Si Culun Menikahi Ceo Tampan

Si Culun Menikahi Ceo Tampan
masak


__ADS_3

Micha melangkah maju, masuk di antara pembicaraan mey dan Alan.


seketika raut wajah Alan menjadi tambah kesal, ia merasa terganggu dengan kehadiran micha yang tiba² datang.


"tadi mey berkunjung ke vila ku sebentar, iya kan mey? " ujarnya sembari merangkul pundak mey, entah apa maksud dari senyumannya, hanya dia yang tau.


mey hanya diam saja, melihat wajah suaminya yang menatapnya dengan tidak bersahabat, sekilas dia seperti dapat menebak apa yang ada dalam benak Alan dengan sekali pandang 'apa maksudnya?!' begitu yang mey tangkap dari tatapan tajam tersebut.


ya Tuhan... kenapa aku seperti dapat membaca pikirannya ya? tapi kenapa aku hanya dapat menebak pikirannya jika dia sedang marah saja, menyebalkan.


"ak... anu, itu, apa, iya" ucap mey dengan perasaan takut karena melihat suaminya yang sedang memandanginya dengan tatapan dingin.


aku ini sedang ngomong apa sih.


batin mey seraya menggaruk² kepalanya yang tidak gatal.


"jadi gini, saat pulang aku nggak sengaja ketemu micha di pinggir jalan.... " dan lagi² micha menyelak perkataan mey "iya, lalu aku mengajaknya untuk ikut bersamaku".


entah kenapa Alan semakin kesal di buatnya,ia tidak suka ada seseorang yang memotong pembicaraan orang lain. mey yang menyadari itu, langsung merubah topik pembicaraan supaya tidak tegang " kau pasti lapar kan? aku akan memasakkan makanan untukmu" .


"oh kau lapar ya? tunggu sebentar, aku akan memasakkan makanan untukmu" ujar Micha kemudian langsung beranjak pergi menuju dapur.


sebenarnya paman Li sedari tadi berdiri di belakang micha, saat berpapasan dengan paman Li, micha tersenyum sinis, itu membuat paman Li menjadi tambah tidak suka padanya.


apa sih maksud wanita itu? dia benar² ingin bersaing denganku yah? lihat saja, aku tidak akan kalah.


tanpa basa basi, mey langsung beranjak pergi menyusul micha ke dapur.


paman Li melangkah maju menghadap Alan, meminta maaf dengan membungkukkan badan "maaf tuan, saya tadi tidak sempat menghentikan nona Micha untuk masuk kedalam rumah. jika tuan merasa terganggu dengan kehadiran nona micha, saya akan mengusirnya " ucap paman Li dengan sopan.


"tidak perlu, ini adalah waktu yang pas untuk menyadarkan dirinya, tentang siapa dirinya, dan apa posisinya sekarang " ujar Alan dengan suara dingin.


bisa²nya dia tanpa malu datang lagi padaku setelah apa yang dulu dia lakukan.


batinnya dengan senyum menyeringai.


____________


waktu terus berputar, beberapa menit telah berlalu. sekarang masakan yang sudah di masak oleh mey dan micha sedari tadi telah siap.


para pelayan membantu membawakan hidangan itu ke atas meja.


tanpa selang waktu lama, Alan masuk ke ruang makan. paman Li menarik kursi untuk di duduki tuannya, lalu Alan pun mendudukinya. di depannya telah tersedia dua buah makanan yang berbeda, yang satu adalah sup sayur buatan mey dan yang satunya lagi adalah steak daging sapi.

__ADS_1


Alan tersenyum melihat ke arah sayur sup tersebut, ia tau jika itu adalah buatan istrinya, kalau bukan mey siapa lagi? hanya dia yang menginginkan suaminya menjadi seorang vegetarian.


sebenarnya Alan lebih suka dengan daging, apalagi steak yang di buat Micha sungguh menggugah seleranya, wangi harum mengalir dari daging sapi itu hingga tercium ke dalam hidungnya. ya jelas saja, micha adalah seorang chef terkenal dari Inggris, tidak ada yang bisa mengalahkan ketrampilannya dalam hal memasak. tapi walaupun begitu, mata Alan tak beralih untuk melihat ke arah steak tersebut, sayang sekali, daging sapi yang lezat itu di acuhkan olehnya.


