Rasa Sakit Ini Ku Kembalikan

Rasa Sakit Ini Ku Kembalikan
Gibran sadar


__ADS_3

😊😊Maaf ni ya author skip udah 2 bulan soalnya author lagi buntu nih jadi bingung mau gimana lagi jadinya tak skip aja lah 😊😊


Kini sudah 2bulab berlalu dengan banyak suka duka yang mereka lalui, gibran pun tak jadi di bawa ke luar negri kini dia masih ada di rumah sakit yang sama di mana tempat gibran dirawat , nyonya aditama dia mulai menerima jika putranya juga terjun ke dunia mafia, kini alex yang berada di samping gibran dia tertidur nyenyak.


"Uuuggghhhh a... air" gibran tersadar dia berbicara sangat pelan alex yang meski pun tertidur tapi dia masih saja selalu waspada pada dia terbangun.


"Kak apa barusan aku mendengar kaka berbicara??? kak "


"A.. air " gibran berbicara lagi meski matanya masih terpejam


"Hah kak gibran sebentar kak " alex terbangkit dari duduk dan langsung mengambil air yang di meja nakas yang ada di sebelah nya.


"Kak sini aku bantu untuk minum " alex mengangkat kepala gibran supaya bisa minum.


Saat alex sedang memberi gibran minum cristian masuk yang tadinya berniat untuk mengajak alex makan siang.


"Alex apa yang kamu lakukan???? "


tanya cristian yang melihat itu


Alex dengan perlahan menaruh kepala gibran kembali ke bantal lalu iya menoleh ke arah cristian sambil menaruh gelas kembali ke nakas.


"Kak gibran udah sadar kak, kaka tunggu disi aku akan memanggil dokter dulu "


"Baik lah jangan lama?? "


"Eeeemmm"


Alex berlarian di lorong rumah sakit untuk menuju ke ruangan dokter zainal sampai menabrak salah satu pengunjung di rumah sakit itu.


"Nak jangan berlarian di rumah sakit...!!! " ucap orang yang di tabrak alex.


Alex hanya menoleh dan melanjut kan larinya ke ruangan zainal.


"Kenapa sih bocah zaman sekarang kok suka main lari-lari sesukanya aja " Gerutu pengunjung itu


"Tuan anda tak apa??? " tanya pengunjung lain


"Iya tak apa "


Kini alex yang sudah sampai di ruangan dokter zainal dan ternyata dokter zainal tak ada di ruangan dia sedang ada Pasie .


"Anda butuh apa tuan muda??? " tanya nabila yang saat itu berasa di ruangan

__ADS_1


"Dimana dokter bodoh itu??? "tanya alex dengan ketus


" Dokter zainal sedang ada pasien di lantai 2tuan "jawab nabila yang sudah tau siapa yang di maksud alex


Alex berlalu kembali ke arah lift untuk turun ke lantai 2 , dengan cepat alex kini sampai di lantai dua dan langsung mencari zainal ke setiap ruangan dan kini dia menemukanya di bagian ujung lorong lantai dua itu zainal masih sedang memeriksa pasien.


Baarrrrrkkkkk


Alex menendang pintu yang membuat semua yang ada di ruangan itu kaget.


"Tuan ini rumah sakit dan saya sedang menangani pasien, anda harap lebih sopan " ucap zainal


Tapi Alex tak menggubris perkataan zainal dia langsung menarik tangan dokter zainal untuk menuju keruangan gibran.


"Tuan saya masih belum selesai melakukan pemeriksaan terhadap pasien '


" Diam kau ikut lah dengan ku "Ucap Alex dengan tegas dan nada bengis nya


Zainal yang tak berani melawan Alex dia pun menurut saat di tarik oleh Alex, sedangkan sekarang di ruangan pasien itu masih ada suster sindi


" Sus bagai mana ini masih mau di lanjut pemeriksaan atau tidak "Ucap pasien itu


" Maaf nyonya nanti akan saya panggilkan dokter lain untuk menerima anda sepertinya dokter zainal sedang di butuh kan oleh pemilik rumah sakit ini " jawab sindi dengan sopan


Kini Alex dan zainal yang sudah sampai di ruangan gibran dan melihat gibran yang kini sudah membuka matanya.


