Rasa Sakit Ini Ku Kembalikan

Rasa Sakit Ini Ku Kembalikan
Anda mengingat ku


__ADS_3

Alex yang sadar jika ada orang yang mendekat kerah mereka, dia bangkit dari duduknya dan berlalu pergi, meninggalkan angel di sana.


"Ehh alex kamu mau kemana?? " angel melihat jika alex ingin berlalu pergi.


"Pulang " jawab alex singkat dan pergi melenggang menuju ke arah Gresia.


"Oh" angel ikut bangkit dan langkah cepat untuk menyetarakan dengan alex.


Alex berjalan tak menanggapi angel yang di sampingnya.


"Oh iya alex apa aku boleh tau, kenapa dari tadi sepertinya kamu murung terus ada apa?? " angel mulai rak bisa menahan rasa penasaran nya dari tadi yang melihat alex murung.


"πŸ˜’ Bukan urusan mu..!! " ucapan yang dingin dan acuh keluar dari mulut alex, namun tak membuat angel menyerah untuk, berteman dengannya.


"Iss tampan-tampan kok dingin banget sih, awas loh tar gak ada cewe yang mau sama kamu " desis angel karena alex sedari tadi bersikap dingin padanya, dan dia juga mencoba menggoda nya.


"πŸ˜’πŸ˜’Tak usah mengikuti, aku sudah di jemput " ujar alex sambil memperbesar langkah dan melewati Gresia.


"Ehhh nona Gresia senang bertemu dengan anda lagi?? " ucap angel saat melihat di hadapannya ada Gresia.


"🀨🀨 Pernah kah kita bertemu. " ucap Gresia dingin seakan tak mengingat angel.


"Saya anak yang anda selamatkan di malam itu sewaktu hujan deras di kejar oleh para preman nona, namaku angel " angel mencoba mengingatkan lagi kejadian waktu malam bukan deras saat dia menyelamat kan angel.


"Saya tak merasa pernah menolong anda nona Angel Glen " ucap Gresia dingin dan sembari berlalu pergi.


"Ahh tak apa nona jika anda tak mengingat saya tapi saya selalu ingat atas pertolongan ada saya ucapkan banyak terimakasih ....!!! " angel sedikit berteriak karena Gresia sudah berlalu pergi.


Gresia hanya tersenyum miring dan kecut, dia berjalan ke arah mobil yang mana di sana sudah ada alex.

__ADS_1


"Ais kasian sekali nona cantik seperti dia kenapa punya ingatan yang pendek, tapi tak apa, lain kali jika ada waktu aku bisa membalas kebaikannya, ehh tapi tadi alex pergi kemana ya " angel menganggap Gresia seperti sudah pikun, dan dua juga menyadari kalo dirinya tak tau kalo alex pergi kemana.


Sedangkan Gresia masuk ke mobil, dan menjalan kamu mobilnya ke arah Bandara alex hanya diam dan memandang ke arah luar kaca mobil.


"Bocah kau ambil ini, untuk Jaga-jaga sewaktu kau di sana nanti, karena taka ada yang akan ikut dengan mu untuk sekarang tapi dalam waktu sebulan ke depan aku akan kirim bara untuk menjaga mu " ucap Gresia dengan datar sembari pandangan yang tetap fokus ke depan, tangan kiri menyerahkan kantongan yang entah apa isinya.


"Tak perlu, untuk apa kau membekali ku kalo mau membuang ku buang saja kembali ke jalanan " ketuanya dengan pandangan kembali mengarah keluar mobil.


"Jangan bodoh, siapa yang membuang mu, jika aku berniat membuang mu , sudah kulakukan tak perlu ku mengantarkan mu keluar negri...!!! " Gresia muai emosi dengan sikap alex dia pun melempar barangnya ke arah pangkuan alex.


"Ingat lah aku sudah membuat identitas baru untuk mu di negara itu, jangan pernah kembali jika bukan aku yang menyuruhmu kembali, kalo kau melanggar, jangan harap kau untuk hidup tenang..!! πŸ˜’" Gresia menjelaskan semua pada alex dan memperingatkan nya , agar tak melanggar apa yang sudah di katakan nya.


