
Gresia menyeringai ke arah tamara, yang terus mencoba melepaskan ikatan nya.
"Kau ingin mereka di lepaskan bisa saja tunggu mereka telah menjadi samsak ku, atau nyawa nya telah terpisah dengan raga, itupun jika aku sedang berbaik hati 😈😈😈" seringai nya dengan berbisik ke tamara.
"Iblis.... kau memang iblis...... sebaiknya kau mati saja sampai mati pun aku tak akan melepaskan mu wanita iblis......!!!!!! " teriak tamara memaki Gresia.
"Nona saya mohon lepaskan anak saya nona " lirih tuan aditama memohon pada Gresia.
Nyonya aditama, yang terbakar amarah iya mengambil pisau bedah yang tersimpan di sana, dan dengan perlahan berjalan melangkah ke arah Gresia iya ingin menusuk nya dari belakang, namun Gresia yang menyadari pergerakan itu hanya diam.
"Bibi hentikan jangan berbuat nekat kalo tidak, anda yang akan celaka.....!!! " jerit cristian reflek.
"Bu... berhenti jangan gegabah... !!! " teriak tuan aditama bersamaan.
Gresia yang mendengar jeritan mereka iya pun langsung menghempas nyonya aditama dengan kuat, hingga terpental ke lantai dengan keras.
"Mamah......!!!!! " jerit tamara.
"Bu.... !!!! "
"Bibi.....!!!! " jerit cristian dan alex bersama an saat melihat nyonya aditama di hempas oleh Gresia.
"Sial..... kau iblis, kalo berani jangan melukai mereka, sini hadapi aku.....!!!!!!! " teriak tamara yang sudah sangat marah karena melihat ibunya yang di sakiti.
"Heh... memeng ada kualifikasi apa kau ingin melawan ku 😈😈😈😈" dengan sikap akunnya.
"Gers....... sudah cukup Gers..... jangan seperti ini sadar gres.... sadar " ucapnya lirih bercampur emosi karena cristian melihat kekejaman Gresia terhadap orang terdekat mereka.
Berbeda dengan di luar ruangan yang mana gibran yang di bawa oleh bawahan Bob yang di tugaskan memantau, dimana tempat keluarga aditama tadinya di sekap membawa gibran ke markas, karena iya salah satu pemimpin mereka di markas.
Gibran yang mulai sadar iya melihat Bob samar-samar.
"Uuugghhh..... aku di mana.. Bob kau sudah kali..!!?? " tanya gibran sembari mengumpulkan kesadarannya sembari memegangi kepalanya yang masih sakit.
"Iya tuan saya sudah kembali bersama queen...! " jawab Bob yang sangat dingin.
"Ahhh... dimana keluarga ku??? apa kalian bisa membantuku untuk mencarinya??? " tanya gibran pada Bob dan yang lain.
Bob melangkah perlahan menghampiri gibran dan iya pun berbisik ditelinga gibran.
"Keluarga anda sudah kami selamatkan dari para penyandera, tapi maaf saya tak bisa membantu lebih mereka jatuh ke tangan orang yang lebih kuat kekuasaannya " bisik Bob dengan perkataan yang sangat datar.
Gibran yang masih emosi itu menarik kerah baju Bob dengan kencang, namun Bob masih saja bersikap dingin dan acuh tak acuh meski kedudukan gibran lebih tinggi dari dia.
__ADS_1
"Katakan siapa orangnya, dan di mana dia menyekap keluarga ku Bob cepat kata kan!!! " ungkapnya dengan tegas dan muka yang sudah merah padam tampan jelas di kulit putihnya itu.
Bob hanya diam tak bergeming atau pun terucap satu katapun dari mulutnya, dan gibran menyebarkan pandangan pada yang lainnya dengan tatapan bertanya. Namun sama saja tak mendapat jawaban dari mereka.
Dan tak lama alex yang keluar sari ruangan itu berjalan ke luar untuk kembali ke rumah, dan melihat kejadian tersebut yang mana badan gibran yang kumuh sembari memegangi kerah Bob.
"Ada apa ini...?! " tanya alex yang menghampirinya.
Gibran langsung menoleh ke asal suara yang bertanya lalu melepaskan tangan nya dari kerah baju Bob dan berjalan sempoyongan ke arah Alex.
"Alex apa kau takut di mana keluarga ku...??! " tanya gibran dengan penuh harapan meminta jawaban dari Alex.
"Emh..... aku sangat kecewa dengan mu kak, jika kau ingin mereka selamat, pergilah ke sana dia ada bersama queen" jawab Alex kecewa pada gibran dan memberitahu di mana keberadaan keluarga aditama.
Gibran yang telah di beri tahu oleh iya langsung berlari sekuat nya untuk melihat apa yang sedang di lakukan Gresia, gibran mengerti dari cara bicara alex pasti sedang terjadi sesuatu yang tidak di ingin kan.
"Tuan kenapa anda memberitahu pada tuan gibran??? " tanya bob pada alex.
"Tuan saya sedari tadi tak memberikan tahu tuan gibran, karena saya ingin menyelamatkan dari amukan queen, kalo seperti ini habis lah tuan gibran " ujar Bob pada alex.
Alex berpikir apa yang di katakan bob benar seharusnya se kecewa apa pun alex tak seharusnya langsung mengirim gibran ke mulut harimau yang sedang kelaparan.
