
Pagi pun tiba dan meraka juga tiba di kota B, dan langsung dirawat di vila milik gresia yang ada di sana, alex turun dan membatu cristian turun dari helikopter untuk masuk ke dalam vila. Gibran pun yang kini sudah bagun diri tidurnya dan pengaruh obat biusnya.
"Na kita ke napa berada di kota B bagai mana ke adanya alex sekarang??? " ucap gibran mencari keberadaan alex.
"Tuan muda baik-baik saja tuan mereka sudah masuk ke dalam vila sekarang kita juga akan masuk ke dalam menemukan mereka " jawab nabila sembari mendorong kursi roda milik gibran.
Di dalam hatinya gibran bingung, ko jadi meraka, memang siapa saja bukanya yang dia tau dia hanya dengan alex saja yang di culik kalau itu dan yang di maksud mereka siapa.
Kini dia sudah ada di dalam dan terlihat cristy ada di sana bersama alex.
"Cris...!!!? apa yang terjadi sama kamu, kenapa kamu bisa terluka seperti ini??? " tanya gibran setelah melihat kondisi cristian yang sama duduk di kursi roda.
"Tak apa ??? kami sewaktu di kota k mendapatkan serangan mendadak dan aku tertembak tapi tenang saja aku sudah aman " ujar cristian menenangkan gibran yang terlihat sangat cemas.
"Lalu bagai mana dengan gresia ctis apa dia tak apa-apa??? " langsung gibran melontarkan pertanyaan itu pada cristian yang dia juga tau kalo cristian yang pergi bersama Gresia kalau itu.
"Masalah gresia dia sekarang sedang istirahat, gib karena lelah, " ujar cristian yang tak menjelaskan kalo gresia sempat kritis dan kekurangan darah karena banyak nya luka di tubuh.
"Oh baik lah kalo seperti itu, kamu bagai mana lex kok dari tadi hanya diam saja apa merasa tak nyaman, atau kenapa katakan nanti biar nabila mengeceknya " saat gibran melihat alex yang sedari tadi hanya diam dan sebenernya dia sedang sibuk dengan ponselnya entah apa yang sedang dia cari di sana .
__ADS_1
"Tak ada aku ke kamar terlebih dahulu, kalian juga istirahat lah, pasti lelah telah melakukan perjalanan " ujar alex sembari berlalu pergi meninggalkan meraka yang masih ada di ruang tamu,
Ternyata alex pergi ke kamar gresia entah apa yang ingin dia lakukan tapi sekarang alex sepertinya sedang kenal terhadap gresia.
"Kak bangun lah aku mau bicara serius dengan mu sekarang juga " ucap alex setelah sampai di samping ranjang gresia dan melihat gresia buang sedang tertidur.
Gresia yang merasa terganggu oleh alex yang membangun kanya dia pun mengerjapkan matanya dan berusaha untuk bersandar pada bagian ke pala ranjang itu. alex yang melihat gresia kesusahan dia pun membantunya duduk.
"Ada apa kamu membangun kan ku????!! " tanya nya pada alex yang kini dia duduk di sebelahnya dan melipat tangan di dada .
"Kak, kenapa kamu selama ini menyembunyikan ini dari ku hah apa maksud dan tujuan kaka sebenarnya kenapa tak langsung memberitahu ku kalo ibu ku masih hidup dan sekarang ada di rumah dan di negara M, dia selamat dari pembantaian itu kenapa " alex berdirinya kesal pada gresia sembari melemparkan ponsel yang ada di tangannya.
"Bagai mana bisa itu bukan ibu ku lihat itu ibu ku aku sangat mengenal ibu ku kau tak tahun dan kau tak mengenalnya lebih dalam dari aku.....!!! " bentak alex pada gresia yang membuka geram juga gresia.
"Hah kau lebih mengenal dia lalu apa kau tak dapat membedakan perbedaan dari tante Astrid sendiri, kau jangan lira aku tak mengenalnya aku lahir lebih dulu darimu dan aku di asuh nya sendiri kecil, sudah lah tak ada gunanya akun berdebat dengan dirimu yang masih labil dan berpikiran sempit " ujar gresia yang sama kesal nya seperti alex yang merasa dia lebih tau tentang ibunya tapi dia tak dapat membedakan perbedaan yang sungguh sederhana ya itu warna mata nya.
Gresia yang kesal kini bangkit dan berjalan menuju ke arah meja rias nya dan mengambil sebuah album dari laci meja tersebut, dan melemparkan album tersebut ke pada alex.
"Jika kamu ingin mengetahui itu ibumu atau bukan coba saja kau lihat itu dibantu kamu akan tau siapa ibumu dan yang ada di rumah ku itu ibu mu atau bukan, aku juga sekarang sedang mencari bukti kalo dia itu tante Astrid atau tante Asti " ujar gresia yang pergi dari kamar itu untuk menuju dapur dan saat itu terlihat oleh dinda.
__ADS_1
"Nona anda seharusnya jangan dulu bangkit dari tempat tidur nanti bisa membuat semua luka yang ada di tubuh anda terbuka kembali, anda bisa memanggil kami jika membutuhkan sesuatu " ujar dinda yang khawatir akan ke adanya gresia sekarang karena dia baru saja pulih itupun belum pulih total karena gresia masih lemah.
"Sudah tak usah banyak bicara, aku akan pergi sebentar jika yang lain bertanya tentangku aku pergi sebentar dan kamu juga lihat bocah itu dan bagai sampai dia pergi dari rumah " ucap gresia sembari pergi entah hendak kemana dinda tak bisa melakukan apapun.
Dinda yang melihat kondisi gresia sekarang sedang lemah tak bisa berbuat apa-apa, dan kini dia juga melihat ada amarah di raut dan nada bicara gresia jadi lah dia tak berani membantah lagi dan menjawab.
"Din kau sedang apa di sini??? kenapa hanya bengong bukanya kamu mau melihat nona gresia "tanya nabila yang melihat dinda hanya terbangun di dekat tangga tak bergerak.
" Ehhhh iya ya maaf aku lupa oh iya nona gresia juga sudah pergi tadi dia bilang ingin keluar sebentar na gak tau juga mau kemana " dinda tersadar setelah di sapa oleh nabila dan dia juga memberi tahu kan kalo gresia pergi keluar.
"Lalu kenapa kau tak menemaninya??kenapa kamu membiarkan nona pergi sendiri fin kamu kan tau kali dia belum sembuh dan baru saja pilihan dari kertas dan komanya...!!! " ucapan nabila sedikit meninggal setelah tau kalo gresia bangkit dari tempat tidurnya dan pergi.
"Aku gak bisa menahan nona na karena sepertinya nona sedang dalam suasana hati yang buruk dia hanya menitip pesan agar tuan muda tak keluar rumah, ya sudah aku akan melihat ke adaan nona cristian dulu " ujar dinda dan pergi ke arah kamar cristian
******
Keadaan di kota K kini semua anak buah yang di perintahkan Astrid(Asti) sudah menyebar di sana untuk mencari di setiap rumah sakit yang berada di kota tersebut, caca dan yang lainya yang sudah bersiap di setiap bagiannya dan sudah mengamankan semua orang yang ada di rumah sakit tersebut.
Bersambung....
__ADS_1