
Sea kesal dan melempar kan handphone nya ke atas sofa .
"Aaahhhh... Pusing aku mana jauh lagi kalo mau ke supermarket atau mimi market, hari jalan kaki gitu ya kali " sea berteriak dan kesal.
Dia pun membanting tubuhnya ke tempat tidur , dan menatap langit-langit kamar itu. tak butuh waktu nama iya pun terpejam kembali.
*********
Gresia yang sudah kembali ke vila dia pun membanting tubuhnya ke ranjang nyamannya itu.
"Huh melelahkan, sebenarnya apa rencana perempuan itu mengirim nyonya santoso ke sini? " Gresia membuang napas kasar dan bertanya pada dirinya sendiri.
Seketika iya terlelap, terhanyut ke alam bawah sadarnya, iya melihat alika yang sedang berdiri di hadapannya membelakangi.
"Bagai mana keadaan mu alika?? " tanya Gresia
"Seperti yang kau lihat, aku sudah jauh lebih baik" jawab nya dingin dan acuh tanpa membalikan badannya.
"Sepertinya beberapa waktu ini kau sudah tau caranya kejam Gresia.!!! " ucap alika yang dingin, membuat Gresia hanya tersenyum kecut.
"Bukan kah aku seperti ini kau yang mengajarkan? , aku pun menyadari ternyata memeng di dunia ini tak ada cinta jika tak ada harta, tak ada ketulusan yang abadi, tapi tak ada juga kejahatan yang akan kekal . Semua ada masanya bukan yang baik berubah jahat dan yang jahat akan mati " ucap Gresia dengan penilaian nya dan pemahaman tentang kehidupan bagi nya.
"Kau benar, karena cinta tanpa harta semua tak akan kekal, ya memang, yang baik akan berubah jahat hanya karena harta dan tahta, tapi yang jahat akan cepat mati karena ke serakah nya itu " alika membenarkan perkataan Gresia,
Ya memeng benar kehidupan di dunia ini sebagai besar, cinta, harta, tahta, itu saling berkaitan, jika ada harta dan tahta, maka akan ada cinta, tapi jika semua itu tak ada maka cinta tak akan ada bagi meraka.
Pemikiran manusia memeng sekarang seperti itu, yang dulunya baik dan tulus mencintai tapi saat melihat gemilang nya harta dan tahta maka akan lenyap dengan perlahan, maka akan timbul rasa keserakahan.
"Bagi mana apa kau sudah tau apa tujuan selanjutnya?? " tanya alika yang kembali membuyarkan keheningan di antara meraka.
"Masih dalam proses, karena masih belum bisa di yakin kan, karena rencana meraka masih bisa berubah seakan-akan " jawab Gresia mengenai pertanyaan alika tentang sebuah rencana.
"Tapi bocah itu sudah aku kirim jauh dari negara ini, agar tak terkena dampak yang cukup besar, dan tak akan menghalangi semua rencana " sambung Gresia lagi, yang mana iya mengingat jelas jika alex adalah titik terlemah nya.
"Heh ternyata kau masih saja sama, lemah terhadap bocah itu, ingat lah musuh tak akan memandang bulu dan kau juga buang rasa peduli itu jauh-jauh, maka kau dapat menang di segala bidang. " ucap alika mengejek nya.
"Heh aku manusia yang masih punya hati nurani, bukan seperti kamu yang tercipta atas dasar dendam dan kebencian, yang tak punya perasaan lain " ucap Gresia pada alika,
Yang memeng terciptanya atau adanya alika adalah atas dendam dan kebencian Gresia terhadap pengkhianatan yang di lakukan oleh sahabatnya dan kekasihnya dulu, makar baru lah ada alika di dalam diri Gresia.
__ADS_1
"Hahahhaha aku memeng benci dan dendam mu, tapi saat kau membangkitkan aku maka disitu sudah tumbuh juga rasa benci di hatimu Gresia " ujarnya lagi dengan nada yang berat karena menahan emosi.
"Tapi yang benar-benar harus kau ingat di dunia ini tak ada sahabat atau orang yang benar-benar tulus, jadi berhati-hati lah kau lembut boleh tapi jangan kau tunjukan, kau lemah boleh tapi jangan kau tunjukan itu ingat itu, meraka yang sejati akan berani mati untuk mu " ucap alika sebelum dia memudar dan hilang dari pandangan Gresia.
kini Gresia kembali terbangun, dan memikirkan kata-kata alika barusan.
"Aaaaggghh sudah lah aku masih ada yang perlu aku kerjakan. " Gresia bangkit dari rebahan dan berjalan ke kamar mandi hanya sekedar untuk mencuci muka.
