
Saat alex sudah dekat dengan wanita yang memanggilnya tadi dia menyisir pandangannya pada setiap arah mencari seseorang.
"Hai...!! kau mencari siapa?? aku ada di hadapan mu " ucap wanita itu sembari menepuk pundak alex pelan.
"Kau sendirian saja kakak, yang lain mana?? " tanya alex yang masih mencari-cari.
"Ya aku sendiri, memang kau harap aku dengan siapa menjemput mu kesini?? " tanya cristian yang masih heran siapa yang di cari alex.
"Kak gibran dan kak Gresia mana dia tak ikut menjemput ku??? " tanya alex yang penasaran dengan keberadaan mereka berdua.
"Oh... mereka, kalo gibran tak tau kemana dia soalnya sudah hampir dua minggu tak kelihatan barang hidungnya sama sekali, kalo Gresia mana aku tau tadi sih dia pergi juga kesini tapi semenjak setengah jam aku di sini tak melihatnya berada di bandara tapi kalo mobil ada di parkiran bandara " jelas cristian sembari duduk.
"Oh... ya sudah lah, aku capek pengen cepat pulang " keluh alex dengan datar.
"Ya sudah yok... " tarik cristian untuk menuju ke arah mobilnya.
Bara yang sudah menyiapkan mobil di depan bandara iya pun masuk untuk mengambil koper tuan mudanya dan mengajaknya pulang, namun sudah hampir mengelilingi tempat peristirahatan di sana dia tak menemukan tuan mudanya itu, bara pun bergegas meminta bantuan pada rekannya untuk membantu mencari tuan mudanya yang hilang di bandara.
Alex seketika teringat sepertinya ada yang terlupakan di bandara.
"Aahhh....aduuh... " dengusnya sembari menepuk jidat nya.
Cristian terkejut hingga membuat mengerem mendadak di tengah jalan, yang lumayan agak ramai tersebut, yang hampir membuat kecelakaan beruntung, yang untungnya mereka pengendara di belakang melaju kan mobil dengan perlahan, jadi masih sempat mengerem dan memberi aba-aba pada pengendara bagian belakang.
"Aaaaaadduuuhhh...... kenapa mengerem mendadak sih.....!!!! " ketus alex yang keningnya kepentok dan kaget.
"Kamu yang membuat aku kaget kenapa tadi kau mendengus seperti itu??? memeng ada apa?? " tanya cristian yang tak kalah kesal nya pada alex.
"Aku hanya lupa, kalo di bandara bara pasti sedang mencari keberadaan ku, yang pergi begitu saja " jelas alex dengan kesal.
"Huuuhhhh..... kirain ada apa...!!! " ucap cristian jengkel, iya pun langsung melanjutkan perjalanan setelah mendapat tlaksonan dari pengendara lain.
Kini di dalam mobil itu menjadi henning tanpa suara lagi, dan bara yang di bandara masih kebingungan mencari keberatan tuan mudanya, dan tiba-tiba ada rena nya yang baru saja keluar ruang CCTV di bandara tersebut dan memberi tahukan bara jika tuan mudanya sudah pulang bersama cristian, bara pun merasa lega akan kabar tersebut mereka pun memutuskan untuk kembali.
Alex yang merasa canggung itu pun mencoba untuk mencairkan suasana dan mulai membuka suara.
"Emmmhh.... apa benar kau dekat dengan dokter bodoh itu...??? " tanya alex perlahan membuka percakapan.
__ADS_1
Cristian melirik bingung dan menampakan muka yang merasa tak terima.
"Siapa yang kau katai bodoh bocah...!! " tukas nya sembari kembali fokus melihat ke jalan.
"Ya siapa lagi kalo bukan dr. zainal....!!! " jawab alex santai.
"Kau yang bodoh...!! kalo dia bodoh mana mungkin menjadi dokter...!!! " ketusnya lagi.
"Iya... iya... terserah kau saja lah, aku capek" ucap alex lagi sembari membaringkan kursi nya agar iya lebih nyaman untuk tertidur selama perjalan.
"Lah siapa juga yang menyuruhmu banyak bicara...!!! " balas cristian dengan sensi.
Kini perjalanan kembali di lalui dengan hening tanpa suara hanya terdengar suara mesin mobil saja.Hari sudah sakin larut jalanan pun sudah semakin sepi yang berlalu lalang kendaran atun pejalan kaki jadi cristian bisa mempercepat laju mobil nya.
~
Gresia yang sedang dalam perjalanan menuju sebuah kota, yang kini pesawat yang iya tumpangi sudah hampir mendarat. Selang tak berapa lama pesawat pun mendarat dengan sempurna di kota tujuan, semua penumpang bersiap untuk turun dari pesawat begitu juga dengan gresia, dan langsung menuju ke bagasi pesawat untuk mengambil barang bawaannya.
