Rasa Sakit Ini Ku Kembalikan

Rasa Sakit Ini Ku Kembalikan
Ke Egoisan Gresia


__ADS_3

Pertarungan mereka yang kini, masih belum tahu siapa yang akan kalah, sedangkan alex yang berusaha untuk melepaskan ikatan yang di tangannya masih saja belum bisa, Cristian yang berada di depan ruangan penjara alex , sedang melawan para penjaga yang berjaga di depan pintu.


"Kenapa itu sangat ribut sekali diluar?? tapi aku seperti gak asing dengan suara itu?? " alex hanya bisa bergelut dengan hati dan pikiranya karena mulutnya di tutup kain.


"Aaaggghhh kenapa ini sangat sulit, akupun sudah lelah " keluh alex yang sedari tadi tak berhasil membuka ikatannya.


Penjaga yang berjaga di dalam dia menghampiri alex dan membawanya keluar dari ruangan sembari di todong kan belati di lehernya untuk membuat cristian menyerah.


"Menyerah lah kalo tidak anak ini akan mati sekarang juga...!!! " ucap penjaga itu mengancam cristian.


"Alex...!! " teriak cristian saat melihat alex di Sandra.


"Emmm emmmm " alex berteriak sembari memberontak agar bisa terlepas dari sandara si penjaga.


"Kau diam lah kalo tidak pisau ini akan memotong lehermu..?! " ancam nya sembari menekankan belati nya ke leher alex yang menyebabkan nya menggores kulit putih alex.


"Kau menyerah lah nona letakan pistol mu, kalo tidak...! " penjaga itu makin menekan lagi belati nya yang membuat cristian mau tak mau harus menyerah dan melepaskan pistolnya.


Alex melotot mengisyaratkan jangan pada cristian, tapi apa lah daya cristian tak melihat kearahnya, jadi kini cristian pasrah dan ditahan kembali. Penjaga itu membawanya ke tempat dimana Bosnya melawan Gresia(alika) berasa untuk menggunakan alex dan cristian sebagai ancaman.


"Berhenti melawan nona kalo tida meraka berdua kan mati....!!! "teriaknya karena dia juga melihat tuanya sudah hampir terpojok.


Gresia (alika) menghentikan pertarungan begitu juga dengan yang lain gibran melihat itu sangat terkejut.


" Lepaskan....!!!! meraka berdua kalo tida dia akan mati " teriak gibran saat melihat alex dan cristian yang menjadi sandra, sembari mengancam orang itu dengan menodongkan pistol ke arah Astrid (Asti).


"Merepotkan..! " gerutu Gresia setengah menoleh sebentar ke arah meraka yang jadi sandara.


"Menyerah saja Gresia, lihatlah dia kasihan harus menjadi korban ke egoisan mu itu..!! " ucap Astrid (Asti) untuk mengimpor Gresia.


Karena Astrid (Asti ) mengenakan masker jadi alex tak dapat mengenalinya.

__ADS_1


Gresia hanya terlihat acuh saat melihat meraka yang sudah menjadi sandra pun.


"Oh dia lah kan saja jika kalian menginginkan nyawanya aku tak membutuhkannya , dan ingat aku datang kemari bukan lah untuk menyelamatkan mereka melainkan ingin, mencari harta yang ada di tangan mu itu. " ucap Gresia(alika) dingin dengan wajah daratnya, yang dihiasi seringai tawa jahat dari bibir tipis Gresia(alika) .


"Ternyata kau memang egois 😏😏ternyata demi harta orang yang selama ini sering membantumu kau jadikan tumbal cih.. tak tau balas budi " ejek Astrid (Asti) dengan perilaku Gresia yang egois.


"Gresia(alika)ternyata kau memang tak pernah benar-benar ingin membantu kami " ucap gibran yang merasa tak percaya jika adiknya sendiri dan temanya akan di jadi kan korban begitu juga dengan yang lain terlihat syok saat mendengar perkataan Gresia(alika) barusan.


"Ahh kalian membuatku semakin ke habisan tenaga dan malah bertele-tele" gerutu Gresia(alika) di dalam hati.


"Heh dalam hidup ini tak ada yang bisa di percaya, kau jangan munafik gibran 😏😏seharusnya kau tau, dalam bisnis dan dunia mafia semua kebaikan dan kehangatan sesama anggota itu hanya semu semua yang ada adalah persaingan di antara mereka" jelas Gresia(alika) dengan gayanya yang kini berubah 180°yang tadinya masih memiliki perasan tapi sekarang semua itu hilang.


