Rasa Sakit Ini Ku Kembalikan

Rasa Sakit Ini Ku Kembalikan
Kebetulan


__ADS_3

Setelah mematikan telpon Gresia langsung bersiap akan meninggalkan hotel.


"Huh merepotkan saja... " gerutunya sembari mengambil kunci mobil yang terletak di nakas samping tempat tidur.


Berjalan santai di lorong hotel untuk menuju ke arah lift, dia tak melihat jika ada semarang mata yang mengamatinya.


"Bukan kah itu Gresia?? sedang apa dia ada di sini " ucap nya sembari berjalan menghampiri karena penasaran.


Gresia langsung memasuki lift, saat pintu lift hendak tertutup ada tangan yang menghadangnya.


"Tunggu...!!! " ucap nya dengan bergegas masuk ke lift.


"Cari mati jangan di hadapan ku " cerutu Gresia dengan nada dingin dan datar.


"Maaf nona saya sedang terburu-buru " ucap nya sembari membenarkan barang bawaan.


Sedangkan di luar lift ..


"Ahh terlambat apa benar itu Gresia?? , tapi bukanya dia masih di rumah sakit?? " bertanya sendiri karena merasa tak yakin dengan apa yang dia lihat.


"Mas kamu ngapain di di sini?? " tanya Sang istri pada suami nya yang sedang diam di depan lift.


"Ehhh tidak aku tadi seperti melihat Gresia di hotel ini, dan dia masuk kedalam lift, tapi aku tak sempat mengejarnya. " jelas sangat suami.


"Sudah lah mungkin kamu salah lihat bukannya dia, sedang di rumah sakit belum sadarkan diri " ujar sang istri.


"Iya benar yang kamu katakan mungkin akan salah mengenal orang " jawabnya sembari berlalu utuk kembali berjalan menuju kamar nya.


Saat Gresia baru saja keluar dari lift, ternyata di sana ada alka yang sedang menunggu lift.


"Dek kamu di sini juga? " sapa alka sembari menghampiri Gresia yang baru keluar dari lift.


"Ini sangat kebetulan, ayah juga ada di hotel ini, oh iya Gresia kenapa saat itu kamu pergi gitu aja dari rumah sakit padahal kan kamu baru sadar?? " banyak pertanyannya di lontarkan alka saat melihat Gresia.


"Tak ada waktu untuk meladeni anda tuan permisi " jawab acuh Gresia sembari. melenggang hendak pergi,, namun di cegat oleh alka.


Gresia membalikan badannya dan menatap sini ke arah alka.


"Apa mau anda?? " tanya Gresia dengan begitu acuh dan dingin.


"Gresia kamu mau kemana di luar masih hujan deras, kita di sini saja dulu untuk bertemu ayah, aku juga mendengar kabar bahwa adik kita hilang di culik " ucap alka sembari memegang tangan Gresia.


"Itu bukan urusan ku, itu urusan keluarga kalian " jawab Gresia sembari menepis kasar tangan alka.


"Kamu juga masih keluar ga Glen Gresia...!! " suara alka sedikit menaik, karena sikap Gresia yang acuh.


Namun tak di pedulikan nya Gresia tetap melenggang pergi meninggalkan hotel dengan menaiki mobilnya.Alka juga tak bisa berbuat apa-apa untuk mencegahnya, dia berjalan masuk ke dalam lift untuk menemui ayahnya.

__ADS_1


Gresia yang didalam mobil terlihat tak senang.


"Huh siapa juga yang mau satu hotel dengan mereka, kalian hanya beruntung aku mampir ke hotel yang sama " gerutunya sembari fokus terus menyetir.


Alka yang kini sudah ada di depan kamar hotel ayahnya pun langsung mengetuk pintu.


'Tok... tok... tok.... '


'Keerrkkk... '


"Oh kamu nak masuk lah ayahmu ada di dalam " ucap juwi yang melihat alka.


"Iya " jawab alka sembari masuk ke dalam.


"Ayah bagaimana apa angel sudah diri ketemukan,?? " pertanyaan yang pertama alka tanyakan saat melihat ayahnya.


"Emh dia sudah ada di kamarnya," Jawa tuan Ardi yang sedang duduk menghadap ke laptop nya.


"Lalu bagi mana dengan para penculiknya?? apa kah mereka sudah di serahkan pada polisi?? " tanya lagi alka.


"Ayah tidak tau angel pulang sendiri, kehormatan katanya dia di tolong oleh seorang Nina yang namanya Gresia, maka nya dia bisa pulang dengan selamat.?" jawab jelas tuan Ardi.


"Oh pantas saja barusan Gresia ada di sini " Jawa alka dengan santai alka dapat menyimpulkan jika Gresia juga sudah bertemu ayah nya.


"Gimana katamu Gresia ada di sini?? " tanya tuan Ardi yang sepertinya sangat terkejut.


"Memangnya kenapa?? bukanya ayah sudah bertemu dengan dia?? " tanya alka dengan santai.


"Ternyata benar yang aku lihat tadi Gresia, berati aku tak salah melihat " gumam tua Ardi di dalam hatinya .


