
Nyonya veloz sudah terbiasa melihat keduanya tak akur, karena sejak dulu juga emang alex dan cristian jarang sekali akurnya, jadi ya biasa saja kalo nyonya veloz melihat keduanya tak saling sapa, atau saling melempar muka jutek.
"Alex, kalian ada masalah apa lagi, apa gak malu kamu itu berantem sama kakak mu di hadapan pacarmu hah?? " goda nyonya veloz pada alex.
"Sudah lah mah tak usah di bahas, aku juga tak tau kenapa kak isti tiba-tiba jutek seperti itu " jawab alex dengan santai.
"Sudah lah sea mungkin kak isti lagi banyak pekerjaan, jadi dai merasa lelah saja, kamu juga sebagai adik nya jangan mancing emosi terlebih dulu " pramudja ikut menimpali sembari memberi saran pada alex.
"Aku tak mencari masalah, hanya dia saja yang sensi " jawab alex sembari melihat ke arah pramudja.
"Sudah kalian juga jangan berantem, hanya gara-gara kak kalian, ya sudah mamah istirahat dulu kalian juga istirahat lah jangan terlalu larut " ujar nyonya veloz sembari berjalan ke arah kamarnya.
"Iya tante selamat istirahat " sahut pramudja.
"Kak isti suka lembur gitu ya?? " tanya pramudja yang merasa penasaran.
"Jarang juga ya mungkin sekarang perusahaan, memang lagi banyak proyek kali " jawab nya sembari menonton TV.
"Kamu kok santai banget kenapa gak bantuin kak isti di perusahaan, oh iya aku juga mau tanya, papah kamu di mana kok aku gak lihat sedari tadi aku sampai di sini?? "
"Emh.... papah ya dia sudah tiada jadi sekarang hanya tinggal mamah saja, dan kak isti yang menjadi tulang punggung, rumah semewah ini juga hasil jeri payah kak isti sendiri " jelas alex.
"Kan seharusnya kamu yang jadi tulang punggung, karena kamu kan anak laki-laki" ucap pramudja lagi.
"Sebenarnya aku ini bukan anak kandung mamah, aku hanya anak angkat nya saja, aku sudah menganggap nyonya veloz sebagai mamah ku, selama beberapa tahun ini ", alex menjelaskan ke Adan sebenarnya pada pramudja bahwa dia bukan lah asli keluarga veloz.
" Lalu kedua orang tua kandung kamu mana sayang?? "tanya pramudja yang semakin penasaran dengan cerita kehidupan alex.
" Aku juga tidak tau, aku di rawat oleh kakak ku yang satu ayah namun beda ibu, kami juga pertama kali bertemu tidak saling mengenal dan tak tau kalo kita itu saudara kandung "alex sedikit menceritakan masa lalunya.
" Entah bagai mana kakak mencari tahu, ternyata kami itu saudara kandung, ayah ku sudah menikah lagi dengan wanita lain dan memiliki anak, sedangkan dia juga tidak tahu akan keberadaan ku "sambung alex lagi dengan cerita yang cukup memilukan.
Pramudja mendengarkan cerita alex dengan sejumlah sama, dia ikut merasa terharu akan ceritanya, namun iya juga merasa kan bagai mana rasanya di tinggal kan orang tua terutama ibu, karena sampai sekarang pramudja dan sang kakak masih mencari keberadaan sang ibu yang masih belum di ketahui di mana dan bagai mana ke adanya.
" Aku juga tau sea bagai mana yang kamu rasa, karena yang kamu rasa dulu sekarang aku rasa, kami juga sedang mencari keberadaan ibu kami, yang kayanya satu tahun lalu pergi ke Indonesia, namun sampai sekarang masih belum ada kabar, dan tak ada kembali " ucap pramudja dengan sedih.
"Ahhh... maaf sayang, aku malah membuat kamu menjadi sedih " ujar alex yang merasa tak enak hati karena membuat ke kasih nya itu menjadi sedih.
"Iya gak papa kok, oh iya ini juga sudah malam aku istirahat dulu ya, kamu juga nonton jangan terlalu malam ya, " pramudja tersenyum lembut pada alex, dan iya melihat waktu yang sudah malam, iya pun berpamitan untuk istirahat lebih dulu.
"Oh... iya sayang, istirahat lah lebih dulu, iya saat sudah selesai acara ini aku juga akan istirahat " balas alex sembari mengusulkan puncak kepala pramudja.
Pramudja pergi berjanji ke arah kamarnya untuk beristirahat, karena iya merasa lelah untuk perjalanan iya dari Amerika ke Indonesia.
__ADS_1
Sedangkan kini cristian yang tak pergi keluar kota melainkan pergi ke markas, untuk memeriksa sesuatu, yang di minta oleh Gresia.
"Nona anda sudah sampai..! " sapa caca pada cristian yang baru saja sampai.
