Rasa Sakit Ini Ku Kembalikan

Rasa Sakit Ini Ku Kembalikan
Harusnya seperti itu kalo tidak kau yang mati


__ADS_3

zainal yang sebenernya menyimpan perasaan terhadap cristian sejak lama tp dia tak berani mengungkapkan perasaan nya itu.


"cris kenapa lo sampek gini sih seharusnya lo tak ikut terjun ke dunia gelapnya Gresia yang membuat lo terluka seperti ini , dan kapan saja nyawamu yg akan melayang itu cukup berisiko untuk perempuan kaya lo cris "


tok... tok... tok... nabila mengetuk pintu ruangan dokter zainal .


"masuk "


"permisi dok sepertinya tuan gibran menunjukan reaksi karena racun itu kini badan nya sudah sebagian membiru apa kah masih belum ada penawar untuk racunnya "


"entah lah nabila sekarang cristian pun sedang terbaring, coba saja aku telpon caca siapa tau dia sudah mendapatkan nya atau hubungi Bob "


"baik dok "


Nabila pergi kembali keruangan para perawat untuk mengambil ponselnya untuk menghubungi caca atau Bob.


"๐Ÿ“ฑhalo Ca apa kau sudah menemukan penawar racunnya atau hanya untuk pencegah nya karena sekarang racun itu sudah mulai ber rekasi pada tubuh tuan gibran "


"๐Ÿ“ฑmasih belum na kami di sini semua sedang berusaha mencari penawar atau cara pencegahan pertama "


"๐Ÿ“ฑbaik lah kalo seperti itu aku tutup dulu telponnya Ca "


"๐Ÿ“ฑiya na "


turutututut


"bagai mana ini aku dari tadi menghubungi Bob tapi tak ada jawaban satu pun dari panggilan ku "


"aku untuk menghubungi langsung Queen mana berani "


grrrrrrtttttt.... grrrrrrtttttt.... grrrrrttttt.... HP Nabila bergetar menandakan ada panggilan masuk.


"hah ini tuan muda aku harus bilang apa padanya aduhhh ko jadi ngeri ya "


"๐Ÿ“ฑhalo tuan muda "


"๐Ÿ“ฑkak nabil bagai mana sekarang ke adaan kak gibran sekarang ada perkembangan ke arah membaik apa belum?? "


"๐Ÿ“ฑmasih belum tuan mana sekarang , racun yang di badan sudah mulai ber rekasi "


"๐Ÿ“ฑbaik lah kita akan menunggu kak Bob naik makan kita akan segera terbang ke kota M dengan membawa penawar "


"๐Ÿ“ฑbaik lah tuan muda "


turutututut


telpon dimatikan sepihak oleh alex yang membuat Nabila merasa kesal tp tak bisa melakukan apapun pada alex.


"tuan muda andai kau bukan atasan ku sudah ku bani kau dari dulu orang yang lebih tua sedang berbicara kau matikan begitu saja "


"kenapa na kamu abis nerima telpon ko malah kesel gitu "


"ehhh engga mba gak pph ko ๐Ÿ˜๐Ÿ˜"


"oh ya sudah saya pulang ya karena waktu piket ku sudah habis na "


"ahhh iya mba hati-hati di jalan "


"iya na "

__ADS_1


perawat itu pergi melangkah meninggalkan ruangan istirahat para perawan untuk pulang ke rumah nya .


***


kini situasi yang ada di kota M


rombongan Bob sudah naik ke daratan dan mendapatkan cacing laut yang cukup banyak.


"ketua ini cacing untuk apa?? "


"kita berikan saja pada queen, entah lah dia mau melakukan apa pada para cacing ini "


"baik lah ketua "


Mereka kembali ke kediaman Gresia dan menyerahkan semua cacing tersebut.


"nona ini yang anda minta "


"hmmmm berikan pada alex karena dia lah yang, akan kembali ke kota M, aku masih harus ke kota B sekarang "


"baik lah nona "


"dan kamu pergilah bersama alex kembali ke kota M "


"baik nona "


Gresia dia pergi mengendarai mobilnya menuju Bandara untuk menuju kota B, begitu juga alex yang di antar Bob pergi ke bandara untuk menuju kota M.


"kak Bob apa kamu tak ikut aku untuk kembali bali ke kota M ?? "


"tidak tuan karena saya harus bertanggung jawab atas perusahan disini tuan "


"ya hati-hati di jalan tuan muda "


"hmm baik lah bay ๐Ÿ‘‹๐Ÿ‘‹"


Alex menaiki pesawatnya bersama bodyguard yang di perintah kan oleh Gresia, dan kini alex melakukan perjalanan untuk kembali ke kota M. sesampainya alex di kota M dia langsung meluncur ke markas.


