Rasa Sakit Ini Ku Kembalikan

Rasa Sakit Ini Ku Kembalikan
Akhir yang membingungkan


__ADS_3

Keduanya telah selesai makan malam gresia berjalan ke ruang kerja yang di ikuti oleh gibran dari belakang yang memang di suruh oleh gresia, gresia membuka pintu ruang keja dan masuk lalu duduk di kursi kerjanya.


"Duduk lah aku ingin bicara... ! " tutur nya lembut mempersilahkan gibran untuk duduk di hadapan nya .


Gibran menuruti apa yang di kata kan gresia dia duduk.


"Gibran.... kau tak perlu tahu apa alasan aku membiarkan kamu tetap hidup atau membiarkan kamu tetep hidup nyaman. Aku ingin mengatakan lusa cristian akan menikah kau datang dengan ku tapi kau ingat jangan coba-coba untuk menghilang di keramaian, karena kemana pun kamu pergi tak akan bisa lepas dari ku " ucap gresia memperingatkan gibran dengan kembali berubah dingin saat mengatakan jika gibran jang mencoba kabur.


"Ingat lah kau harus menuruti apa yang aku perintahkan, jangan membantah jika ingin hidup damai " gresia kembali memperingatkan gibran.


Gibran hanya tertunduk dan mengangguk mengiyakan apa yang di katakan gresia, padanya.


"Gres..... sebaiknya kamu katakan apa yang sebenarnya nya kamu rencanakan.... jangan membuat aku pusing dengan sikapmu??? " gibran dengan memberanikan diri bertanya pada gresia.


"Tak ada.... aku hanya tak rela saja jika kau pergi, aku hanya ingin membuat hidup kita berdua damai tanpa ada masalah yang mencampuri baik dari perusahaan atau pun mafia, aku sudah leleh gibran hidup seperti itu aku hanya ingin menikmati hasil kerjaku dulu, dan mati dengan damai tanpa dendam atau rasa bersalah "Tiba-tiba gresia menjadi sedih dan di setiap katanya terdengar getir.


Gibran dengan insting nya yang seperti biasa jika melihat gresia bersedih dia kan memeluk nya.Gresia yang di peluk oleh gibran dia menenggelamkan wajahnya yang sudah basah oleh air mata, tapi tak bersuara.


"Gibran.... andai aku yang telah merusak mental dan segala nya di kehidupan mu, apa kau mau menemani ku" ucap nya lirih di balik badan gibran.


"Aku adalah budak mu gers.... kemana pun kau pergi atau mau berbuat apa pun itu hak mu, aku tak akan melawan lagi aku juga sadar akan kesalahan ku padamu " ujar gibran yang kini dia pasrah pada nasibnya.


Gresia yang sadar kini iya dalam pelukan gibran perlahan melepaskan nya meski iya merasa nyaman, tapi gengsi nya cukup besar juga.


"Emh... maaf.. maaf... " ujar gibran yang menjadi salah tingkah.


"Ya sudah kamu istirahat sana besok paginkita akan berangkat ke kota, aku juga akan beristirahat, oh iya aku juga lupa karena kita hidup di desa, di sini masih menjujung tinggi etika jadi besok kita juga akan mengurus surat nikah agar tak menimbulkan fitnah " ucap gresia dengan ringannya yang membuat gibran tersentak kaget.


"Eh... su... surat.. nikah...?? " ucap gibran terbatah.


"Iya emang kenapa, surat nikah hanya sebatas formalitas saja, bukan sungguh-sungguh menikahi mu " ketus gresia lagi.


"Emh.... baik lah.. " jawab gibran ada sedikit rasa kecewa dalam katanya.


Gibran berlalu pergi keluar untuk menuju ke kamarnya untuk istirahat.


"Setidaknya dengan itu akan meredam fitnah di sini dan itu juga untuk menghilangkan rasa ingin kabur mu dari ku " gumam gresia yang telah mengubah kembali auranya menjadi dingin.


