Rasa Sakit Ini Ku Kembalikan

Rasa Sakit Ini Ku Kembalikan
Telah berkhianat


__ADS_3

Semua kini sudah berkumpul di ruang kerja Gresia terkecuali alex yang tak tau sekarang sedang kemana, saat mereka melihat raut wajah Gresia yang begitu menyarankan dan dingin karena Gresia baru saja masuk keruangan, semua menjadi merasa takut akan Gresia yang menekan suhu udara di sana.


"Saya ingin bertanya pada kalian, kenapa kalian membiarkan orang luar memasuki masakan utama ini hah siapa yang memberikan kalain keberanian " ucap Gresia yang marah karena tau ada orang yang masuk ke markasnya selain orangnya dan para musuh yang tertangkap oleh mereka.


"Maaf queen, bukan saya tak mau melarang tapi, orang itu yang di bawa oleh tuan muda " jawab kepala pengurus markas dengan rasa takut nya dia mengatakan kebenaran pada Gresia.


Gresia semakin kesal mengetahui kalo alex yang membawa orang luar tersebut ke dalam markas, yang mana padahal dia tau sendiri aturan di markas itu tak boleh ada orang luar yang masuk kedalam markas.


"Dimana dia sekarang.....!!!!! kenapa tak ada di sini...!! " nada bicara yang sedikit di tekan sembari menahan emosi yang sudah memuncak kini muka Gresia merah padam karena kesal.


"Gres kamu tenang lah, jangan emosi dulu kamu juga baru pulih " ujar gibran menenangkan Gresia yang sudah sangat emosi.


"Bob bawa bocah itu dari rumah sakit sekarang kesini " perintah Gresia pada Bob yang dia ingat kalo alex masih ada di rumah sakit.


"Baik queen, saya akan menjemputnya " bob pergi untuk menjemput alex yang berada di rumah sakit.


"Gres sebaiknya kita bicarakan baik-baik ok, nanti kamu jangan menyakiti alex " ucap cristian yang tau sekarang Gresia akan sulit untuk di tenangkan.


Yang lain hanya bisa diam melihat amarah Gresia yang semakin memuncak itu, meraka tak berani ikut bicara atau pun sekedar mengangkat kepala nya untuk sekedar melihat kearah Gresia.


"Kalian semua keluar, aku sekarang sedang tak ingin di ganggu " Gresia menyuruh meraka semuanya keluar dan meraka keluar tanpa terkecuali.


Gresia membuka komputer nya dan dia mengecek pendanaan dan pemasukan dari SIA'N group, saat melihatnya Gresia terkejut dengan apa yang dia lihat , banyak nya pengeluaran dan ada pemasukan, dia juga baru ingat kalo tadi disitu juga ada Bob yang mana berati dia tidak ada di perusahaan.


"Apa lagi ini....!!!!, baru saja pulang sudah di buat kesal, " umpat gresia saat melihat siapa dana dari SIA'N group mengalir ke perusahan Glen group,


Kini Bob yang menjemput alex sudah kembali ke markas, alex yang merasa kesal karena Gresia baru saja sadar sudah pergi dari rumah sakit, belum juga di periksa.

__ADS_1


Tok... tok.... tokk..... tok... Bob mengetuk pintu sebelum masuk keruangan kerja Gresia.


"Masuk..! " jawab dari dalam, Gresia masih saja memeriksa semua data perusahaan SIA'N group dengan seksama.


"Queen ini tuan muda sudah sampai " ucap Bob dengan sopan dan lembut agar tak membuat Gresia semakin marah.


Gresia bangkit dari duduk nya dan menghampiri mereka berdua , tapi alex yang tak tahu situasi sekarang dia berbicara dengan kesal pada Gresia .


"Kak kau ini baru saja sadar kenapa sudah pergi saja dari rumah sakit , dan belum juga kau di periksa keadaan ," ucap alex dengan panjang lebar, tapi tak ada tanggapan dari Gresia melainkan tatapan sinis yang tertuju pada meraka berdua.


"Kau tak usah menceramahi ku, " ketus Gresia yang tak kalah dingin dan ketus dalam perkaranya, Gresia menghampiri dan tiba-tiba


Ppllllaaakkkkk...... plakkkk......


"Apa maksud mu kak aku baru saja datang sudah kau tampar saja hah, di mana kesalah yang telah aku perbuat " alex memegang pipi yang di tampar Gresia , pipinya tampak memerah karena tamparan Gresia sangat lah keras dan sampai mengeluarkan darah di sudut bibirnya.


Bob yang berada di sana juga tak bisa berbuat apa-apa, dia juga hanya terdiam, karena takut juga akan Gresia yang kini sedang marah tak terkendali.


