Si Culun Menikahi Ceo Tampan

Si Culun Menikahi Ceo Tampan
menghadiri perjamuan


__ADS_3

saat mey baru memasuki pintu utama, tiba² ratu Elizza menghampirinya. mey terkejut, dengan agak gelagapan dia membungkukkan badannya sebagai tanda hormat.


tanpa basa basi, ratu Elizza langsung saja mengatakan apa yang ingin ia katakan kepada mey "bersiap²lah, aku akan mengajakmu untuk menghadiri perjamuan".


seketika mey tercengang mendengar ucapan tersebut, seolah² itu adalah mimpi, ia merasa tidak percaya dengan apa yang ia dengar, di dalam hatinya mey terheran².


apa aku salah dengar? atau telingaku yang bermasalah? ibu mertuaku mengatakan akan mengajakku menghadiri perjamuan, apa itu artinya ia sudah menerimaku sebagai menantu?.


mey merasa sangat senang "baik bu, saya akan bersiap² sekarang juga".


dengan wajah gembira, mey langsung membungkukkan badan dan beranjak ke kamarnya untuk sesegera mungkin siap² agar ibu mertuanya tidak menunggunya lama.


dengan senyum menyeringai, ratu Elizza melihat ke arah mey yang sedang berjalan menjauh 'dasar bodoh' ucapnya dalam hati.

__ADS_1


tanpa selang waktu lama, akhirnya mey selesai berganti pakaian dan bersiap².meraka pun langsung pergi menuju tempat tujuan menggunakan mobil sedan.


sesampainya di sana, banyak sekali wanita² dari kalangan kelas atas yang berkumpul di tempat itu. mey dapat menilai seberapa kaya mereka dengan sekali pandang, yaitu dengan cara melihat penampilan mereka yang sangat glamor nan cantik.


saat melihat ratu Elizza datang, gurauan yang mereka ucapkan terhenti dan langsung beralih menyambut kedatangan ibu negara sembari memperlihatkan tersenyum yang terpancar dari wajah mereka.


di belakang ratu Elizza, mey seperti tak di anggap, dan akhirnya ada salah seorang wanita yang bertanya kepada ratu tentang mey "maaf ratu, kalau saya boleh tanya, siapa wanita ini? kenapa anda mengajaknya? ".


"oh, dia bukan siapa²" jawabnya sembari menoleh ke arah mey sesaat.


'dengan kata lain ratu mengatakan bahwa aku tidaklah penting, tidak usah di bahas lagi karena akan membuang² waktu. karena jawabnya itu juga membuat semua orang menghiraukan ku, mungkin saja mereka pikir bahwa aku ini adalah seorang pelayan. perasaanku sakit, seakan hatiku sedang merintih. ingin sekali aku berkata jujur kepada mereka bahwa aku ini sebenarnya adalah menantu dari ratu Elizza. tapi tidak, ibu mertuaku saja tidak mengakui ku, bagaimana aku bisa dengan bangganya mengatakan kata² itu di depan mereka? ,bukannya di sambut baik, mereka pasti akan mengatakan bahwa aku ini gila dan hanya menghalu. aku hanya bisa diam, kebisuan ku ini menyatakan bahwa apapun yang aku bicarakan tidak akan di dengarkan oleh orang² seperti mereka'.


mey sendirian di bangku paling pojok, menjadi seorang yang menyedihkan tanpa ada yang menghiraukan, keberadaannya seperti tak di anggap, seolah² dia hanya sebuah bayangan semata.

__ADS_1


sekarang ia baru mengerti, kenapa tiba² ratu baik padanya dan mengajaknya untuk ikut menghadiri perjamuan. ternyata ini toh alasannya, dia hanya mau memperlihatkan kepada mey tentang seberapa besar kekuasaannya. mengingatkan mey bahwa ia tidak pantas berada di sekitar orang² berstatus tinggi seperti mereka.


hahaha... bukankah tadi aku terlihat seperti orang bodoh yang tersenyum bahagia di hadapannya? sebegitu tidak waras kah aku mengharapkan sebuah pengakuan dari mertuaku sendiri.


mey mulai berbicara sendiri dalam hati, dan sesekali ia menoleh ke arah ratu Elizza yang masih berkumpul dengan sesama para bangsawan tersebut.


semua mengacuhkannya, bahkan situasi ini sama persis dengan kehidupan masa lalunya. mey seperti kembali lagi di titik yang sama seperti dulu.


di balik diamnya itu, beberapa kali mey telah curi dengar. sungguh tercengang nya mey saat mendengar bahwa ibu mertuanya mencoba menjodohkan putri dari grand duke yang bernama monica dengan putra keduanya, wanita cantik yang bertalenta itu seperti dapat menarik perhatian dari ratu.


mey sungguh geram, ingin sekali dia berteriak marah. tapi lagi² dia tidak bisa, mulutnya seperti terkunci, dan tubuhnya bagai terbelenggu. saat dia marah, dia seperti tidak dapat mengutarakan apa yang ia rasakan.


kenapa ini selalu terjadi padaku, lagi² aku harus menjadi orang bodoh yang hanya bisa diam membisu.

__ADS_1


__ADS_2