Rasa Sakit Ini Ku Kembalikan

Rasa Sakit Ini Ku Kembalikan
Si wanita tak punya hati


__ADS_3

Satu bulan sudah berlalu kini sea(alex)sudah berada di St. Louis bersama bara. Pagi sudah tiba bara yang mengurusi segala sesuatu nya sampai memasak dan merapikan rumah .


"Tuan muda bangun ini sudah akan telat anda untuk pergi ke sekolah , anda jangan membuat kesan yang buruk di hari pertama " ucap bara dari balik pintu kamar sea(alex )


"Iya aku sudah siap..!! aku tak sarapan nanti aku makan di kantin saja " ucap alex sembari melenggang pergi namun di hentikan bara.


"Tuan muda, queen berpesan pada saya anda jangan suka makan diluar untuk sarapan karena makanan di luar kurang sehat untuk pencernaan " ucap bara yang menyampaikan pesan dari Gresia.


"Harus segitunya kah, sudah kau tak usah bilang toh dia tak akan tau " ucap sea(alex)


"Tapi meski saya tak mengadu beliau tau tuan jadi sebaiknya anda sarapan saja dulu " ucap bara yang mencoba lagi membujuknya sarapan terlebih dahulu.


Sea(alex )yang mau tak mau pun akhirnya terpaksa sarapan terlebih dahulu, karena tak mau pasilitas nya di cabut kembali oleh sang kakak.


"Menyebalkan...!!! " umpat nya sembari berjalan ke arah meja makan dan menyantap sarapan yang sudah tersedia di meja makan.


Bara pergi keluar untuk mempersiapkan mobil dan segala keperluan untuk sea(alex ) pergi ke sekolah.


Tak butuh waktu lama sea(alex)pun selesai menghabiskan sarapan nya kini dia sudah siap untuk berangkat ke sekolah barunya.


"Tuan ini kunci mobil anda, Berhati-hatilah berkendara, saya tak bisa mengantar karena masih banyak pekerjaan yang perlu saya urus, nanti ke ruang kepsek berikan ini " ucap bara sembari menyerahkan amplop coklat pada sea(alex)


"Emh masih ada?? ""tanyanya.


" Tak ada tuan anda bisa berangkat sekarang "ucap bara yang dia pun langsung masuk kedalam rumah untuk melakukan pekerjaan nya .


Sea(alex )masuk kedalam mobil nya langsung melaju ke arah sekolah barunya, untuk melakukan kegiatan belajar layaknya anak seusianya, yang sekarang sekolah di jenjang sekolah menengah atas.


Hanya membutuhkan sekitar 30menit kini sea(alex) sudah sampai di halaman sekolah , dia memarkirkan mobilnya, para siswa dan siswi melihat ke arahnya, ada yang kagum ada juga yang merasa iri.


"Siapa tuh murbar ya, wih keran mobilnya pasti orang kaya " ucap siswa yang melihatnya.


"Iya nih kayak nya orang kaya baru deh di kota ini selain keluarga Pramudja " sahut siswa lainya.


Kebetulan Pramudja Anastasya ada di sana juga dan iya penasaran ada apa semua temanya berkerumun melihat ke arah parkiran.


"Ada apa ini??, kenapa pada berkumpul disini??" tanyanya yang masih belum tahu.


"Itu murbar kayaknya, liat deh ganteng banget " jawabnya


"Awas mana aku aku liat siapa sih murbar nya seganteng apa lagi. " ucap Pramudja sembari menerobos untuk melihat siapa.


Saat Pramudja melihat dia terkejut ternyata murbar itu salah orang yang ia kenal .


"SEA.....!!!! " Tiba-tiba Pramudja berteriak uwong membuat semuanya menatap ke arah nya.


"Kau mengenalnya mumu?? " tanya temannya saat mendengar Pramudja berteriak nama murbar tersebut.


Pramudja tanpa menjawab dia langsung lari ke arah sea.


"Hai lo sekolah di sini juga ya " sapa nya


"๐Ÿคจ๐Ÿคจ Eemhh"jawabnya singkat sembari berjalan terus.


Semua sorang melihat ke arah meraka berdua dengan banyak pertanyaan.