Alex langsung beranjak dari diamnya untuk menyusul gibran dengan harapan iya bisa mencegahnya utuk masuk ke sana, setidaknya iya bisa menyelamatkan iya untuk sementara waktu, sebelum iya memang di habisi oleh Gresia.Bob juga mengikuti mereka takutnya ada terjadi hal yang tak di ingin kan nantinya.
Gibran yang sudah sampai di ruangan yang telah ditunjukkan alex padanya tadi.Iya membuka pintu dengan menendangnya.
Gresia menoleh ke arah pintu begitu juga dengan yang lain, namun saat mereka menoleh tak ada orang di sana, karena gibran sempat langsung di tarik oleh Bob dan alex ke samping dan membungkamnya.
"Kali ini kalian selamat....! " ujar Gresia yang iya langsung pergi keluar, karena penasaran siapa yang berani mendobrak pintu.
__ADS_1
"Nak... cris... tolong lepaskan kami nak....??!! " tuan aditama memohon pada cristian yang masih ada di sana.
"Iya nak tolong selamatkan kami, kami tak salah nak tolong lah...! " yang di ikuti oleh nyonya aditama yang memohon juga pada cristian.
"Mah... pah sudah lah jangan merendah kan diri seperti itu, dia tak akan mungkin mau menolong kita karena iya juga ama seperti wanita iblis itu....!! " tamara menghentikan kedua orang tuanya untuk memohon pada cristian.
"Maaf...... paman bibi untuk sekarang cris... masih belum bisa membantu tapi cris.... akan mengusahakan membujuk Gresia untuk melepaskan kalian " ujar Cristian yang bingung harus melakukan apa.
Jika iya melepaskan nya dengan begitu saja maka iya dan sang ibu juga yang akan menjadi korban amukan Gresia yang sekarang sudah sangat marah, karena perkara gibran berkhianat, dan masalah yang masih belum di ketahui oleh cristian sendiri tentang tamara dan Gresia.
"Cih..... tak perlu bermuka dua....!! jika kau memeng ingin menolong maka tolong saja langsung, kau juga sama saja dengan dia yang ingin membunuh " ucap tamara geram.
"Apa yang saya katakan benar tamara kakak akan mengusahakan untuk kalian, di lepaskan dengan percuma, agar kalian tak hidup dalam pengejaran atau ketakutan " jawab cristian dingin pada tamara.
"Percaya tak percaya itu terserah pada kalian...!! " ujar Cristian sembari berjalan keluar.
"Heh.... aku juga tau kau juga tak akan berani melepaskan kami dengan percuma, karena aku juga tau kau juga tak ikut jika keluargamu terlibat dan kalian juga ikut mati dengan kami bukan.....!!!! " jerit tamara pada cristian yang berjalan keluar.
Cristian tak memperdulikan perkataan tamara karena memang ada benarnya juga apa yang iya katakan.
Alex dan Bob yang telah menarik gibran menjauh dari ruangan tersebut iya pun melepas bekap panya.
"Lepas....!!!! kenapa kau menarik aku kesini, aku mau masuk kedalam....!!! " gibran berontak.
"Tenaga tuan jangan berbuat gegabah.. " peringatan dari bob yang masih memegangi gibran.
"Kak meski aku sangat kecewa pada mu, tapi aku juga tak mau melihat kau mati konyol, apa kau tak memikirkan nya dengan benar??? kau senang sedang di cari kakak Gresia untuk menelan mu telentang hidup-hidup....!!! " Alex ngegas karena kesal pada gibran yang ceroboh.
"Tapi keluargaku di dalam Alex, kakak tau kakak salah karena tak berpikir panjang, tapi kakak tak mau karena kesalahan kakak meraka yang menjadi korban.. " ujar gibran lirih.
"Jika ingin menyesal ini sudah terlambat, kenapa sejak awal tak di pikirkan?? bukanya sudah tau akibatnya jika mengkhianati , kak Gresia " ujarnya menyadarkan gibran.
"Apa lagi kak gibran tau persis, jika iya pernah di khianati di masala lalu, kau lah yang ada di saat iya terpuruk, tapi kini kau yang mengkhianati nya, bayang kan saja semarah apa dia dengan rasa kecewa yang iya rasakan sekarang. "Alex mengingatkan lagi akan masala lalu Gresia yang pernah di khianati.
" Aku tau dan masih ingat, maka dari itu lepaskan aku aku ingin menolong mereka......!!!!!! "jerit nya sembari terus memberontak.
Karena teriakannya cukup keras terdengar oleh Gresia, dan iya berjalan Keana benar aja iya di sana melihat gibran yang sedang di pegangin oleh Bob.
" Bawa dia ke ruangan ku....!! "perintah Gresia yang membuat semuanya terkejut.
" Gres...... aku mohon kamu lepaskan mereka, hukum saja aku, aku tau aku salah aku siap untuk mati tapinya jangan meng apa-apa kan mereka, aku mohon...!?? "gibran melepaskan dari genggaman Bob dan langsung berlutut di kaki Gresia.
__ADS_1
Gresia menunduk dan memegang dagu gibran dengan aura membunuh dan dengan sangat kencang cengkraman Gresia pada gibran yang membuat gibran meringis menahan rasa sakit.Sedangkan alex dan Bob tak bisa berbuat apa-apa, kedua nya hanya diam melihat saja.