Rasa Sakit Ini Ku Kembalikan

Rasa Sakit Ini Ku Kembalikan
Apa Kau sudah tak peduli


__ADS_3

Gresia bangkit dari duduk nya dan hendak melangkah pergi, tapi seketika tangannya di tahan oleh alex yang membuat Gresia menoleh dan duduk kembali.Alex yang masih saja diam tak mengeluarkan satu patah kata pun sama juga dengan Gresia dia juga diam dan mengerjakan tugas kantornya melalui HPnya. Alex kesal karena Gresia ikut diam.


"Kak...?? " Alex membuka percakapan tapi Gresia tak menggubris nya dia membalas perlakuan Alex padanya tadi.


"Kak?? ... kaka....? " Alex terus memanggil Gresia tapi Gresia sama kali tak peduli.


Alex kesal dan mengambil HP dari tangan Gresia dan membanting nya ke tanah.


"Apa mau mu..!! " tanya Gresia yang kini melipat kan tangannya di dada.


"Kau dari tadi hanya sibuk dengan HP saja " ketus Alex yang sudah kesal


"Lalu apa mau mu...? " Gresia bertanya kembali.


"Kak aku telah menemukan siapa yang telah membunuh keluarga ku dulu " Alex tertunduk setelah mengatakan itu


"Lalu apa yang membuat mu menjadi seperti ini ๐Ÿคจ๐Ÿคจ bukan kah kau ingin membalas semua ya sudah balas kan saja bukan kah kamu sudah mengetahui pelakunya.?? " jawab Gresia yang dingin terdengar tak peduli dengan perkataan Alex.


"Kak kau tak penasaran kah siapa yang telah aku temukan ?? " Alex bertanya pada Gresia apakah benar dia tak peduli.


"Lalu aku harus bagai mana, aku harus juga mengusut semua masalah mu sampai dalam begitu,??? , bukan kah kau juga bisa untuk membalaskan dendam mu sendiri, aku tak amau ikut campur dalam dendam mu jadi kau bebas ingin melakukan apa asal jangan menyisakan masalah " Gresia semakin tak peduli dengan semua.


"Kak apa kau sekarang sudah tak peduli pada ku lagi kenapa semua ucapan mu terasa dingin dan seolah tak peduli...!!!! kau tau tidak kak yang telah membantai keluarga ku adalah tuan Ardi ....!!! dak aku pun menemukan fakta bahwa aku itu adalah anak haram dia,yang fakta nya adalah aku ini anak dari adik kandung Nyonya nabila youn yaitu Astrid youn...!!!!!! yang iya lecehkan di malam-malam ketika nyonya nabila sedang menghadiri sebuah acara pertemuan. yang berati kita itu sedarah kak " Alex mengucapkan semua perkaranya itu dengan gemetar dan menahan tangis nya yang ternyata selama ini Gresia adalah kaka kandung nya sendiri.


Gresia yang mendengar itu merasa terkejut tapi dia tetap terlihat tenang di hadapan Alex.


"Kak aku harus berbuat apa??, apa kah aku harus senang atau menangis kak?,aku yang telah mengetahui siapa ayah kandungku selama ini atau aku harus menangis karena aku sudah tau siapa yang telah membantai keluarga ku kaka " Alex bertanya dengan suara bergetar


"Alex kau tak boleh lemah hanya karena menghadapi kenyataan, aku tau kau terguncang akan semua nya karena kau mengetahui si pembantai dan sekaligus ayah kandungmu tapi di sini keputusan ada di tangan mu, kau harus usut semua masalah ini dengan jelas alasan apa dia membunuh keluarga yang mau menerima mu dan ibu mu " ucapan Gresia yang begitu acuh tak acuh yang di awal perkaranya serasa menunjukan rasa simpati tapi di akhir kata terasa tak ada arti.

__ADS_1


"Sudah lah ayok kita pulang ini juga sudah sore bukan kah biasanya kau di rumah sakit untuk menemani gibran " Gresia bangkit dari duduk nya dan berjalan meninggalkan Alex yang masih terduduk.


