Rasa Sakit Ini Ku Kembalikan

Rasa Sakit Ini Ku Kembalikan
Dimana letak harta itu???


__ADS_3

Astrid(Asti) semakin ketakutan karena Gresia(alika) berjalan untuk menghampirinya dengan aura membunuh dan di sana juga auranya sungguh mencekik orang yang berada di sana .


"Tak ada aku hanya ingin menghampiri saja, oh iya bukanya kamu tadi tertawa bahagia?? lalu kenapa sekarang badan mu bergetar seperti itu??, bukan karena takut kan?? " ejek Gresia(alika) yang berjalan semakin mendekat dengannya.


"Heh takut.!?, untuk apa aku takut dengan anak ingusan sepertimu, yang baru menginjak dunia hanya seujung kuku " dengan sombong namun dalam hatinya dia takut, tapi dia memberanikan diri berbicara menantang Gresia(alika) .


"Benarkah aku baru saja menginjak tanah seujung kuku mu itu???, tapi kamu harus tau seujung kuku yang kau katan itu, berbanding terbalik dengan kenyataan, yang nyatanya aku terkenal di seluruh dunia 😈😈😈" dengan sombongnya Gresia (alika) menyombongkan apa yang dia miliki dan kekuasaan nya.


"Sekarang yang aku mau adalah beri tahu aku dimana tempat harta karun itu di simpan oleh keluarga youn, cepat beritahu.....!!!! " Gresia (alika )menanyakan keberadaan tempat harta yang ibunya simpan di gedung tersebut, karena dia juga ingin tahu rahasia harta yang disimpan oleh keluarganya.


"Heh tak akan ku beritahu padamu, bukan kah kau berkata jika harta ini tak berharga bagimu??? lalu untuk apa kau menanyakannya?? " tanya Astrid (Asti) curiga atas pertanyannya Gresia (alika) mengenai harta tersebut.


"Tapi kalo sekarang aku bilang aku menginginkan nya bagai mana??? cepat beri tahu aku dimana....???!!! " ucap Gresia (alika) sembari melipat tangan di dada, dengan tatapan yang dingin.


"Meski kau menginginkannya, tak akan aku beri tahu kan pada mu, karena harta itu milik ku....!!? "ujarnya dengan memberanikan diri untuk menentang perkataan Gresia (alika).


Sedangkan kini di luar cristian dan yang lain sudah sampai di lokasi di mana yang di tunjukan oleh bawahan yang mengikuti Gresia (alika) sedari tadi.


" Bagai mana?? dimana queen sekarang?? "tanya caca pada bawa hanya itu data sudah turun dari mobil .


" Sekarang queen sedang berada di dalam ketua caca"jawab nya sembari memberi hormat pada cristian uang juga di sana.

__ADS_1


"Dia masuk kedalam untuk apa?? dan mereka itu dari kelompok mana?? apa kau mengenal mereka?? " tanya cristian yang penasaran dan dia juga penasaran dengan orang-orang yang ada di sekitar gedung tua tersebut.


"Mereka dari kelompok Eagle Night nona, hanya itu yang saya tahu, kalo queen kedalam itu sepertinya ada yang ingin dia temui tapi itu entah siapa,karena saya tak bisa mengetahuinya nona" bawahan itu memberikan informasi , dan menjelaskan keadaan nya.


"Bukan kah, kemarin Eagle night sudah hancur , dan nasib pemimpinya pun tak di ketahui mati atau bagai mananya?? karena aku tak sempat mengetahui, karena saat terbangun sudah di rumah sakit " ujar cristian mencoba mengingat dimana saat penyerangan Read Rose dan Eagle night di kota K, waktu itu.


Sekarang kembali ke dalam ruangan gedung lagi , yang mana kini Gresia (alika) sedang terduduk dan mengambil segelas anggur yang ada di meja .


"Oh kau berniat untuk tak memberi tahu ku?? tapi apa kamu yakin? untuk tetap menyimpan rapat tentang lokasinya tersebut, bukanya kamu tahu, kalo kunci dari tempat itu adalah aku dan alex, lalu kau berniat bagai mana untuk membuka nya jika tak ada daku di sana " tanya Gresia (alika) pada Asti .