"Hem.... bagaimana alex tak mengetahui masalah ini bukan?? " tanya cristian pada caca.
"Iya nona, tuan muda tak mengetahuinya, saya tadi sudah mengeceknya dia tak merasa curiga dengan para pembantu yang sedang berada di belakang " jawab caca.
"Dan saya melihat dia juga tak akan pergi kemana-mana, tuan muda untuk malam ini akan ada di rumah " lapor caca lagi.
"Tidak dia sekarang sedang berada di kediaman veloz " jawab cristian dengan datar.
"Oh iya nona, sepertinya keadaan nyonya besar, sekarang sudah mulai membaik hanya saja tinggal menunggu pemulihan total, karena sudah beberapa tahun semua organ tubuhnya tak bergerak dan tertidur, jadi harus pemulihan dan perawatan dokter secara insentif " caca menjelaskan keadaan di dalam ruangan rahasia tersebut.
"Hem... ya, kau carikan dokter yang berbakat dan profesional dalam menangani, segala penyakit dan keadaan pasien, secepat mungkin untuk pemulihan nyonya youn " Cristian memerintahkan caca untuk mencari dokter profesional.
"Baik nona saya mengantar anda sampai sini, saya akan segera pergi mencari dokter yang anda suruh " caca langsung berpamitan untuk pergi mencari dokter yang di perintahkan oleh Cristian.
"Hem.., harus cepat kalo bisa besok pagi sudah ada " perintah Cristian dengan nada bicara yang cukup dingin.
__ADS_1
Caca pergi dari depan pintu ruangan tersebut, sedangkan Cristian masuk kedalam untuk mengecek keadaan nyonya youn yang dikabarkan telah sadarkan diri, dari komanya yang sudah bertahun-tahun tersebut, yang kini sedang di tangani oleh sindi, perawat kepercayaan mereka.
"Bagai mana keadaan nya sind?? " tanya Cristian saat sudah di dalam ruangan.
"Keadaan nyonya, sudah membaik nona hanya tinggal menunggu dokter untuk mengecek lagi , apa masih ada komplikasi atau tida " jawab suster sindi dengan pertanyaan Cristian.
"Sekarang nyonya besar sedang tertidur, sebaiknya kita keluar saja nona, agar tak menggangu istirahat beliau " ajak sindi kepada Cristian untuk meninggalkan ruangan tersebut dan membiarkan nyonya youn untuk istirahat.
Cristian mengikuti sindi untuk keluar dari ruangan tersebut dan membiarkan, pasien beristirahat, terlebih dahulu.
Kini Gresia dan Bob yang baru saja sampai di bandara internasional di kota Miami dia turun dari pesawat, dengan langsung menuju ke area parkiran mobil.
Bob mengikuti pimpinannya tersebut dengan membawakan barang bawaan sang pimpinan .
"Bob nanti kau pergi, ke vila yang telah ku pesan antar semua barang setelah itu kau pergi dengan ku untuk bertemu kelen di salah satu restoran berbintang di daerah dekat markas " jelas Gresia pada Bob akan tugasnya.
"Baik nona" jawab Bob dengan tegas.
Kini mereka melajukan mobilnya ke arah vila yang telah di pesan oleh Gresia secara online saat masih ada di Indo. Gresia melihat ponsel nya di sana ada pesan masuk dari alex yang menanyakan keberadaan nya, dan meminta Transferan uang jajan pasar rekeningnya.
"Cih menanyakan keberadaan ku hanya untuk meminta uang " gerutu Gresia kesal saat membaca pesan alex.
Iya juga melihat pesan dari Cristian, yang mengatakan secara rinci tentang keadaan tantenya pada Gresia. Gresia merasa agak curiga karena ada pesan yang telah terhapus di catatan pesan di terima dari Cristian.
"Pesan apa ini yang telah iya hapus, tak seperti biasanya dia menghapus pesan di saat belum aku baca " gumam Gresia pelan saat melihat pesan yang di hapus itu.
Gresia mencoba memulihkan kembali pesan yang telah di hapus namun semuanya telah Cristian hapus dan tak meninggalkan jejak sedikit pun.
"Sepertinya ini sebuah fail foto yang iya kirim, tapi foto apa, hingga iya tak mau aku tau?? " tanya Gresia pada dirinya sendiri yang membuatnya menjadi penasaran dengan isi pesan yang telah terhapus tersebut.
"Nona kita sudah sampai, tunggu sebentar untuk saya memasukan barang bawaan ke vila " ujar Bob yang memberi tahu pada Gresia bahwa mereka sudah sampai.
"Emh...... " jawab singkat Gresia.
__ADS_1
Bob yang telah mendapat jawaban dari pimpinan nya itu iya pun turun dari mobil dan langsung membuka bagasi belakang dan mengangkat semua barang bawaan yang iya letakan di bagasi, dan memasukan satu persatu barang ke dalam vila.