
Gresia makan dengan tenang tapi dia hanya sendiri duduk di meja makan yang cukup besar dan panjang itu.
Gibran yang melihatnya berada di meja makan langsung turun menghampiri, dengan rasa canggung karena kejadian tadi, di kepalanya masih saja terbayang badan Gresia yang mulus.
"Ada apa??!! " tanya Gresia tanpa menoleh dan berhenti dari aktifitas makannya,
Dia menyadari kalo gibran berdiri tak jauh dari nya.
"Ehh emh, tak ada aku hanya ingin bertanya? kenapa kamu tadi ingin menghabisi ada ku??, bukanya kau sudah tau tadi malam?? " tanya nya dengan masih ada rasa canggung.
"Oh tak ada maksud " ucap mya santai dengan kata-kata yang dingin.
"Gres katakan saja jika dia ada salah aku bisa untuk menasehati nya nanti " ucap gibran dengan nada memohon.
Gresia hanya diam dengan menyantap sarapannya itu, saat sudah usai dai mengelap mulutnya dengan tisu, dan lalu melangkah pergi meninggalkan meja makan.
Gibran hanya memandang kepergiannya begitu saja, dia sudah mengerti jika Gresia bersikap acuh seperti itu pasti lah tamara melakukan hal yang salah.
*Flashback *
Saat Gresia yang masih belum juga bisa terpejam , dia keluar untuk menuju ke ruang kerjaannya namun tak sengaja mendengar pembicaraan tamara di telpon.
"📱Halo..!? aku sudah dapat memasuki kediaman wanita yang di sebut Gresia, dan aku sudah menemukan semua data yang kau ingin kan " ucap nya pada orang yang ada di sebrang telpon .
"📱Hah tenang saja dia tak akan curiga, padaku karena dia tak akan berani memperlakukan ku dengan buruk, sebab dia sepertinya suka pada kakak ku yang sama bodohnya itu "ucapnya dengan merasa dia sudah menang dan rencananya tak akan di ketahui.
Gresia berjalan dengan cepat dan langsung menuju ke ruang kerjaan, memeriksa semua data yang ada di laptop, atau di atas meja.
Karena Gresia tak ingin menimbulkan kecurigaan bagi musuhnya dia pun memeriksa laptopnya di kamar, setelah usai memeriksa semua data yang ada di meja,
Ya benar saja ada salah satu berkas yang hilang, dan itu sangat penting bagi perusahaan G'A group tentang rencana pembangunan sebuah risotto di kota S.
"Heh ternyata lumayan cantik juga permainan mu, tapi sayang, mau secantik apa pun tak akan lepas dari pandangan ku " gumamnya sembari memperbaharui data dan terencana, dan menegakan rencana cadangan.
"Heh ternyata bekerja untuk keluarga kusuma, cukup punya nyali juga ternyata, kita lihat sampai mana kamu bisa bertindak " Gresia terus mengutak-atik laptop nya itu.
'Ggggrrreett.... ggggrrreett... ggggrrreett.. '
"📱Halo nona Gresia " ucap orang yang ada di sebrang telpon saat telpon di jawab oleh Gresia.
"📱Ini Siapa??! "
"📱Senang rasa nya,Sudah lama bukan tak ada kabar bagai mana keadaan mu sekarang?? " ucap orang yang ada di sebrang telpon.
"📱Kau bodoh hanya membuang waktu ku" ketusnya dan langsung mematikan telpon.
Gresia kembali fokus pada pekerjaan nya tanpa peduli dan ingin mencari tau tentang si penelepon
* Flashback Off"
__ADS_1
Gresia Duduk di kursi kebesarannya dan dia kembali membuka laptop nya yang ada di ruang kerja nya , karena hari ini akhir pekan jadi Gresia hanya berdiam di rumah.
"Huh menyebalkan sekarang musuh semakin pintar memanfaat kan keadaan, " gumamnya sembari mengutak-atik laptopnya.
"Hah sudah ke temu, ternyata begitu ceritanya cih memalukan sebaiknya akan seperti dia jangan, di biarkan bebas " Gresia bersikap seakan mendapat hadiah saat sudah menemukan suatu tentang tamara.
Ternyata tamara meu lakukan itu karena di ancam, jika dia tak mau membantu maka orang tua dan kekasihnya akan di bunuh di hadapannya,
Gresia juga menemukan fakta bahwa, keluarga kusuma akan menjodohkan Laras widya kusuma dengan gibran. Sontak Gresia menjadi marah dengan muka yang merah padan karena menahan emosi.
"Heh bagus juga kalo seperti ini, jadi akan lebih mudah, tak perlu lama maka akan cepat selesai " seringai nya yang di iringi senyum miring.
*******
Lain dengan keadaan sekarang di kota K yang mana Astrid (Asti) sudah berhasil membuat alula dan tuan putra selalu walikota mendukung nya.
"Kapan rencana ini akan di lak dan akan ? " tanya alula.
