Rasa Sakit Ini Ku Kembalikan

Rasa Sakit Ini Ku Kembalikan
Preman


__ADS_3

Para preman itu, di buat kesal oleh Gresia.Meraka berjalan ke arah Gresia bersamaan untuk bermain keroyokan.


"Hati-hati kak, sebaiknya kakak pergi saja...!! " teriak nya memperingati kan Gresia.


"Sebaiknya kau tutup mata bocah, dan jangan hiraukan apa pun yang kamu dengar jangan sesekali buka mata jika bukan aku yang menyuruh mu " ucap Gresia memerintah anak itu.


Anak itu pun mengikuti apa yang di katakan Gresia, dia memejamkan mata nya.


"Sini maju lah jika kalian berani..!!! " ucap Gresia dingin dan seketika aura di sekitar menjadi mencekam seakan semua udara menekan pada mereka.


"Siapa kau sebenarnya?? " tanya ketua preman yang sebenarnya sudah takut dengan aura Gresia namun dengan gaya coll nya di bertanya.


"Heh tak usah banyak tanya, sini maju saja " Tantang Gresia.


"Cih kau sudah tak sayang lagi dengan tubuhmu itu ya hingga sudah tak sabar untuk segera menyerahkannya pada kami 😏😏Dengan senang hati kita akan melayani mu dengan lembut nona " seringai nya sembari menggoda Gresia meski ada rasa takut.


'Karrrrrakkk...... Buuuukkkk.... duukkkk... karrrrrakkk.... bukkkkkk. '


Perkelahian pun tak dapat terelakkan semua preman tersebut, mengalami patah tulang.


"Heh bagai mana?, masih ingin melawan..! " ucap Gresia sembari mengibas-gibaskan tangannya.


Para preman itu takut mereka berlari dengan melihat ke arah Gresia dengan rasa dendam yang mereka bawa.


"Sudah buka lah kau sudah aman..! " ucap Gresia pada bocah yang ada di sana.


Gresia melangkah pergi, untuk segera kembali, untuk makan malam karena sehabis berkelahi, perut nya terasa lapar.


"Kak tunggu...!!! " teriak anak itu memanggil Gresia.


Gresia pun sontak berhenti dan menoleh ke arah belakang.


"🤨Ada pada?? " tanyanya dengan datar .


"Kak terimakasih atas bantuan kaka kali ini, aku


hanya mempunyai ini " anak itu membungkuk sembari mengucapkan terimakasih, dan dia menyodorkan uangnya pada Gresia.


"🤨🤨" Gresia tanpa berkata dia hanya menaikan satu alisnya, saat melihat anak itu memberikan uangnya.


"Maaf memang ini tak seberapa, tapi tolong terimalah sebagai tanda terimakasih ku karena sudah menolongku tadi kak" ucapnya lagi saat melihat muka Gresia.


"Itu uang mu ambil saja, lain kali harus lebih berhati-hati" ucap Gresia dan langsung melanjutkan jalanya.

__ADS_1


"Terimakasih " ucap anak itu sembari memandangi kepergian Gresia yang mulai menghilang dari pandangannya dengan tersenyum.


Kini Gresia sedang mengendarai mobilnya lagi dengan santai. Dia melihat anak tadi menjadi teringat akan alex yang kini sudah jauh darinya, ada rasa rindu.


*******


Sedangkan kini di Florida, alex hari ini hanya berdiam di rumah, karena tak tau apa yang harus iya lakukan. Karena sekarang semua bahan makanan dan bumbu sudah lengkap ada di kulkas, tapi seperti yang kita tahu alex seorang anak kecil dan seorang pria, dia tak tau cara memasak.


"Bosan aku harus apa?? ingin keluar tak ada kendaran, hendak ke depan saja sangat jauh??! " ucapnya pada diri sendiri sembari menyalakan tv.


Sea(Alex )hanya berdiam dan duduk di sofa TV yang menyala dan dia asik dengan pemikiranya sendiri.


Dan tiba-tiba terbesit di pikirannya untuk berjalan keluar, meski hanya sekedar untuk mencari udara saja.


"Hah harus berjalan lagi " gerutunya sembari memakai earphones dan berjalan kembali menyusuri jalanan komplek tersebut.


Di sepanjang jalan tak sadar jika dia seperti mencari seseorang, sedari taditapi iya tak melihatnya di sekitar.


"Heh kemana bocah itu, apa kah tak akan menggangu " gumamnya sembari terus berjalan.


Sea(Alex )yang melihat di pinggir jalan ada seorang tunawisma yang sedang di keroyok sekelompok pemuda, dia hanya berjalan melewatinya saja, tapi saat sea(Alex )menatap kebelakang dia melihat ke arah tunawisma tersebut, mukanya yang memelas meminta bantuan tapi hanya dengan tatapannya saja.