"selamat datang kembali taun muda "


sambut para anak buah yang berada di markas yang melihat alex kembali. alex tak menghiraukan sapan mereka dia langsung berteriak memanggil nama cristian dengan begitu kencang.


"kak cristian......!!!!!! kak cristian, tante....!!!! oh...!!!! tante, mana sih nih orang udah di panggil juga. "


caca yang saat itu ada di markas langsung berlari menghampiri alex.


"tuan ada apa anda berteriak, nona cristian tak ada di markas beberapa jam yang lalu beliau kembali ke rumah sakit setelah memberi pelajaran pada Vera tuan "


"oh baik lah kak caca kau rebus cacing ini dengan air garam cepat lah nanti setelah kau rebus air rebusan nya kau bawa ke rumah sakit aku akan ke sana sekarang "


"baik tuan "


Alex langsung mengajak lagi salah satu bodyguard yg di sana untuk mengantarnya ke rumah sakit .


"hei kamu cepat bawa mobil kita ke rumah sakit sekarang juga ....!! "


"baik tuan "


Bodyguard itu berlari menuju salah satu mobil sport dan menghampiri alex, sesudah alex masuk bodyguard itu melajukan mobilnya meninggalkan area markas langsung meluncur ke arah rumah sakit. sesampainya di rumah sakit alex langsung berlari aje arah ruang rawat alex.

__ADS_1


"tuan muda "


sapa para bodyguard yang ada di sana


"hem "


alex masuk kedalam ruang tapi dia tak menemukan cristian dia langsung menghampiri gibran yg masih terbaring lemah belum sadarkan diri yang kini badannya mulai membiru sebagian .


"kak gibran bertahan lah sebentar lagi kak caca akan membawa penawar racun ini kaka harus bertahan "


ucap Alex dengan lirih sambil memegang tangan gibran. tak lama dokter zainal masuk kedalam ruangan.


"tuan muda "


"emmm"


"kapan anda sampai tuan "


"baru "


"oh baik lah tuan saya akan memeriksa keadaan tuan gibran bisakah anda untuk menunggu di luar "


"baik lah, oh ya dok apa kau melihat nona cristian datang kemari "


alex berbicara dengan nada dingin karena alex merasa kalo zainal itu orang baru yang dia kenal jadi kalo dia kepada orang yang baru iya kenal sikapnya akan dingin dan cuek.


"oh nona cristian ada di ruangan saya sedang beristirahat "


"kau apakan dia hah ๐Ÿ˜ก๐Ÿ˜ก"


alex menggenggam kerah baju dokter zai sambil mengepalkan tinju yang hampir melayang ke muka dokter zai


"sabarlah tuan muda, tadi malam nona cristian terluka dan sampai sekarang dia masih pingsan di ruangan saya setelah melakukan perawatan tuan, saya tak ada niat jahat dan saya tak menyakiti nona cristian "


"sebaiknya seperti itu, jika kau melukainya sedikit pun nyawamu melayang ditangan ku ๐Ÿ‘ฟ๐Ÿ‘ฟ ingat itu "


"iya tuan "


zainal merasa takut dengan bocah kecil yang berusia 12 tahun itu yang jelas padahal dia masih anak kecil tp aura membunuhnya sangat pekat sama dengan aura Gresia yang masih dalam masa mode sedang menahan amarah. alex melepas kasar kerah baju dokter tersebut hingga zainal hampir tersungkur ke lantai kini alex melangkah menuju pintu keluar dan keluar berjalan ke arah ruangan dokter.


"kau antar aku ke ruangan dokter sialan itu "


Alex menuju salah satu perawat yang lewat didepan ruang rawat gibran.


"baik kak mari "


jawab sopan sangat suster berjalan menuju ruang ngan dokter zainal.


"ini nak ruangan nya tp dokter sedang tak ada di ruangan beliau sedang memeriksa pasien "


"hem saya tau "


Alex masuk kedalam dan meninggalkan si perawat diluar.


"anak siapa tak ada sopan-sopannya pada orang yang dewasa, tp malah mengerikan seakan ingin memakan orang saja "


perawat itu kembali melakukan tugasnya dan kini alex sudah berada di samping cristian buang masih terbaring.


๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€โ˜บโ˜บโ˜บโ˜บ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜ŠBERSAMBUNG ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š

__ADS_1


__ADS_2