Gresia bangkit dari duduk nya dan berjalan menuju kamar nya juga untuk istirahat, namu sebelum istirahat iya menyiapkan semua berkas untuk mendaftarkan pernikahan di esok paginya, Gibran yang masih terpikir akan ucapan Gresia tadi mengenai pernikahan besok dengan Gresia, ada rasa bahagia karena selama ini ternyata iya dapat memiliki Gresia, tapi sayang rasa senang itu di patahkan dengan kata formalitas.


"Apa aku pantas mendampingi Gresia... sedangkan aku juga sudah sangat banyak salah dengan nya, emh.... mungkin ini cara aku untuk menebus kesalahan ku, terserah dia mau berbuat apa padaku nantinya, aku akan terima " gumam gibran sembari menatap ke arah langit-langit kamarnya.


Dan tak terasa sudah terlelap dalam mimpi indahnya, Hingga tak terasa hari sudah kembali berganti pagi.


"Nona.... apa anda akan pergi kembali...??? " tanya kepala pelayanan rumah itu.


"Emh.... ada apa..?? " tanya Gresia.


"Saya hanya ingin menyampaikan, sepertinya ada masalah di Amerika yang harus membutuhkan anda datang ke sana " ujar kepala pelayan itu dengan rasa segan untuk menyampaikan nya.


Dengan seketika Gresia mengubah raut wajahnya menjadi sangat dingin, yang membuat kepala pelayan itu merasa takut untuk menatap nya.


Saat suasana tegang gibran baru saja turun untuk ikut sarapan, dan merasakan aura di sana sana sangat dingin, gibran mengerti jika gresia sepertinya sedang menahan amarah.


"Nona.... ada yang bisa saya bantu...?? " ujar nya menawarkan diri.


"Kita ke Amerika... sekarang..?? " ucap gresia dengan kesal.


Gibran hanya pasrah ikut saja gresia kemana , karena dia juga emang ditarik olehnya.



Perjalanan pun di mulai kini gresia dan gibran sudah sampai di Amerika, iya langsung datang ke markas mafia yang ada di sana, dan di sana sudah ada bob yang menangani separoh masalah.



"Queen... anda sudah datang...? " sapa bob yang melihat gresia tiba.



"Ada apa...??? " tanya gresia dengan dingin.

__ADS_1



"Kita di serang oleh mafia lawan queen, hang ternyata pemimpinya adalah tuan dion " jawab bob.



"Emh.... bob bawa dia ke ruangan ku dan jangan birkan dia melarikan diri " perintahnya pada bob sembari menyerahkan gibran pada bob.



Gibran hanya diam saja tak membantah dia ikut bob dari belakang.



"Tuan apa anda tak masalah untuk diam di dalam..? " tanya bob



"Tak masalah bob, saya sudah pasrah pergilah aku juga tak akan kabur tenang lah, bantu dia " ujar gibran dengan nada lesunya dia masuk ke ruangan gresia.



Sedangkan di luar sana dimana kini gresia sedang berhadapan langsung dengan dion.



"Lama tak bertemu.... mantan calon kakak ipar... " cerca nya pada dion, dengan muka dingin khasnya.



"Ya lama kita tak jumpa queen.. 😏😏 saya dengar jika kamu sudah tak lagi berurusan dengan dunia ini, dan orang kepercayaan mu telah berkhianat padamu, sungguh malang nasib mu queen... apa kah ini karma mu atu masib mu yang tak akan pernah berubah sedari dulu yang harus di khianati 😏😏😏" Balas dion mengejek gresia, untuk memprovokasi nya.



"HAHAHAHAHAHAHA......... Detail sekali informasi yang Anda dapat kan, apa aku tau akubat, tau lebih banyak informasi, maka akan membuat nyawa anda melayang...????! ...!!! " gresia tertawa seakan ada yang lucu dan pemeringat kan dion jika banyak tau itu juga tak baik, dan lebih baik yang semestinya yang tak dia tau tak usah di cari tahu.



"Dan apa anda pernah membayangkan, nyawa anda sendiri akan melayang di tangan wanita cantik seperti diri ku...??! " ujar gresia yang menjadi sedikit narsis, entah kenapa dan dari mana kenarsisan itu datang.




