
Saat sudah sampai ke tengah aula dokter itu bertemu dengan gibran, yang sedang duduk di sofa.
"Bagai mana keadaannya?? " tanya gibran pas saat melihat dokter tersebut berjalan di aula.
"Konsesi nona ada yang kurang baik karena dia tulang rusuk nya retak, dan ada sedikit pengumpulan darah di bagian kepala belakang sebaiknya anda tuan segera membawanya ke rumah sakit, utuk segera di tangani " jelas dokter tersebut.
"Untuk masalah lainya tak ada yang serius, tapi untuk kebaikan jangan melakukan pergerakan yang cukup serius seperti bertarung atau mengangkat beban berat terlebih dahulu sebelum di rawat lebih lanjut " ucap nya lagi sembari menyerahkan sebuah kartu nama seorang dokter ahli bedah kepala.
"Ini apa?? " tanya gibran yang tak mengerti.
"Itu kartu nama dokter yang ahli dalam bedah kepala tuan, dia juga berpengetahuan untuk masalah tulang, kalo begitu saya pamit permisi tuan " ujarnya sembari berpamitan pergi untuk pulang.
Gibran mengantarnya sampai depan pintu, lalu kembali dan menuju keruangan Gresia.
'Tok... tok.. tok... tok.. '
Tak lama hendel pintu bergerak dan muncul wanita cantik di daun pintu.
'Cklek'
"Ada apa lagi??? " ketuanya dengan muka datarnya itu.
"Gres kita pergub ke rumah sakit sekarang karena luka mu itu cukup parah " ucapnya khawatir pada keadaan Gresia.
"Aku tak apa, pergi saja hanya masalah retak tulang bukan masalah " ucapnya masih dengan muka datarnya.
"Tapi gres di bagian kepala belakang mu ada penyumbatan darah, itu sangat berbahaya jika di biarkan " ucap gibran lagi.
Gresia masuk kedalam dan tak lama kembali ke arah pintu dengan membawa ponsel dan kunci mobil, dia pergi melewati gibran tanpa peduli apa yang dia katakan tadi.
"Gers...!!! Kamu mau kemana??? " terik nya yang melihat Gresia melenggang pergi.
Gresia hanya melambaikan tangan tanpa berbalik, mengisyaratkan tak perlu banyak bertanya.
"Mau kemana dia, di saat terluka seperti itu??? " gumamnya sembari ikut berjalan untuk mengikuti Gresia dari belakang.
***********
Sekarang di kediaman alula yang mana meraka sedang berkumpul dan akan melakukan penyerangan, karena tau Gresia sedang tak ada di tempat, maka menurut mereka kesempatan bagus untuk merebut dan menghancurkan markas golden eyes, apalagi semua tangan kanan Gresia juga tak ada di tempat hanya ada cristian seorang.
"Bagai mana apa malam ini juga kita akan melakukan penyerangan,?? " tanya Hiro
"Ya karena kita juga sudah sangat kuat bahkan lebih kuat dari golden eyes, kita dapat meruntuhkan kekuasan mereka hanya dengan sekejap mana dengan kita bergabung " ucap alula yang sudah merasa senang karena dia banyak memiliki Sekutu.
"Ya benar kitakan dengan mudah untuk mengalahkannya ๐" Sahut lagi oleh Astrid(asti).
"Baik lah kalo begitu kita hari segera bersiap untuk momen besar nanti malam, bagai mana dengan mu tuan putra sudah menyelesaikan dengan masalah pemerintah?? " ucap balqis menyambung dan bertanya tentang ng pemerintah yang mau bergabung dengan meraka.
__ADS_1
"Tenang saja para nona dan tuan pemerintah han dan seluruh pasal gelap sudah kami bereskan, dengan bantuan dari tuan kusuma "seringai nya
Kini mereka susah selesai dengan pembahasan rencana penyerang, neraka kembali ke kamar masing masing untuk beristirahat untuk mengumpulkan energi untuk penyerangan nanti malam.
******
Cristian yang di beritahu bahwa nanti malam akan ada penyerangan dari pihak lawan segera memberitahukan pada gresia untuk segera kembali ke Indonesia hari itu juga, karena tak mungkin iya bisa menghendel nya sendiri .
"Semoga saja gresia cepat kembali, karena aku tak sanggup untuk melawan mereka semua, mana gibran ikutan pergi lagi, alex gak ada di tempat juga, bisa-bisa nih markas rata dengan abu saat mereka kembali " gumamnya sembari mondar-mandir tak jelas.
'Tok.. tok.. tok.. '
Suara ketukan dari balik pintu yang menghentikan langkah cristian, membuatnya berbalik dan melangkah menuju ke arah pintu.
'Cklek'
"Ada apa caca?? " tanya harga saat melihat orang di balik pintu tersebut adalah caca.
"Nona semua sudah siap, tapi masih ada sedikit kendala, sebagian anak buah masih belum siap untuk bertempur mana lagi hari ini markas di Miami mengalami penyerang, di sana Bob terluka " jelas caca memberitahukan informasi nya.
"Gimana?? barusan markas di Miami di serang?? terus kita bagai mana ? apa kamu sudah menghubungi markas bagian cabang di negara lain?? " tanya cristian yang mulai panik karena ita tau kalo gresia juga ada di sana.
"Sudah nona tapi ada beberapa dari negara lain tak bisa ikut, karena meraka juga belum siap untuk berturut-turut kembali akibat ada penyerang beberapa hari lalu di tempat mereka " jelas caca lagi mengenai situasi sekarang.
