Rasa Sakit Ini Ku Kembalikan

Rasa Sakit Ini Ku Kembalikan
Lebih cepat lebih bagus bukan


__ADS_3

Saat sampai di rumah Gresia melihat ada gibran dan cristian ada di ruang keluarga, termasuk caca keren dan Bob.


"Siapa yang mengadakan arisan?? ! " ucap nya ketus dengan dingin.


Semua orang yang ada di ruang keluarga itu menoleh ke asal suara, mereka melihat muka yang datar dan dingin.


"Tida ada kami hanya sedang berkumpul saja " jawab cristian.


"Heh kau kira rumah ku cafe " sembari berjalan menuju ke kamarnya.


"Kami ada yang ingin di diskusikan gres" ucap gibran memecahkan rasa canggung.


Gresia hanya menoleh dan melanjutkan langkahnya, tanpa memperdulikan mereka.


"Tuan sepertinya kami akan segera kembali ke markas, ada yang harus kami selesaikan di sana " ucap bob yang mana tugasnya di markas juga belum selesai.


'Tak.. tak.. tak.. tak.. '


Suara haig heels yang menyentuh marmer lantai rumah tersebut, membuat yang ada di sana menoleh ke asal suara.


Gresia yang turun dari lantai atas kini dia duduk di sofa di hadapan mereka semua.


"Apa yang ingin kalian bicara kan??! " ucapnya dengan pandangan sedikit santai pada mereka.


"Begini gres, aku mau mengatakan pendapat ku kenapa kita tak langsung saja menyergap mereka, kenapa harus pelan-pelan seperti ini, aku baru pertama saja bertemu dia rasanya muak " ucap gibran yang masih merasa jijik.


Gresia hanya tersenyum manis ada rasa puas tersendiri atas apa yang di katakan gibran.


"🙂Tak bisa karena jika kita langsung menyergap nya , kita tak akan tau induk dari mereka...!!! Ucapnya tegas namun masih terlihat senyum tipis di bibir tipis milik Gresia.


Yang lain merasa heran dan sekaligus senang melihat Gresia bisa tersenyum.


" Lalu kalian , apa yang ingin di sampaikan?? ! "tanyanya pada yang lain dengan seketika kembali dengan muka dinginnya.


" Ehm begini queen kami ingin memberikan tahukan bahwa kami tak dapat menemukan bara di mana pun, maaf kami tak becus dalam menjalankan tugas kami siap di hukum queen " ucap bob sari menunduk begitu juga keren dan caca.


"Dia selamat, dan untuk kalian kembalilah kw markas besar di sana kalian lihat perkembangan latihan mereka sudah sampai mama sudah siap bertarung atau belum " perintah Gresia, dia tak marah karena suasana hatinya sedang bagus.


"Baik queen kami bertiga segera pergi ke markas besar " ucap mereka membungkuk sejenak lalu pergi.


"Gres aku mau bilang perusahaan sedikit mengalami masalah, aku belum bisa menemukan apa masalah dan sulit untuk melacak pembuat masalah " ucap cristian melaporkan masalahnya .

__ADS_1


"Emh aku tau itu akan aku tangani nanti " ucapnya sembari meminum minumannya.


"Oh iya gres aku mau tanya Alex kira-kira kapan bisa kembali?? " tanya cristian tiba-tiba


"Tak akan kembali " ucapnya singkat sembari menyimpan kembali gelasnya.


"Kenapa kau sekejam itu, kau buang dia ke benua Amerika..!! " nada bicara cristian meninggi mendengar jawaban Gresia.


Gresia dia tak peduli malahan dia pergi melenggang menuju ke dapur untuk mencari makana , yang di ikuti oleh gibran.


"Gres aku sudah muak dengan pekerjaan ku ini masa iya aku harus deketin cewek modelan kayak dia.!! " rengek nya pada Gresia.


"Bukan kah menurut mu dia itu cantik, kenapa menolak toh di luaran sana banyak lelaki buang ingin membokingnya..! " Ucapnya tanpa menoleh ke lawan bicaranya.


"Hah itu mereka, tapi aku masih punya rasa pemilih tak asal, tarik orang dalam pelukan ku " ucapnya dengan nada memelas.


Gresia menatap ke arah gibran dengan tatapan bingung.


"Benarkah pemilih?, lalu wanita seperti apa tipe mu.?? " tanyanya dengan berharap di dalam hatinya.


"Tak ada seleraku itu terlalu tinggi, kau tak akan bisa " jawabnya sombong


"Oh benarkah setinggi bapa selera mu terhadap wanita?? " tanya nya lagi


"Mesum..! " ketuanya sembari pergi meninggalkan dapur dengan membawa cemilan di tangannya menuju ke ruang keluarga.


Gibran hanya tersenyum saat melihat tingkah Gresia yang membuatnya gemas tak seperti biasa bersikap dingin dan acuh.


