Rasa Sakit Ini Ku Kembalikan

Rasa Sakit Ini Ku Kembalikan
Terkecoh


__ADS_3

Alex menatap kepergian Gresia, iya merasa dirinya telah di buang olehnya karena di saat dia akan pergi tak ada kata perpisahan, dari sang kakak.


Gresia melakukan itu sebenarnya ada niat baiknya, karena dia sebenarnya telah tau rahasia keluarga youn antara tiga bersaudara, yaitu mamahnya dan kedua tantenya ya itu Astrid dan Asti, karena itu dia juga tau kalo Asti punya dendam dan hendak membunuh alex saat sesudah mendapatkan harta milik Astrid yang kuncinya ada di alex.


"Ehh gres kamu gak nunggu sampek alex naik pesawat " ucap gibran yang melihat Gresia pergi.


"Akuntan butuh dia tunggu..! " alex seakan acuh tapi sebenarnya iya berharap Gresia menunggunya sampai iya pergi.


"Untuk apa pekerjaan ku masih banyak " iya menjawab dengan tak menoleh sedikit pun ke belakang.


"Tapikan gres setidaknya kamu mengucap kan salam perpisahan, padanya bukan seperti kau membuang sampah asal melemparkan nya dan berlalu pergi " gibran mencoba untuk mencegah Gresia untuk pergi.


"Kalian ad kenapa harus aku juga, kita bukan mau mengirim nya ke neraka, yang mana iya tak akan kembali " ucap Gresia dengan pendirinya , dia tetap melangkah.


"Sudah lah kak gibran tak usah bicara padanya, aku sudah senang kalian , mau menunggu ku di sini, biarkan saja wanita, tak punya perasaan itu pergi. " ucap acuh alex sembari duduk di kursi yang tersedia di area Bandara.


"Kamu jangan sedih, meski dia begitu sebenarnya di kepergian mu ini ada maksud yang dia sembunyikan, jadi kamu harus menuruti apa yang telah iya katakan padamu, jangan membantahnya. " ucap gibran menyemangati alex agar tak merasa kecil hati atas sikap sang kakak .


"Maksud? , maksud yang seperti apa gib? , kalo ada niat melindungi ya seharusnya dia di biarin tetap di sisinya. bukan malah mengirim ke luar negri, dan buat hidup sendiri, itukan sama aja buat nganterin nyawanya?? " tilas cristian yang tak mengerti dengan maksud nya mengirim alex ke luar negri sendiri.


"Sudah lah, ini pilihan yang lebih baik untuk alex yang sudah di putuskan oleh Gresia, jadi kita juga harus berhati-hati jika ingin menghubungi alex, kedepannya" ucap gibran untuk menjawab perkataan cristian padanya.


Alex di sana hanya menyimak pembicaranya mereka berdua, dia dalam ke asan yang tak senang mana ada mau berbicara.


Gresia dari parkiran mobil masih memandang ke arah dalam Bandara, dia juga merasa tak tega membiarkan alex pergi begitu saja sendiri, tapi semua itu demi kebaikannya.


"Heh dia tak akan kelaparan dan mati di tengah jalan, hanya karena pergi sendiri " gumam Gresia sembari tersenyum kecut menatap dirinya di kaca mobil.

__ADS_1


Gresia pun menyalakan mesin mobil dan melaju meninggalkan, tempat itu untuk kembali ke kantornya, untuk menyibukkan diri .


Kini waktunya pesawat alex untuk lepas landas alex pergi masuk kedalam untuk menaiki pesawat nya, sedangkan gibran dan cristian melihat alex yang pergi.


Alex pergi tak mengenakan pesawat pribadi, karena untuk mengecoh para musuh yang selalu mengikutinya, karena alex juga sudah menggunakan identitas baru jadi meraka yang mengincarnya terkecoh, dan mencoba mengejar pesawat pribadi milik Gresia yang menuju ke Colorado.


"Sepertinya kita berhasil, membuat mereka terkecoh dengan pesawat pribadi, itu dan kita juga sudah membuat alex, untuk enggan kembali lagi ke negara ini untuk kebaikannya sementara waktu " gumam gibran dalam hati nya, gibran mengucap kan itu karena dia juga tau sebagian rencana dari Gresia.


"Eai gib lo mau tinggal di bandara apa pulang, bengong aja lagi mikirin apa lo hah?? " cristian membuyarkan lamunan gibran dia menepuk pundak gibran.


