
Setelah selesai makan mereka langsung merapihkan meja bekas mereka makan, Gresia pergi ke ruang keluarga hanya untuk sekedar bersantai sembari menonton TV. Yuzi menghampiri sembari membawa bingkisan yang di bawa pria tadi.
"Nona " panggil pelan Yuzi.
Gresia menoleh ke arah Yuzi yang berada di sebelahnya.
"Ada apa?? " tanya Gresia datar.
"Ini ada bingkisan untuk anda yang di berikan, pria tadi untuk anda " Yuzi menyodorkan bingkisan kepada Gresia, yang hanya di tatap olehnya sembari mengamati.
"Buka..!? " ujar Gresia sembari berbalik kembali ke arah TV.
Yuzi dia langsung menuruti perintah nona mudanya itu untuk membuka bingkisan tersebut.
"Nona ini isinya sebuah gaun dan satu set perhiasan " ucap Yuzi yang telah membuka kota bingkisan.
"Ambil saja jika tak mau kau buang, aku tak membutuhkan barang murah seperti itu " dengan sombongnya Gresia menyuruh Yuzi membuang barang tersebut.
"Tapi nona barang ini, seharga 1,8 ratus juta untuk satu gaun edisi terbatas ini, dan untuk satu set perhiasan ini bisa seharga 5ratus juta " Ujar Yuzi yang sudah memperkirakan harga barang tersebut.
"Apa kau lupa aku itu Siapa Yuzi, untuk barang seharga segitu tak ada nilainya, sudah kukatakan jika kau mau ambil dan jika tak mau kau buang " tanya Gresia tentang siapa dirinya mengingatkan Yuzi, dengan sombong nya suruh membuang barang tersebut.
"Emh baik lah nona, lebih baik barang ini saya berikan pada istri nya pak kiki saja " ucap nya sembari memasukan barang tersebut kembali kedalam.
"Bagus juga, tambahkan uang ini juga bilang maaf kemaren tak bisa datang ke acara pernikahannya, karena banyak masalah yang datang " ujar Gresia sembari melemparkan black card.
"Saya permisi undur diri nona " Yuzi berdiri dan pergi dari situ. untuk memberikan barang nya pada pak kiki.
********
Di markas alex sedang mencari lagi informasi tentang ibunya itu, tapi tetap sama tak mendapat kan hasil yang dia ingin kan.
__ADS_1
"Aassggghh.......... semuanya tetap sama aku tak menemukan nya, " teriak alex sembari memegang kepalanya pusing dengan semua data itu.
"Jangan terlalu kau pikirkan, sebaiknya kamu istirahat, apa kamu melihat Gresia kembali?? " gibran yang tiba-tiba muncul sembari menepuk pundak alex dan bertanya keberadaan Gresia.
"Mana aku tau, aku tak mengurusnya " ketus alex sembari mengangkat bahunya.
"Kenapa bertanya padaku, aku tak mau ikut campur urusannya lagi, jadi jangan tanyakan dia pada ku " alex masih kesal pada Gresia dia marah ketika mendengar nama Gresia.
"Yasudah kalo kamu tidak tau, istirahat lah ini juga sudah malam" Gibran bangkit dari duduk nya dan berlalu pergi, untuk menuju ruang kerjanya.
"Ehhh gib lo ada liat Gresia gak, ada yang aku gue tanyain nih sama dia sama ada berkas yang perlu dia tandatangan?? " tanya cristian yang berpapasan.
"Gak ada cris " Jawab nya singkat.
"Tuan nona apa kalian ada melihat, Queen?? " tanya Bob yang baru saja juga timbul yang sama menanyakan pasal keberadaan Gresia.
"Tidak ada, memang ada apa Bob?? " tanya gibran yang melihat Bob seperti yang gelisah.
"Oh terimakasih tuan, saya akan mencari queen ke tempat yang lain saja, karena ada hal penting " ucap bib sembari berjalan pergi untuk mencari Gresia.
"Mana aku tau cristian, mungkin lagi ada masalah sama perusahaan SIA'N group, makanya Bob mencari nya " ucap gibran sembari mengangkat tangannya menandakan tak tau.
"Gib kayak nya masalah yang kemaren, bakal panjang deh urusannya?? " ucap cristian yang mengingat masalah penyerangan markas Eagle Night.