" Yok aku antar ke ruang kepsek, pasti kamu belum tau kan "ucap Pramudja sembari menarik tangan sea(alex).


"Lepas tak usah menarik ku aku bukan koper "ucap sea(alex)yang lumayan panjang namun tetap dingin.


" Eh si kutub ternyata bisa bercakap panjang lebar juga ya kirain cuman emh doang"ucap Pramudja meledaknya.


Mereka kini sudah sampai di depan depan ruang kepsek .

__ADS_1


'Tok.. tok.. tok.. tok.. '


Pramudja mengetuk pintu ruang kepsek.


"Masuk..!!! " suara jawaban dari dalam mempersilahkan mereka masuk.


"Ayok masuk.?! " ucap nya sembari menarik lagi jangan sea(Alex)


"๐Ÿ˜’๐Ÿ˜’๐Ÿ™„" dia hanya memelas saat tangannya di tarik.


"Permisi pak ini ada murid baru " ucap Pramudja sopan pada kepsek.


"Oh iya mumu, makasih ya udah di antar kesini " kepsek itu tersenyum sembari mengucapkan terimakasih dan mempersilahkan meraka duduk.


"Nama kamu Sea Aidyn, murid pindahan dari indo kan " ucap kepsek itu.


"Emh" jawabnya singkat


"Baik lah kamu akan masuk ke kelas yang sama dengan mumu " ucap kepsek tersebut.


Sea(alex) hanya diam saja dia langsung bangkit dan pergi keli luar dari ruang b kepsek setelah menyerahkan amplop coklat yang di berikan bara tadi sebelum berangkat sekolah.


"Eh sea tunggu, pak kami permisi masuk kelas dulu ya? " ucap Pramudja berpamitan sembari mengejar sea(alex).


Saat Pramudja sudah bisa menyetarakan langkah nya, sea(alex) Tiba-tiba bertanya.


"Di mana kelas mu?? " ucap nya tanpa menoleh ke lawan bicaranya.


"Ikut aku saja " Jawab Pramudja dan lagi-lagi dia menarik tangan seandainya Alex) tapi sekarang iya pasrah tak memberontak atau menolak.


"Mumu...!!! " panggil temannya yang agak sedikit berlari ke arah Pramudja.


"Ada apa Tia?? " ucapnya bertanya.


"Nanti juga kamu tau, udah lah ayok cepat sebentar lagi masuk " ucap mumu dengan masih menarik tangan sea(alex).


Mereka sudah sampai di kelas semua orang melihat menatap ke arah Pramudja dan sea(alex) yang baru saja datang itu.


"Eh kamu minggir dia mau duduk di sini " ucap Pramudja pada siswa yang duduk di sebelahnya.


"Eh tapi kan ini bangku ku kenapa dia tak duduk di bangku kosong saja " jawab siswa itu.


"Ya kata ku minggir ya minggir aja sih apa susahnya...!! " bentak nya yang mulai kesal karena tak mendengar per katanya


Sea(alex)kaget ternyata wanita yang selama ini cerewet dan terlihat lembut itu ternyata bar-bar di sekolah.


"Kau duduk saja aku akan duduk di belakang " ucap sea(alex)dengan nada dingin sembari melepas tangannya dari genggaman tangan Pramudja lalu berjalan ke arah bangku di belakang.


"Eh kamu duduk di sini ngapain duduk di belakang " ucap Pramudja yang mengikutinya dari belakang.


"Jangan ribut ini sekolah...!!! " bentak sea(Alex) yang mulai kesal dengan sikap Pramudja sedari tadi.


Sontak semuanya terkejut dan menjadi terdiam begitu juga dengan Pramudja dia diam dan langsung kembali ke bangkunya dengan muka di tekuk.


"Siapa sebenarnya dia sampai berani sekali membentak dewi di sekolah ini "ucap para siswa sembari berbisik pada temannya.


" Entah lah dia sangat berani , awas aja jika dia membuat dewi sekolah kita ini menangis habis dia nanti di tangan ku "


Ya seperti itu lah pembicaraan di antara siswa.


"Selamat pagi anak-anak..!!? " sapa guru yang baru masuk kedalam kelas


"Pagi bu"jawab serentak para murid terkecuali sea(alex )dia hanya diam sembari memainkan handphone nya.