Sea(Alex )dia tak peduli lanjut berjalan meninggalkan tempat tersebut. namun tiba-tiba dia berbalik badan.


"Heh siapa kau mau ikut campur urusan kami, pergi lah tak usah ikut campur " ucap para pemuda tersebut.


"Aku 😏ya aku memang bukan siapa-siapa aku hanya orang yang lewat saja, tapi tak sengaja aku melihat orang bodoh menindas yang lemah " ucap sea(alex) dengan santai namun dengan nada coll nya itu.


"Cih sok jadi pahlawan kau..!!!! " ucapnya dan tiba-tiba melayangkan satu tinju ke arah sea(Alex)


Namun dengan sigap sea(Alex ) mengelak dari pukulan tersebut.


"Haih cuman segitu rupanya, memang lemah beraninya menindas orang yang tak berdaya itupun ber keroyok ..! 😏" Sea(Alex) melipat tantangan nya di dada sembari menyeringai mengejek meraka.


"Heh coba rasakan ini..!! " lagi lagi pemuda itu melayangkan tinju dan tendangan bertubi-tubi namun dengan sigap Sea(Alex) dapat mengelak atau menangkis nya .


"Sekarang giliran ku, " ucap nya dengan aba-aba sea(Alex)langsung melancarkan serangan balik.


'Bukkkk.... brruuukkk..... duukkk... kkkrrrekk... '


Sea(Alex)melawan meraka dengan santai meraka kalah di yang nya dengan hitungan menit, namun tiba-tiba salah satu dari mereka menodongkan pistol ke arah sea(Alex).


"Menyerah lah kalo tidak akan ku tembak kau...!!! "teriaknya dengan lantang.

__ADS_1


" Oh benarkah coba saja kalo kau bisa "tantang Sea(Alex) pada pemuda yang memegang pistol.


'Dor... dor... dor... dor.. dor.. '


Lima kali suara tembakan yang bergema tepi semua itu meleset hanya sekedar menggores tangan sea(Alex)saja tanpa luka serius.


Setelah peluru itu habis meraka takut akan sea(Alex ) itu mereka lari kocar-kacir dari tempat tersebut.


"Dek tangan mu terluka, ayok kita bawa ke apotik terdekat untuk di obati "ucap tunawisma tersebut yang melihat tangan sea(Alex ) berdarah.


" Aku tak apa, lain kali anda harus lebih berhati-hati, dan jangan hanya diam saja sebaiknya melawan "ucap sea(Alex ) sembari melenggang pergi meninggalkan tempat itu sembari merapikan bajunya.


Tunawisma tersebut hanya bisa tersenyum namun dia juga khawatir akan luka sea(Alex) , dia tersadar dan lupa menanyakan namanya.


" Ah aku lupa menanyakan namnya siapa anak muda itu?? "ucapnya sembari berdiri dan dia pergi juga dari tempat itu.


Sedangkan sea(Alex )kini yang sedang duduk di bangku taman dia melihat lukanya itu sembari membersihkan darah yang masih tersisa dengan tisu basah yang baru iya beli di pinggir jalan.


" Hai tangan mu kenapa?? "


Sea(Alex) terkejut saat mendengar ada orang yang bertanya padanya itu.


Sea(Alex )menoleh untuk melihat siapa orang itu, saat iya melihat ternyata tak salah dugaan nya itu .


"Jawab sea?? kamu kenapa kok bisa luka gini, ayok cepat ikut aku kita obati lukanya, jangan sampai terinfeksi nantinya " ucap wanita itu dengan sigap langsung menarik tangan sea(alex)


Sea(alex )dia pasrah tangannya ditarik oleh wanita itu.


Saat tiba di Apotek yang tak jauh dari taman, Pramudja pun langsung membeli obat untuk luka, dan lagi-lagi iya menarik tangan sea(Alex) untuk duduk di salah satu bangku tunggu di sana .


Pramudja dengan teliti mengobati tangan sea(alex)


"Tangan mu ini jangan terkena air dulu, atau tidak nantinya akan basah dan terinfeksi akan sangat sulit sembuhnya nanti " ucap nya disela-sela memasang perban.


Sea(Alex )dia hanya bersikap dingin dan acuh tanpa perduli, dengan ucapan gadis tersebut.


"Hai kau dengar tidak..!! " ucapnya


"Itu bukan urusan mu " ucap sea(alex) yang seperti biasa acuh dan dingin dia pegi begitu saja tanpa mengucapkan terimakasih.


"Ish dasar bocah dingin, pengen rasanya aku sleding tuh orang " umpatnya kesal.


Pramudja pun pergi dari apotek tersebut , untuk kembali ke rumah sang kakak, karena hari kini sudah mulai sore.

__ADS_1


__ADS_2