"Kau masih mau di sini atau mau ikut dengan ku ke rumah sakit " di tengah langkahnya Gresia berbalik dan menyadari Alex masih tak bangkit.


"Kau pergi saja aku tak akan ke sana untuk hari ini, oh dan iya kak gibran sudah sadar sekarang " Alex bangkit dan pergi ke arah yang berlawanan dengan Gresia .


"Kalian ikuti dia berita aku jika dia kenapa-kenapa atau berbuat nekat " Gresia menyuruh bawahannya yang mengikuti Alex tadi untuk mengikutinya lagi.


"Baik nona " bawahan Gresia itu bergerak cepat untuk menyusul kemana perginya Alex.


Gresia kini mengendarai mobilnya kembali dan kini dia pergi , bukan untuk menuju kerah sakit atu pulang ke rumah melainkan dia pergi ke sebuah tempat teater yang sudah terbengkalai di sudut kota M.Yang ternyata di sana ada seseorang wanita yang berusia 36tahun yang tak lain adalah Astrid youn ibu kandung Alex yang selamat dari pembantaian itu selain Alex.


"Bagai mana kabar mu tante?? " tanya Gresia yang melihat Astrid duduk di kursi roda yang menghadap ke jendela.


"Gresia....!! " Astrid berbalik dan melihat ke Gresia yang baru datang.


" Bagai mana kabar mu nak, apakah kamu baik-baik saja?? " tanya Astrid saat Gresia sudah ada di hadapannya


"Aku baik-baik saja tante, bagai mana dengan kabar tante sendiri?? " Gresia bertanya kembali kepada Astrid


" Tante juga baik kak, oh iya bagai mana pencarian mu apakah sudah menemukan hasil di mana keberadaan anak tante nak??? " tanya Astrid pada Gresia yang selama ini memang Gresia di suruh mencari keberadaan Alex


"Emmh masalah itu ya tante bagai mana ya aku mau bilang nya... " Gresia belum selesai berbicara Astrid sudah memotongnya


"Ahh tak masalah nak kalo kamu belum menemukannya tante hanya ingin tau saja apa kah dia masih hidup atau sudah tiada setelah kejadian itu , tante tau dia bisa lolos dalam pembantaian itu tapi dia juga masih sangat kecil untuk hidup di luaran sana " ucap Astrid yang begitu sedih saat mengingat anaknya.


Gresia yang melihat itu merasa tak tega, yang tadinya mau diam saja tentang Alex biar Astrid tak tahu dulu sampai Alex membalaskan dendam nya tapi kini tak tega melihat Astrid yang sedih mengingat tentang anaknya. tapi semua rasa kasihan itu ditepis oleh Gresia dan dia memutuskan tetap diam.


"Oh iya tante aku tadi habis berbelanja semua kelengkapan tante , oh iya tante apakah tak sebaiknya tante Gresia belikan saja rumah agar tak tinggal di sini lagi " ucap Gresia yang mencoba menghibur.

__ADS_1


"Tak usah nak tante di sini saja, tante tak mau jika nanti dia menemukan ku lagi dan berusaha membunuhku lagi " yang iya maksud dia adalah tuan Ardi.


"Baik lah kalo itu ke putusan tante jika ada sesuatu kabari saja Gresia ya, sekarang sudah malam Gresia harus segera kembali ke rumah dan setelah itu Gresia akan kerumah sakit untuk melihat teman yang katanya baru saja sadar tadi siang tante " ucap Gresia sembari berpamitan


"Iya nak hati-hati di jalan, kamu harus sering menjaga kesehatan ya nak " Astrid mengelus puncak kepala Gresia


"Iya tante , tante juga harus menjaga kesehatan " Gresia mendongak melihat ke arah Astrid.


Dan kini Gresia berdiri dan melangkah kan kaki nya pergi meninggalkan gedung teater tersebut menuju ke kota lagi . di dalam perjalanan Gresia terus merasa bingung dan merasa bahwa kenyataan ini mengapa begitu menyakitkan kenapa semua itu di lakukan oleh ayah nya.


...BERSAMBUNG ...


...๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š...


jangan


lupa


untuk


like


komen


and


vote


...Terima kasih...

__ADS_1


__ADS_2