
Kini Gresia sampai di di rumah sakit dimana Gibran di rawat ketika Gresia ke sana , Gresia melihat tuan aditama yang sedang berbincang dengan dokter zainal din lorong rumah sakit di luar ruangan gibran , Gresia menghampiri meraka dan berdehem .
"Ehhhmmm"
Tuan aditama dan dokter zainal menoleh ke arah asal suara.
"Nona Gresia anda ada di sini "
"Nona Gresia "
"Emmm oh iya tuan aditama dan kamu zai ikut aku ke ruangan mu "
Meraka mengikuti Gresia menuju ruangan zainal, meraka kini sampai di sana seperti biasa Gresia dengan muka dingin nya.
"Tuan aditama duduk lah aku akan berbicara dengan zainal ter lebih dahulu nanti aku akan berbicara dengan anda "
"Baik nona silahkan "
"Zai sekarang bagaimana keadaan gibran apa dia ada perubahan atau perkembangan ??? "
"Kalo untuk sekarang dia dalam kondisi stabil nona, tapi jika keluarganya ingin memindahkan tuan gibran itu masih tak memungkinkan, karena kondisinya masih belum bisa untuk melakukan perjalanan "
"Emm baik kalo seperti itu kamu terus lakukan pekerjaan mu dengan maksimal dan ingat jika dia jadi di pindahkan coba kamu menghubungi dokter yang bersangkutan dengan dokter di RS tersebut "
"Baik nona "
"Emmm "
Kini Gresia menghampiri tuan aditama yang sedang duduk di sofa di ruangan itu tapi saat Gresia melihat tuan aditama dalam ke dan gelisah.
"Ada yang sedang anda pikirkan??? "
"Ehhh tidak ada nona, anda mencari saya ingin membicarakan apa nona??? "
"Saya hanya ingin memberitahu pada tuan kalian bisa membawa gibran untuk keluar negri tapi ingat kalian sudah tau bukan kalo kami adalah mafia dan gibran adalah salah satu tangan kanan saya di mafia, anda tau sendiri dalam dunia kami musuh tak bisa terhitung, dan dalam keadaan gibran sekarang banyak musuh yang mengincarnya untuk membunuh . "
Gresia berbicara dengan nada yang cukup dingin dan dengan tanpa menunjukan rasa khawatir.
__ADS_1
"Iya nona saya mengerti yang anda maksud "
"Jika kalian membawanya pergi ingatlah kami tak bertanggung jawab lagi, jika ada masalah selesaikan lah sendiri "
"Nona bukan kah kau mengatakan dia adalah tangan kanan mu lalu kenapa kamu bisa melepas tanggung jawab dalam keselamatannya "
"Itu bukan keputusanku bukan kah kalian sendiri yang ingin melepasnya dan tak ingin lagi terlibat lagi dengan kami maka lakukan sendiri tapi ingat lah kalian sudah membawanya pergi maka bawa lah dan kami tak akan melibatkannya lagi "
Gresia bangkit dari duduk nya dan pergi meninggalkan ruangan itu dan saat dia keluar dari ruangan itu Gresia bertemu dengan nyonya aditama. Gresia hanya melirik sekilas dan melanjutkan langkahnya.
"Mau apa nona besar itu datang ke rumah sakit ini?? "
Gumam nyonya aditama saat melihat Gresia . kini tuan aditama juga keluar dari ruangan dokter itu.
"Pah apa yang kalian bicarakan di dalam tadi apa kah dia membujuk mu agar tak membawa gibran dari sini?? "
"Tidak nona Gresia hanya mengatakan itu hak kita untuk membawanya pergi tapi seperti yang kamu tau meraka adalah mafia dan yang tak kita sangka adalah gibran ternyata termasuk tangan kana mafia meraka dan banyak lah yang menginginkan nyawanya jika kita membawa nya dari sini meraka tak akan bertanggung jawab jika terjadi sesuatu nantinya karena ini keputusan kita yang membawanya "
"Heh meraka tak mau bertanggung jawab lagi keselamatan gibran ya sudah kita bisa menjaganya bukan dia putra kita "
"Itu terserah kamu saja mah akun pusing, karena aku sangat tau musuh mafia sangatlah tak terduga "
"Selamat kembali nyonya "
Sapa para pelayan yang melihatnya dan di sambut hangat oleh kepala pelayan Yuzi.
"Yuzi bagai mana keadaan di rumah selama aku tak kembali??? "
"Ke adanya rumah baik-baik saja nona tak ada masalah "
"Emmm bagus lah "
"Mau kami siapkan apa nona buat makan malam??? "
"Seperti biasa saja, sekarang aku akan istirahat sebentar jika sudah selesai kau bisa membangunkan ku di kamar "
"Baik nona "
__ADS_1
Gresia menaiki tangga untuk menuju ke kamarnya.
"Heh hari yang sangat melelahkan di kantor banyak pekerjaan dan harus juga mengurusi masalah lainnya , sebaiknya aku mandi terlebih dahulu baru tidur "
Gresia pergi ke kamar mandinya untuk melakukan ritual mandinya dan kini Gresia berendam di bek tup dengan air hangat yang beraroma bunga mawar, karena sangat melelahkan dia tertidur di dalam bek tup.
kini waktu makan malam sudah tiba tapi Gresia masih belum keluar dari kamar mandi, alex yang sudah pulang dan kini ada di rumah dia menggedor pintu kamar Gresia.
tok.... tok... tok....
"Kak sisi waktunya makan malam....!!!! "
tok... tok.... tok...
"Kak bangun....!!! ini waktunya makan malam.....!!!! "
"Ih ko gak ada jawaban dari tadi sih kemana sih sebenernya kak sisi bukan kah kata bibi Yuzi kaka ada di dalam sedang istirahat. "
"KAK SISI BANGUN KITA MAKAN MALAM "
Alex berteriak sangat kencang sekali yang membuat rumah itu berasa bergetar, Gresia yang tertidur terbangun kaget karena teriakan Alex.
"uuugggh bocah itu mulai lagi menggangu orang saja yang sedang istirahat saja "
Gresia keluar dari bek tup dan pergi ke bawah shower untuk membilas badan sesudah itu iya mengenakan handuk dan pergi keluar kamar mandi untuk mengenakan pakaian, setelah berpakaian Gresia membuka pintu kamar dan disitu masih ada Alex.
"Sedang apa kamu di sini??? "
tanya Gresia pada Alex.
"Ehhh kak bikin kaget saja aku sedang membangunkan mu untuk makan malam tapi dari tadi kaka tak menjawab "
"Aku tertidur di kamar mandi "
"Kenapa tak tidur di kasur ini malah tidur di kamar mandi "
Gresia tak peduli apa yang di katakan Alex dia berjalan menuruni tangga menuju ke ruang makan.
__ADS_1
πππππππππππππBERSAMBUNG