
Ditengah asik nya mereka menyaksikan perlawanan Gresia dan Asti tibalah alex kesana dan dia berjalan menghampiri mereka dan berteriak.
"BERHENTI....!!!!! KALIAN SEMUA....!!!!! " yang seketika aksi nya di hentikan saat mendengar alex teriak.
"Nah kenapa tuh bocah ada di sini gib??? " tanya cristian pada gibran saat mendengar teriakan alex.
"Mana aku tau cris, ayok cepet kita ke sana juga...! " gibran yang langsung berjalan untuk menghampiri yang di ikuti juga oleh cristian dari belakang.
Kini aksi Gresia dan Asti terhenti dan melihat ke arah alex yang berada di tengah aula gedung teater itu.
"Kenapa, kalian saling menembak bukanya kita semua bersaudara......!!!!!, apa lah ini yang harus di lakukan dan kamu kenapa kamu juga ingin membunuh ibuku..... !!!! " ucap alex, membentak dan menunjuk ke arah gresia.
Dari keduanya hanya menanggapi perkataan alex dengan senyumannya masing masing, yang tak tahu itu mengartikan kebahagian atau di artikan mengejek.
"Bukan aku yang memulai tapi dia nak, ibu mana berani jika bukan untuk melindungi diri sendiri, ibu tak berani untuk melawan atau membunuh keponakan sendiri, jadi ini bukan salah ibu " ujar Astrid (Asti) dengan mengenakan raut muka yang tertindas dan menyedihkan.
"Heh, bukanya sudah jelas bukti yang aku berikan padamu tadi, apa masih kurang jelas bagi mu, untuk menjelaskan siapa dia??? " Gresia tersenyum sinis dan berkata, tentang bukti yang iya berikan pada alex tadi.
Astrid (Asti) terkaget bahwa Gresia dapat menemukan bukti jika dia bukan Astrid melainkan Asti.
__ADS_1
"Kau jangan menipu ku , jika itu memeng benar lalu kenapa aku tak bisa menemukan data yang sama setelah aku mencari?? " ketus alex dengan dingin pada Gresia sembari menuduh nya telah melakukan penipuan.
"Hahahahahaha😈😈😈😈kau bodoh bocah karena ulah mu membiarkannya masuk ke dalam markas kau tau semua komputer sudah diretas, dan data yang baku dapat itu sudah jauh aku dapatkan sebelum dia muncul, " Gresia malahan tertawa dengan senyum mengejeknya, den menunjuk ke arah Astrid (Asti) dengan nada amarah dan terasa sangat berbeda dari biasanya.
"Kau jangan mencoba menipu ku, ibu ku mana mengerti masalah seperti itu, dia hanya meminjam komputer karena saat itu jenuh menunggu ku " jelas alex dengan percaya diri jika ibunya itu lemah dan tak mengetahui apa pun.
"Benar kah, jika memang itu benar lalu kenapa, semua fail dan data penting semua bisa hilang dan kenapa berangkas di ruang kerja ku bisa di bobol, dan yang bodoh nya kamu kau memberikan komputer ku, yang untungnya dia tak dapat menemukan bukti itu, kalo tidak dia sudah menghancurkannya sejak lama " jelas Gresia dengan detail, semua orang terkaget kenapa Gresia bisa tau sedetail itu yang padahal dia kan selama ini koma dan dalam ke adanya kritis.
"Kalian kaget bukan kenapa aku bisa tau dan terutama kamu " Gresia menunjuk ke arah Asti yang terkaget kenapa Gresia bisa mengetahui detilnya.
"Sudah kukatakan berapa kali kau jangan menuduh sembarang ibu ku, dan tak akan mungkin kau juga kemaren saat aku bersamanya, kau terbaring di ranjang rumah sakit tak berdaya...!!! " ketua alex dengan menunjuk Gresia.