"Hah... aku sudah leleh dengan permainan seperti ini, jadi aku akan dengan cepat mengabulkan keinginan mu untuk segara mungkin mencapai ke neraka ..........!!!!! " ucap gresia dan tiba-tiba taksss..... belatinya menyayat bagian leher dion.



Darah segar muncrat ke tubuh dan muka gresia, dan kini berserakan di lantai ruangan tersebut, dan bau amis yang sangat menyengat, saat sudah selesai iya menggorok leher dion gresia melemparkan belatinya ke sembarang arah, Dion yang sedang sekrat gresia tinggalkan begitu saja.



Gibran yang berada di dalam ruangan gresia dia hanya memainkan komputer yang ada di ruangan itu. Dan baru mengetahui kalo di tubuhnya di pasangi alat pelacak oleh gresia, gibran yang terkejut langsung meraba ke bagian tubuh nya untuk memastikan alat pelacak itu di taruh di mana.



"Kenapa aku baru tahu... ternyata dia menaruh alat itu di tubuhku... pantas saja iya dapat menemukan aku dengan mudah " ucapnya dengan lirih.



"Kenapa apa kau tak suka....???? " gibran langsung menoleh ke asal suara dan terkejut saat melihat darah di setiap jujur badan gresia.



"Ti.... tidak... kenapa badan mu banyak darah nona...??? " gibran menjawab dengan gugup dan pura-pur lugu.



"Habis membunuh hama... tunggu sebentar setelah itu... kita urus surat pernikahan kita di sini saja dan setelah itu baru kita kembali " tegas gresia lagi yang tak lupa dengan niat nya untuk membuat surat nikah.


__ADS_1


Gibran hanya menganggukkan kepalanya mengiakan, dan mencoba meraba badan nya lagi yang belum selesai dan belum menemukan di mana gresia menaruh alat pelacak itu.



Sedangkan di Indonesia lebih tepatnya di kota M yang mana kini cristian yang sudah mulai mempersiapkan diri untuk hari esok iya menikah.


"Alex.... kau sudah menyatakan nya belum pada gresia.... dia mau datang apa tidak di pernikahan ku...??!! " tanya nya pada alex yang kini berada di situ juga.


"Tah lah... tapi dia bilang jika pekerjaan nya selesai dia datang, tapi tak tau juga apa pekerjaan??? " jawab alex yang masih belum yakin juga.


"Huh.... semoga saja dia datang... "gumam nya yang mengharapkan gresia datang di Hari bahagia nya.


" Oh... iya kak isti... kalo boleh tau, sebenarnya dimana kak gibran... aku setelah penangkapan itu dan kak gibran di buat gila aku tak tau lagi apa kabarnya, apa kakak tau....?? " tanya alex, perihal gibran.


Karena a lex tak tau sana sekali kemana perginya gibran, atau sudah dilenyapkan nya iya tak mengetahui sama sekali.


"Oh .. iya benar kakak pun tak tau tentang itu soalnya seorang gresia menghilang tak ada timbul lagi di kota M aku juga tak tau kemana perginya gibran, iya menghilangkan seakan tak pernah ada di kehidupan kita " jawab cristian yang ikut terkejut dan bari ingat akan prihal gibran.


~~`


Dan tak terasa kini hari sudah menjelang pagi lagi cristian makin gugup untuk menghadapi acara bahagianya dengan dokter zainal hari ini. cristian yang di antar oleh alex yang untuk mewakili ayah nya yang telah tiada menuju ke altar pernikahan yang mana di sana zainal sudah menunggu nya.


"Saya serahkan kakak saya kepada Anda, di dini tugas keluarga kami sudah selesai dan giliran Anda tuan zainal saya beri kepercayaan untuk menjaga dan menafkahinya lahir dan batin, jika di suatu saat anda sudah tak mencintai dan tak menginginkan nya lagi, jangan kau sekali-kali menyakitinya, lebih baik anda kembalikan dia pada keluarganya " tutur alex membacakan pidato nya bagai seorang ayah yang menyerahkan putri nya pada orang yang akan menggantikan untuk menjaga putri nya.


