
πΉπΉπΉπΉπΉπΉ Terimakasih buat kalian semua para readers yang udah sempetin waktu kalian buat mampir di novel nya author, dan Terima kasih yang udah memberikan like nya, semoga kalian semua bisa terhibur ya sama ceritanya meski gak karuan bin gak jelas, author akan selalu memberikan yang terbaik buat kalian para readers,maka dari itu dukung terus cerita author yaπππππππ
"happy Reading "
ππππππππππππ
Mendengar ada keributan diluar Astrid (Asti) beranjak dari duduknya untuk melihat ada apa di luar, yang membuat dia terkejut adalah dia melihat banyak sekali bawahannya yang sudah mati di sana, Astrid (Asti) sontak menjadi kesal dia pergi berkeliling markas untuk mencari orang yang membuat kekacauan.
"Siapa yang mampu melakukan ini..!!! bukanya mereka sudah di penjara?? " ucap Astrid (Asti) sembari bertanya sendiri akan dalang dari kejadian itu, dia pun langsung berjalan ke arah penjara.
"Nona...!!! ada seorang wanita yang menyerang dia sangat kuat yang mampu melumpuhkan sebagian pasukan " lapor salah satu bawahan saat melihat Astrid (Asti) yang sudah hampir di dekat penjara.
"Memalukan kalian kalah hanaya melawan satu orang perempuan bodoh..!!! " Astrid (Asti) semakin marah setelah tau kalo hanya ada satu arang yang menyerang markasnya baju mampu melumpuhkan separuh pasukannya.
"Maaf nona, karena kami juga lelah karena pertarungan sebelumnya " jawab bawahan itu sembari ragu untuk mengatakan itu.
"Tak berguna......!!! " Astrid (Asti) mengarahkan pistol nya dan menarik pelatuk nya, hinga timah panas bersarang di kepala bawahannya.
DOR......
"Heh sampah yang tak berguna, kamu tak layak untuk hidup, kan lebih bagus kau mati saja " Astrid (Asti) berucap sembari melanjutkan jalanya untuk mencari wanita yang menyerang markasnya.
Saat dia sampai di penjara di sana Astrid (Asti) melihat seorang wanita yang mengenakan mantel hitam dan wajah yang di tutupi masker sudah sangat terluka parah namu, masih bisa melawan.
"Berhenti....!!!! aku lah lawan mu...!! " pekik nya membuat meraka yang sedang bertarung terhenti.
"Aku lah lawan mu, mari kita berduel siapa yang menang nantinya??..!! " ulang ucapnya sembari menunjuk ke arah wanita berjubah hitam itu.
Wanita berjubah hitam itu hanya tampak terdiam, dan tak bergeming dia sedikitpun tidak memperdulikan perkataan Astrid (Asti) malahan menggunakan kesempatan itu untuk menaklukan yang lain , karena mereka dalam keadaan lengah.
__ADS_1
Seeerrrrkkkk... bukkk...... brukkkkk..... dukkkk... pakkkk.... seeerrrrrkkkkk..... kkrraaakkkk......
wanita itu terus melawan yang membuat Astrid (Asti) yang di acuhkan dua semakin geram.
"Sial berani nya kau mengacuhkan ku jalang....!!! " Astrid (Asti) menggerakkan gigi dan langsung menodong kan pistolnya.
Wanita itu menangkis peluru dengan badan para bawahan Astrid (Asti) . dan kini peluru nya habis kini tinggal baku hantam hingga masker terlepas.
"Ternyata kau Gresia ....!!! sial kau menghancurkan markas ku. " Astrid (Asti) terkejut saat melihat ternyata di dalil masker itu adalah Gresia.
"Ya ini aku, kenapa kau terkejut bukan?? aku sendiri mampu melumpuhkan sebagian pasukan mu, kau tau tidak siapa yang kau provokasi πππ?? " Gresia hanya menyeringai akan terkejut Astrid (asti) saat melihat nya.
"Hah untuk apa kau berbangga, sebentar lagi kau akan bersama dengan mereka di dalam sana tapi jika kalian ingin ku bebas kan, maka berikan semua harta keluarga youn, karena itu adalah hak ku , bukan hak mu....!! " Astrid (Asti) menawarkan pertukaran pada Gresia, yang mana mereka bebas dan dia mendapatkan harta keluarga youn.
"Benarkah jika itu hak mu?? ππapa aku tak salah mendengar, ingat lah nyonya anda sudah tak ada di daftar kartu keluarga, keluarga youn jadi jangan berharap mendapatkan sepeser pun, dan yang harus anda tau harta itu yang menghasilkan adalah Nabila youn dan Astrid youn lalu di mana hak mu??? " tanya Gresia sembari bersandar ke tembok karena dia merasa sangat lemas karena banyak darah yang keluar, dengan di iringi senyum mengejek kepada Astrid (Asti).