"Kita hanya perlu waspada cristian, akan semua kemungkinan, apa lagi pasukan yang di pimpin Hiro sudah kembali pulih nantinya, jika mereka bersatu, itu akan sulit lagi bagi kita untuk melumpuhkan kekuatan mereka, yang mendapat bantuan dari Read Rose " jelas gibran dengan kemungkinan yang akan di hadapinya nanti.
"Benar kamu gib, karena meraka akan semakin kuat jika meraka sudah kembali pulih"
Mereka berbincang sembari berjalan untuk menuju ke ruang kerjanya masing-masing, karena masih banyak pekerjaan yang harus mereka kerjakan.
*******
__ADS_1
Kini ke adaan Astrid (Asti) yang masih merasa kesal karena penyerangan Gresia, yang sudah menghancurkan sebagian markas dan penjara bawah tanahnya, pasukan juga sudah banyak yang tewas di tangan Gresia sendiri atau terus pasukan yang di bawa oleh gibran dan yang lain.
"Hiro bagai mana ini?? kita mendapat kerugian yang cukup besar karena pasukan ku berkurang karena pertempuran kemaren " Tanya Astrid (Asti) pada Hiro yang ada di sana juga.
"Mana aku tau, itu salah mu sendiri sudah tau lawan yang akan kamu hadapi bukan lah orang yang mudah untuk dikalahkan masih saja kau berani menghadapinya " ucap Hiro dengan menyalahkan Astrid (Asti) .
"Hei kau bocah, jangan asal bicara kekuatan ku dan dia itu hampir setara, aku sudah tau kelemahan nya adalah bocah yang bernama alex Youn " Astrid (Asti ) tak Terima di salahkan oleh Hiro, dia juga membanggakan kemampuan nya yang hampir setara dengan Gresia.
"Itu hampir bukan setara, yang sama saja kau itu masih di bawahnya, belum lebih kuat darinya " ledek Hiro lagi.
"Kurang ajar aku ya meremehkan kekuatan ku.....!!! " teriak Astrid (Asti) pada Hiro yang tak Terima di remehkan.
"Sudah.....!!!! cukup tak usah berkelahi, kita itu dalam perahu yang sama jangan terpecah hanya karena hal sepele seperti itu " Bentak Balqis yang baru datang, yang mana dia berjalan di bantu oleh tingkat.
Balqis belum sembuh total karena pertarungannya terakhir kali di kala itu sewaktu di kota M. yang di kalahkan oleh Alika.
"Huh kalo aku tak berpikir, kita adalah rekan sudah ku hajar kau" Gerutunya Astrid (Asti) sembari melirik sinis kearah Hiro.
"Sudah...,!!!, bagai mana rencana kita kedepannya untuk menghadapi Gresia itu, kali ini kita jangan gegabah untuk menghadapinya, kalo kita gegabah pasti kita akan kalah lagi dan bahkan kemungkinan besar kita akan hancur dan mati " tanya balqis pada rencana kedepannya untuk melawan Gresia.
"Aku dengar jika ada mafia di bawah Kita atau mafia ke lima dia juga, bermusuhan dengan Gresia, bagi mana kali kita ajak untuk bekerja sama saja dengan kita " Ujar Hiro memberi saran untuk merekrut Black wolf, untuk menjadi rekannya melawan Gresia.
"Ide bagus juga jika kita bersatu maka kita akan lebih kuat darinya, oh iya bukanya anak mu itu adalah salah satu hacker handal di dunia, kenapa tidak kita manfaatkan dia, untuk meretas data dan menjadikannya sandara " Ucap balqis , sembari teringat dengan alex dan menunjuk Astrid (Asti) untuk membujuk alex.
"Tapi tak akan mudah lagi untuk membujuknya, karena mungkin bocah itu sudah menyadari sesuatu " jelas Astrid (Asti) yang merasa jika alex sudah mengetahui sesuatu tentangnya.
"Bocah seperti dia masih polos pikirannya, mudah untuk kita manfaatkan dan kita rusak pikirannya " ucap Hiro.
"Emh "
Mereka merencanakan bagai mana caranya agar alex mau bertemu dengan Astrid (Asti) lagi, untuk bisa di manfaatkan nya .
__ADS_1
Bersambung.......
ππππΉπΉπΉTerima kasih semuanya karena sudah mau mampir dan menyempatkan waktunya buat mampir ke cerita ini, semoga kalian suka dan terhibur ya, jika ada saran atau keritik kalian sampaikan saja melalui kolom komentar, nanti author, coba perbaiki demi kepuasan para readers semua ππππΉπΉπΉ