"Aku sungguh tak tau apa yang kau maksud, dan aku juga tak tau letak salahku itu dimana ?? " ucap alex dengan bingung dengan maksud yang di katakan oleh Gresia padamnya.


"Bob, kenapa semuanya bisa terjadi hah, dan kenapa kau tak melawan, bukan kah kau tau sendiri aku tak pernah ada untuk menyerahkan perusahaan manapun pada siapa pun " Gresia merubah topik dan bertanya pada Bob prihal di SIA'N group.


"Maaf queen aku tak bisa menjaga amanat anda saya siap menerima apa pun hukuman dari anda queen. " jawab sembari menunduk dan menahan rasa takut.


"Aaaggghhhh...... sudah lah kalian semua keluar " Gresia pergi ketempat latihan di sana dia menembaki semua yang ada untuk melupakan semua amarahnya, dan tiba-tiba dia terduduk lemas di karenakan dia memang belum pulih sepenuhnya.


Sedang kan alex yang kini sedang di kompres pipinya oleh cristian, cristian berkata pada alex atas penyebab kemarahan Gresia.

__ADS_1


"Alex seharusnya kau tak membuatnya marah, seharusnya kau masih harus bersyukur karena dia masih bersikap sangat lembut padamu , yang sudah berhianat " ucap cristian sembari perlahan mengompres alex.


"Apa maksud kaka??, aku tak pernah dan tak akan berani mengkhianati queen, lalu dimana bentuk penghianatan itu??? " taya alex yang kaget akan pernyataan cristian padanya, dan dua juga masih belum menyadari kesalahannya.


Gresia yang saat itu juga melewati mereka dengan muka pucat pasi dan berjalan sempoyongan tanpa menghiraukan orang yang berada di sana.


"Gres? kau kenapa? apa ada yang terasa tak nyaman lagi?? kenapa mukamu menjadi sangat pucat " tanya cristian yang melihat nya melawati mereka, sedangkan alex dia hanya diam tanpa memperdulikan Gresia.


"Emmmh.. " Gresia hanya menjawab dengan dehemman dan berlalu pergi.


Cristian yang merasa tak beres dengan Gresia dia pun mengikutinya, yang ternyata Gresia pergi ke kamarnya.


"Oh , mungkin dia lelah ingin beristirahat " cristian pergi setelah melihat Gresia memasuki kamarnya dan dia kembali menghampiri alex yang ternyata di sana sudah ada yang lain juga.


"Alex? kaka mau bertanya padamu?? " ucap gibran sembari menatap dingin pada alex.


"Apa yang ingin kaka tanyakan, kenapa dengan wajah kaka yang begitu tak seperti biasanya, seperti aku berbuat masalah yang tak bisa di maaf kan saja " cetus alex yang memang tak mengingat apa salah nya.


"Keberanian dari mana? dan apa kami lupa peraturan kita selama ini di rumah mau pun markas, yang terutama markas, kenapa kau membawa orang luar kemari?? bukanya kau tahu sendiri yang berani melakukan itu maka dia adalah penghianat " beberapa pertanyaan di lontarkan dan memperingatkan pada alex konsekuensi seorang penghianat di Golden Eyes.


"Siapa yang berkhianat untuk alasan orang yang ku bawa ke markas, dia adalah ibu ku, dan masalah itu juga kak Gresia telah mengetahuinya dan dia sendiri yang membawa ibu ke rumah .... " bentak alex yang merasa telah di sudut kan oleh semua orang di sana, yang membuat alex menjadi emosi setelah mengetahui jika ibunya di anggap orang luar oleh mereka.


"Ya , kami tau kalau beliau adalah ibu mu lex, tapi jika Gresia mengizinkan untuk ke markas tak akan mungkin dia akan semarah ini alex, yang itu tandanya dia tak setuju " tempat cristian.


"Dia marah bukan hanya aku saja tapi juga karena Bob.....!!! " ujar alex sembari menunjuk ke arah bob karena dia juga tak mau di salahkan dan di pojok kan sendiri, yang mana alex juga tau kalo bob juga membuat Gresia kesal dengan kesalahannya.


"Sudah alex kau tak usah menyeret orang lain, aku kecewa dengan mu, " ucap gibran sembari berlalu dengan rasa kecewa pada alex yang sudah mengkhianati meraka dengan cara membawa orang luar memasuki markas besar mereka.

__ADS_1


Yang lain pun ikut pergi meninggalkan alex, kini iya merenung sendiri di sana dan merasa semuanya tak adil bagi dia , dia pun pergi beranjak menuju ke kamar Gresia.


Bersambung........


__ADS_2