"Kenapa kalian mau membelanya silahkan, aku memeng tak ada untungnya bagun kalian jika kalian bela. " ucap alex dan pergi menarik Astrid (Asti) untuk keluar dari gedung itu.
"Sudah lah kalian tak perlu membela ku, cepat keluar dari tempat ini " Gresia melambaikan tangan sembari berjalan untuk ke luar meninggalkan gedung tua tersebut, saat jarak mereka sudah 10 meter tiba-tiba gedung tersebut meledak dan habis terbakar.
Semua orang terkaget karena gedung itu terbakar, mereka bertanya dalam hatinya masing-masing siapa yang meledakan gedung tersebut. Astrid (Asti) yang tau gedung itu di ledakan dia juga merasa kesalahan dan marah karena dia belum mendapatkan harta keluarga youn yang tersimpan di sana, sedangkan Gresia dia tersenyum menang karena sebelum dia melakukan itu, yang sebenernya harta yang tersimpan di sana sudah dia ambil dan yang waktu itu yang terbaring d irumah sakit bukan lah Gresia, untuk semua data dan komputer semua iya yang meretas, tapi memeng komputernya sempat diretas Astrid (Asti) .
"Gresia, aku mau tanya sama kamu, kamu kok bisa tau kalo nyonya Astrid (Asti) datang ke markas, dan bisa tau kalo komputer kamu sempat dia bobol " tanya penasaran gibran yang sedari tadi dia bergelut dengan hatinya tentang masalah itu.
__ADS_1
"Apa yang tak aku tau " jawab singkat Gresia sembari tersenyum, dan mengelapi luka sisa baku tembak tadi.
"Oh iya bener, loh Gresia kamu kan ada dirumah sakit saat itu dan kamu juga selalu ada dalam ke adanya kritis, kalo gak ya koma, tapi kok kamu bisa tau semua, terus kenapa kamu terus memojokkan alex ??? bukannya kalo gitu akan buat alex benci sama kamu " tanya cristian yang sama juga penasarannya kaya gibran tapi dia lebih banyak yang di tanyakan.
Gresia bukanya menjawab dia hanya tersenyum dengan tangan yang masih sibuk membersihkan luka di badannya, semua orang tak ada yang tau kalo Gresia yang dirumah sakit itu palsu yang tau hanya zainal dan Nabila. karena mereka yang membantu Gresia kabur dari rumah sakit untuk melakukan perawatan di salah satu apartemen Gresia, yang orang tak tau di belakang markas.
"Yah elah lo Gresia orang nanya malah di senyum min aja , butuh jawaban nih bukan senyum manis lo " ketus cristian sambil memukul lengan Gresia.
"Aaawwww...... sial lo orang, tau lengan gua lagi terluka malah lo pukul " jerit nya dengan memegang tangan yang terkena pukulan.
"Ehhh maaf gres " cristian langsung mengusap lengan Gresia.
"Kalian tak perlu tau, aku melakukan itu agar alex aman, dan aku tak akan membuatnya dalam bahaya, kalian pasti tau lah kehidupan ku yang berantakan, aku pun tak akan melakukan apa pun pada tante ku, meski dia jahat " ujar Gresia dengan senyuman dan perkataan yang penuh arti.
"Kita gak paham, apa yang lo maksud gres?? " ungkap gibran yang sama sekali tak tahu jalan pikiran Gresia.
"Seiring berjalannya waktu kalian akan mengerti, dan nanti aku akan mengirim alex dan tante Asti untuk pergi dari negara " jelas nya dengan banyak mengundang pertanyaan di setiap pendengar ucapannya.
Meraka kini sudah sampai di markas kembali, di sana sudah ada zainal untuk memeriksa ke adanya Gresia, yang terluka yang B sudah di panggil oleh caca untuk ke sanah , kini zainal memeriksa keadaan Gresia dan mengobati semua luka di tubuh Gresia.
__ADS_1
Bersambung............