Rasa Sakit Ini Ku Kembalikan

Rasa Sakit Ini Ku Kembalikan
Kenapa bisa seperti ini


__ADS_3

Semua orang yang sudah terkapar ditinggalkan alika dia melihat ke arah belakang yang di sana berdiri semua bawa hanya sendri.bob yang melihat itu langsung menarik alex keluar.


"tuan muda maaf tp tolong lah nona akan mengamuk kemari "


yang lain malah mendekati alika


"queen apa anda tak terluka "


tanya keren pada alika, keren dia tidak pernah melihat ke peribadian lain dari Gresia ya itu alika dia baru melihat kali ini dia di serang oleh alika.. bak... buk... bak... buk... krakkkkk....


aaaggghhh


"tuan alex tolong mereka kalo tida mereka akan mati "


ucap bob yg khawatir melihat keren yang sudah babak belur oleh alika di hajar tanpa ampun dia melawan pun tak ada yg mengenai alika.


"iya bentar kak bob , "


alex mendekati alika yg sedang menghajar keren.


"kak sudah cukup setop tak usah lagi melampiaskan lagi ya udah "


alika berhenti dan menoleh ke arah alex.


"heh bocah kau di sini juga sejak kapan 😈😈"


"😁😁😁aku sejak td pagi disini "


"apa kau tak menjaga kaka mu di rumah sakit?? "


"tidak karena kan ada kak cristian sama kak caca di sana "


"heh adik tak berbakti siapa yang memanjakan mu tp kau ikut dengan siapa "


"ya sudah yok kita makan aku dah laper nih "


"hem baik lah ayo aku sudah lumayan lama tak bicara dengan mu bocah "


"baik lah kalian bawa lah tuan keren ke rumah sakit dan bereskan semua "


"mari kak bob bawa mobilnya, baik tuan muda "


yang lain membawa keren ke rumah sakit dan sisanya membereskan semua mayat yang tergeletak di jalan.


***


kini suasana di G'A grup yg sedang mengadakan pertemuan antara semua manager dari semua bagian yang di pimpin oleh cristian , cristian dia sedang bingung memikirkan alex yg belum ada kabar dan kini semua dokumen yang ada di depannya semua membuat dia pusing hingga membuat suasana di ruangan menjadi sangat suram.


"ini ada apa dengan nona cristian sepertinya dia marah sekali "


"entah lah, dia sama dengan buk Gresia kalo sedang marah sama menyeramkan "


"iya benar dari auranya seperti ingin sekali membunuh orang "


"benar dan dari gaya dia marah dia seperti seorang mafia "


"is menyeramkan sekali, Mudah-mudahan ini tak ada masalah ya "


"iya mudah-mudahan tak ada masalah "


para karyawan pada berbisik ke teman sebelah nya tp semua itu terdengar juga oleh cristian yg kini sedang kesal dan bingung mencari alex membuatnya marah dan kini menggebrak meja,


bbbrrraaaakkkkkkk

__ADS_1


"kalian disini bukan untuk bergosip di sini kalian buat bekerja 😑😑 sekarang bubar semua "


cristian bangkit dari duduk nya dan menuju ke ruangannya.


"aaggghhh lo di mana sih alex kenapa sampe sekarang gk ada kabar gimana kalo Gresia nanya ke gue , gue harus jawab apa "


cristian kini duduk di kursinya sambil berpikir kemungkinan alex pergi kemana dan kini dia memutuskan menelpon ke rumah kepada suzi.


"πŸ“±halo nona ada yang bisa saya bantu?? "


"πŸ“±suzi apa kah alex ada pulang ke rumah pagi ini?? "


"πŸ“±tidak ada nona dari kalian pergi tak ada yang kembali ke kediaman nona "


"πŸ“±ok baik lah suzi kalo gitu saya tutup dulu "


"πŸ“±iya nona "


sambungan telpon pun terputus


" alex lo di mana sih sebenernya, jangan bikin orang pusing dong "


kini cristian mengambil dokumen yang penting yang perlu dia pelajari dan membawanya ke rumah sakit, dari kantor ke rumah sakit hanya membutuhkan waktu 1jam jadi kini cristian sudah sampai ke rumah sakit di mana gibran dirawat cristian melihat di kursi tunggu depan ruangan gibran di San semua anak buah di situ juga ada caca dan orang tua gibran sedang terlihat cemas.


cristian menghampiri dan menarik caca ke arah yang lain.