__ADS_1


" Ibu dengar di kelas kita kedatangan murid baru ya..?! "tanya sang guru pada muridnya sembari meletakan barang bawan nya di atas meja.


" Iya bu ada itu di bangku belakang "ucap salah satu siswi.


" Untuk siswa baru tolong maju ke depan dan perkenalkan diri..!?? "pinta guru pada sea(alex) untuk maju ke depan .


Dia maju ke depan, dengan gaya sewang dan dinginnya.


" Ayok nak siapa nama mu? "tanya gurunya saat sea(alex)sudah di depan.


" Sea Aidyn "jawabnya singkat


" Cuman gitu doang?? "ucap para murid.


" Pindahan dari indo, karena saya murid baru mohon bantuan yang dari kalian " ucapnya dingin.


"Oh baik lah, oh iya mau panggil ai apa sea?? " ucap gurunya bertanya.


"Sea"jawab singkat.


" Baik lah apa masih ada pertanyaan lagi dari kalian?? "tanya guru pada muridnya.


" Ada buk, apa hubungannya dengan Mumu?? "ucap salah satu siswa.


" Tak ada "jawab sea (alex )singkat.


" Lalu kenapa tadi seperti kalian akrab sekali..? "tanya murid lainnya lagi.


Sea(Alex)tak menjawab pertanyaan itu.


" Apa aku sudah boleh kembali ke tempat duduk?? "ketuanya sembari melihat ke arah guru.


" Ah iya silahkan , dan sekarang kita mulai pelajarannya " guru menerangkan materi yang mereka pelajari.


**********


Sedangkan di ruang kepsek, di sana ada Gresia yang baru saja tiba di St. Louis dan juga bara.


"Ada apa ? nona sampai jauh-jauh datang kemari, biasanya anda menghubungi via telpon?? " tanya kepsek pada Gresia, yang tak lain kepsek tersebut juga merupakan salah satu bawahan Gresia.


"Kau tau bukan, tak usah memperlakukannya terlalu sepesial atau membedakan dia dengan yang lain, tapi jangan sampai dia terluka atau celaka ingat, kalo ada apa-apa denganya tawamu lah taruhannya " ucap Gresia menegaskan pada kepsek tersebut agar menjaga sea(alex) saat berada di sekolah tersebut.


"Ba.. baik nona saya akan berhati-hati dan menjaganya dengan baik " jawabnya sembadi sedikit gugup karena perkataan Gresia.


"Oh iya kalo bisa dia jangan terlalu dekat dengan perempuan dari keluarga Pramudja ingat itu..!! " ucap Gresia lagi mempringatkan.


"Baik nona"


"Hem " Gresia langsung berlalu pergi untuk melihat sangat adi yang sedang belajar di kelasnya.


Gresia hanya melihat dari jendela ke arah sea(alex) yang sedang asik menulis, tidak sengaja mereka berdua pun beradu pandang, Gresia yang menyadarinya dia pun langsung berlalu pergi.


"Eh itu kayaknya kak Gresia si wanita tanpa hati, apa mungkin tapi kan untuk apa juga dia kesini, ah tak mungkin, mungkin saja hanya ilusi " gumam sea(alex) kembali memperhatikan guru.


"Bara , sebaiknya kau tak perlu mengerjakan semua nya biarkan dia belajar mandiri untuk melakukan pekerjaannya sendiri, aku akan menyuruh mu nanti mengurus cabang G'A group yang di sini, jadi urusan rumah buat dia sendiri " ucapnya dengan nada dingin.


"Tapi qu.. nona tuan muda harus fokus pada pendidikannya, kalo suka pekerjaan rumah dia yang mengerjakan nanti dia akan merasa lelah " ucap bara.


"Tak usah banyak membantah ikutin saja apa yang aku katakan, jika tak seperti itu bagai mana dia akan biasa belajar dewasa dan bertanggung jawab, aku mengirim nya kesini untuk belajar mandiri dan bisa mengurus diri sendiri " ucapnya lagi panjang lebar.


"Baik lah nona " ucap bara tak bisa lagi membantah.


Mereka kini naik ke mobil dan pergi meninggalkan sekolahan tersebut untuk menuju ke, kantor cabang yang ada di sana.

__ADS_1


__ADS_2