Perjuangan Cinta CEO

Perjuangan Cinta CEO
Jatuh cinta


__ADS_3

Happy Reading 🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Kelly masuk kedalam ruangan Dae. Seperti biasa gadis itu tidak perlu mengetuk pintu karena dia dan Dae seperti saudara.


"Kak".


Dae mengangkat pandangan nya. Dia menatap Kelly dengan tajam wajahnya masam dan juga cemberut.


"Kenapa Kak?". Kelly bergidik ngeri. Kenapa tatapan Dae seperti ular menemukan mangsanya.


Dae melipat kedua tangannya didada menatap Kelly seolah gadis itu melakukan kesalahan yang besar.


"Kakak kenapa sih?". Bulu kuduk Kelly berdiri sambil meletakkan berkasnya diatas meja.


"Kau ingin makan siang bersama brondong itu?". Tuding Dae


"Brondong?". Kening Kelly berkerut "Ohh Joshua. Cie cie yang memburu. Cemburu tanda cinta marah tandanya sayang, kalau lah curiga itu karena ku takut kehilangan. Sudah jatuh cinta ya Kak pada gadis cantik dan imut ini?". Ledek Kelly.


Dae berdiri menghampiri gadis itu. Dia berjalan menatap Kelly.


"Kenapa Kak?".


Kelly berjalan mundur sementara Dae terus maju. Tatapan pria itu tertuju padanya membuatnya salah tingkah.


"Kakak ada apa sih?". Seru Kelly mulai panik dia mundur dan Dae maju. Ini namanya maju kena mundur kena.


"Kak". Punggung Kelly menempel didinding "Kak jangan membuatku takut". Ujar gadis itu.


Dae menatap Kelly tajam. Tangannya mengungkung gadis itu sambil mengunci tubuh Kelly sehingga gadis itu sulit untuk keluar apalagi tubuh dae yang tinggi seperti tiang listrik.


"Kenapa kau berani menerima tawaran makan siang dengan pria lain?". Dae mengintimidasi Kelly.


"Memang nya kenapa Kak? Lagian aku dan Joshua hanya berteman. Dia kan masih single aku juga single jadi sah-sah saja". Jawab Kelly.


"Kecuali Kakak itu kekasihku baru boleh marah". Tutur gadis itu memalingkan wajahnya. Wajah Dae yang begitu dekat dengannya membuatnya salah tingkah.


"Kak".


Cupppppppppp


Mata Kelly membulat sempurna saat bibir Dae menyumpalnya. Jantungnya berdebar kencang. Tubuhnya seketika melemas dan panas dingin.


"Ya Tuhan ciuman pertama ku". Rintih gadis itu dalam hati.


Dae ******* bibir Kelly dengan lembut. Tangannya digunakan untuk menekan tengguk Kelly agar ciuman mereka semakin dalam. Sementara tangannya yang satu digunakan untuk mengunci pinggang Kelly.


Kelly masih terdiam dan belum sadar dari keterkejutan nya. Dia menatap mata Dae yang terpejam sambil ******* bibirnya. Bingung apa yang harus dia lakukan, ciuman pertamanya.


Merasakan Kelly yang hanya diam saja, Dae mengigit bibir bawah gadis itu. Hingga mulut Kelly terbuka. Hal itu tak disia-siakan oleh Dae dia mengakses rongga mulut gadis yang sudah diam-diam mencuri hatinya itu.

__ADS_1


Kelly yang belum pengalaman hanya menuruti nalurinya saja. Dia membalas ******* itu. Tangannya menekan dada Dae untuk nya berpegangan.


Dae melepaskan panggutannya saat melihat nafas Kelly yang memburu. Kasihan juga gadis ini sepertinya tidak berpengalaman sama sekali.


"Kak". Dae mengusap bibir Kelly yang basah dan sedikit membengkak akibat ulahnya.


"Jangan dekat-dekat pria lain. Kau milikku". Tegas Dae.


"Milik Kakak sejak kapan Kak? Sejak kapan Kakak jatuh cinta padaku? Kakak tidak pernah mengatakannya Kak!". Cecar Kelly tidak terima di cap menjadi milik orang lain sementara orang itu tidak pernah mengatakan cinta padanya


"Kau milikku".


"Tapi Kak_".


Cupppppppppp


Pria itu kembali menyumpal mulut Kelly dengan ciuman. Tak memberi Kelly kesempatan untuk berbicara.


Dae tidak tahu sejak kapan dia jatuh cinta pada Kelly. Dia tidak suka Kelly dekat-dekat pria lain termasuk si Joshua itu. Pokoknya Dae tidak suka sangat tidak suka. Enak saja.