"Haha andai aku berani mengatakan perasan ku ini gres, tapi sayang aku tak berani karena kamu lebih sempurna dariku dalam segala hal " tawa pelan sembari berucap pada dirinya sendiri.


********


Sedangkan kini di rumah aditama yang mana mereka sedang kedatangan tamu, yang tak lain adalah tuan kusuma.


"Bagai mana tuan, apa kita percepat saja acara pertunangan antara putri ku dan putra kalian, akan lebih cepat lebih baik " ucap tuan kusuma mendesak mempercepat acara pertunangan anak mereka.


"Sebaiknya jangan dulu lah tuan soalnya anak saya baru saja bersedia menerima perjodohan ini, jika kita mempercepat proses nya takutnya anak saya akan menentang lagi " jawab nyonya aditama karena dia tau perangai anaknya bagai mana.


"Tapi bukanya di percepat akan lebih baik nantinya, karena apa pun yang baik itu tak usah di tanda-tanda" tuan kusuma kekeh dengan kehendaknya.


"Benar yang dikatakan istri saya tuan, anak kami dia orangnya tak mau di paksa atau di buru-buru, kalo tidak dia bener-bener akan menolak dan tak akan mau lagi, meski kita melakukan berbagai cara " sahut tuan aditama yang menimpali perkataan sang istri.

__ADS_1


"Baik lah tapi saya harap jangan terlalu lama " ucap tuan kusuma lagi dengan terpaksa.


Meraka melanjutkan mengobrol tentang bisnis dan yang lainya.


Sedangkan tamara yang kini ada di kamarnya, masih bingung dengan kejadian beberapa hari lalu yang hampir mati.


"Apa orang itu ada menyasar sesuatu , hingga dia ingin membunuh ku? " gumamnya


"Tapi tak mungkin aku sudah sangat berhati-hati, dalam melangkah di rumah itu " gumamnya lagi yang meyakinkan diri jika dia tak ketahuan sama sekali.


Tamara kembali melihat komputer entah apa yang iya cari di sana.


********


Sedangkan kini sea(alex) yang sudah pulang ke rumahnya, dia langsung membanting dirinya di atas sofa, dan melihat ke arah tangan yeng di balut perban.


"Lumayan juga " ucapnya sembari tersenyum.


"Aahh aku lapar sebaik nya aku makan saja lah, emh s baiknya kita masak apa ya, aku ini tak bisa memasak tapi di sini aku harus membuktikan bahwa akun itu bisa mandiri " ucap nya pada diri sendiri sembari bangkit dan berjalan ke arah dapur .


Sea(alex) menghampiri kulkas dan mencari bahan makanan yang akan iya masak, satu persatu bahan dia ambil dan taruh di atas meja.


"Ahah kita masak yang simpel mudah buat aku sendiri lah " gumam nya sembari mencuci sayuran lalu memotong-motong dengan sesuai selera nya.


Dia dengan gaya coll nya , memasak semau sayuran tersebut, dengan bergaya ala koki restoran bintang lima. Kini dia mencicipi hasil masakan nya tersebut .


"Ehh yak... ini kenapa bisa asin begini " ucap nya sembari memuntahkan sayur yang ada di mulut nya tersebut.


"Ahh melelahkan tapi aku lapar ,tapi taka ada yang bisa kau makan , masakan ku pun sangan asin rasanya " gumamnya sembari mematikan kompor.


Sea(alex ) dia tak mau menyerah akhirnya dia melihat YouTube untuk mencari cara memasak. Saat sudah mengikuti instruksinya dia pun mencicipi kembali masakannya tapi kalo ini dia merasa agak ragu,karena takut seperti yang pertama.


"Emh ini lumayan masih bisa aku makan " gumamnya sari melanjutkan acara memasaknya.


Kini masakan sudah siap dan terhidang di atas meja kini ya pun makan dengan lahap karena sudah sangat lapar.


Dia tak sadar jika di setiap sudut dapurnya kini sangat berantakan bagai kan kota yang baru saja terkena angin ****** beliung yang tak karuan rupanya.


Ternyata Gresia menaruh banyak CCTV di setiap penjuru ruangan terkecuali kamar mandi, jadi dia dapat memantau aktifitas sea(Alex ) selama di rumah.


"Ahh sudah selesai kenyang juga akhirnya " ucap nya sembari hendak meninggalkan meja makan saat iya melihat kearah belakang dia terkejut melihat dapurnya yang berantakan .

__ADS_1


"Hah apa kak ada penyusup yang masuk ke sini kenapa rumah ku sangat berantakan sekali, sial aku tak menyadarinya sedari tadi " umpatnya pada diri sendiri, yang padahal itu bekas iya sendiri.


Sea(Alex ) mengecek ke semua pintu masuk dan jendela tapi semuanya aman, dia pun bingung kenapa rumahnya menjadi berantakan, mau tak mau dia pun merapikan nya kembali.


__ADS_2