"Kita tunggu dulu pergerakan nya, perlahan saat dia mulai lemah dan tak seimbang, kita akan melakukan serangan " jelas Astrid (Asti) dengan tujuan mereka.
"Baik lah aku pun akan menghubungi rekan ku yang ada, di kota M untuk mempermudah rencana kalian " sambung tuan putra dengan nada dingin nya.
"Itu akan lebih bagus tuan, jika dari pihak sana pun membantu " senyumnya sinis sembari menyesap amer yang ada di gelasnya.
Mereka berbincang dan bercengkrama dengan hangat, membahas apa yang akan mereka lakukan.
****
"Nona anda datang?? " tanya Yuzi uang menyambutnya di depan pintu.
"Ya oh iya Yuzi apa Gresia ada di sini?? " tanya cristian sembari tersenyum ramah.
"Ada nona beliau ada di tuan kerjanya " ucap Yuzi sembari berjalan dan menunjukan tempat Gresia.
"Ok terimakasih Yuzi😊" cristian berjalan menuju ke ruangan kerjaannya Gresia.
'Tok.... tok.... tok.... '
"🤨Masuk" terdengar suara dari dalam mempersilahkan masuk.
Cristian saat sudah mendengar ucapkan masuk terdengar dari dalam iya pun masuk.
'Ceklek'
"Hai gres, kamu kok di akhir pekan gini masih aja mau ngadepin laptop? " ucap nya sembari berjalan menghampiri.
"Kita kebobolan data..! " ucapnya dingin
"Hah kok bisa, gimana tuh ceritanya?, orang bodoh mana yang berani sekali membobol data?? " terkejut dan merepet mengumpat tak jelas.
__ADS_1
"😒😒Ini sebaiknya kamu bantu pulihkan, aku juga masih banyak pekerjaan. " ucap Gresia sari menyerahkan berkas pada cristian.
"Waahhh enak bener ya jadi gibran di saat seperti ini dia enak santai " ucap nya iri cristian tak tahun kalo gibran juga ada di situ.
"Keadaan seperti ini bagaimana?? " Tiba-tiba ada suara yang mengagetkan kan dari arah belakang.
"Ehh kamu di sini juga gib?? " tanya cristian yang terkaget melihat gibran yang ada di ambang pintu.
"Emh, cris apa maksud kamu tadi?? " tanya nya lagi yang masih penasaran.
"Ini loh gib, ada orang bodoh yang berani bobol data perusahaan," ujar cristian menjelaskan.
"Data apa yang dia bobol?, Gres apa benar yang dikatakan cristian?! " gibran merasa tak percaya dengan kejadian ini dan bertanya pada Gresia.
"🙄Emh " Jawabnya singkat.
"Aku juga gak tau data apa? " jawab cristian yang tak tau karena belum membaca dokumen yang di berikan Gresia padanya.
"Oh iya data apa itu yang hilang gres?? " tanya cristian yang juga bertanya lagi.
"Data pembangunan risotto di kota S " jawabnya dengan singkat sambil tak bergeming matanya dari laptop.
"Hah😱😱😱" reaksi keduanya yang terkejut, karena meraka tau kalo proyek tersebut sangat banyak yang berminat.
Dan rencana itu sudah di kerjakan oleh Gresia tapi sekarang malah hilang.
"Lalu bagai mana ini gres, pastilah besok semua orang akan rusuh jika mengetahui kabar ini " cristian mulai panik, setelah mengetahui apa yang hilang.
"Heh aku tak sebodoh itu untuk menyimpan data penting di sembarang tempat, dia boleh saja mengambilnya, tapi semua itu tak akan berguna sekarang " ujarnya dengan senyum sinis dan nada bicara yang cukup dingin.
"Ahh bagai mana maksudnya ini?? " tanya gibran yang tak mengerti maksud Gresia.
"Iya benar bagai mana maksudnya gres?? " cristian ikut menimpali, pertanyaan gibran.
Gresia hanya tersenyum miring tanpa menjawab pertanyaan dua orang tersebut.
"Sini aku bantu juga, apa masih ada yang perlu di bantu?? " tanya gibran dengan mengajukan bantuan..
"Tak ada sebaiknya kau segera bergerak dengan rencana semalam yang aku suruh " ujar Gresia menyarankan kan gibran untuk segera bergerak untuk mendekati laras.
Raut wajah gibran seketika berubah menjadi lesu dan tak bersemangat yang tadinya masih ada seol ulas senyum tipis sekarang sirna.
"Baik lah, aku pergi " ucapnya lirih dan dingin.
"Eh kenapa tuh bocah?, emang rencana apa Gresia? " tanya cristian yang penasaran dengan gibran dan juga penasaran dengan rencana mereka .
"Tak ada, kerjakan saja pekerjaan mu..!! " ketusnya dingin.
Cristian hanya diam saat mendengar perintah dari atasannya itu, dia pun langsung membuka semua berkas dan memahami sejenak lalu mengerjakannya.
__ADS_1