
Gresia yang telah mendapat kabar itu, menjadi kesal iya berjalan dengan cepat, ke bagian ruangan untuk memeriksa .
"Kalian siap kan sekarang juga jet aku akan segera kembali ke Indonesia, dan katakan pada bob untuk segara bersiap juga untuk kembali " ujar Gresia memerintah kan pada bawahan Nya yang ada di sana.
"Baik queen, akan segara saya laksanakan " Jawabnya lalu pergi untuk melakukan apa yang di perintahkan Gresia.
Gresia dengan cepat bergegas menuju ke ruangan nya, iya mencoba memeriksa CCTV yang ada di markas di Indonesia, ternyata benar apa yang di katakan Bob tadi, CCTV memang ada yang mematikan nya, jadi tak dapat memantau ke adaan di sana bagaimana.
"Sial....!!! kenapa tak ada terekam dari pertama kedatangan musuh, aku hanya melihat gibran yang bergelagat aneh mondar-mandir masuk ke ruangan ku...!!!? " Gresia menjadi semakin emosi karena saat melihat, itu semua nya tak ada terekam, yang terekam hanya gibran yang mondar-mandir.
"Ini pasti ada peran orang dalam, aku terlalu meremehkan orang-orang yang di simpan Julian di markas ku....!!! " dugaan pertama yang Gresia yakini jadi pelakunya adalah orang-orang nya Julian yang di susul kan masuk markasnya.
'Tok... tok..... tok.... tok..... '
terdengar ketik pintu dari luar yang membuat Gresia sedikit terperanjak dan menoleh.
"Siapa...??! " tanya nya pada orang yang ada di balik pintu.
"Ini saya Bob queen, saya hanya ingin menyampaikan bahwa semuanya sudah siap " ujar Bob melapor jika pemberangkatan nya sudah siap hanya tinggal menunggu Gresia saja.
"Ya... aku akan segera ke sana !! " jawab Gresia sembari membereskan semua yang berserakan di meja nya.
"Mari kita lihat, tikus mana yang berani mencuri di lumbung ku" gumam Gresia dengan aura membunuhnya.
Gresia berjalan keluar ruangan nya untuk menuju ke lapangan landas milik pribadi, yang sengaja di siapkan di markas tersebut, agar tak terlalu jauh perjalanan dari bandara internasional, menuju markas jika dalam keadaan yang darurat.
Sedangkan, cristian yang baru saja selesai bersih-bersih iya mengambil ponsel dan melihat banyak sekali panggil masuk ke pon selnya yang tak sempat terjawab sedari tadi, karena sibuk oleh pekerjaan jadi tak ada waktu untuk sekedar melihat ponsel.
"Kenapa mereka semua pada menelpon ku sampai sebanyak ini?? " tanya cristian heran karena baru kali ini mendapat panggilan begitu banyak.
"Bukan ada masalah kan, tapi kenapa semuanya menelpon ku hingga suster sindi?? " cristian yang penasaran iya pun menelpon pada Gresia terlebih dulu.
Namun tak dapat terhubung, karena ponsel Gresia mati, iya pun melanjutkan menghubungi kekasihnya , namun tak di angkat karena dokter zainal masih ada operasi yang sedang iya tangani sekarang. Cristian menghubungi gibran namun sama saja telpon ya tak di angkat, iya pun menghubungi suster sindi.
Panggilnya terhubung dan langsung terdengar suara yang sangat panik dan bergetar dari sebrang telpon.
"π·πππ... ππππ... ππππππππ ππππ ππ ππππ πππ ππππ ππππππ ππ ππππππ??? " ππππ’π ππππππ πππππ ππππ πππππππ ππππππ.
"πΈπ’π π·πππ, ππππ ππππππ ππππ πππ πππ ππππππ ππ’π πππππ ππππ πππππππππ ππππππ πππππ?? " ππππ’π ππππππππ π’πππ πππππ πππππ ππππππππππ πππ πππ
"π½ππππ πππππ πππππππππ’π πππππ ππππ ππ ππππ ππππ πππππ πππ ππππππ ππππ " ππππ πππππ πππ ππππππππ ππππππππ ππππππ ππππππ ππππππ πππππ πππππ.
"Halo... Halo... Halo...!!? " cristian terus memanggil namun saat melihat ponsel nya ternyata panggilan sudah berakhir.
"Ada apa lagi ini, kenapa pas Gresia gak ada kenapa banyak sekali pekerjaan seperti ini, dan apa lagi yang terjadi di sana " gerutunya sembari bersiap untuk segera ke markas melihat.
__ADS_1
Cristian mengambil kunci mobil yang ada di atas meja, iya dengan bergegas ke markas sembari mencoba menghubungi caca dan yang lain namun masih saja tetep tak bisa di hubungi, hingga iya menghubungi alex dan baru lah ada jawaban.
"π·πππ....??? πππ πππ??? " πππ ππ ππππ‘ ππππππ πππππ ππ πππππππ ππππππ.
"πΊπππ ππ ππππππ, πππππππππ’π ππππππ πππ πππππππ ππ ππππ..! " πππππ ππππππππ ππππππ πππππ πΉπππ.
"π°ππ πππππ πππ ππππ..! " ππππ‘ πππππππππππ ππππππππ ππππππππ.
