Rasa Sakit Ini Ku Kembalikan

Rasa Sakit Ini Ku Kembalikan
Tertidur


__ADS_3

Tapi Julian sangat membutuhkan obat tersebut, jadi iya tetap saja mendesak al-kafirun untuk mengambil nya bagaimana pun caranya, setelah mengatakan tujuan nya iya pergi untuk kembali ke kediamannya lagi.


"Ahhh.... aku harus bagai mana bicara dengan Gresia, apakah dia mau memberikan nya dengan cara sukarela " keluh nya sendiri sembari menatap langit-langit tempat tersebut.


'Tok... tok.. tok... '


Alka terkejut saat mendengar ada ketukan di balik pintu.


"Masuk...... " sahut nya mempersilahkan untuk masuk.


Orang yang ada di balik pintu pun masuk, dengan penuh pertanyaan di kepalanya.


"Alka.. ayah ingin tanya, ada apa tua Julian ada datang kemari?? " tanya tuan Ardi pada alka.


"Hah... tak ada dia hanya datang ingin menanyakan beberapa pekerjaan yang sedang aku kerjakan, Karena itu dibutuhkan untuk besok" dalihnya menjawab pertanyaan sangat ayah.


"Alka sebaiknya jika dia sedang membutuhkan bantuan, kau bantu dia siapa tau jika nanti ada proyek besar perusahaan kita di ikut sertakan. " ucap tuan Ardi lagi, memberi saran pada putranya itu.


"Aku mengerti ayah, oh iya aku juga harus pergi karena masih ada pekerjaan yang harus aku urus dulu sebentar " alka bangkit dari duduknya dan pamit pergi.


Tuan Ardi hanya diam memandangi alka yang pergi.


"Anak ini sulit kali jika di bilangin " ketusnya bari bangkit dari duduk nya dan menuju ke kamar nya.


Alka yang sedang menyetir mobil sendiri, dia berpikir sembari menatap jalanan yang lumayan sepi.


"Kenapa jalanan sangat sepi??, biasanya jika hari libur seperti ini sangat padat dan macet, ini tumben sekali " gumam nya si mari terus melajukan mobil nya yang tak tau mau pergi kemana.


Alka terus saja menyisiri jalan sepi itu hingga dia melihat kerumunan di ujung jalan.


"Sedang ada acara apa di sana, bukan kah di sana itu hanya sebuah jembatan tua saja " gumam alka sembari menghampiri kerumunan tersebut.


Ternyata di kerumunan tersebut ada sebuah mobil yang tabrakan hingga membuat pengemudi dan penumpang mati di tempat.


Alka yang melihat sekilas ke mobil yang kecelakaan tersebut iya merasa itu bukan kecelakaan murni, namun ada melakukannya dengan sengaja.



Sedangkan Gresia yang kini masih asik membaca, dia ketiduran di kursi tempat iya membaca, dan tak terasa kini hari sudah malam, saat yuzi melihat Gresia yang terlelap,merasa kasihan ingin di biarkan namun kini sudah waktunya makan malam, hendak di bangun kan tapi kasihan.



Yuzi keluar dari ruang baca dan melihat alex yang baru saja pulang.



"Yuzi... apakah kak Gresia masih ada??? " tanya alex karena iya tak melihat Gresia di sekitar.



"Oh... masih ada tuan nona sedang tertidur di ruang baca, saya ingin membangun kanya tapi tak tega, karena tidurnya begitu pulas " jawab Yuzi dengan pertanyaan alex.



Alex hanya mengangguk dan pergi menuju ke kamarnya, untuk bersih-bersih setalah itu dia akan makan malam.


Di saat Yuzi sedang menata meja makan caca datang menghampiri nya dengan beberapa map di tangannya.



"Yuzi... apa nona Gresia ada di sini??? " tanya caca



"Ada beliau sedang tertidur di ruang baca, memang ada urusan apa?? " jawab Yuzi sari berbalik melihat ke arah caca.



"Ini ada beberapa pekerjaan yang memerlukan dia, oh ya sudah kalau beliau sedang istirahat, aku titip ini saja pada mu, aku akan kembali lagi karena masih banyak pekerjaan " caca sedikit berpikir ingin membangun kanya namun tak tega, iya hanya menitip kan beberapa map itu pada Yuzi.



"Ok.. kau hati-hati di jalan " jawab Yuzi sembari menerapkan map yang di serahkan caca.



Alex yang sudah selesai mandi dan rapi kini iya turun menuju ke ruang makan untuk makan malam.

__ADS_1



"Belum bangun?? " ucap Alex pada Yuzi.



"Belum tuan, apa perlu saya bangun kan?? " jawabnya dan menyarankan untuk dirinya nya membangun kan Gresia.



"Tak usah , biar aku sendiri saja " ucap Alex sembari melangkah ke arah ruang baca.



Alex masuk perlahan ke ruang baca dan mencari keberadaan Gresia, saat iya lihat Gresia yang tertidur nyenyak, iya menghampirinya perlahan .



![](contribute/fiction/1546631/markdown/6174376/1626145392581.jpg)



"Oh... lelah sepertinya dia " gumamnya saat melihat wajah Gresia yang tak ada rasa waspada tidur dengan nyenyak.



"Kak... bangun ini sudah waktunya makan malam" Alex menyentuh baju Gresia perlahan untuk membangun kan nya.



