
Happy Reading 🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹 🌹🌹🌹
"Cup cup sayang. Jangan menangis ya sayang". Regan berusaha menenangkan putranya yang dari tadi menangis.
"Owe owe owe owe owe". Bayi tampan itu masih terus menangis didalam gendongan Ayahnya.
"Cup sayang Daddy. Laki-laki tidak boleh cenggeng. Jadi laki-laki itu harus kuat. Liat Daddy, kuatkan". Celetuknya.
"Lihat Mommy Son. Lihat wajahnya. Dia cantik kan? Tapi jangan suka padanya yaa, dia milik Daddy. Nanti kau cari sendiri saja yaaa?". Regan terkekeh sambil terus menangkan bayi munggilnya.
"Atau kau ingin berbaring disamping Mommy Son?".
Regan meletakkan putranya disamping Echy.
Seketika tangis bayi itu berhenti, dia seperti tenang didekat Ibunya.
Regan menyeka air matanya. Tidak. Tidak. Dia tidak boleh lemah. Dia harus kuat.
"Wahhh, kau cari masalah dengan Daddy, Son. Kau ini masih kecil juga sudah mengerti saja. Ingat yaa, ini milik Daddy. Dia istri kesayangan Daddy. Awas saja kau berani mendekati nya. Daddy akan mengajakmu lomba maraton nanti". Sambil terkekeh pelan seperti orang gila.
"Sayang". Regan mengenggam tangan wanita itu "Kau lihat sendiri kan? Bahwa putramu merindukanmu. Apa kau tidak rindu padanya? Jika kau rindu, bangunlah. Jangan tidur terus. Aku sudah lama tidak minta jatah, kau tahu si junior sudah lama puasa? Dia bisa karatan nanti kalau kau tidur terlalu lama". Celoteh Regan lagi.
Regan harus menjadi Ayah sekaligus Ibu untuk putranya yang belum dia beri nama itu. Merawat kedua orang yang begitu berarti baginya tanpa bantuan aissten rumah tangga atau pelayan di rumahnya.
"Son, makan dulu yuk. Daddy sudah lapar".
Regan mengambil bubur untuk bayi nya diatas nakas. Makanan bergizi yang akan menunjang pertumbuhan putranya.
Regan ikutan makan bubur agar sama merasakan penderitaan seperti Echy dan putranya. Apalagi Regan baru selesai operasi tentu saja tidak boleh makan, makanan yang keras dan berat.
Bayi itu makan hanya sedikit bubur saja. Karena bayi Echy tidak mau minum susu. Jadi terpaksa Regan memberikan bubur untuk putranya.
"Tuhan sampai kapan semua ini akan berakhir? Bangunkan istriku Tuhan, aku tidak sanggup menjalani hidup ku tanpanya. Jika bisa menggantikan nya aku siap". Sambil air mata menetes pria itu menyuapi putra semata wayangnya
"Son, ayo bantu Daddy bangunkan Mommy". Ucapnya pada bayi yang tengah makan suapannya itu.
Regan sebenarnya tidak kuat. Setiap hari bermandikan air mata. Dia juga ingin bahagia bersama keluarga kecilnya. Tapi sudah hampir dua bulan, Echy belum juga bangun-bangun.
__ADS_1
Regan meletakkan mangkuk bubur itu lalu menyeka air matanya yang berjatuhan.
"Minum dulu Son". Dia mengambil sendok kecil lalu mengunakan sendok itu untuk memasukkan air kedalam mulut munggil putranya.
Sekarang Regan mengerti, betapa pentingnya kebersamaan karena tidak semua orang beruntung dalam hidup
Kisah cintanya dan Echy memiliki banyak lika-liku. Lima tahun silam gagal menikah. Regan kehilangan adik ipar dan cintanya. Setelahnya dia kembali dan memperjuangkan cinta yang ingin dia miliki. Meski jungkirbalik dan mengorbankan segalanya akhirnya Regan berhasil kembali pada cinta pertamanya.
Namun lagi-lagi. Takdir sangat suka bermain dengan nya. Istrinya, cinta sejatinya itu harus berjuang demi sebuah nyawa. Demi seorang manusia kecil agar bisa melihat dunia. Pengorbanan seorang Ibu agar anaknya bisa menikmati hidup.