"Kamu bisa pergi ke negara lain tapi kau tak boleh kembali ke negara ini tanpa aku yang menyuruhmu " sambung Gresia.


"Heh memang kenapa jika aku kembali, apakah itu akan membuat kau rugi atau menjadi gelandangan?? " tanya alex yang merasa tak Terima dengan keputusan gresia.


"Ikuti saja apa yang aku katakan...!!! tak usah banyak bantahan " Gresia geram dia hanya mencengkram setir.


Alex sebenarnya bingung atas apa yang sebenarnya di rencanakan oleh Gresia, mengapa melarangnya kembali sedangkan untuk ke negara lain dia bebas berpergian, tapi dia tak berani bertanya, jadi dia hanya diam dan menurut saja.


*******


Sedangkan di bandara Gibran dan cristian sudah menunggu ke dagangan alex dan Gresia ke sana.


"Gib mana sih kok mereka belum sampek juga?? " tanya cristian yang sedari tadi memandang arah pintu masuk.


"Mungkin masih di jalan, kayaknya kita juga salah seharusnya kita saja yang menjemput anak itu " ucap gibran dengan membayangkan hal-hal yang tidak-tidak di pikirannya.


"Hah iya juga, jangan sampai mereka baku hantam, atau yang lainya, dan semoga alex nurut dan gak susah di ajak nya " cristian ikut tersadar, dan dia berdoa gar tak terjadi apa-apa sama Gresia dan alex.

__ADS_1


Tak berapa lama mobil Gresia pun terparkir sempurna di area Bandara, alex terlebih dahulu turun yang di ikuti Gresia. mereka berdua melenggang ke arah gibran dan cristian yang sedang duduk membawa koper alex.


"Kalian kok lama banget sih, ke mana dulu?? " tanya cristian pada mereka yang baru saja sampai.


"Ke empang.. " jawab alex ketus.


"Sudah lah, oh iya alex nanti kamu di sana harus menjaga diri dengan baik, dan belajar dengan benar, ini juga bawa lah identitas mu " gibran menyela dan memberi pesan agar alex bisa mandiri, sembari menyerahkan dokumen yang berisi data tentang alex.


"Alex kamu jangan lupa ya sering kabari kami, kami juga jika ada waktu luang pasti akan berkunjung melihat mu di sana " cristian memeluk alex dengan erat.


"aaehh lepasin tante pengap nih, iya nanti aku mengabari jika ada izin, " ucap alex sembari memberontak ingin lepas dari bukan cristian.


"Sudah kalian membuat drama nya ?? " Ucap Gresia yang dingin membuat cristian melepaskan pelukan yang pada alex.


"Gres apa benar keputusan mu akan mengirimnya ke Florida?? " tanya gibran sekali lagi selagi belum pergi.


Gresia hanya memiliki atap dingin pada gibran tanpa sepatah kata pun, lalu iya mengeluarkan sebuah kunci dari sakunya.


"Tangkap...!! " iya melempar ke arah alex kunci itu dengan sigap alex menangkap nya.


"Aku tak membutuhkan ini " alex mengembalikan kunci tersebut pada Gresia yang menyimpan nya di atas koper.


"Itu mobil untuk kau kendarai, kemana pun kau akan pergi karena tak akan ada sopir yang akan mengantarmu nanti di situ kau harus hidup mandiri, kerjakan semua dengan kau sendiri hingga bara menyusul " Gresia segera berbicara panjang lebar, mengenai kunci tersebut.


Alex yang bertingkah ogah-ogahan itu pun mengambil kembali kunci mobil itu.


"Ya sudah aku pulang kau pergi lah dan untuk kalian segera lah kembali ke kantor " Gresia pergi melangkah meninggalkan mereka bertiga.


Alex menatap kepergian Gresia, dengan perasaan sedih karena dia seperti di buang oleh Gresia, karena dia tak ada ucapan perpisahan.

__ADS_1


"


__ADS_2