"caca ada apa kenapa kalian kelihatan begitu cemas ada apa sebenarnya selama aku gk di sini "


"tidak ada nona cuman saat nyonya aditama masuk kedalam melihat detak jantung tuan gibran sudah menurun nona dan ke adanya semakin lemah "


"kenapa bisa seperti ini caca "


"saya juga kurang tau nona "


cristian menghampiri orang tua gibran yang sedang terduduk lemas di kursi yang menunggu dokter keluar dari ruangan.


"bibi sebaiknya bibi istirahat dulu jika nanti ada kabar saya akan segera mengabari "


"tidak usah nak cristian , bibi ingin disini menunggu "


"baik lah kalo begitu, ini bibi minum lah terlebih dahulu lihatlah muka bibi sudah pucat "


"baik lah Terima kasih nak cristian "


"iya sama-sama bi "


"ini pama kopi untuk anda "


"iya terimakasih nak "


"iya paman "


dokter pun keluar dari ruangan nya gibran ke dua orang tua gibran langsung bangkit dari duduk nya dan menghampiri dokter.


"dok bagai mana ke adan anak kami dok "


"iya dok bagai mana ke adanya "


"baik lah nyonya tuan pasien sekarang sudah aman dan detak jantungnya sudah normal kembali "


"oh syukur lah kalo seperti itu dokter terimakasih "


"iya tak masalah tuan nyonya karena ini tugas saya sebagai dokter , kalo seperti itu saya permisi "

__ADS_1


"baik lah dok "


Dokter ZAINAL pergi berlalu menuju ruangannya,


"caca kamu tunggu di sini ya tolong pegang semua dokumen ini saya ada urusan sebentar "


"baik ... baik nona "


"paman bibi cristian tinggal sebentar ya nanti saya kembali lagi "


"iya nak tak apa kami di sini menjaga gibran "


"iya nak kamu juga harus istirahat biar kamu yang berjaga, karena kamu juga cape banyak pekerjaan "


ucap orang tua gibran, yang melihat cristian yg memegang setumpuk dokumen dan masih mengenakan baju kerjanya ke rumah sakit


"tida paman bibi cristian hanya pamit sebentar ya sudah aku pergi dulu ya "


cristian berlalu pergi menuju ruangan dokter Zainal.


tok... tok... tok...


"iya silahkan masuk "


cristian masuk keruangan dokter dan duduk di kursi sebrang kursi dokter


"zai sebenarnya gibran kenapa "


"tak ada yang perlu di khawatir kan cris tadi hanya ke setabilan nya agak menurun sedikit tp sekarang sudah membaik "


"katakan yang lebih jelas nya zai jika kamu ketahuan berbohong kau akan mati di tangan Gresia beserta keluargamu zai "


"hhhuhh baik lah cris sepertinya ada penyusup yang masuk kemari dan menyanyikan obat injeksi ke selang infus gibran sepertinya dia bisa masuk dengan menyamar menjadi suster atau dokter di sini cris "


"oh kalo seperti itu dimana Vera dan dinda "


"oh dia ada tapi tak menangani gibran "


"kalo begitu mulai sekarang kaulah dokter yang rutin memeriksa gibran dan ingat perawat yang masuk ke sana selain Vera atau dinda dilarang masuk "


"baik lah cris ini dinda dan Vera "


"sore nona "


sapa mereka berdua kepada atasannya itu ya cristian atau gibran sudah di anggap ketua oleh seluruh bawahan dan anggotanya


"heh kalian berdua ingat lah kejadian ini jangan sampai terulang kalian bertiga aku tugaskan menjaga gibran kalo tida kalian sebelum sampai tangan Gresia akan mati duluan di tangan ku "


"baik.. nona akan kami ingat semua perintah nona ketu"


cristian berlalu pergi dari ruangan dokter.


.


.


.


.


.


πŸ€πŸ€πŸ€β˜Ίβ˜Ίβ˜Ίβ˜ΊπŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ€πŸ€πŸ€πŸ€

__ADS_1


__ADS_2