"Aaaaagggghhh pusing aku mana sekarang queen ada di Miami pasti lah dia sekarang sedang mengahadapi masalah di sana, caca cepat kamu hubungi alex untuk segera kembali ke sini, pertempuran ini tak akan bisa terelakkan lagi, karena bisa-bisa kita kalah Jumlah dari mereka "ucap cristian sembari mengerang dan mengacak rambutnya prustasi dengan keadaan sekarang.
"Bagai mana ini, tak ada cara lain aku harus meminta bantuan tuan alka agar sedikit membantu, dan kenapa lagi di saat begini meraka ada juga penyerangan?? " gerutunya sembari kembali duduk di kursi.
*******
Sekarang kembali ke keadaan yang mana gresia sudah berada di salah satu Bandara terdekat dengan markas, dia akan segera melakukan penerbangan, gibran yang melihat itu langsung berlari ke arah pesawat yang akan gredia tumpangi.
"Gres...!!! kau akan kemana?? " tanya gibran saat sudah ada di hadapan gresia.
"Kita kembali..?! " ucapnya datar dan langsung masuk.
"Hah kembali? kembali kemana?? " tanya gibran lagi sembari merasa bingung.
"Cepatlah kalo tida akan terlambat " ucap gresia yang sudah ada di aja bang pintu pesawat.
Kini mereka berdua sudah menaiki pesawat dan kini pesawat akan segera lepas landas, menuju Indonesia.
"Ada masalah apa di sana kenapa kita cepat sekali akan kembali?? " tan yang ibra yang masih belum tahu situasi di sana.
"Tak ada yang menyuruhmu menyusul ku, gegara kau tak ada di markas ini memberikan kesempatan bagi mereka " ucap gresia dingin dan kembali menatap ke layar laptopnya yang iya bawa.
"Bukan kah kemaren mereka, mundur untuk melakukan penyerangan, lalu kenapa sekarang mereka ingin mengarang kembali?? " tanya gibran yang mana memang bukan laku mereka akan melakukan penyerangan namun di gertak mundur dan sebagian dari meraka kalah.
__ADS_1
"Heh itu namanya siasat bertempur, kau ini kenapa menjadi bodoh setalah kau sering bertemu dengan wanita jalang itu...!! " ucap gresia dengan kesal dan dingin pada gibran.
Gibran yang merasa sudah kalah telak dengan gresia dan merasa dia juga, telah membuat kesempatan buat musuh, jadilah dia diam tak banyak bicara kini mulai ikut sibuk dengan laptop yang iya pedagang.
******
Sedangkan sekarang keadaan di apartemen tempat sea tinggal dia sedang terduduk tergantung di balkon kamarnya yang masih bingung , apa lah benar atau hanya tupuanbdari kakak nya barang dan video yang iya lihat tersebut.
'Gerrrrrrttt... gerrrrrrttt.... gerrrrrrttt. '
Handphone nya bergetar menandakan ada panggilan masuk ke sana, saat sea melihat nama kontak di sana tertera nama caca yang menghubunginya.
"๐ฑHAlo ada apa?? " ucap sea saat telah menjawab telpon.
"๐ฑHah aku tak bisa wanita itu tak memberiku izin untuk kembali, jadi itu urusan kalian selesaikan saja..! " ucap sea dengan dingin dan tak berperasaan.
"๐ฑKatakan saja pada noan cristian aku tak bisa kembali, kalo kalian ingin selamat hubungin saja queen kalian itu, dan saat nanti dia sudah ada kembali ucap kan padanya suruh kembali ke st.louis ada yang ingin ku bicarakan " jelas sea dan langsung memutus sambungan telpon tersebut.
'Tut... tut.. tut...tut... '
"Heh urus saja kalian sendiri, bukan nya queen kalain sendiri yang telah membuang ku kesini, eh tapi ini kesempatan aku juga untuk bertemu dengan nya dan menanyakan dengan jelas semua maksud barang yang iya berikan " usap sea, kini iya bangkit dan masuk kedalam untuk bersiap dan kembali ke Indonesia dengan segera.
Saat sudah selesai bersiap dia keluar kamar dengan berpakaian rapi dan satu tas di punggung nya, bara yang melihat itu langsung menghentikan langkah sangat tuan muda.
"Anda akan pergi kemana tuan?? " tanya bara saat melihat sea sudah sangat rapi dengan pakaian nya itu.
"Aku akan kembali..! " ketuanya dengan langsung berjalan meninggalkan bara.
"Tuan ingat lah apa yang di pesan kan oleh qut anda tak boleh meninggalkan negara ini kalo tiada adanya akan benar-benar di buang oleh nya, saya bukan bermaksud menggertak anda tuan namun perkataan queen tak lah pernah main-main" ucap bara lagi berusaha menghentikan.
"Heh siapa yang takut bukan kah dulu juga aku hidup di jalanan, dan untuk kembali ke jalanan itu bukan hal yang berat bagiku " uacapnta membantah dengan ucapan yang dingin .
Bara terdiam memang benar apa yang dikatakan oleh sea, kalo dia memang dulu pernah hidup di jalanan, dan tak akan mungkin tak bisa untuk bertahan hidup di sana bukan kah sampai sekarang dia masih hidup.
"Baik lah jika anda bersikeras untuk kembali saya akan ikut dengan anda , karena saya juga tau markas sekarang sedang dalam keadaan yang sulit, ayok tuan ikut dengan saya pesawat sudah siap " ucap bara dengan seketika iya juga merubah sikap menjadi dingin.
Mereka berdua menaiki satu mobil untuk menuju ke bandara untuk melakukan penerbangan menuju Indonesia.
**Bersambung
...Jangan lupa...
...Like...
...dan Beri komentar nya...
...๐๐๐**...
__ADS_1