
𝚂𝚎𝚕𝚊𝚖𝚊𝚝 𝚑𝚊𝚛𝚒 𝚛𝚊𝚢𝚊 𝚒𝚍𝚞𝚕 𝚊𝚍𝚑𝚊 𝙱𝚊𝚗𝚐𝚒 𝚔𝚊𝚕𝚒𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝚛𝚎𝚊𝚍𝚎𝚛𝚜 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚛𝚊𝚢𝚊𝚔𝚊𝚗, 𝚊𝚞𝚝𝚑𝚘𝚛 𝚍𝚒𝚜𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚊𝚞 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚞𝚌𝚊𝚙𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚘𝚑𝚘𝚗 𝚖𝚊𝚊𝚏 𝚕𝚊𝚑𝚒𝚛 𝚍𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚝𝚒𝚗, 𝚜𝚎𝚖𝚘𝚐𝚊 𝚔𝚊𝚕𝚒𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚖𝚞𝚊 𝚜𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞 𝚍𝚒 𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚜𝚊𝚑𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚍𝚒 𝚖𝚊𝚜𝚊 𝚙𝚊𝚗𝚍𝚎𝚖𝚒𝚔, 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞 𝚍𝚒 𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚕𝚊𝚗𝚌𝚊𝚛𝚊𝚗 𝚍𝚒 𝚜𝚎𝚝𝚒𝚊𝚙 𝚜𝚎𝚐𝚊𝚕𝚊 𝚞𝚛𝚞𝚜𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚔𝚎𝚛𝚓𝚊𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚒𝚗𝚐-𝚖𝚊𝚜𝚒𝚗𝚐 𝚖𝚊𝚔𝚊𝚜𝚒𝚑.
🌾🌾🌾𝙎𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙩 𝙢𝙚𝙢𝙗𝙖𝙘𝙖 𝙃𝙖𝙥𝙥𝙮 𝙍𝙚𝙖𝙙𝙞𝙣𝙜 💐
Tak terasa kini hari sudah semakin siang alex yang telah terbangun dari tidurnya merasa badannya sakit semua karena iya sedari tadi tidur di sofa.
"Kau mau ke mana bocah??? " tanya gibran pada alex yang hendak melangkah keluar.
"Cari makan aku lapar " ketus alex tanpa melihat ke arah gibran.
"Sekalian carikan aku makan, aku bosan makan makan rumah sakit dan makan bubur " ucap gibran pada alex.
Alex terhenti dari langkahnya dan berbalik melihat ke arah gibran dengan tatapan datar dan mata yang sinis.
"Itu rantang di atas meja memeng apa isinya, makan saja itu jangan mubazir itu tak baik, karena banyak orang di luaran sana yang masih kelaparan " Alex sok menasehati gibran dengan nada seriusnya.
"Cih.... sudah pintar kah kau menjadi penasehat kini, semenjak sekolah di sana..! " gibran meremehkan perkataan alex padanya.
"Bilang saja kalo kau itu tak mau di titipin oleh ku kan??? tak usah menasehati, sudah lah aku akan suruh Bob saja yang mencarikan makanan " timpal gibran lagi.
"Nah kalo anda tau dan sadar akan maksud saya " jawab alex dengan tersenyum ringan, sembari melengos pergi.
"Heh..... dasar kau bocah, malah tak mau membantuku yang seorang pasien ini, awas saja nanti kalo aku sudah sehat " gerutunya kesal sembari membuka rantang yang di bawa cristian tadi untuk nya.
Gibran menekan habis makan yang di bawa cristian, karena mau tak mau dia harus menekannya karena dia menghubungi Bob namun tak aktif, jadi mau tak mau ya sudah lah makan yang ada saja.
Sedangkan alex yang kini sedang berada di perjalan, teringat akan Gresia yang ada di rumah dan masih ada pertanyaan yang mengganjal di hatinya, yang masih belum spat iya tanyakan pada Gresia.
"Dia pasti ada di perusahaan, karena ini masih jam kerja dan sebentar lagi jam makan siang, nanti sekalian aku ajak dia makan dan menanyakan hal itu padanya langsung " ucapnya pada diri sendiri
Alex melakukan mobil nya menuju ke arah kantor Gresia, karena dia pikir kalo Gresia ada di perusahaan. Karena iya tak tau kalo Gresia sedang ada perjalanan bisnis keluar negri.
Tak berapa lama alex pun sampai di perusahaan milik Gresia dia memarkirkan mobilnya tak jauh dari lobi kantor, agar mudah untuk mengambil nya saat iya keluar nanti.
Alex berjalan melewati semua karyawan yang sedang sibuk bekerja dan lalu lalang, entah apa yang sedang mereka kerjakan.
"Selamat siang tuan, anda ingin bertemu dengan siapa??? " tanya salah satu sekertaris yang ada di kantor tersebut yang melihat alex ada di kantor.
__ADS_1
"Saya mencari presdir kalian apa dia ada di ruangan ?? " tanya alex dingin pada orang tersebut.
"Maaf tuan sedari tadi pagi kami belum melihat ibu gresia datang ke kantor, nanti dulu saya coba lihat jadwal nya untuk hari ini " jawab sekertaris tersebut sembari melihat buku jadwal presdir nya.
