Rasa Sakit Ini Ku Kembalikan

Rasa Sakit Ini Ku Kembalikan
Hutang sakit yang harus di bayar


__ADS_3

Gresia yang melihat dion yang sudah berlutut dilantai iya pun berjongkok untuk menyetarakan badan mereka.


"Mau menyerah atau lanjut , jika ingin menyerah maka menyerah lah sebelum terlambat, selagi aku belum berubah pikiran, tapi jika setelah ini jangan kan ada kelonggaran lalat lewat di depan mu itu pun jangan harap 😈😈" Ucap Gresia yang membuat dion merinding namun dia tetap saja bersikap tenang.


"Heh aku tak akan menyerah pada wanita iblis sepertimu, kalo berani mari kita bertarung satu lawan satu" tantang dion pada Gresia.


Semua yang mendengar perkataan meraka semua prihatin pada dion, karena sangat bodoh nya pilihan dion, yang tak melihat ke adaan diri sendiri yang sudah terluka tapi malah menantang orang.


"Sungguh kah??, kau ingin berduel melawan ku apa kau tau sak sayang dengan nyawa kecil mu itu " tunjuk Gresia pada dion dengan nada merendahkan dan memandang rendah.


"Belum tau siapa yang akan menang, jadi tak usah merasa berbangga diri dulu nona, sebaiknya jangan banyak bicara" jawab dion dengan tersenyum miring pada Gresia.


"Oh benarkah?, memang apa yang bisa kau perbuat, kalian ikat dia di kursi itu.....!! " ucapnya dengan muka datar dan memerintah para bawahan nya untuk mengikat dion di kursi.


"Heh kau beraninya mengikat ku di kursi tak berani langsung berhadapan, cih... queen seperti apa kau itu, tak pantas untuk memimpin mafia terbesar hahahah" makanya dan tertawa di akhir kalimat nya.


"Kalian bawa masuk dia kesini...!!!! " perintah Gresia pada orang yang ada di luar aula.


Dan ada seseorang yang membawa anak SMA masuk kedalam aula.


"Kak dion....!??!!, bantu aku kak???? " dengernya pada dion yang tak lain ternyata anak SMA tersebut adalah wiliam yang di bawa serta oleh Gresia dari st. Louis.


"Kenapa kau ada disini?? " ucap nya tak percaya karena dion telah mengirim wiliam ke st.louis agar tak di ketahui musuh.


"Kau terkejut bukan aku bisa membawanya ke sini, jadi aku hanya ingin kau menyaksikan penderitaan adik mu ini...!!! 😈😈😈😈😈" ucap Gresia sembari mencengkram dagu wiliam.


"Hei wanita gila lepas kan aku , apa salah ku pada mu hah...!!! " bentak nya sembari memberontak .


"😈😈 Ya kau memang tak ada salah dengan ku, tapi kau sering menindas mereka yang lemah maka sekarang giliran ku membalaskan dendam mereka pada mu😏" ucapnya dengan Nanda yang berat yang membuat wiliam merasa takut.


"Lepaskan dia urusan mu dengan ku bukan dia....!!! "" teriak dion pada Gresia.


Gresia hanya menghiraukan dia menyuntikkan sesuatu pada tubuh wiliam. setelah itu iya duduk di kursi yang ada di tengah-tengah meraka.


"Kalo kau berani maka lepas kan aku. ..!!! " teriaknya lagi sembari mencoba melepas tali yang mengikat tubuhnya.


"Lepaskan dia..!! " perintah Gresia pada para bawahannya.


Mereka melepaskan ikatan pada dion, kini dion berlari dan meraih kerah baju Gresia. Tapi Gresia hanya diam tanpa perlawanan.


"😏😏Boleh saja kau bunuh aku tapi ingat keluarga santoso memiliki hutang pada ku, hutang nyawa seorang anak....!!! " ucap Gresia sontak membuat terkejut gibran yang baru saja sampai ke negara tersebut termasuk baru sampai ke markas tersebut.


"Anak, apa mungkin meraka dulu sampai melakukan itu hingga memiliki anak.???? " pertanyaan itu berkecamuk dalam hati gibran yang merasa terkejut.


"Hahahaha anak itu memang pantas mati....!!! " ucap dion dengan masih mencengkram kerah baju Gresia.


Kini Dion menunjukan sisi aslinya, ternyata dia memiliki altar ego dalam dirinya yang begitu kuat, karena emosi yang sudah tersulut keluarlah iya.

__ADS_1


Tapi Gresia masih saja bersikap santai, tak ada pergerakan meski altar ego dion sudah berangsur keluar.


"Gresia....!!!! " suara teriakan yang cukup familiar di telinga Gresia sontak iya menoleh ke asal suara yang memanggilnya.


"Gibran..?! kenapa dia bisa sampai ke sini?? " ucap Gresia dalam hatinya, dan membuat iya lengah hingga iya di lempar oleh dion ke arah tembok.


'Bbbrruuukkk.. '


"Gresia...!!! " teriak gibran lagi


"Queen...!! " teriak anak buah dan Bob yang menyaksikan itu.


"Hahahah sekarang kau wanita gila tak bisa lagi sombong di hadapan ku, sekarang sudah tau bukan siapa yang akan kalah, tapi aku tak akan membiarkan kau mati dengan semudah itu karena masih ada nyawa dan rasa sakit yang harus kau bayar dikit demi sedikit 😈😈😈" Ucapnya sembari berjalan menghampiri Gresia yang sudah terkapar lemah di lantai.