"Ehh tidak, kami tidak bertemu, tapi kamu benar-benar sudah memastikan bahwa itu benar-benar Gresia bukan hanya dugaan mu saja kan??? " tanya tuan Ardi yang masih merasa tak percaya.


"Iya benar tadi itu Gresia, karena aku sempat mengobrol dengannya sebentar " jawab alka yang mulai merasa ada yang aneh dengan ayahnya.


"Lalu kenapa tak kamu ajak ke sini untuk bertemu ayah?? " ucap tuan Ardi.


"Dia tak mau, seperti nya dia sedang banyak urusan di kantornya " alka menyesap anggur di uangnya.


"Oh baik lah, emh tapi bukanya dari kabar kalo Gresia itu ada di rumah sakit ya?? " tanya tuan Ardi yang tak sengaja keceplosan.


"Dia sudah sadar 3hari yang lalu, eh tapi kok ayah tau kalo dia di rumah sakit, apa kalian pernah ketemu sebelumnya?? " tanya alka yang semakin curiga dengan ayahnya.


"Ehh mana ada, cuman kan ada kabarnya ayah mendengar kalo dia masuk rumah sakit dan koma " jawab tuan Ardi yang merasa gugup namun masih berbicara dengan tenang agar tak di curigai.


"Setau ku tak ada berita tentangnya, dari mana pun ayah " jawab alka memastikan.


"Tapi ayah belum lama ini melihatnya " tuan Ardi mulai kehabisan kata.

__ADS_1


"Ya sudah lah, oh iya angel juga sudah kembali, kalo begitu aku juga akan kembali, karena masih ada pekerjaan yang harus di urus, kalian di sini berhati-hati lah " ucap alka sembari melenggang pergi.


********


Sedangkan Gresia yang sudah sampai di markas dia langsung pergi ke arah ruang kerjaannya, saat hendak masuk dia mendengar ada orang di dalam ruangan itu dengan gesit Gresia langsung mendobrak pintu.


'Baaarrrrrrrkkkkk....... '


"Ehhh"


Orang yang ada di dalam langsung menoleh ke arah pintu yang di dobrak karena terkejut.


"Sedang mencari apa kau di ruangan ku?? " tanya Gresia dengan nada dingin dan tatapan tajam.


"Tak ada aku hanya ingin mencari data tentang orang yang bernama Asti, yang mungkin kau simpan di sini " jawab orang itu.


"Bukanya kau tak percaya dengan bukti itu alex " Gresia menghampiri alex yang masih saja mencari berkas di ruangan itu.


"Ya aku memeng tak percaya dengan bukti yang kau berikan, yang mungkin saja sudah banyak kau ubah, karena aku mencari di komputer tentang silsilah keluarga youn tak menemukannya " jawab alex dengan datar masih setia dengan aktivitas nya.


"Bagai mana pun kau mencarinya, taka akan dapat menemukan apa yang kau cari alex karena barang yang kau ingin kan sudah aku berikan, tapi jika kau ingin mengetahui silsilah keluarga youn, itu mudah saja ambil buku yang paling atas itu dan pergilah. " Gresia menunjuk buku yang di bagian rak buku nya yang mana di situ menyimpan tentang keluarga youn.


Alex mengambil buku yang di tunjuk Gresia dan langsung, berlalu pergi tanpa menoleh ke arah Gresia.


"Heh anak bodoh, memberantas semua barang ku membuat orang repot saja " gerutu Gresia kesal sembari mengambil semua kertas yang berserak.


'Tok... tok.. tok... '


"Masuk saja pintu sudah terbuka " ucap Gresia tanpa menoleh siapa yang mengetuk.


"Gresia ini kenapa berantakan seperti ini dan pintu pun rusak begini " ucap cristian yang merasa heran.


"Mana berkas yang perlu tanda tangan ku? " Gresia tak memperdulikan pertanyaan cristian melainkan dia langsung memerintah berkas yang akan dia tandatangani.


"Oh iya tadi aku melihat alex keluar dari sini?? kalian tidak berkelahi kan ?? " tanya cristian sembari menyodorkan berkas.


"Tak ada " jawab singkat Gresia sembari menerima dan membukanya.


"Lain kali jika ada pekerjaan kamu selesaikan di kantor sudah tengah malam begini kau baru mengabari ku " ucap Gresia datar sembari membaca isi berkas tersebut.


"Bulan aku tak menghubungi mu dari tadi Gresia tapi kau sendiri tak ada mengangkat panggilan nya " cristian menjawab perkataan Gresia sembari membantu merapikan ruangan yang berantakan itu.


"Gres sepertinya lukamu terbuka lagi apa kah perlu aku panggil zainal ke sini?? " saat cristian ingin menyimpan semua kertas yang iya pungut tak sengaja melihat luka Gresia yang terbuka.


"Tak perlu, kamu bisa keluar aku akan mengerjakan ini semua " ketua Gresia yang masih fokus membaca selembar demi sembari berkas.


"Emh ok, jika ada sesuatu panggil saja aku, aku ada di ruang kerjaku " ucap cristian berlalu tanpa menunggu jawaban dari Gresia.

__ADS_1


__ADS_2