Kini iya berjalan ke bawah di sana Yuzi sudah menyiapkan makan malam.
"Nona makan malam sudah siap" ucap Yuzi yang melihat Gresia berjalan ke arah ruang makan.
"Emh"jawab nya singkat yang langsung duduk di kursi.
**********
Hari sudah pagi di Florida, Sea (alex) bangun dan ke kamar mandi untuk melakukan ritual mandinya , tak butuh waktu lama dia pun sudah kembali keluar dari kamar mandi, dan berjalan ke arah dapur saat melihat di meja sudah ter siap sarapan.
"Emh bagus juga " gumamnya dan duduk di meja untuk sarapan.
'Greeeettt.... Greeeeetrr.... '
"Heh siapa di pagi begini menggangu saja " gerutunya sembari mengambil dan melihat siapa yang menelpon.
"Kak alka ada apa dia menelpon ku?? " tanya alex yang merasa heran karena yang menelpon adalah alka yang tak pernah menghubunginya.
"📱Halo...??! "
"📱Iya Halo ada apa ?? " tanya sea(alex) pada orang yang di sebrang telpon.
"📱Kamu sekarang di mana alex, dan kenapa aku cari tak menemukan mu di apartemen ku atau di sekitarnya, aku telpon Gresia atau yang lain tak ada yang menjawab telpon ku?? " tanya alka yang terdengar menghawatirkan ke dan sea(alex)
"📱Aku di rumah " jawabnya singkat sembari menyenderkan makanan ke mulutnya.
"📱Bagai mana ke adaan mu, tapi kenapa dari kemaren ponselmu tak bisa di hubungi??, Gresia tak menyakiti mu kan?? " tanya alka lagi yang masih saja terlihat khawatir pada adik nya itu.
"📱Tak aada, onselku kehabisan baterai dan aku lupa mengisi daya nya" ucap sea (alex) berdalih dan mencoba menutupi keberadaan nya kini yang di Florida.
"📱Oh syukur lah kalo kamu baik-baik saja, kalo begitu aku tutup dulu masih ada pekerjaan soalnya, dan kamu jaga lah diri baik-baik" ucap alka saat sebelum mematikan sambungan telpon nya .
__ADS_1
"📱Emh ya " jawab nya singkat dan langsung mematikan telpon.
'tut... tut.... tut... '
Sea(alex) melanjutkan makan nya yang spat terhenti sejenak barusan dengan melahap semua Sampai habis .
"Sebaik nya aku berjalan keluar, sebentar untuk mengetahui situasi sekitar " ucap sea(alex) pada dirinya dan iya pun berjalan keluar dari rumah, berjalan kaki di sekitar komplek.
Saat iya sedang berjalan tiba-tiba ada yang menepuk, pundaknya dari belakang.
'pukkkk'
"Aaahhhhgggg sakit tau....!!! lepasin...!!! " jerit seorang gadis muda karena tangannya yang di pelintir oleh sea(alex)
Sea melepas dan melihat malas pada gadis itu.
", 🙄🙄"iya memutar bola mata nya saat melihat siapa gadis itu.
"Hei kau,tatapan apa itu??, harusnya kau memerintah maaf " ucap nya yang merasa tak Terima.
Sea (alex) terus melangkah tanpa menghiraukan, namun gadis itu juga mengejarnya.
"Sea tunggu, " sambil melangkah cepat.
"Sea kau tinggal di sekitar ini juga ya??, lalu kau lagi apa di sini?? " tanya gadis itu saat sudah sejajar dengan sea(alex)
"Emh" jawab nya singkat sea(alex) tetep saja dengan dingin dan acuh pada gadis itu .
"Hei kamu mau kemana!?? bareng aku aja aku cukup mengenal daerah sini, agar kamu gak tersesat" ucap gadis itu pada sea(alex)yang sedari tadi mengacuhkannya .
Ya gadis itu adalah Pramudja Anastasya.
"Hai mumu...!! kamu mau kemana " terdengar suara teriakan dari sebelah sebrang jalan yang memanggil nama gadis yang ada di sebelah sea(alex).
Dia pun menoleh ke asal suara yang memanggilnya, dan tersenyum.
"Aku akan berjalan-jalan di sekitar sini dengan teman ku....!!! " ucapnya balas teriak pada orang yang ada di sebrang.
Kini Pramudja melangkah, cepat untuk menyetarakan langkah nya lagi dengan Sea(alex), yang sudah ada di depannya agak jauh . Orang yang ada di sebrang jalan hanya bisa menggeleng dan tersenyum saja.
__ADS_1