya air hujan masuk ke dalam sini" ucap penonton kelima.
"Kayaknya gak mungkin deh kalau ada lubang di atas" ucap penonton enam.
"Terus ini kok bisa ada genangan begini?" tanya penonton tujuh.
"Entahlah, tapi kalian nyium bau sesuatu gak sih dari tempat ini?" tanya penonton delapan.
"Hm, kayak bau amis gitu gak sih? apa cuma hidung ku aja ya?" tanya penonton sembilan.
"Nah itu yang gw maksud, kayak bau amis gitu, tapi kayaknya bukan amis telur sih, atau jangan-jangan..." ucap penonton delapan.
"Jangan-jangan apa? darah gitu maksud lu?" tanya penonton pertama.
"Kayaknya sih iya deh, kalau karena atap bocor kayaknya gak mungkin deh" ucap penonton sepuluh.
__ADS_1
"Gini aja, biar lebih jelas ini darah apa, kita masuk dulu ke dalam" ucap penonton ketiga.
"Nah iya tuh benar, kita ke dalam aja dulu" ucap penonton kelima.
"Eh tunggu-tunggu" pinta penonton kedua.
"Ada apa?" tanya penonton kelima.
"Apa gak sebaiknya kita cari petugas dulu aja? takutnya ada sesuatu yang aneh-aneh di dalam sana, nanti kita yang kena lagi, gimana?" tanya penonton kedua.
"Hm, benar juga, ya udah ayok kita cari petugasnya dulu" ajak penonton ke delapan.
Mereka pergi meninggalkan ruang bioskop. Baru saja menginjakkan kaki di lantai, ada jejak sepatu berwarna merah di lantai. Mereka yang melihat pun terkejut.
"Tuh lihat! itu ada jejak merah dari sepatu kita, berarti benar genangan itu adalah darah, ayok cepat! kita cari petugasnya" ajak penonton kedua.
Mereka mempercepat langkahnya untuk mencari petugas.
"Mas, ada keanehan di audi 2" ucap penonton kedua.
"Ada genangan air di dalam audi itu, dan ketika kami berjalan keluar anehnya jejak sepatu kita semua berwarna merah" ucap penonton ketiga.
"Di dalam audi itu juga bau banget amis seperti darah gitu" ucap penonton kelima.
"Sebentar" ucap petugas itu pergi meninggalkan mereka.
Petugas itu kembali dengan membawa sebuah senter, agar bisa melihat lebih jelas lagi ada apa sebenarnya di dalam audi itu.
Mereka segera pergi ke audi itu untuk mengetahui ada apa sebenarnya.
"Hm, amis banget disini" ucap petugas itu berjalan sembari menutup hidungnya.
Para penonton berjalan di belakang dan menutup hidungnya. Mereka melihat ada beberapa orang yang tergeletak di tangga. Petugas itu segera menghampirinya. Petugas itu membalik tubuh salah satu penonton yang tergeletak. Betapa terkejutnya mereka melihat leher penonton itu tergores sesuatu hingga nyaris putus.
__ADS_1
"Astagfirullahaladzim, ayok kita keluar dari sini, biar saya hubungi pihak kepolisian" ajak petugas itu.
Mereka keluar dari dalam audi itu. Petugas itu menghubungi pihak kepolisian untuk menyelidiki siapakah dalang di balik pembunuhan para penonton itu.
Beberapa jam menunggu kedatangan polisi, akhirnya polisi tiba disana. Para pengunjung di mall yang penasaran pun berjalan di belakang polisi.
Para polisi itu membawa jenazah para penonton di bioskop itu.
"Ada mayat di bioskop? kok bisa ya?" tanya pengunjung satu.
"Iya aneh, siapa yang bunuh mereka ya? berani banget pembunuhnya ya? ya walaupun bioskop gak ramai banget orang tapi kan pasti ada CCTV" ucap pengunjung kedua.
Mendengar perkataan pengunjung itu, petugas seger menyalakan senter dan mengarahkan ke CCTV. Nampak kabel CCTV yang telah tergunting.
"Pak polisi, lihatlah! kabel CCTV itu tergunting, semua kabelnya tergunting, sepertinya pelaku bukan orang sembarangan" ucap petugas.
"Kami akan segera mengusut tuntas kasus ini ya, untuk sementara audi ini akan kami tutup untuk penyelidikan" ucap inspektur.
"Baik pak" jawab petugas bioskop menganggukkan kepala.
"Untuk kalian yang ingin menonton film itu, bisa ke audi lain ya, tidak perlu membayar lagi ya, langsung masuk saja ke audi lain" ucap petugas bioskop.
"Audi berapa ya?" tanya salah satu penonton.
"Ayok ikut saya" ajak petugas itu.
"Bisa kosongkan kursi seperti nomor yang mereka pilih" ucap petugas itu kepada rekannya.
Mbak petugas mengosongkan kursi sesuai dengan yang mereka pesan di audi lain. Mereka pun menonton film yang mereka inginkan di audi lain dan dengan nomor kursi yang sama tanpa membayar. Mereka juga diberikan masing-masing satu popcorn dan minuman atas permintaan maaf dan ucapan terimakasih. Deep yang sedari tadi duduk menyaksikan pun tersenyum dengan berpura-pura bermain ponsel agar orang-orang di sekitarnya berpikir Deep tersenyum karena ponselnya, padahal deep tersenyum karena hasil karyanya di dalam audi itu.
"Aku merasa sangat senang sekali menyaksikan kepanikan dan ketakutan mereka semua, lain kali aku akan melakukan hal menyenangkan ini lagi" batin Deep tersenyum menganggukkan kepala. Deep pergi meninggalkan bioskop itu untuk mencari korban berikutnya.
Mall itu terlihat sangat sepi karena pengunjung merasa ketakutan melihat penemuan mayat di salah satu audi bioskop.
__ADS_1
"Kemana semua orang? mengapa mall ini jadi sangat sepi? apa mereka merasa takut karena penemuan mayat-mayat di dalam bioskop itu? dasar lemah! begitu saja takut! itu kan hanya mayat, untuk apa takut? dasar orang-orang aneh, aku yang membunuhnya saja tidak merasa takut sedikitpun, masa mereka yang hanya melihat saja merasakan takut sih? hm ya sudahlah!" batin Deep.
Deep pergi ke tempat parkir dan mengeluarkan mobilnya lalu pergi dari sana.