Sekarang yang ada di pemikiran Gresia(alika) dan kenyataan sangat berbanding terbalik dengan apa yang iya ucapkan.


"Maaf aku harus melukai perasaan kalian, tapi dengan begini aku akan bisa membebaskan kalian " gumam Gresia(alika) di dalam hatinya.


Astrid (Asti) merasa menyandera meraka tak ada gunanya lagi, karena yang dikatakan Gresia (alika) benar karena di dunia ini tak ada kata cinta dan kasih sayang semua yang terlihat itu hanya fatamorgana semata, yang ada hanyalah persaingan . Dalam pemikiran Astrid (Asti) begitulah cara berpikirnya yang begitu sempit.


Tapi gibran dan yang lain tak mau menyerah mereka tetap menyerang karena ingin terbebas, dan membebaskan alex dan cristian, caca yang sedari tadi sembunyi dan mendengarkan semua dia kini mengangkat kedua pistol di tangannya dan menembakan ke arah orang yang menyandera alex dan cristian tepat di kepala. kini cristian dan alex terlepas caca langsung menghampiri dan melepas tali di tangan mereka.


"Terimakasih caca, ayok kita pergi dari sini..!! " cristian menarik alex dan kini karena pertahanan Astrid (Asti) sudah lemah meraka berhasil meloloskan diri.


"Gresia (alika) kini kau tinggal sendiri tak akan ada yang bisa menolong mu ..?! " ucap nya saat melihat teman Gresia (alika )susah pergi semua.


"Benarkah aku akan mati di sini " Gresia (alika) mengeluarkan bom asap dan kini dia melarikan diri dengan mengendarai motornya, karena a untuk menyerang sudah tak mungkin karena dia sudah sangat lemah.


"Uhuk... uhuk.... uhuk... aaiisss sial dia bisa kabur kali ini " Astrid (Asti) terbatuk dan bersedia karena matanya perih terkena bom asap.


"Maaf Bos kita tak berhasil mengejarnya " lapor salah satu bawahannya yang berusaha mengejar.


"Sudah lah masih ada lain kali untuk mengalahkannya. " ucap Astrid (Asti) sembari pergi untuk membersihkan dirinya.

__ADS_1


Tak berselang lama kini Gresia (alika) sampai di markas dia sudah tak kuat lagi untuk berjalan dan di depan gerbang saat dia turun dari motor nya dia langsung tergeletak pingsan, penjaga yang melihat itu langsung menghampiri dan membawanya ke dalam.


"Queen...!!!!! apa anda baik-baik saja??? Queen..!!! " penjaga itu berteriak sembari menggoyangkan bahu Gresia (alika) dengan perlahan agar sadar namun tak ada reaksi.


"Tuan... tuan gibran tolong tuan, queen pingsan tuan....!!!! " teriak penjaga itu sembari membopong Gresia (alika) kedalam markas.


"Ada, apa ini??? " tanya gibran saat melihat penjaga membawa Gresia (alika) yang tak sadarkan diri.


"Tuan tadi queen pingsan di depan gerbang saat dia turun dari motornya " jelas penjaga itu pada gibran.


"Yasudah barung kan saja dulu di sofa " gibran membantu untuk mengangkat Gresia (alika) untuk di barung kan di sofa.


"Sudah kau kembali berjaga lagi di depan " suruh gibran pada penjaga untuk kembali ke posnya.


"Bik tuan " penjaga itu pun kembali ke posnya.


"Kenapa gib?? " tanya cristian yang baru datang.


"Gresia (alika) pingsan pas sampek " jawab gibran sembari membersihkan wajah Gresia (alika) .


"Oh , ya udah sini aku aja yang bersihin kamu cepat hubungi zainal agar cepat kemari " perintah cristian pada gibran dan dia mengambil alih untuk membersihkan badan Gresia (alika).


Gibran menghubungi zainal agar cepat datang ke markas karena kalo di biarkan lebih lama lagi takutnya ada apa-apa sama Gresia(alika).


"Kenapa dia?? bukanya tadi masih berlagak sombong?? " tanya alex pada cristian saat melihat Gresia (alika) terbaring dan mengingat perkataan Gresia (alika) saat di markas Eagle Night.


"Tah lah aku pun tak tau, aku mendengar dari gibran katanya dia pingsan saat tiba di depan gerbang. " jawab cristian setannya.


"Oh"


Hanya 'oh' yang keluar dari mulut alex karena dia masih merasa sakit hati sama Gresia (alika) karena perlakuan nya tadi.

__ADS_1


Bersambung.......


__ADS_2