Perjuangan Cinta CEO

Perjuangan Cinta CEO
Menatapmu


__ADS_3

Happy Reading 🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Echy membersihkan tubuh Regan dengan sabar dan telaten. Dia menginap dirumah sakit dan menjaga pria itu dengan baik. Meski Dae dan Rein tidak setuju karena itu akan berpengaruh pada kesehatan Echy. Namun gadis itu menemukan sejuta cara untuk merayu Dae dan Rein. Alhasil kedua pria itu mengalah dengan satu catatan mereka harus ikut menginap.


"Malam cinta". Echy menoel hidung Regan "Kapan bangun cinta?". Tatapnya lirih "Andai saja waktu itu kita jadi menikah. Pasti sekarang kita sudah punya anak. Kira-kira kalau kita punya anak wajahnya mirip siapa yaaa?". Gadis menggerecutkan bibirnya tampak berpikir keras "Harus mirip wajahku saja. Aku kan cantik". Dia menampilkan rentetan gigi putih nya "Aku sudah memikirkan menikah, malam pertama saja belum pernah". Dia ngakak sendiri.


Dae dan Rein sudah tertidur dengan lelap. Dirawat Regan disediakan dua kasur khusus penunggu pasien. Kadang Domain dan Ellena juga ikut menjaga saling bergantian. Jika ada Kelly gadis itu pasti ikut menjaga. Hanya saja gadis itu sedang pulang ke Inggris.


Echy menyimpan kain lap nya. Dia menatap pria itu dengan senyuman mengembang. Seandainya Regan sudah bangun, pasti dia bisa bermanja-manja dilengan pria itu.


"Maafkan aku Kak. Harusnya hari itu aku memberimu kesempatan. Maafkan aku yang tidak tahu semua rasa sakitmu. Maafkan aku yang mengabaikan mu. Aku habis pikir ehh maksudnya tidak habis pikir, kenapa Kakak mau berkorban untukku? Apa Kakak begitu mencintaiku Kak?". Dia mengenggam tangan Regan "Jika benar Kakak mencintaiku. Bangunlah Kak. Aku ingin mendengar secara langsung kalimat itu dari mulut Kakak". Lirih nya mencium punggung tangan pria yang terlelap seolah tak ingin diganggu itu.


Echy merebahkan kepalanya dilengan Regan. Sambil memainkan tangan pria itu kewajah nya. Rindu sudah pasti. Siapa yang takkan rindu pelukkan hangat pria itu. Pria yang dulu menjadi tempat ternyaman saat dia lemah dan lelah.


"Kakak tahu tidak? Sejak Kakak menghilang hidupku hancur tak berarah Kak. Setiap hariku terasa mati. Aku kehilangan diwaktu yang bersamaan. Tidak memiliki siapa-siapa. Hanya Rein dan Kelly yang ku miliki. Aku juga tidak tahu jika Kelly Kakak utus untuk menjagaku". Lirih nya. Air matanya berjatuhan dilengan Regan.


Lama gadis itu berceloteh dan begitu selalu setiap hari dan setiap malam mengajak pria yang tengah koma itu berbincang-bincang. Berharap pria itu mendengar segala keluh kesahnya. Sejujurnya Echy begitu takut bertemu Paman Jerry , dia ingin Regan membantunya. Tapi pria itu malah masih terlelap dengan nyaman.

__ADS_1


Echy naik keatas ranjang Regan. Semua alat medis sudah dilepaskan. Kecuali selang infus dan pendeteksi jantung.


"Selamat tidur cinta".


Echy mencium pipi Regan dan memeluk pria itu. Membenamkan wajahnya didada bidang Regan. Nyaman sekali. Sangat nyaman. Echy rindu pelukkan ini.


Besok adalah hari yang menakutkan untuk Echy. Dia akan bertemu dengan Paman yang sudah mengambil semua harta kedua orangtuanya itu.


Gadis itu terlelap dengan nyaman dengkuran halus terdengar dari bibir munggilnya. Begitulah setiap malam, memeluk Regan dan tidur didalam pelukkan pria koma itu. Memeluk Regan dapat menghilangkan segala kekhawatiran didalam dadanya.


Regan membuka matanya perlahan. Dia tersenyum hangat. Tangannya terulur mengusap kepala gadis yang ada didadanya ini.


"Maafkan aku sayang. Tidak bermaksud membohongimu. Aku hanya ingin memberi kejutan untukmu. Terima kasih sudah mencintai ku. Aku juga mencintaimu. Sangat mencintai mu. Maaf membiarkanmu menghadapi ini selama lima tahun. Aku berjanji sayang, akan menebus semua kesalahan mu. Tidak usah panik, selama aku masih bernafas kau akan baik-baik saja". Batin Regan mengusap kepala Echy dengan sayang.


Echy mengeliat. Secepatnya Regan menurunkan tangannya dan kembali memejamkan matanya.


Echy membuka mata pelan. Dia merasa aneh. Serasa ada yang mengelus kepalanya.

__ADS_1


"Ahh paling hanya mimpi". Dia menguap beberapa kali "Lanjut tidur lagi deh. Besok tempur lagi". Dia kembali memeluk Regan dan terlelap kembali.


Regan terkekeh pelan. Sungguh imut sekali gadis ini. Ingin dia gigit rasanya si Echy.


.


.


.


.


Dea masih meringkuk diruangan gelapnya. Penampilan nya bukan hanya berantakkan tapi juga menggenaskan.


Sudah beberapa bulan dia dikurung ditempat menjijikkan ini.


"Dasar pria brengsekkkk. Awas saja nanti, aku akan membalas segala perbuatannya. Dan wanita ****** itu. Kupastikan dia takkan bahagia". Hardik Dea sambil menarik rambutnya. Dia sudah seperti orang gila.

__ADS_1


Dea menghilang bak ditelan bumi. Keluarga besar mencari wanita itu bahkan mengerahkan tim terbaik. Namun tetap keberadaan Dea tak ditemukan. Dae benar-benar memberikan hukuman berat pada Dea. Dea bukan hanya sekali menyakiti Echy. Tapi sudah sering dan berkali-kali.


Bersambung....


__ADS_2