Rasa Sakit Ini Ku Kembalikan

Rasa Sakit Ini Ku Kembalikan
PENAWAR NYA TERNYATA SEPELE


__ADS_3

Kini Gresia yang sudah kembali dari mengobrak-abrik kediaman walikota dia sedang terduduk terdiam di ruang kerjanya karena Gresia sedang berada di alam bawah sadar nya.


...("alika apa kau tentang racun Nicobi ini apa kau memiliki solusi untuk mengatasinya "...


...Gresia bertanya pada alika prihal penawar racun tersebut...


..."ada gres kau cari lah sebuah cacing laut kau rebus kan saja dalam alir garam maka kau minum kan pada orang yang terkena racun "...


......"hah ternyata sudah itu kah penawarnya alika, kau jangan mencoba menipu ku ini menyangkut nyawa seseorang bodoh "......


......" jika tak percaya tak masalah, yg penting apa yang ku tau sudah ku beri tahu padamu, itu hanya tinggal terserah padamu amu mencarinya atau tidak justru yang mudah itu lah orang tak akan menyangka nya "......


......Gresia tak percaya mana mungkin penawar racun yang cukup berbahaya cuman hal sepele seperti itu. ......


..."baik lah akan ku cari jika racun masih tak dapat hilang sudah lah aku tak akan percaya padamu lagi alika "...


..."Hai tenang lah justru yang mudah tak akan di cari orang malah meraka menduga racun itu pasti penawarnya sangat sulit bukan sampai para ahli di bidang racun pun tak mampu sekalipun itu Profesor karena mereka itu terkadang mempersulit diri sendri "...


..."baik lah kalo seperti itu baku akan segera kembali untuk mencari binatang itu "...


......" pergilah aku pun ingin tertidur "......


..."kerjaan mu hanya tidur kah alika "...


..."lalu aku harus apa bekerja sepertimu, heh malas "...


..."terserah kamu saja lah alika ")...


Saat alika tersadar dari alam bawah sadarnya suhu di ruangan itu sudah sangat panas.


" ini kenapa sangat panas siapa yang menyalakan penghangat ruangan "


"aku kak dan ini minum lah teh jahe dulu kaka suka seperti ini kah badan mu mendingin seperti orang mati, sekarang aku sedang bingung kak gibran masih belum lolos dari masa kritis kini kaka pun dalam kondisi sama "


"apa maksud mu alex???? "


"badan kaka kaku dan dingin makanya ku pindah kan ke kamar, dan aku memanggil dokter, dokter bilang kau sudah dalam ke adaan kritis "


"sudahlah cepat dimana yang lain "


"ehh kaka tau di sini banyak orang "


"ya sudah cepat kau mau kaka mu selamat tidak "


"iya ka tp aku belum merapikan barang ku "


"untuk apa??? "


"bukan kah kita akan kembali ke kota M? "


"siapa yang bilang kita akan kelaut "


"untuk apa kak ini tengah malam "


"untuk mencari nyawa kaka mu "


"hah siapa yang menyembunyikan di sana "


"sudah kau banyak sekali bicara cepat lah "


Gresia kesal dan dia pergi meninggalkan alex yang masih ada di kamarnya.


"bob kau cepat pergi ke laut bersama yang lain cari cacing laut cepat "


"baik bos "


Bob dan yang lain menjalan kan perintah yang dikatakan oleh Gresia mereka sekarang sudah berada di bibir pantai.


"ketua kita akan mencari apa tengah malam di pantai "


"kita akan menyelam mencari cacing laut cepat lah "


"Hai ketua ini tengah malam air akan sangat dingin apa kita anak bunuh diri "

__ADS_1


"sudahlah tak usah banyak bicara cepat kalo tidak queen akan marah "


"baik lah ketua "


Mereka yang merasa heran ada-ada saja pikir mereka tengah malam harus menyelam hanya untuk mencari cacing.


***


Berbeda dengan ke adanya alula dan tuan putra yang sekarang sedang bersembunyi di kantor walikota .


"ayah kita harus melakukan apa lagi ancaman kita dengan nyawa pria itu tak membuat dia takut sedikitpun "


"entah lah aku pun tak tau, coba kita bertanya pada Vera apa yg di takuti Gresia?? "


"iya cepat lah ayah aku sudah tak sabar ingin menghabisinya?? "


"aneh kenapa bocah sial ini tak mengangkat telpon, tak seperti biasanya!! "


"coba cek CCTV rumah sakit ayah, siapa tau kita dapat melihatnya "


"hem sebentar alula, eh itu Vera di seret oleh orang yang berpakaian hitam apa kah dia sudah tertangkap "


"mungkin ayah eh itu bukanya sekertaris Gresia yang kemaren ayah "


Ya alula melihat cristian yang sedang berjongkok sambil meraih dagu Vera.


"benarkah, tp dari tampilannya dia seperti dari dunia mafia ula "


"benarkah ayah "


"ya tp mafia mana aku tak tau "


"pantas saja perusahaan nya berjalan dengan lancar ternyata mereka di dukung oleh mafia "


"ingatlah sekarang kita tak bisa bergerak dulu alula "


"kenapa ayah 😑😑"


"kita tak mungkin maju alula sedangkan mafia Read Rose dia kalah olehnya "


***


Keadaan di markas Golden Eyes sekarang cristian yang sudah, tp dia tak bisa membunuh orang itu dia pun pergi keluar meninggalkan ruang bawah tanah. kini tinggallah Vera di dalam sana.