"Emmmh.... hhuuuuuaaahhhh....... " Gresia perlahan membuka mata dan merentangkan kedua tangannya karena pegal dengan posisi tidurnya.



"Cuci lah muka setelah itu, kita makan " kata Alex menyuruh Gresia yang sudah terbangun.



Gresia hanya melirik sebentar ke arah Alex yang ada di sebelahnya dan iya bangkit dari duduknya, lalu berjalan ke arah kamar.




Mereka makan dengan tenang hingga Alex membuka suara.



"Kak... aku mendapat kabar dari orang-orang ku, jika tuan Julian sedang bergerak untuk menjadi uji ke markas, entah apa motif nya " ucap Alex di sela makan.



Gresia hanya mendongak dan memandang Alex, dengan datar tanpa merespon perkataan Alex.



"Namun kalo aku duga, sepertinya tuan Julian mencari sesuatu karena dia ada menyusup kan beberapa anak buah nya ke markas, namun mereka masih dalam pantauan kita semua" sambung Alex lagi.



"Jika makan sebaiknya jangan bersuara " cetuk Gresia dengan datar.



"Emh.. " jawab Alex yang langsung melanjutkan makan nya.



Kembali hening di antara mereka, hanya tinggal terdengar suara sendok dan garpu yang beradu dengan piring. Kini akhirnya mereka pun selesai makan para pelayan membereskan meja makan Gresia dan Alex dia pindah ke ruang keluarga, hanya sekedar untuk bersantai dan menurun kan nasi yang baru saja meraka makan barusan.



"Untuk masalah ini, kau tak usah ikut campur, kalo bisa jangan mencoba untuk sok berani malah membawa mereka semua dalam masalah" ketus Gresia mengingatkan Alex agar tak ikut campur dengan masalah Julian yang menyeluruh kan anak buah nya di markas.



Gresia tak mau mereka yang lainya ikut dalam masalah hanya karena kecerobohan Alex, yang kemaren.

__ADS_1



"Kenapa aku tak boleh ikut serta??? ! " tanya Alex yang tak mengerti maksud dari perkataan Gresia padanya.



"Pokok nya kata ku tak boleh maka tak boleh, tak usah membantah perkataan ku " ucap nya lagi dengan datar.



"Ya.. ya... ya terserah kau saja " Alex merasa kesal atas perkataan Gresia barusan padanya.



Gresia asik membaca buku nya lagi sedangkan Alex dia sibuk chat dengan kekasih nya, Yuzi datang menghampiri mereka berdua semvari membawa, berkas yang di titipkan caca padanya tadi.



"Nona.. " sapa Yuzi pada Gresia yang sedang fokus membaca.



Gresia menoleh ke asal suara, dengan tatapan datar karena merasa terganggu.



"Nona tadi caca ada menutup kan berkas yang memerlukan anda untuk tanda tangani dan periksa, maaf saya menggangu waktu santai anda. " ucap Yuzi sembari menyerahkan dan iya meminta maaf karena merasa telah menggangu waktu santai nona nya.



Gresia menerima berkas yang di berikan Yuzi dan membuka nya satu-persatu, melihatnya dengan teliti.



"Alex sebaiknya kau mencoba belajar memahami semua data-data perusahaan karena, saat kau sudah selesai sekolah nanti kau akan mengambil alih perusahaan yang di pegang tante Astrid untuk kau kelola. " saran Gresia pada Alex yang sedang asik memainkan Ponsel nya.



"Tak tertarik" jawab nya singkat.



" Kau ini, perusahaan ibu mu tak mungkin harus aku juga yang urus, sebaiknya kau yang mengurus, dari pada kau balapan liar tak ada untungnya "ketus gresia pada Alex.



" Kata ku malas, kau urus saja sendiri, aku malas mengurusi tulisan yang menumpuk setiap hari nya " jawab Alex dengan santai.



Gresia bangkit dari duduk nya dan pindah ke ruang kerja sembari membawa berkas dan bukunya yang perlu di tanda tangani dan ada beberapa yang perlu di revisi ulang.



"Yuzi.. aku akan pergi ke rumah sakit jika dia bertanya bilang aku tak akan kembali malam ini " ucap Alex menitip pesan pada Yuzi.



"Baik tuan" jawab Yuzi.



Alex pun pergi mengendarai mobil nya untuk menuju ke rumah sakit, tapi sebelum ke rumah sakit iya pergi dahulu je supermarket terdekat untuk membeli sesuatu, untuk buah tangan saat ke rumah sakit nanti.



Gresia keluar dari ruang kerja dan melihat Alex yang sudah tak ada di ruang keluarga iya pergi mencari Yuzi untuk bertanya.



"Yuzi apa kau melihat Alex pergi kemana?? " tanya Gresia saat sudah bertemu dengan Yuzi.



"Tuan Alex tadi, berpamitan dengan saya ingin pergi ke rumah sakit dan menitip pesan untuk anda malam ini dia tak akan pulang ada kemungkinan dia akan menginap di rumah sakit nona " jawab Yuzi sembari menyampaikan pesan Alex untuk Gresia.


__ADS_1


Gresia mengangguk mengerti dan dia kembali pergi untuk menuju ke ruang baca, mencari sesuatu yang tadi ketinggalan di sana.


__ADS_2