"Alex kau lama sekali?? " Tanya cristian pada Alex yang baru saja sampai.


"Dokter bodoh ini sedang keluyuran di bawah jadi aku harus mencarinya terlebih dahulu baru kembali " jawab Alex dengan ketus


"(Astaga tuan siapa yang sedang keluyuran saya sedang memeriksa pasien di sana dan anda tiba-tiba menarik saya, kalo anda bukan orang kesayangan mereka udah aku suntik mati kamu tuan ) " zainal hanya mampu menggerutu di dalam hatinya saja dan langsung menghampiri gibran .


"Tak usah mengumpat di dalam hati cepat periksa..!! " ucap Alex dengan dingin


"Eehhh sa....saya tak berani tuan baik akan segera saya periksa " zainal gugup karena dia ketahuan kalo sedang mengumpat Alex di dalam hati.


"Aiihh kamu ini Alex bukanya kau itu sudah kenal cukup lama dengan dokter zainal kenapa sikap mu masih cukup dingin, kalian tak mau berteman " ucap cristian yang sering melihat Alex seperti bermusuhan terus dengan zainal.


Alex hanya melirik dengan sinis ke arah cristian. dan kini zainal sudah selesai melakukan pemeriksaan.


"Bagai mana zai hasilnya??? " tanya cristian pada zainal yang baru saja selesai memeriksa


"Syukur lah tuan gibran sudah pulih dengan baik paling tinggal pemulihan pada kakinya saja harus sering dilatih cris " jawab zainal

__ADS_1


"Bagus lah kalo udah baik "


"iya cris kalo gitu aku kembali lagi ya masih perlu memeriksa pasien ku tadi "


"Eehhh baik lah " cristian yang terkejut mendengar ucapan zainal iya langsung mengizinkannya kembali.


"Ehh Alex apa benar kamu selalu gitu sama dokter zainal??? " tanya gibran yang kini sedang duduk bersandar di kepala ranjang


"Tidak "


"Alex kaka mau tanya tadi zainal benar lagi keluyuran apa lagi meriksa pasien di lantai dua??? " tanya cristian pada Alex


"Lagi keluyuran ngegoda pasien perempuan dia mana ada lagi kerja " jawab Alex dengan santai


"Jujur Alex kamu gak boleh bohong, dan kamu juga gak boleh mengganggu orang yang sedang bekerja " ucap gibran yang menimpali


"Ya dia sedang memeriksa pasien di lantai dua " jawab Alex tanpa dosa dia masih asik amen hp nya entah apa yang dia lakukan adanya dia dan HP nya yang tau.


"Astaga Alex dia kan sedang bekerja kenapa kau seret kemari kan masih bisa cari dokter lain " ucap cristian yang mulai kesal dengan tingkah Alex yang sembrono itu.


"Sudah lah cris itu juga udah terjadi " gibran mencoba menenangkan cristian yang mulai emosi


"Gak bisa gini terus gib benar kata Gresia kalo kita itu gak harus manjain ih anak terus, jadi nya kayak gini dia tingkahnya " cristian masih sangat emosi.


Di tengah kekesalan cristian keluarga aditama datang untuk menjenguk gibran yang tadi di kabari oleh Alex .


"Ehmmm " Alex berdehem biar cristian berhenti mengomel


"Kenapa hah hamhemhamhem mau belajar nyanyi sino jangan di sini di luar sana " cristian masih tak menggubris dan malah terus mengomel.


"Nak ada apa ini??? " tanya nyonya aditama tama pada cristian


"Ehhhhh bibi sejak kapan di sini ??? "tanya cristian yang sedikit kaget dan malu


" Baru saja 2menit nak "jawab nya


Cristian yang merasa malu langsung menarik Alex untuk keluar ruangan.


" Permisi ya bi paman kami keluar dulu kalian silahkan untuk menemani gibran " ucap cristian seraya malu


"Alex ayok keluar dulu "


Alex jalan terus lebih dahulu menuju pintu, cristian yang merasa kesal karena dia yang mengajak tapi dia yang di tinggal.

__ADS_1


πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€β˜Ίβ˜Ίβ˜ΊπŸ€£πŸ€£BERSAMBUNG


__ADS_2