
Gresia duduk santai sembari kaki nya di silang kan, dan menatap dengan senyuman sini, rasa puas sudah ada di depan mata, caca yang pergi mengambil yang telah diperintahkan Gresia padanya.
"Queen ini yang anada minta " ucap caca sembari menyerah kan sebuah kotak yang berukuran lumayan besar.
"Emh kau mulai pintar rupanya sekarang telah mengerti apa yang aku ingin kan ππ" ujarnya sembari mengambil barang yang caca sodorkan padanya.
Caca hanya diam , lalu iya u mundur beberapa langkah kebelakang Gresia, mereka yang melihat kedatangan caca yang membawa kota yang masih belum di ketahui apa isinya tapi badan meraka sudah merasa ketakutan dan bergetar hebat.
"HAHAHAHAHAHAHAHAH belum juga aku melakukan apa pun pada kalian tapi kalian sudah ketakutan lebih dulu, patutnya kalian sadar sebelum hari ini terjadi, kalo kalian ingin menyesal sekarang itu semua sudah terlambatπππ" ucapnya sembari menatap tajam ke pada mereka.
Gresia membuka tas kontak yang di berikan caca padanya tadi, dan isinya di dalam itu ada belati dan pistol, yang Gresia ambil sebilah belati dan berjalan ke arah tuan kusuma terlebih dahulu.
"MENJAUH KAU WANITA GILA....!!!! LEPASKAN AKU KALO BERANI...! " teriak tuan kusuma dengan sekuat tenaga saat melihat Gresia hendak mendekat padanya.
"Teriak lah sesuka mu hingga pita suara mu putus pun tak akan ada yang akan membantumu termasuk putri tersayang mu itu ππππ" Gresia berjalan terus tanpa menghiraukan, dia berkata sembari melihat ke arah belati nya tersebut.
"Sayang sebentar lagi kau akan berbuka puasa, dan meneguk darah segar ππ" ucap Gresia pada belati nya itu.
Semua orang di buat bergidik ngeri melihat tingkah Gresia,termasuk caca dan para bawahan yang ada di ruangan tersebut.Gresia melangkah mendekati tuan kusuma dengan senyum yang membuat semua orang ketakutan setengah mati, mereka tak dapat lagi berkata atau berucap sepatah kata pun.
"Kenapa kalian tak saling berteriak lagi ππkenapa apa sekarang kalian karena takut hingga menjadi bisu ππ" ledek nya sembari mengelus tubuh tuan kusuma dengan belati nya dari ujung kepala hingga kakinya.
"Manis....!!! " gumamnya
Dan tiba-tiba Gresia perlahan menyayat tangan dada hingga perut dengan sekali tarikan yang membuat perut tuan kusuma terbelah, orang yang di sana menjerit ketakutan dan gemetar tuan kusuma yang kesakitan dia tak dapat berbicara apa, karena iya sedang sekarat.
"Aku tak akan membiarkan kau mati dengan mudah πππ" Gresia kembali menyayat bagian tubuh tuan kusuma yang kini nyawanya sudah di ambang kematian namun masih belum mati.
"Aaaaaakkk........!!! " jerit Astrid(Asti) dan balqis yang bergidik ngeri melihat orang yang di kuli hidup-hidup di depan mereka.
"HAHAHAHAAHA sungguh menyenangkan tapi sayang tak seperti harapan, hanya pasrah menerima " gerutu Gresia merasa kecewa .
"Kau wanita kejam menjauh lah dari kami.....!!!! " teriak mereka yang ketakutan setengah mati.
__ADS_1
Gresia malah hanya tersenyum manis pada mereka, dan melanjutkan aksinya mengeluarkan semua orang tubuh satu-persatu, dengan mencongkel dengan belati buang ada ditangan nya tersebut.
*******
Cristian yang mendengar jeritan-jeritan itu hanya menghela nafas, sembari menggelengkan kepala karena iya tau pasti di situ ada Gresia yang sedang melakukan aksinya.
'Tok... tok... tok.... '
Terdengar suara kutukan dari balik pintu yang membuat cristian berhenti sejenak dan mendongak kearah pintu.
"Masukk..! " sahut dari dalam ruangan yang membuat orang yang ada di luar membuka pintu dan masuk.
"Nona saya sudah mendapatkan apa yang anda perintahkan pada saya " ucap seseorang saat sudah ada di hadapan cristian.
"Hem..... tunjukan dan jelaskan bagai mana keadaanya...!? " perintahnya dia siap mendengar.
"Begini nona ternyata memang sama persis dengan yang anda duga tuan Julian memiliki hubungan darah dengan nona balqis, nona balqis adalah adik sepupu tuan Julian, mereka tidak terlalu dekat, tapi untuk membalas budi karena tuan Julian telah di rawat oleh orang tua nona balqis, baru lah tak lama ini beliau menemui queen" jelas orang itu pada cristian.
Cristian yang sedari tadi mendengarkan dia mengangguk mengerti.