"Ehh ya mau balik kantor lah, kerjaan gue masih numpuk nih, oh iya cris sepertinya aku hari ini akan pulang ke kediaman Aditama, soalnya gue di panggil bokap buat pulang nih " ucap gibran yang kaget dan dia pun langsung melangkah untuk kembali kekantor, dia pun tak lupa memberikan ragukan pada cristian bahwasanya dia akan pulang ke kediaman utama Aditama.


"Ok, oh iya lo bilang juga tuh sama ibu bos kalo gak bisa ngamuk dia " cristian mengingat kan gibran untuk melapor pada Gresia.


"Iya lah pasti, gue bilang ama dia yakali gue gak bilang 😒" mereka menaiki mobil dan melaju ke arah kantornya.


Sedangkan keadaan di markas besar Eagle Night , mereka sedang menunggu anak buah nya yang di perintahkan untuk membawa alex kembali ke markas mereka.


"Hiro bagai mana perkembangan merasa?? " tanya balqis yang melihat Giro sedang melihat ke arah laptop nya.


"Masih belum ada perkembangan, dan juga belum ada kabar dari meraka " Jawab nya tanpa menoleh pada orang yang bertanya.


"Oh iya bagai mana dengan wanita tua itu??, apa dia berhasil membujuk NOna Alula dan tuan wali kota dari kata K untuk bergabung dengan kita?? " tanya lagi balqis.


Ya Asti di tugas kan oleh mereka untuk bertemu dengan alula, untuk mengajaknya bergabung melawan Gresia.


"Masih sama dia juga belum berhasil bertemu dengan nona Alula sepertinya dia lagi tak ada di tempat."Jawab lagi dari Hiro.

__ADS_1


" Heh kalo begini terus, kapan rencana ini ini akan di mulai, andai saja kaki ku ini sudah pulih, aku sendiri yang akan pergi menemui nona Alula "gerutu balqis, dia yang tak sabaran membuat Hiro merasa geram, tapi dia hanya diam saja.


" Sudah lah, aku akan mengerjakan pekerjaan ku "balqis pergi dari ruangan Hiro untuk kembali ke ruangan nya .


" Huh dasar semua wanita sama merepotkan nya , tak dapat bersabar sudah tau semua itu butuh proses bukan seperti kamu membalikan telapak tangan . " gerutu Hiro setelah balqis benar-benar pergi dari ruangan nya.


"Tapi yang aku aneh kenapa meraka tak was pada sama sekali, dan malah mengirim bocah itu sendiri tanpa ada , siapa pun yang menemaninya " Hiro merasa heran karena alex di kirim keluar negri sendiri tanpa ada pengawal.


"Ais sudah lah itu bukan urusan ku yang penting aku akan mudah untuk mendapatkannya " sambung ucapan Hiro.


Saat sedang asik Hiro berkutat dengan laptop nya dia dikejutkan kan oleh balqis yang kembali ke ruangannya tampa mengetuk dulu pintu dia langsung saja menerobos masuk .


"Hiro gawat ternyata kita di tipu??!! " ucap balqis yang sedikit kesal karena tau kalo meraka telah di tipu.


"Di tipu apa nya yang di tipu?? " tanya Hiro yang masih belum memahami situasi nya.


"Ternyata yang pergi ke Colorado bukan lah bocah yang kita cari melainkan orang lain yang berpenampilan dan nama yang sama, " ucap balqis dengan amarah yang mulai memuncak.


"Sedangkan bocah yang asli entah dia pergi kemana? , aku juga tak menemukan jejaknya? " balqis juga bingung karena tak menemukan jejak apa pun tentang alex.


"Bagai mana bisa, berati selama ini kita sudah di kecoh oleh mereka, sungguh menarik meraka ternyata bermain dengan baik dan halus sampai kita sulit untuk menyadarinya. " Hiro yang merasa percaya tak percaya bahwa mereka sudah di kecoh oleh pihak lawan.


"Lalu apa yang harus kita lakukan sekarang?, bagai mana dengan bocah itu?? " tanya balqis pada Hiro.


"Sebaiknya kita biarkan saja dulu bocah itu dan untuk sekarang kita fokus dulu pada mereka, dan fokus pada kerja sama kita dengan Black wolf , agar lebih mudah untuk melawan nya nanti " ucap Hiro yang sebenarnya dia juga bingung, namun berusaha tenang.


"Emh bagus nya gitu, ya sudah kalo begitu aku akan menjadi yusuf rencana baru " balqis pergi keluar, untuk mencari rencana baru.

__ADS_1


Hiro yang merasa kesal dengan mengetahui bahwa rencananya gagal total, dia merasa jika di markasnya sudah ada yang berkhianat dan memberi kabar palsu pada nya.


__ADS_2