
Kini meraka sudah ada di pinggiran kota dan memarkirkan mobil di depan rumah tua yang cukup jauh dari ke ramayan warga . Meraka membohongi tubuh Gresia dan alez kedalam dan mengikat meraka di kursi dengan tali sehingga Gresia dan alex tak dapat bergerak. salah satu anak buah Read Rose menelpon ke pada tuan Ardi.
"๐ฑHalo "
"๐ฑIya Halo ada kabar apa ?? "
"๐ฑTuan orang yang anda perintahkan kami tangkap kini kami sudah menangkapnya dan sekarang kami berada di rumah tua pinggiran kota dia mau di apa kan??? "
"๐ฑJangan kamu sentuh dulu dia tunggu aku datang ke sana "
"๐ฑBaik lah "
Telpon terputus dan kini tuan Ardi melangkah menuju mobil yang sudah dia sewa untuk menuju ke pinggiran kota yang di sebutkan orang suruhan nya . Karena meraka tau kalo Gresia dan alex dalam ke adanya pingsan jadi meraka memutuskan untuk berjaga di luar saja. Sedangkan kini keberadaan bara di hotel sedang panik mencari keberadaan nona dan tuan mudanya yang menghilang .
"Kalian semua cepat menyebar mencari ke semua sudut hotel dan mencari ke sekitar daerah sini jika nona dan tuan muda di culik pasti masih ada di sekitar sini "
"Baik ketua "
Para anak buah yang di perintah bara kini menyebar mencari keberadaan Gresia dan alex, bara yang sedang memeriksa rekaman CCTV di ruang CCTV beserta keamanan hotel sana tp tak menemukan masalah apa pun tp mereka tak dapat menemukan rekaman di waktu dan jam yang sama dengan pas Gresia dan alex menghilang.
"Ternyata orang-orang itu cukup bersih juga bermainnya mereka tau bagai mana dalam menjalankan kan rencana tan pa meninggalkan jejak "
"Kami tidak bisa menemukan rekaman di depan hotel juga tuan atau di jalan sekitar hotel "
"Ini tak mungkin CCTV di jalan pun meraka menghapusnya "
"Iya mungkin tuan karena kita tak dapat petunjuk apa pun dari semua rekaman CCTV "
"Baik lah terimakasih sudah bekerja sama "
Ucap bara dengan ramah kepada aparat keamanan hotel itu .
***
Sedangkan sekarang keadaan di pinggiran kota di rumah tua. Tuan Ardi sudah sampai di tempat itu dan melihat Gresia yang masih dalam keadaan pingsan.
"Apa dia belum sadar??? "
"Belum tuan mungkin efek obat masih sangat kuat "
"Siapa anak kecil kenapa kau bawa dia kemari?? "
Tuan Ardi menunjuk alex yang juga di ikat di dekat Gresia.
"Sepertinya dia adik dari target tuan "
"Anakku tak miliki adik lelaki ingat dia tidak berguna, tapi jika sudah ada disini biarkan saja dia disini "
"Baik kapan anda akan Mentransfer uangnya tuan "
__ADS_1
"Kerja kalian cukup bagus saya akan mentransfer uangnya setelah aku menyelesaikan tugas ku dengan anak ini. "
"Ok kami tunggu janjimu tuan ARDI "
Para orangnya Read Rose itu keluar dan berjaga di luar rumah tua itu.
"Gresia andai kamu tak keras kepala, dan mau membantu ayah kamu tak akan berakhir seperti ini ayah tak akan menyakitimu dan menggunakan cara kekerasan tapi kamu tetap saja keras kepala makan ayah hanya bisa melakukan hal ini ๐๐"
Gresia berangsur pulih dari obat bius tapi dia tetap berpura-pura pingsan, Gresia tak sadar kalo alex juga ikut di Sandra di sana. saat tuan Ardi mendekat ke arah alex dia seperti tak asing dengan anak itu.
"Bukan kah ini bocah yang bersama Gresia tadi saat aku bertemu di lobi hotel dia siapa Gresia??? "
Gresia yang mendengar perkataan tuan Ardi dia langsung membuka mata dan membuka mulutnya.
"Jangan pernah kau sakiti dia tua bangka dia tak ada urusannya dengan semua ini lepaskan saja anak itu "
"Wah wah ternyata kau sudah sadar anak ku tersayang hahahahahaha๐๐"
"Apakah begitu penting anak ini bagimu Gresia??? "
"Penting atau tak pentingnya itu bukan urusan mu lepaskan saja dia, dia tak akan berguna bagimu "
tuan Ardi mendekat ke tubuh alex yang masih dalam ke adaan pingsan.