"πΊππ πππππ ππππππππ ππππ πππ ππππππππ πΆπππππ, ππππ πππ πππππππ’ππ ππππππππ ππππππππ ππππππ ππππππππ π°πππππππ’π " ππππππ ππππππππ π’πππ πππππ πππππ.
"ππ... π’π.., πππ ππππππ ππππππππ "πππ ππ ππππ‘ πππππ ππππππ ππ πππππ ππππ ππππππππ.
Cristian mematikan sambungan telpon, dan melanjutkan fokus menyetir mobilnya, agar cepat sampai ke tujuan karena pada malam hari jalan sangat sepi jadilah, cristian bisa mengebut agar cepat sampai.
Saat sampainya cristian di markas iya melihat sangat sepi tak ada orang pun yang berjarak atau berlalu lalang di sana, namun iya liat juga markas masih biasa-biasa tak ada kehancuran sedikit pun, atau bekas tembak menembak, maupun pertempuran di sana.
"Ehh.... kenapa, ini sangat sepi, tapi tak ada bekas pertarungan apa pun di sini?? " ujar cristian heran.
"Bukanya berjaga malah tertidur semua " gerutu nya .
"Hei.... bagun enak sekali kalian tidur hah......!!! " cristian menendang tubuh pengawal itu pelan untuk membangun kan nya.
Namun mereka tak bereaksi karena efek obatnya sangat lah kuat jadilah meraka tidurnya sangat lah lelap.
Cristian yang kesal iya berjalan ke arah wastafel yang tersedia di sana dan mengambil air lalu menyiram ke wajah para orang yang tertidur itu.
"Aaaaahhh.... hujan..... " neraka terkejut dan terbangun saat setelah cristian siram.
"Bangun kalian.... dan jelaskan ini kenapa??, dimana caca sekarang..! " cristian berbicara dengan nada dinginnya dengan mereka yang baru saja tersadar.
"Am.... am.. ampun nona... kam.. kami... juga tidak tahu pasti, apa yang terjadi, saat kami selesai makan malam, kami kerasa ngantuk berat " jawab salah satu orang dengan gugup yang melihat cristian yang sudah menahan emosi itu.
__ADS_1
"Ketua.. caca sepertinya sendang ada di ruangannya nona, saya liat terakhir kali beliau berjalan ke sana " tumbalnya lagi sembari mengingat.
"Heh..... tak mungkin hanya begitu bukan, siapa yang bagian memasak...??! " tanya cristian mengenai yang memasak untuk makan malam.
"Koki biasanya yang memasak nona, cuman ada yang mengatakan, kalo baru pertama kali tuan gibran ada datang ke bagian dapur" jawabnya lagi, dengan apa yang iya dengar dari yang lain.
Cristian agak heran kok gibran sudah diperbolehkan, keluar dari rumah sakit, bukan nya dia masih belum pulih, lalu apa yang biya lakukan ke bagian dapur yang tak biasanya iya jamah selama markas itu berdiri.
Cristian berjalan ke arah ruangan caca untuk melihat keadaan nya di sana pa lagi dia juga sama tertidur seperti yang lain.
"Kalian bangun kan yang lain dhan periksa apa ada yang hilang atau ada yang mencurigakan di sini...!? " perintah nya saat belum benar-benar melangkah jauh dari neraka yang sudah terbangun.
Mereka mengikuti apa yang di perintahkan oleh cristian, untuk membangunkan yang lain dan segera memeriksa, apa ada yang salah atau ada kerusakan lain, di saat itu juga alex yang baru saja sampai heran melihat meraka semua yang mukanya kusut seperti baru saja bangun tidur itu .
Alex tak banyak pikir iya terus berjalan untuk mencari keberadaan cristian yang menyuruhnya ke markas di tengah malam yang m m Jepang subuh, yang telah menggangu nya yang sedang bermimpi indah.
Alex berjalan menuju ke arah ruangan-ruangan kerja yang ada di markas tersebut, saat iya melihat ruangan caca yang terbuka pintunya iya pun berjalan ke arah tersebut, Alex melihat cristian yang sedang berbicara dengan caca.
"Emh.... " dehem Alex membuat keduanya menoleh ke arah nya.
"Tuan.. " sapa caca dengan raut panik.
Sedangkan cristian dia hanya menoleh dengan muka dingin, yang penuh emosi tersebut.
Alex berjalan menghampiri keduanya, dan berdiri tak jauh dari mereka.
"Apa yang terjadi di sini???! " tanya Alex dengan dingin.
"Maaf tuan, ini memang salah saya yang sudah lalai dalam menjaga ke aman markas, hingga kita kecolongan, dibuat seisi markas tertidur " caca meminta maaf dan merasa menyesal akan kejadian tersebut.
"Kau hari ini kemana saja hah..??? apa kau tak ada melihat ke sini ?? dan asik berpacaran dengan anak itu, ingat Alex jika gresia tau akan hal ini, semuanya akan kacau dan kau tau sendiri bagaimana jika iya telah mengamuk...!!? " oceh nya pada Alex yang meluap kan emosi yang iya tahan sedari tadi.
"Kau tak usah memarahiku, kau juga bukanya susah untuk di hubungi, kemana saja kau seharian ini kenapa banyak orang yang menghubungi mu tapi tak ada balasan hah...!!! " Keduanya jadilah saling adu mulut dan meluap kan emosi.
__ADS_1
Caca yang tak berani menengahi mereka, dia hanya diam, tak berani melakukan apa pun, keduanya tersusun saja cekcok.