"Menyusahkan...!!! " Gerutu Gresia sembari menarik koper nya.
Tiba-tiba dari sebelah belakang ada yang menabrak batu Gresia dengan tak sengaja, namun karena mood Gresia sedang jelek iya pun jadi kesal.
Orang yang iya teriaki pun berhenti dan menoleh ke arah gresia , dengan tatapan yang cukup sinis, gresia yang tak mau kalah iya pun menghampiri dengan kesal orang tersebut.
"Kau kalo sedang berjalan di tempat yang ramai orang, harus perhatikan jalan mu jangan asal terobos kau jalan...!!! " nasehat gresia sembari berlalu pergi melewati orang itu dengan acuh dan dingin.
Orang yang di ajak bicara oleh gresia hanya diam dan menatap kepergian gresia dengan rasa bingung.
"Orang aneh...! " celetuknya pada saat melihat gresia.
Gresia melihat mobil anak buahnya yang sudah menunggu iya di depan Bandara iya langsung bergegas, berjalan ke arah mobil dan masuk, agar cepat sampai tujuan dan segera istirahat, pikirnya.
"Bagai mana perkembangan yang sekarang di sini??? " tanya gresia pada bawahnya yang bertanggung jawab akan perusahaan dan markas di kota tersebut.
"Untuk urusan kantor semua aman queen, kalo masalah markas untuk sekarang sudah agak stabil, namun kita masih belum bisa memprediksi kejadian di beberapa jam ke depan queen, karena seperti nya ada sistem yang terus mendesak ke aman kita, dan hanya juga pihak yang tak bertanggung jawab mulai menerobos masuk " Jelas orang tersebut pada gresia tentang semua keadaan.
"Baik lah Bob, setelah selesai di sini kau bisa istirahat sementara waktu, karena bocah itu juga sekarang ada di kota M " jawab gresia dengan datar.
__ADS_1
"Ehh sepertinya tidak perlu queen , aku masih harus mengurus semua keperluan tuan muda untuk kenaikan kelas setelah musim semi kali ini " jawab Bob dengan santai.
Ya yang menjemput gresia adalah Bob yang sekarang berada di kota B dari beberapa bulan yang lalu karena ada sedikit masalah di markas kota tersebut , yang membuatnya harus kembali.
.
"Itu biar urusan bara..! "ucapnya dengan datar
Bob hanya menganggu dan mengatakan apa yang di katakan queen nya tersebut, karena tak berani untuk membantah lagi.
~
Sedangkan kini mobil yang di kendarai oleh cristian sudah sampai di halaman Vila milik alex dan gresia, di sana iya di sambut langsung oleh caca dan Yuzi yang tau akan kepulangan tuan mudanya tersebut.
" Selamat datang kembali tuan muda...!!! "ucap para pelayan yang berbaris menyambutnya di depan pintu masuk saat alex masuk kedalam vila.
"Hem.. " jawab alex singkat.
"Nona cristian suatu nya sudah kami berikan, oh iya aku kesini untuk memberitahukan nona kalo tuan gibran sudah di temukan " ucap caca yang memberi laporan pada cristian.
"Heh kenapa laporan padaku, kenapa tak langsung pada gresia?? " tanya cristian.
"Untuk...masalah itu , karena queen tak ada di tempat beliau sedang melakukan pejalan ke kota B untuk menyelesaikan masalah di markas cabang nona, dari itu saya memberi laporan ini pada anda" jelas caca dengan keadaan sekarang.
Cristian menjadi paham, pantas saja tadi gresia juga sebuah pergi ke bandara namun saat iya sampai di bandara tak dapat menemukan keberadaan gresia, ternyata srmua itu karena gresia berangkat ke kota B, dan jawaban caca tersebut membuat menjadi cristian mengerti, akan jawaban dan tindakan Gresia tadi.
"Oh baik lah " jawb cristian sembari mengambil laporan yang di berikan oleh caca.
"Kalo seperti itu saya permisi nona, untuk kembali ke markas, karena masih ada pekerjaan yang belum saya selesaikan. " Ucap caca sembari berpamitan untuk segera kembali kepada cristian.
Cristian mengangguk mengiakan caca untuk kembali ke markas, caca pun kembali melanjut kan langkahnya yang tertentu di depan pintu itu.
Alex yang melihat kertas yang di bawa cristian, iya pun langsung keramasnya dari tangan cristian, dengan kasar.
"Hei.. mau kau pm apakan itu, itu milik ku bukan milik mu " ketua gresia yang menjadi kesal akan tingkah alex .
"Aku ingin melihat saja, nanti ku kembalikan " jawab alex dengan dingin, iya membuka amplop yang ia genggam itu .
__ADS_1
Alex perlahan membuka isi amplop tersebut, dan membacanya dengan teliti, dan tiba-tiba alex memperlihat kan raut wajah yang tak dapat di mengerti.