Yang kini Asti juga merasa bingung karena sidik jari dan darah alex yang udah dia dapetin tapi masih belum bisa untuk membuka tempat penyimpanan harta tersebut.


"Hahah aku tak harus membuka dengan membawa kalian, karena sebentar lagi alex akan memberi kan kunci untuk membukanya " ujar Asti yang berdiri sembari memegang segelas anggur.


Gresia (alika) menggebrak meja yang ada di hadapannya dengan kuat hinga, meja tersebut pecah, yang membuat Asti terkaget.


"Aih membosankan sebaiknya aku mulai saja permainannya ,dari tadi hanya bacot gak bakal kelar ," Gresia (alika) menarik pistol yang berada di pinggangnya itu dan memainkannya.


"Apa mau mu?? jangan harap kau bisa membunuh atau mengancam ku, sebelum itu terjadi kau akan berlutut di kakiku dan meminta ampun heh" Asti pula mengacungkan pistol pada Gresia (alika) yang kini siap untuk meluncurkan peluruh di dalamnya.


"Hais siapa yang mengajak mu baku tembak, aku mengeluarkannya karena dia menggangu aku sedang duduk, " ujar Gresia (alika) dengan santai seperti ingin meletakan namun tiba tiba Gresia (alika) menarik pelatuk nya dan terjadilah baku tembak.

__ADS_1


Dor.... dor..... dor.... dor... prakkkkkk..... ke kentang.. dor.... dor....


Disitu terjadi tembak menembak yang terdengar oleh semua orang yang berada di luar begitu juga oleh gibran yang baru sampai meraka langsung berlari menuju kedalam gedung, begitu juga dengan orang-orang eagle night, yang ikut masuk dan menyerang mereka.


"Gib lo juga di sini??? " tanya cristian yang melihatnya saat ingin ikut masuk kedalam.


"Ya, sudah cepat kita habisi mereka dan bantu Queen Alika didalam " ucap gibran yang tau kalo itu bukan Gresia melainkan Alika.


"Apa katamu itu, Alika bukan Gresia Gibran??, bukanya sekarang badan Gresia lagi lemah ya kenapa Alika bisa keluar" cristian kaget ternyata yang sekarang itu bukan lah Gresia melainkan alika.


Tanpa kata lagi mereka menyerang saling bantu, agar tak ada yang terluka, kini ada kesempatan cristian dan gibran untuk masuk kedalam ruangan, di sana terlihat Gresia (alika) yang sudah terkena tembakan dan begitu juga dengan Astrid (asti) yang sama dia juga terkena tembakan dari Gresia (alika).


"Gib kita sekarang harus ngapain, karena jika kita ikut untuk menyerang, itu sangat tak adil dan melanggar peraturan dalam mafia kita " kini cristian bingung harus ngapain saat sudah berada di dalam, dan melihat mereka yang satu lawan satu, dan dia juga tak bisa membantu karena peraturan dalam mafia Golden EYES tak boleh menyerang lawan secara keroyokan.


"Sudah cris untuk sekarang kita pantau terlebih dahulu saja, jika ada yang akan membahayakan baru lah kita bertindak, karena kita juga tak mungkin bisa melawan Alika " ujar gibran memecahkan kebingungan cristian, yang sebenarnya dia juga bingung harus berbuat apa.


"Baik lah, sekarang kita jadi penonton saja " saut cristian yang langsung duduk di kursi ayang ada di sana, sembari mengelap pistol nya dan membersihkan bajunya yang terkena cipratan darah.


"Gibran, menurut kamu wanita itu akan beruntung tida??? utuk melawan alika, atau akan mati sia-sia begitu aja, karena dia salah mencari lawan?? " cristian asik melihat mereka baku tembak, sembari mengajukan beberapa pertanyaan pada gibran.


"Mana aku tau cris " jawab singkat gibran.

__ADS_1


Keduanya asik melihat itu bagaikan sedang menonton film aksi di bioskop, yang sangat terasa ketegangan dan bergema di setiap sudut ruangan, suara tembakan barang pecah dan semua yang berjatuhan, yang semakin seru karena di antara keduanya bisa imbang, dan masih belum bisa di tentukan siapa pemenang dari baku tembak tersebut.


Bersambung........


__ADS_2