"Sungguh?? " tanya Gresia dengan gaya nya yang seakan tak percaya dan layak berpikir.
"Kau tau apa anak ingusan....!!! " bentak Astrid (Asti) yang melalui terprovokasi oleh perkataan gresik yang membuat darahnya mendidih.
Kini Astrid (Asti) mengambil pistol yang tergeletak di lantai dan mengarahkan ke arah Gresia, yang ternyata Gresia juga sudah ada persiapan dia sudah mengambil pistol dan kini tubuhnya sudah di kuasai oleh alika, karena dia tadi kesal masker yang iya kenakan lepas identitasnya di ketahui. Kini meraka saling baku tembak hingga kini tinggal tersisa satu peluru lagi di pistol Gresia (alika).
"Sebaiknya kau menyerah karena, kau sudah tak bisa lagi berbuat apa-apa πππ" ujar Astrid (Asti) yang tau jika pistol Gresia(alika) hanya tersisa satu peluru.
"Benarkah??, buka kah masih ada cara lain untuk mengalahkan mu tak harus menegakan barang murahan mu ini..!! " Gresia (alika) melempar pistol yang ada di tangannya ke hadapan Astrid (Asti) dan dia mengeluarkan belati keramat nya .
Neraka melanjutkan pertarungan dengan Astrid (Asti) yang mengenakan pistol sedangkan Gresia (alika) dia hanya bisa menghindari untuk sementara waktu hingga peluru di pistol Astrid (Asti) habis. Sedangkan di dalam penjara Gibran dan cristian sedang berusaha melepaskan ikatan meraka satu sama lain begitu juga dengan yang lain.
"Ayolah sedikit lagi...?!! " gerutunya cristian saat hendak melepas tali yang mengikat tangan gibran .
__ADS_1
"Perlahan cristian pasti kamu bisa " ucap gibran yang sama berusaha untuk membuat tali yang mengikatnya terlepas.
"Iya gib ini sedikit lagi, nah sudah ayo cepat gib lepasin tali punya ku " cristian berhasil melepas tali yang ada di tangan gibran dan kini gibran juga melepas tali yang di tangan cristian.
" Bob , keren, bara ayo cepat ambil ini, dan kalian para wanita cari keberadaan alex, tapi berhati-hati lah jangan sampai tertangkap lagi "ajak gibran pada Bob, keren dan bara untuk melihat ke depan , sedangkan para wanita di perintahkan oleh nya untuk mencari alex.
" Baiklah, kalian juga berhati-hati " kini cristian dan yang lain pergi mencari ruangan alex.
Saat mereka keluar sangat terkejut melihat Gresia(alika) sedang baku hantam dengan Astrid (Asti) , Gibran merasa tak percaya jika Gresia ada di sana untuk membantunya.
"Gib itu Gresia kan??, tapi dia sudah terlihat sangat pucat sepertinya semua lukanya terbuka lagi?? "tanya cristian jangan sama tak percaya dan melihat kondisinya yang sudah pucat.
" Ya, sebaik nya kalian cepat cari alex di sini biar kita yang membantu Gresia (Alika) " perintah gibran dan para wanita langsung pergi untuk mencari tempat alex.
Gibran yang melihat Gresia(alika) yang sudah mulai kewalahan dia pun langsung membantu begitu juga dengan yang lain melawan para bawahan Astrid (Asti), kini terjadi pertempuran yang cukup sengit yang mana kini gibran dan Gresia (alika) melawan Astrid (Asti) berdua.
"Kau mundur...!!! π‘ini lawan ku, jangan suka ikut campur...!! " bentak Gresia (alika) dia tak mau pertarungan ya di ikuti oleh orang lain.
"Cih... kau main nya keroyokan Gresia (alika), jika tak mampu untuk menghadapi ku sebaiknya mengaku kalah " ejek Astrid (Asti) yang melihat gibran di sana.
"Aku belum kalah, untuk apa aku mengaku kalah ππ" jawab Gresia (alika) dengan datar.
"Tapi gres kamu sudah hampir kehabisan tenaga lihat lah wajahmu sudah pucat " gibran merasa khawatir dengan keadaan Gresia (alika).
"Sudah pergi lah...!! " cetus nya dengan sinis.
Gibran tak berani lagi untuk membantu dia pun membantu yang lain untuk melawan para bawahan, sedangkan kini Gresia (alika) bertarung kembali melawan Astrid (Asti) . Meski Gresia (alika) ini sudah hampir kehabisan tenaga tapi dia tak mau menyerah dia terus melawan Astrid (Asti).
Bersambung.......
__ADS_1