"Berhenti jangan bergerak...!! " teriak gibran menghentikan.


Dan dia melayangkan tembakan ke arah kaki dion . namun dion tak menghiraukan dia terus maju ke arah Gresia.


Dion menyeret Gresia, Gresia yang kini pingsan karena badannya tadi terbentur tembok cukup keras.


Gibran yang tak tinggal diam dia menghampiri dion dan menghajarnya, namun naas dia juga kalah oleh dion, karena yang di lawannya itu bukan manusia biasa yang kini telah mengeluarkan altar ego nya.


Yang lain juga mencoba melawan namun percuma, seketika Gresia pun sada dari pingsan nya dia merasa jika iya sedang di seret, dion akan menghentikan pertarungan di luar gedung, kini Gresia yang iya seret di genetika di tanah yang mana kalau itu sedang turun hujan yang rintik-rintik.


"😈😈Kau kira aku telah kalah hah..!!!! " ucap Gresia yang kini sudah tersadar, dan berusaha bangkit,




Kini mereka bertarung lagi dan tubuh Gresia telah di ambil alih oleh alika, yang mana kini iya sangat marah, dan tak dapat di hentikan.


Jiwa psikopat alika(Gresia) kini bangkit, dia tak lagi memberi ampun pada musuh pertarungan mereka imbang untuk sesat namun kini dion mulai melemah, saat melihat Gresia sedang beranjak ingin mengambil sesuatu kesempatan itu iya gunakan untuk kabur dari tempat tersebut.


Dion berlari dengan sisa tenaganya masuk kedalam mobil dan melesat pergi, alika(Gresia) yang melihatnya hanya tersenyum sinis.


"Cih..... hanya bisa kabur 😏😏Kali ini kau ku lepas dion santoso tapi ingat adik mu masih di tangan ku 😈😈"ucap nya dan kini alika(Gresia) melangkah kedalam aula kembali ,pertempuran di luar pun telah usai.


" Gresia bagai mana keadaan mu??? !. tanya gibran yang khawatir pada kondisi Gresia.


Dengan tak sengaja dalam kepanikan nya gibran memeluk alika(Gresia) dengan hangat, mereka yang berada di aula tak berani melihat, mereka menundukkan kepalanya agar tak melihat adegan tersebut.


"Lepas....!!! " ucap alika(Gresia ) dengan nada yang sangat dingin.


Gibran tak menghiraukan perintah tersebut dia tetap memeluk alika(Gresia), kini iya merasa nyaman dalam pelukan gibran dan berangsur jiwa psikopat nya mereda.


"Tak ada pengulangan kata..!!,lepas..!!! " ucap nya yang masih saja dengan nada dingin.

__ADS_1


"Baik lah "gibran mengalah dan merasa jika alika(Gresia) sudah mulai tenang.


Alika(Gresia)pergi ke arah ruangan nya di markas itu,dia pergi membersihkan dirinya, setelah selesai membersihkan diri dia kembali duduk di balkon ruangan itu.


" Sebaiknya aku lebih berhati-hati lagi agar dia tak mengetahui kelemahan ku, jadi mulia sekarang aku tak akan menghiraukan nya lagi, aku juga harus lebih memperketat penjagaan di tempatnya, karena dia lumayan kuat "ucap alika (Gresia) pada dirinya untuk agak menjaga jarak dengan sea.


'Tok.. tok.. tok.. '


Suara ketukan di balik pintu ruangan itu yang membuyarkan lamunan alika(Gresia) dia mengerutkan dahinya seraya bertanya dalam hati nya, siapa yang mengetuk pintu ruangan itu.


" Siapa....!!! "jeritnya dari dalam.


" Ini aku gibran Gres..! "jawab orang yang ada di balik pintu.


'Ceklek'


" Ada apa??! "ucapnya masih dengan wajah dinginnya .


" Ini ada dokter untuk mengobati luka mu dan untuk melihat apa kah ada tulang yang patah "ucap gibran sembari membawa dokter di belakangnya.


" Emh masuk...!!! "ucap alika saat melihat dokter yang ada di belakang gibran.


" Masuk lah dan periksa dia "perintah gibran pada sang dokter untuk masuk kedalam ruangan tersebut.


Dokter itu menganggu dan masuk kedalam, untuk melakukan tugasnya memeriksa pasien, Gresia dia duduk di sofa yang ada di ruangan itu.


" Nona mari berbaring agar saya bisa melakukan pemeriksaan menyeluruh " ucap sang dokter.


"Tak usah banyak bicara lakukan saja...! " ucapnya dingin yang membuat sang dokter menjadi merinding.


"Ah ba.... baik lah.. mari saya mulai " ucap dokter itu yang terdengar gugup di awal kalimatnya.


Dia pun mulai melakukan pemeriksaan pada tubuh Gresia, secara menyeluruh.


"Nona tulang rusuk anda, ada yang retak dua sebaiknya anda jangan melakukan pergerakan yang cukup serius, kalo tidak akan menimbulkan komplikasi dan akan merasa nyeri, jika ingin segera pulih sebaiknya anda ke rumah sakit karena saya tak membawa peralatan operasi nona" jelas dokter itu panjang lebar mengenai luka dalam milik alika(Gresia).


"Emh" jawab nya singkat.


Sang dokter pun pergi keluar saat sudah selesai melakukan periksaan.Gresia kembali merapikan pakaian nya tersebut, kini iya mengambil laptop nya dan mencari sesuatu di sana.


Bersambung....


...**jangan lupa untuk...


...like dan...


...komentarnya**...

__ADS_1



__ADS_2