Sekarang istrinya terbaring lemah dan tak berdaya. Tubuhnya disiksa oleh ribuan jarum suntik dibagian tubuh lainnya. Suami mana yang tidak akan terluka melihat istrinya terbaring dan berjuang antara hidup dan mandi.
Setiap hari bermandikan air mata bagai sudah kebiasaan bagi Regan. Ribuan kali dia mengucapkan kata kuat, tapi tetaplah dia seorang suami dan Ayah yang lemah.
Regan menatap wajah kedua orang itu. Putranya takkan bisa tidur jika tidak di baringkan didekat Echy. Putranya itu bisa menangis tak berhenti jika tidur terpisah dari Ibunya. Naluri antara anak dan Ibu begitu kuat. Meski masih bayi yang berusia dua bulan tapi dia bisa merasakan kehangatan didekat ibunya.
"Kalian berdua adalah alasanku untuk berjuang. Aku akan setia menunggu disini. sampai kapanpun. Aku percaya mujizat pasti terjadi". Yakinnya dengan teguh.
Segala dokter terbaik sudah dikerahkan oleh Regan. Tentu uang bukanlah hal yang sulit untuk Regan. Dia memiliki banyak uang. Bahkan uang sama sekali tidak berarti jika dibandingkan dengan istri dan anaknya.
Regan naik keatas ranjang. Echy dirawat di Mansion mewahnya yang ada di Amerika. Tentu segala peralatan medis disediakan di Mansion mewah itu.
.
.
.
.
.
Regan melindungi matanya ketika pantulan cahaya matahari menyinari wajah pria itu.
Segera pria itu bangun saat tak mendapati istri dan anaknya disamping nya.
"Echy". Pria itu turun dari ranjang seperti sedang mencari sesuatu.
__ADS_1
Tatapan Regan tertuju pada balkon kamarnya. Dia melihat seorang wanita tengah menggendong bayi.
"Echy".
Wanita itu menoleh dan berbalik menatap kearah Regan. Senyumnya mengembang mendengar panggilan pria. Dia sangat cantik dengan rambut panjang yang menjuntai sampai ke bawah.
"Sayang".
Regan berhambur memeluk wanita itu. Namun sekejap hilang bahkan bayangan nya saja tidak terlihat.
"Echy".
Regan langsung terduduk. Keringat mengucur didahinya.
Regan melirik istri dan anaknya yang masih terlelap disampingnya.
"Ternyata hanya mimpi". Pria itu mengusap wajahnya kasar. Kenapa terasa nyata.
"Sayang bahkan hanya melihatmu saja seperti bermimpi. Apakah.....?". Regan menggeleng "Tidak sayang. Apapun alasannya kau harus bangun. Kau sudah berjanji bukan akan merawat putra kita bersama-sama? Jadi aku mohon jangan pernah berpikir untuk menyerah apalagi meninggalkanku. Aku takkan sanggup hidup. Melihat mu begini saja duniaku terasa hancur apalagi jika kau benar-benar pergi dari hidupku". Lirih Regan.
Pria itu kembali berbaring. Dia memeluk lagi kedua orang itu.
Putranya jika malam hari tak pernah rewel asalkan di tidurkan didekat Echy. Mungkin hatinya selalu menghangat saat dekat dengan Ibunya itu.
Dalam diam Regan menangis. Menangis ketakutan. Bagaimana jika Echy tertidur selamanya sama seperti Megan? Regan tak bisa bayangkan, seperti apa hidupnya tanpa Echy. Bahkan membayangkan nya saja Regan tak berani apalagi hal itu benar-benar terjadi.
Bersambung....
Hai guys selamat malam semua. Terima kasih buat yang udah ikutin ceritanya Regan sama Echy yaaaa...
Jangan lupa selalu dukung karya author yaaa.
Follow akun author biar bisa dapat notif terbaru dari author....
kalau yang mau gabung di group boleh join yaaa, nanti akan di add oleh admin nyaaa....
Yuk mampir ke karya baru Author. Ceritanya gak kalah seru.
__ADS_1
Istri Kecil Tuan Cassanova........