Saat orang itu telah pergi cristian bersandar pada kursinya dan menatap pada langit-langit ruangan tersebut.
"Gresia pastilah sudah tau maka dari itu dia datang kemari " gumamnya
"Ehh iya aku sudah lama tak mendengar kabar bocah itu sekarang dia sedang apa?? apa kah benar iya sekolah dengan patuh?? " gumamnya saat teringan seseorang dan berfikir apa kah orang itu akan bersekolah dengan patuh.
Cristian mengambil ponselnya dan mencari kontak orang buang ingin iya hubungi tersebut namun iya teringat, kalo bocah itu pasti sedang sibuk sekarang iya pun mengurungkan niat untuk menelpon nya .
******
Kembali ke ruang tahanan yang mana kini Gresia sedang mengibaskan kan tangan nya yang mungkin pegal dan membersihkan darah yang ada di tangan nya. Balqis dia pingsan karena melihat aksi Gresia yang mengerikan.
"Sekarang giliran mu....!!! " ucapnya sembari menghampiri Hiro dengan berjalan perlahan dan senyum yang manis namun sangat menyeramkan.
"Pergi kau aku tak ada urusan dengan mu.......!!! "ucapnya dengan badan yang sudah gemetaran karena takut.
__ADS_1
" Pergi katamu tapi aku tak mau pergi karena aku belum puas bermain, semoga kau tak membuat aku kecewa πππ"Gresia semakin senang saat melihat hiro yang sudah ketakutan dan terus berusaha untuk menjauh.
"Tau kau saja terlebih dahulu bibi ku tersayang πππaku akan bermain lembut dengan mu ππasal kau bisa membuat ku puas aku lepaskan kalian ππππ" Gresia menghadap kearah Astrid (Asti) dengan tersenyum .
"Kao lepaskan aku kalo tida dia akan mati sekarang juga, kau tidak tau bukan jika Astrid masih ada di tangan ku..!! " ucapnya pada Gresia dengan tatapan benci dan tajam.
"Hah siapa tangkap maksud tante Astrid masih hidupπ²π²π²π±" Gresia berpura-pura terkejut dengan apa yang di katakan tantenya tersebut.
"HaHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAH akhirnya kau mau mengakui identitas mu sendiri πππ siapa yang kau ancam dengan nyawa yang tak berharga bagi ku, jika kau mengancam ku dengan nyawa si tua bangka pun aku tak akan merubah kesenangan ku, dan kau kira akun terkejut, apa kau kira aku bodoh dan tak mencari tau keberadaan tante Astrid selama ini ππππheh naif dan sungguh bodoh " Seketika Gresia tertawa keras membuat semuanya terkejut dan seketika merubah ekpresi wajahnya dengan dingin.
Asti terkejut atas apa yang di katakan Gresia padanya.
"Cih ... tak usah sombong ingat lah di atas langit masih ada langit, hari ini kau membunuh kami di kemudian hari kau juga akan merasakan nya . " ucap Asti yang mulai bingung ingin bicara apa.
"sssuuutt.... aku tau tentang pepatah itu, dan aku lebih mengerti dari pada kamu jadi, tak usah menasehati ku, sekarang yang perlu khawatir kan adalah kapan kau akan mendapat giliran matiπππ" Gresia berjongkok dan mendekat kan mukanya kepada muka asti dan membisikan sesuatu padanya.
"Oh iya aku juga ingat sesuatu..... sepupuku itu lumayan cantik, bagai mana kalo aku jual saja dia, mungkin aku akan mendadak langsung menjadi kaya " ucapnya sebelum bangkit yang membuat Asti terkejut.
Prihal putri nya yang iya sembunyikan jauh ternyata Gresia mengetahuinya yang membuat nya kaget akan ucapan Gresia yang ingin menjadikanya, wanita malam.Gresia lupa kalo dia adalah orang kaya ke 2 di seluruh dunia membuat semua bawa hanya menggelengkan kepala, karena nona mudanya itu lupa akan setatus orang kaya nya itu.
"Cukup... jangan sentuh dia dia tak tahu apa pun....!!! " teriak Asti sepontan .
"πππ Aku ingin tahu bagai mana reaksinya jika dia tau kalo ibunya ini sangat serakah, oh iya putri sulung mu juga sekarang sedang bersama dengannya bukan,aku ingin lihat reaksi mereka bagai mana cara keluarga pramudja akan bertindak nantinya" ucap Gresia sari menghampiri caca iya mengurungkan niat untuk membunuh lagi.
"Caca bereskan mayat itu dan bersih kan tempat ini berikan mereka minum ini jika mereka menolak pak sakan saja, setelah itu besok pagi lepaskan saja ikatan mereka. " ucapnya memberikan perintah pada caca sembari memberikan botol yang tak terlalu besar pada caca.
"Baik queen akan segera saya lakukan " jawabnya dan mengambil apa yang di berikan nona nya tersebut.
Gresia pergi meninggalkan ruangan tersebut untuk membersihkan dirinya dari bercak darah.
__ADS_1