"Maaf tuan untuk hari ini dan satu minggu ke depan ibu gresia tak ada di tempat karena beliau melakukan perjalanan bisnis ke Amerika " ucap si sekertaris memberi tahu kan alex jadwal Gresia untuk beberapa hari ke depan .
Alex hanya diam saja dan memutar badannya dengan perasaan kecewa karena untuk beberapa hari ke depan masih belum bisa menanyakan, pertanyaan yang sudah cukup lama iya pendam di hati untuk Gresia.
"Kenapa dia tak memberikan tahu ku kalo akan pergi?? " tanya alex pada dirinya sendiri sembari berjalan menuju ke mobil.
"Selamat siang tuan..?! " sapa scurity yang berjaga di depan pintu kantor
"Hem... " jawabnya singkat tanpa menoleh ke orang yang menyapa.
Alex memasuki mobilnya dan langsung melajukan mobilnya menuju ke rumah untuk, makan siang di rumah saja karena sudah malas untuk makan di luar.
Karena hari sudah siang dan semua orang yang bekerja sudah waktunya untuk mengisi perut mereka yang kosong, ada yang makan siang di kantin kantor atau yang membawa bekal ada juga yang pergi keluar untuk menuju ke restoran terdekat.
Begitu juga dengan Alex yang baru saja sampai di rumah, rumah kelihatan sepi saat Alex masuk ke dalam tak terlihat satupun pelayan di rumah itu, yang membuat Alex menjadi waspada, karena takutnya ada rampok di rumahnya tersebut.
"Tuan....!!! " sapa caca dari arah samping yang membuat Alex terkejut, karena kemunculan caca di rumah tersebut yang entah dari mana.
"Astaga..... kau membuatku jantungan saja, kemana yang lain kenapa rumah ini sepi??? " tanya Alex dan sembari mengelus dada sebelah kirinya karena jantungnya berdegup kencang katena terkejut.
"Mereka ada tuan di ruangan belakang dan yang lain ada di lantai atas sedang membereskan setiap ruangan " jawab caca menjelaskan keberadaan semua orang yang sedari tadi tak tampak di mata kepala Alex.
"Oh... kau kesini ada urusan apa??? " tanya Alex perihal tentang caca yang ada datang ke rumah.
"Ohh..... saya datang kesini di suruh queen untuk mengambil fail yang harus saya urus di markas, yang beliau simpan di ruang belajarnya " jawab caca menjelaskan keberadaanya di sana.
"Oh.. ok" jawab Alex singkat dan langsung berjalan ke arah ruang makan karena iya sudah merasa lapar sedari tadi.
Saat sampai di ruang makan Alex melihat Yuzi yang sedang menata meja makan dan makanan yang sudah matang.
"Yuzi apa kak Gresia ada menitipkan sesuatu padamu untuk ku??? " tanya Alex pada Yuzi.
"Iya tuan, sebentar saya ingat-ingat dulu ada atau tidak nya " jawab Yuzi sembari mengingat apa kah Gresia ada menitip kan barang atau apa lah itu padanya untuk Alex.
__ADS_1
"Tak ada tian dia hanya mengatakan kalo dia pergi ke Amerika untuk urusan pekerjaan untuk beberapa hari saha " timpal Yuzi lagi saat setelah mengingatnya.
"Oh... ok, Apa semua nya sudah siap?? " jawabnya singkat dan bertanya kepada pelayan apakah makannya sudah siap semua.
"Sudah tuan tinggal beberapa , desert saja yang belum di sajikan " jawab pelayan itu dengan pertanyaan Alex
"Emh...... baik cepat lah aku susah lapar ??!!! " perintah Alex yang sudah kelaparan tersebut.
Para pelayan pun datang bergantian dan menyimpan desert di atas meja, kini semuanya sudah tersaji di atas meja hanya tinggal menyantap nya saja.
"Makan lah.... sebelum semuanya dingin " titah Alex pada para pelayan untuk ikut serta makan dengannya .
Mereka hanya pada mengangguk dan menyenderkan setiap sayur dan lauk ke dalam piring mereka masing-masing, begitu juga dengan Yuzi yang menyiapkan untuk Alex.
Semuanya makan dengan tenang tanpa suara begitu juga dengan Alex, yang fokus dengan makan yang ada di dalam piringnya.
Gresia terbangun dari tidurnya karena ada trombosit yang cukup kencang di pesawat, yang membuatnya terbangun dari mimpi indahnya.
"Nona apa anda baik-baik saja??? " tanya Bob yang khawatir pada tuannya tersebut.
"Tak apa kau kembali lah duduk di kursi mu..! ;" jawab Gresia di di dan menyuruh bob untuk kembali ke tempat duduk nya.
Bob menurut atas perintah Gresia dia segera kembali ke tempat duduk nya, kini ke adaan pesawat sudah stabil kembali ,Gresia yang merasa lelah karena perjalannya yang masih jauh dia pun melanjutkan tidurnya lagi.
Begitu juga dengan Bob, yang merasa lelah juga karena perjalan mereka yang cukup memakan waktu.
__ADS_1