Si Culun Menikahi Ceo Tampan

Si Culun Menikahi Ceo Tampan
pemakaman


__ADS_3

siang harinya,mey dan Alan pergi ke pemakaman luisa, semua yang ikut ke pemakaman tersebut memakai baju serba hitam untuk menandakan kesedihan atau duka cita.


mey melihat peti mati luisa yang di masukkan ke liang lahat, tidak pernah ia duga sebelumnya, bahwa sahabatnya akan lebih dulu di panggil oleh Tuhan.


Alan hanya berdiri tanpa ekspresi dengan tangannya yang ia lipat di dada sembari memakai kaca mata hitam dengan bay yang berada di belakangnya memayungi dirinya.


setelah pemakaman itu selesai, tiba² ada polisi yang mendatangi sara dengan membawa surat perintah untuk menangkapnya.


ternyata paman an lah yang melaporkan kejahatan sara kepada pihak berwajib karena dia tau tentang obat yang sering di berikan sara kepada luisa, ia ingin orang yang membuat tuannya meninggal harus mendapatkan ganjaran atas semua perbuatan jahatnya.


semua yang menghadiri pemakaman itu ricuh saat sara di bawa pergi oleh para polisi , ibu sara mencoba menghentikan polisi itu agar tidak membawa anaknya, tapi usahanya sia², sara tetap di bawa pergi untuk menjalani pemeriksaan.


saat semuanya sudah bubar jalan dan pergi, mey melangkah mendekat ke makam luisa. dia melihat ke arah makam itu dengan batinnya yang berkata 'saat masih kecil aku bahagia menjadi temanmu, kau memberiku kebahagiaan setelah aku kehilangan mendiang ibuku. tidak ku sangka, genggaman tangan itu adalah awal dan akhir dari perjalanan pertemuan kita. aku tidak pernah menyesal menjadi sahabatmu, Terima kasih telah memberikanku tawa bahagia walau hanya sesaat. sampai jumpa sahabat, semoga kau tenang di alam sana'.


kemudian mey berjalan ke arah Alan yang sudah menunggunya di dalam mobil.


di ruang interogasi, polisi menanyakan semua masalah yang terkait kepada sara.

__ADS_1


sara sangat menyayangi ibunya, ia tidak ingin ibunya masuk kedalam jeruji besi. jadi dia menjawab bahwa dia melakukan semua ini karena uang, itu atas keinginannya sendiri tanpa ada kaitannya dengan orang lain. sara mengakui semua perbuatannya, walau dia berbohong bahwa ini adalah kehendaknya sendiri.


dalam sidang sudah di tetapkan bahwa sara harus mendekam di penjara untuk seumur hidup dengan kasus pembunuhan berencana.


dalang dari semua masalah ini adalah ibunya, tapi sara menerima hukuman itu dengan lapang dada. ini adalah pengorbanan seorang anak kepada ibu yang telah melahirkan dan membesarkannya, dia ingin ibunya dapat menyesali perbuatannya dan bertobat atas semua yang telah ia lakukan selama ini.


biarkan aku mendekam di penjara untuk selamanya,mungkin ini adalah karma atas semua kesalahan yang telah ku perbuat. toh orang yang ku sayangi telah tiada, aku sudah tidak punya tujuan untuk hidup lagi, biarkan aku di sini untuk merenungi kesalahanku.


sara seperti sudah putus asa atas dirinya sendiri, dia seperti sudah masuk kedalam jalan buntu dan mustahil untuk kembali lagi.


mey menjenguk sara di penjara,ia pun berbincang² sedikit tentang masalah yang terjadi.


"aku baik, terimakasih sudah meluangkan waktu untuk menjenguk ku" jawabnya dengan ekspresi datar bagai tak punya niat untuk hidup.


"aku hanya ingin bertanya, tolong jawab jujur. apa kau benar² berniat mencelakai luisa untuk menguasai hartanya seperti yang kau katakan pada hakim? maksudku, aku tau kau sangat menyayanginya, aku seperti tidak percaya kau melakukan semua hal itu karena uang".


"ibu" jawabnya singkat.

__ADS_1


mey mengernyitkan alisnya, tidak mengerti kenapa tiba² sara memanggil ibunya.


"ibu?? " ucap mey mengulangi perkataan sara dengan penuh tanda tanya.


"semua masalah ini berawal dari ibu, dia yang merencanakan ini semua,dia terlalu gila harta hingga lupa akan kebahagiaan sederhana. dan maaf karena selama ini aku telah memusuhi mu".


mey tercengang mendapat jawaban dari sara.


" bolehkah aku tau, kenapa dari dulu kau sangat membenciku? apa yang telah aku perbuat padamu hingga kau tidak menyukaiku? " tanya mey lagi.


"aku iri, kau selalu mendapatkan segalanya. kau kaya dan terlihat bahwa masa kecilmu sangat bahagia dengan kedua orang tuamu. sedangkan aku hanya punya ibu, dan aku juga tidak suka berbagi ayah. di sekolah kau selalu mendapatkan nilai sempurna, sedangkan aku tidak, aku bisa sukses karena kecantikan ku.


kau cantik, pintar, baik,mudah bagi semua orang untuk jatuh cinta padamu, tapi aku bersyukur kau berpenampilan culun,jadi aku bisa mendapatkan satu kelebihan.


sebenarnya aku dulu tak menyukai luisa, ibu yang menyuruhku untuk mendekatinya. semakin lama aku jatuh cinta padanya, tapi aku tau jika di hatinya cuma ada kau. ku kira luisa tidak akan pernah mencintaiku, jadi aku memusuhi mu. ini semua terjadi karena aku terlalu iri padamu, aku sungguh menyesal".


"kadang yang di lihat tidak sesuai kenyataan, kau mengira aku selalu mendapatkan keberuntungan. tapi tidak, sebenarnya kebahagiaan selalu berlari menjauh dariku".

__ADS_1


aku bagai berjalan di atas duri, semua orang yang melihatku dari jauh mengira jika aku sedang tersenyum.


setelah mey menyelesaikan perbincangan itu, kemudian ia berjalan pergi dan kembali ke rumah.


__ADS_2