.


.


.


.


Hari sudah tampak sore. Namun gadis itu masih saja bekerja dan menyelesaikan beberapa ruangan yang memang harus dibersihkan supaya besok dia tidak lagi repot-repot.


Brakkkkkkkkkkk


"Astaga".


Deska terkejut saat melihat Sean berjalan sempoyongan sambil memegang kepalanya.


"Ahhh kenapa panas sekali?". Sean menggaruk-garuk tangannya "Ada apa ini? Ahhh panas". Pekiknya.


Mata pria itu memerah menahan sesuatu yang mendesak dibawah sana. Badannya panas dingin.


"Tuan anda kenapa?". Deska menghampiri pria itu dengan panik.


Bagai anjing melihat tulang. Sean menatap Deska dengan lapar.


"Tuan". Sekali lagi Deska memanggil pria itu apalagi melihat Sean yang hanya terdiam saja menatapnya dengan merah.


Tanpa membabi-bu Sean menarik tangan Deska dengan paksa masuk kedalam ruangan.


"Tuan lepaskan". Sentak Deska.

__ADS_1


Namun Sean bagai kesetanan. Dia memanggul tubuh gadis itu dan membawanya masuk kedalam kamar rahasianya.


"Tuan".


Deska sudah menangis setengah mati menahan ketakutan. Apalagi melihat Sean seperti kerasukan setan.


Sean melempar gadis itu keatas king size milknya. Dia menindih Deska lalu mencium wanita itu dengan kasar.


Deska memberontak sambil menangis ketakutan. Namun tenaganya tak mampu menahan tubuh Sean yang besar itu. Sean sudah tak sadarkan diri, dia bagaikan orang yang tengah kelaparan.


Sean menyerang bibir Deska dengan brutal. Tangannya meraba-raba tubuh gadis cantik itu. Tangannya dengan nakal masuk kedalam baju seragam yang dikenakan Deska.


Deska menggeleng sambil memberontak. Namun tubuh munggil nya dikunci oleh Sean. Tak mampu, badannya seketika melemah dan kehabisan tenaga. Ini bukan Sean. Sean yang dia kenal adalah pria yang dingin dan cuek tapi tidak pernah berbuat kasar.


Deska pasrah. Tenaganya benar-benar habis. Tubuhnya remuk redam.


Hingga Sean merobek pakaian Deska dengan paksa, dia langsung menyambar dua bukit kembar milik gadis itu.


"Tuan hikks jangan lakukan". Tangis Deska masih berusaha memberontak


Tangisan Deska bagai ******* yang membuat nya semakin bergairah.


Sean menelusuri tubuh gadis itu. Dia menjilati bagian tubuh Deska dengan nafsu. Bahkan pemberontakan Deska dianggap seperti erangan dan ******* kenikmatan.


Sean menarik dengan paksa benda berbentuk segitiga yang menutupi area sensitif gadis itu.


Sean menelan salivanya dengan susah payah. Dia menjilati bagian kaki Deska, sampai kearea sensitif wanita itu. .


Deska yang sudah pasrah tak bisa berbuat apa-apa. Hanya menangis dan merintih berharap ada keajaiban menolongnya. Deska belum siap kehilangan mahkota yang dia jaga dengan susah payah selama ini.


Sean berdiri. Dia mengangkat paha gadis itu keatas. Tanpa berpikir panjang pria itu memasukkan benda pusaka nya kedalam sana.


Sejenak Sean tertegun ketika benda miliknya terasa sempit. Dia terdiam sejenak merasakan ada sesuatu hangat yang keluar dari milik Deska.


Sean yang sudah dipenuhi kabut gairah. Langsung menghujam tubuh Deska dengan kencang. Benar-benar nikmat, gadis ini masih perawan. Masih tersegel.


Deska merasakan sesuatu yang belum pernah dia rasakan. Area sensitif nya sakit. Sangat sakit. Tapi Sean tak ada niat untuk melepaskan nya. Pria itu terus menghunjamkannya tak memberi dia sedikit pun celah untuk berteriak kesakitan.


Yang awalnya sakit luar biasa, perlahan Deska merasakan sesuatu yang berbeda, sensasi yang belum pernah dia rasakan seumur hidupnya.


Bersambung......


Ikuti terus kisah mereka.


Bagaimana kelanjutan hubungan Sean dan Deska? Apakah Sean akan bertanggungjawab atau Deska memilih pergi dari hidup Sean??


Yuk ikuti teruss.


Jangan lupa dukung perjuangan Regan untuk Echy. Bagaimana Regan mencari kesembuhan untuk istrinya????

__ADS_1


__ADS_2