Zainal mengulurkan tangan, alex menyambut dan menyatukan tangan nya dengan tangan cristian, setelah acara serah Terima itu di lanjutkan pembacaan doa dan pemberkatan, dan kini sampai lah dimana acara resepsi,Di dana banyak undangan yang hadir banyak dokter dan para pembisnis yang turut hadir di acara bahagia tersebut.


"Alex... kau tadi benar-benar sangat mirip dengan seorang ayah yang mengantarkan Putri kepada pria lain πŸ˜„πŸ˜„makasih ya udah antar kakak, ya meski memang kita tak ada hubungan apa pun selain hanya saudara angkat saja " ujar cristian dengan terharu dan mengucapkan rasa Terima kasihnya pada Alex.


"Iya tuan muda... anda membuat saya terharu, saya akan melaksanakan apa yang sudah saya ucapkan tadi di depan semua tamu dan pendeta " ujar zainal yang ikut memuji Alex.


Di saat mereka sedang bahagia di kejutkan ada sepasang orang yang baru saja datang memasuki aula pesta yang membuat semua perhatian beralih pada pasangan tersebut.


"Siapa mereka...??? " begitulah perbincangan di antara tamu dengan berbisik saat melihat pasangan yang baru hadir itu.


"Alex siapa mereka apa kau ada mengundangnya zai....??? " tanya cristian pada keduanya.


Keduanya hanya menggelengkan kepala tak tau siapa orang tersebut, pasangan itu menghampiri pengantin.


Gresia dan gibran berjalan dengan bergandengan tangan, gresia dan gibran mengenakan baju yang senada ya itu dengan warna hitam.


"Selamat... maaf kami telat... karena ada sedikit pekerjaan " ujar gresia menjulurkan tangan sembari melepas masker nya.


"Hah... gre.... gresia.... kau datang akhirnya....??? " cristian tercengang saat melihat siapa tamu tersebut, dan iya langsung memeluknya.


Alex masih menyelidiki siapa pria yang di sebelah gresia, iya merasa familiar dengan perawakan pria tersebut.


"Eh... gres... siapa ini..??? " tanya cristian yang baru ingat pria di sebelah gresia.


"Selamat cris.... semoga kalian selalu bahagia.... " ujar pria itu menjulurkan tangan pada cristian.


"Ehmm... iya terima kasih tuan " cristian menyambut tangan pria itu iya masih belum sadar jika itu gibran.


Karena sebelum datang ke acara pernikahan cristian memang gresia sengaja me make-up gibran agar tampil beda.


"Kenalin ini suami ku... " ucap gresia yang membuat semua orang terkejut saat gresia memperkenalkan pria tersebut sebagai suaminya.


"Hah... kapan kakak nikah... kenapa tak mengundang kami???, atau memberi tahu kami.??? !! "cetus Alex yang terkejut.


" Yang bener gres... iya bener apa yang di katakan Alex!!! "cristian ikut menimpali.


Gibran akhirnya membuka masker nya dan semakin terkejut lah mereka dengan mengetahui siapa pria tersebut.


"Gibran.......!! " ucap semuanya saat melihat gibran.


"Iya ini saya... " ujar nya sembari tersenyum...


Kini mereka berpelukan kangen sialnya sudah lama tak bertemu, semua tamu terharu dan ada yang terkejut juga mengetahui orang yang kini menduduki orang terkaya nomor satu setelah julian menghilang bagai di telan bumi yang kini di duduki oleh gresia.


"Wah.... ternyata kau gerak cepat gres.... perasaan beberapa hari lalu kamu masih belum yakin tapi sekarang udah resmi aja jadi suami kamu " bisik cristian pada gresia.


Namun gresia hanya menanggapinya dengan wajah datar dan dinginnya entah kenapa.

__ADS_1


Tapi kini akhirnya semuanya bahagia yang mana cristian dengan zainal dan gresia dengan gibran, begitu juga dengan yang lain dengan pasangan nya masing-masing, sedangkan Alex dia masih merahasiakan kekasihnya.


β—¦β€’β—β—‰βœΏTAMAT βœΏβ—‰β—β€’β—¦


__ADS_2