Alan hanya mencicipi sup sayur yang di buat oleh istrinya.


mey dan micha berdiri di sisi meja makan, menunggu Alan sebagai juri untuk mengomentari masakan mereka.


dengan tersenyum Micha berkata "aku memasak kan steak untukmu, aku tau dari dulu kau suka daging" ujar nya seraya bermaksud meminta Alan untuk bergantian mencicipi masakannya juga.


"sekarang tidak lagi, aku sudah bosan karena sering makan daging terus menerus, mencium baunya saja sudah membuatku neg " ucap Alan dengan mimik wajah datar, di balik berkataan itu, ada maksud yang tersirat 'tidak selamanya seseorang akan menyukai hal yang sama, adakalanya mereka akan bosan, dan dari kebosanan itulah dia akan menemukan sesuatu hal yang baru. sama seperti hati, jika sudah di buang, ia akan pergi dan mencari seseorang yang akan menerima dia apa adanya, yang tidak akan di pandang sebelah mata hanya karena harta'.


Micha menyadari itu, dia tau maksud Alan yang sebenarnya, Alan memintanya untuk pergi jauh dari kehidupannya supaya tidak mengganggu rumah tangganya lagi. tapi ia hanya diam bisu.


"seseorang pernah mengatakan padaku, bahwa sayur akan menyehatkan tubuh, dan itu memang benar " lanjutnya dengan pupil mata yang melihat ke arah mey, membuat mey tersenyum malu.


Alan menyuruh mey untuk mendekat, lalu mey pun melangkah maju dan berdiri di sisi suaminya.


"suapi aku! " pintanya bagai titah.


kemudian mey mengayunkan sendok yang terisi dengan kuah sup itu di depan mulut Alan.


"cicipi ! " ujar Alan meminta mey untuk mencicipi nya.


tanpa banyak berfikir, mey pun mengayunkan sendok itu ke arah bibirnya dan menyeruput nya.


setelah itu Alan langsung meraih kepala mey dan menciumnya, dia seperti sedang menyalurkan kuah itu kedalam mulutnya, sehingga membuat mata mey terbelalak karena terkejut.


semua pelayan yang melihat adegan tersebut juga ikut terkejut, itu adalah kedua kalinya mereka melihat majikannya berciuman di depan umum.


paman Li hanya ikut tersenyum, ia baru memahami apa yang Alan katakan padanya tadi.


Micha sangat kesal, seakan hatinya sedang terbakar api cemburu. kehadirannya seperti di abaikan dan tak di anggap ada, lalu dengan sendirinya ia pun langsung beranjak pergi meninggalkan ruangan tersebut karena merasa muak dengan semua orang yang ada di sana.


paman Li mengikuti micha dari belakang, dan saat micha sudah berada di depan pintu utama, paman Li pun memanggilnya.


"nona micha! " begitu serunya.


micha pun berhenti dan menoleh ke belakang, melihat paman Li yang sedang berjalan ke arahnya.


dengan suara dingin, paman Li berkata "saya hanya ingin mengingatkan bahwa nona sekarang sudah bukan siapa² lagi di hati tuan muda. tak akan saya biarkan anda merusak rumah tangga dan membuat hati tuan muda tersakiti lagi. sudah cukup anda membuat tuan muda terpuruk, jika nona kemari hanya membawa niat jahat, saya minta nona berhenti, karena saya tidak akan tinggal diam jika nona berani menyakiti perasaan tuan muda lagi. jika itu benar² terjadi, saya pastikan hidup anda menderita. jika seandainya anda bukan sahabat tuan muda sejak kecil, sejak dulu saya pasti sudah menghancurkan hidup nona ".


siapa yang menyangka bahwa sesungguhnya paman Li adalah seseorang yang berhati dingin dan kejam, dia hidup sebagai seorang bayangan bagi tuannya, seseorang kepercayaan ratu untuk menjaga anaknya. dia akan bersikap baik dan ramah hanya dengan orang² tertentu, dengan sekali pandang dia seakan bisa memprediksi orang yang berhati baik dan jahat, itu adalah kelebihannya.