"Benarkah lalu untuk apa kau memerintah aku untuk melepaskan nya Gresia, kalo itu tak penting bagimu "
"Sudah ku katakan masalah ini tak ada hubungannya dengan orang luar "
"Cih aku tak sudi menjadi anak mu lagi dari orang yang licik sepertimu, kalo kau berani lepaskan aku mari kita bertarung "
"Heh aku juga tak sebodoh itu aku tak akan mungkin melawan mu karena kau sangat lah kuat ๐๐tp dengan begini aku bisa bernegosiasi dengan baik dengan mu "
"HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHha "
Gresia tertawa begitu keras suaranya menggema di rumah tua itu dan suara tawanya membuat orang yang berada di luar terkaget dan sontak semua masuk kedalam rumah untuk melihat apa yang terjadi.
"Ada apa ini tuan "
"Kalian.....!!!!lepaskan bocah ini dia tak ada hutan dengan semua ini "
Gresia berteriak kepada orang-orang dari Read Rose tersebut yang membuat alex pun tersadar dari pingsannya.
"Ehhggghhhh aku dimana kenapa tanganku di ikat "
"Hai bocah kau sudah sadar juga "
Tuan Ardi menghampiri alex yang baru saja sadar dari pingsannya , alex yang tau dengan tuan Ardi yang memiliki niatan buruk pada Gresia yang dia juga tahu kalo Gresia ada di dekatnya.
"Ehh iya om kalo saya boleh tau saya dimana "
__ADS_1
"Nak apa ku mengenal gadis yang di samping mu???? "
Alex menoleh ke arah sebelahnya dan melihat Gresia dia mulai marah
"Hei tua bangka bisa kah kau melepaskan dia, bukan kah dia putrimu dan apa hun ganyan dengan ku kenapa kau mengikat ku juga disini "
"Hahahahahahah reaksi mu menunjukan jika kamu seolah tak mengenalnya dan kau juga sangat dekat bocah mari kita coba lihat apa kah dia peduli dengan mu. Gresia lihat lah bocah ini kulitnya yang masih mulus ini akan bagus untuk ku gores dengan belati ini bukan "
"Jauh kan belati itu dari bocah itu "
"Hahahahha ternyata kau sangat peduli dengan anak ini Gresia , jika kau ingin anak ini selamat maka setujui kontrak kerja sama kita dan kau akan membantu ayah mu ini ๐๐"
"Heh masih pantaskah ku di sebut ayah lepaskan dia jika kau masih sayang akan putra kebanggan mu tuan Ardi ๐๐"
Ya Gresia teringat kalo Alka masih ada di tangannya , Gresia juga tau kalo sejak kecil dulu ayahnya suka pilih kasih akan dia dan kaka nya Alka dalam segala hal .
"Apa yang kau maksud Gresia??? "
"Anak emas mu ada di tangan ku tuan Ardi "
"Hahahahaha saya sudah tak peduli dengannya yang aku ingin kan sekarang harta yang kau miliki "
"Cih harta yang kau inginkan bukan "
"Cepatlah Gresia kau setuju atau tidak untuk mentandatanganni kontrak itu dan membantuku, kalo tidak lihat lah ini "
Tuan Ardi menggores pipi alex dengan belati yang di tangannya Gresia masih saja diam karena di isyaratkan oleh alex agar diam saja tak merespon.
sssrrrlkk
"Aaaggghhhh "
Gresia masih saja diam dan sabar melihat itu tuan Ardi tak hanya diam dia melihat Gresia yang tak merespon di menyayat kembali pipi alex..
srrkkkk .... srrkkkk..... srrrkkk....
"Aaaaaaaggggghhhh"
Alex menjerit karena itu memang sakit baginya, dan dia dipukuli oleh tuan Ardi hingga babak belur dan muntah darah buk... bak... buk... bak... buk... bak... bak.... buk...
Gresia masih saja tak beraksi dan kini tuan Ardi sudah ingin menusukan belati itu ke perut alex kini kesabaran Gresia sudah habis dan Alika pun muncul memutuskan tali yang mengikat dirinya.
Bbbrakkkkkkk
"Sudah ku katakan tua bangka lepaskan anak ini ๐ฟ๐ฟ"
Alika bangkit dari duduknya dan semua orang yang melihatnya dan tuan Ardi kaget akan Gresia yang bisa melepaskan diri dari ikatan itu.
"Heh akhirnya kau merespon juga Gresia "
__ADS_1
ucap taun Ardi kepada Gresia/alika itu yang sebenernya dia juga merasa takut karena seketika aura di rumah itu menjadi sangat mencekam dan aura membunuh sangat kuat di sekitar Gresia/alika.
๐๐๐๐๐๐๐๐๐BERSAMBUNG