"tak mungkin racun itu ada penawar karena setau ku dokter ahli racun pun masih belum menemukan ya heh paling dia hanya menggertak ku "


Cristian kini pergi meninggalkan markas dan menuju ke rumah sakit untuk mengecek lagi ke adanya gibran ketika di perjalanan cristian melihat ada segerombolan preman yang menghentikan mobilnya di tengah jalan.


"heh kalian sendiri yang mencari mati 😈😈"


brrkkkkkk ketua peranan itu memukul bemper mobil cristian dengan cukup keras dan cristian keluar dari mobilnya.


"apa mau kalian ?? "


cristian bertanya dengan mencoba menahan amarahnya.


"kami menginginkan mu nona dan semua hartamu HAHAHAHA "


Mereka mendekat ke arah cristian dan memegang tangan cristian.


"heh kalian mau main ya ama Macan lapar hah 😈😈😈"


cristian tak bisa menahan lagi emosinya langsung membanting preman nyang memegangnya


duukk...... bruuukkk......


"heh lumayan juga ternyata kamu nona 😏😏😏"


"sini kalo berani maju semua!!!! "


cristian menantang semuanya, dengan merasa di remeh kan para preman maju semua untuk menyerang cristian. dukkk.. brukkkkk bak... buk.... bak.... bukk..... krakkkk..... srekkkkk..... cristian terkena sayatan di bagian punggung dan tangannya tp cristian tak merasakan itu dia terus meng hajar mereka dukkkk...... brukkkk... krakkk.... srekkkk... bak.... bukkk.... bakkkk.... buk.... mereka semua kalah dan tergeletak.


"😏😏kalian lemah baru seperti itu saja kalian sudah terkapar 😏😏"

__ADS_1


"cih perempuan sialan mati kau "


jellebbb tusukan pisau itu mengenai perut cristian dan kini mengeluarkan darah yang cukup banyak karena para preman itu merasa takut mereka berlari kabur dari tempat itu, cristian yang terluka dia men cabut pisau yang masih tertancap di perutnya.


"aaaggghhhhh sial awas saja nanti kalian akan mati di dangan ku , srekkk aaaggggghhhhhh "


cristian masuk kedalam mobilnya dan langsung menancap gas menuju rumah sakit . sesampainya di rumah sakit dia keluar dari mobil sudah dalam ke adaan pucat dia berlari ke ruangan dokter zainal.


"zai.....!!!! tolongin gue cepet "


zainal nyang mendengar teriakan cristian dia langsung lari keluar .


"cris lo kenapa,?? "


"cepet bego ini sakit tau!!! "


"inya bertahan sebentar "


cristian di bawa oleh zainal ke ruangannya untuk menjahit luka tusuk dan mengobati luka yang lainya.


"Sus, ambilkan saya perban dan tolong buka baju nona cristian dan kamu obati luka yang di punggung saya sudah selesai dengan luka yang di perut sekalian ganti dengan baju pasien "


"baik dok "


zainal sudah selesai menjahit kini dia pergi untuk membersihkan kan tubuh nya yang terkena noda darah cristian saat dia menggendongnya tadi. suster pun sudah selesai dengan tugas nya kini cristian sedang terbaring pingsan.


"dok saya sudah selesai saya akan pergi keruangan tuan gibran untuk melihat ke adanya dan mengecek infus "


"ya silahkan Sus"


Suster meninggalkan ruangan dokter zainal dan menuju ke ruangan rawat gibran, saat suster itu tiba di sana sudah ada tuan aditama.


"malam Pak "


"ahh malam juga Sus, oh iya Sus bagai mana ke adanya anak saya "


"oh anak bapak sudah mulai membaik "


jawab suster itu dengan ramah sambil mengganti kantong infus yg sudah mulai kosong.


"Kira-kira kapan dia akan sadar Sus "


"ahhh masalah itu saya kurang tau pak coba bapak tanya kan pada dokter zai sekarang beliau sedang ada di ruangan "


"oh begitu ya Sus baik lah kalo begitu saya permisi "


"iya Pak silahkan "


tuan aditama berjalan menuju ruangan dokter..


tok... tok... tok...


"iya silahkan masuk "


"permisi dok maaf saya menggangu nih tengah malam begini "


"oh iya tak masalah tuan, apakah ada yang ingin saya periksa tuan "


"oh tidak dok saya hanya mau bertanya kapan kah anak saya akan sadar ya dok apakah sudah ada perkembangan "


"oh maaf tuan apakah cristian tak memberi tahu anda tuan bahwa kondisi tuan gibran kembali kritis dan sekarang baru saja melewati masa kritis tuan "


"apa, tidak ada tuan saya juga tak melihat nona cristian di sini tuan "


"oh iya kalo sekarang dia juga sedang terluka tuan itu dia sedang berbaring "


"astaga kasian sekali anak ini apa kah keluarganya tak menjenguk dok "


"belum ada tuan kita lihat nanti pagi saja saya ingin mengabari tp ini sudah sangat larut "


"oh baik lah tuan kalo seperti itu saya juga permisi untuk pulang "


"iya silahkan tuan "

__ADS_1


Tuan aditama meninggalkan rumah sakit untuk kembali ke rumah, kini dokter zainal duduk sambil memandang ke arah cristian yang sedang terbaring lemas di tempat tidur belum sadar dari pingsannya.


BERSAMBUNG


__ADS_2