__ADS_1


Micha tercengang mendengar perkataan yang menyeramkan itu, sampai² dia tergidik hingga bulu kuduknya berdiri karena perasaan takut yang menyelimuti tubuhnya.


tiba² mey datang menghampiri micha, paman Li pun langsung berjalan mundur.


mey membisikkan sesuatu di telinga micha yang berbunyi "jadi perempuan itu harus punya harga diri, jangan mengejar jika tidak di cari, karena kodratnya perempuan itu di kejar bukan mengejar. jangan berjuang jika sudah di buang. berdirilah tegak, jangan rapuh, nanti mahkotamu jatuh" setelah mendengar bisikan mey barusan membuat hatinya meluap² bagaikan lava gunung berapi, tangannya sudah mengepal, menahan emosi yang sudah menjadi² sejak tadi. akhirnya Micha pergi dengan perasaan marah yang di bawanya.


mey hanya tersenyum melihat raut wajah micha yang memerah seperti bara api, ia merasa sangat puas karena telah berhasil mempermainkannya.


hahaha.... tidak sia² aku menghafalkan dialog yang ada di drama minggu lalu, akhirnya aku mempunyai kesempatan untuk mengatakannya juga.


_______________


micha kembali ke villanya dengan perasaan marah, ia membanting semua yang ada di ruang tamu seperti vas bunga dan hiasan lainnya.


"kurang ajar!! dasar sialan! " teriaknya dengan keras.


bibi sea berjalan menuju ruang tamu karena mendengar suara bantingan yang terdengar cukup keras, dia melihat micha yang sedang mengamuk tidak jelas seperti orang yang sedang kesurupan, ia pun langsung menghampirinya.


"nona, ada masalah apa? kenapa anda tiba² membanting semua barang² yang ada di ruangan ini? " tanya bi sea dengan nada cemas.


"semuanya kacau, ini semua adalah salahku. andaikan saja dulu aku tidak mengecewakan dia demi laki² brengs*k itu, dia pasti sekarang sudah menjadi milikku" micha duduk di atas sofa sembari menangis, menyesali semua perbuatannya dulu.


"nona masih ada kesempatan untuk mengejar cinta tuan Alan, mengejar cinta yang seharusnya menjadi milik nona".


" tidak bi, aku sudah tidak punya kesempatan lagi, dia sudah memilih wanita j*lang itu, aku... aku sudah kalah".


"belum, nona masih mempunyai satu kesempatan" perkataan bi sea barusan membuat micha menghentikan air matanya.


"apa? " tanyanya penasaran.


dengan tersenyum jahat, bi sea menjawab "dengan tubuh nona".


" dengan tubuh? apa maksudnya? " Micha merasa tidak mengerti dengan perkataan bi sea barusan, itu bagaikan sebuah teka teki di benaknya.


"maksud saya, jika nona mengandung anak dari tuan Alan, dia pasti akan bertanggung jawab. dia terlahir dari keluarga bangsawan, tanggung jawab adalah hal terpenting yang akan di pegang teguh oleh setiap anggota kerajaan" begitu lah ide dari bi sea yang membuat micha tercengang.


"kau gila? bagaimana jika ibunya Alan tau, dia pasti akan menganggap ku sebagai wanita murahan, apa keluarganya akan setuju?. dan jika si tua bangka itu tau, dia pasti akan membunuhku. tidak, aku tidak ingin mati sekarang " maksud dari si tua bangka tersebut adalah paman Li.


"nona tidak perlu khawatir, tuan Alan pasti akan melindungi nona. jika nona sudah mendapatkan hati tuan Alan lagi, tidak ada yang akan berani menyentuh nona. pikirkan baik², ini adalah jalan terakhir".


ide konyol itu terus berputar dalam otak micha, ia tau bahwa Alan adalah seorang yang bertanggung jawab, jika dia bisa melahirkan anaknya Alan, mau tidak mau Alan pasti akan menerimanya.


apakah ini adalah jalan terakhir? apakah hanya ini jalan satu²nya agar dia kembali padaku?

__ADS_1


__ADS_2