Si Culun Menikahi Ceo Tampan

Si Culun Menikahi Ceo Tampan
kesal


__ADS_3

mereka berempat pergi ke warung bakso,tempatnya kecil, walaupun begitu, di sana lumayan bersih dan juga pembelinya tidak terlalu banyak. seumur²,alan tak pernah menjajakan makanan di tempat pedagang kaki lima seperti itu.


mereka berempat duduk di tempat paling pojok, mey duduk bersebelahan dengan alan, sedangkan sela duduk bersama dengan zero menghadap ke arah tembok. semua nampak hening, bahkan mereka hanya memesan minuman saja karena merasa tidak nyaman dengan satu sama lain.


mey pun merasa aneh duduk berhadapan dengan zero karena kejadian beberapa hari lalu.


zero melepas maskernya dan memulai percakapan untuk memecahkan keheningan tersebut.


"aku sudah lama tidak melihatmu, apa kabar?" ucap zero menyapa mey mey.


"ah baik" jawabnya dengan tawa canggung.


"ku kira kau sakit, soalnya beberapa hari lalu aku mencarimu di perpustakaan kau tidak ada,aku dan sela sampai ingin menjengukmu loh".


alan yang sedang melihat mey tertawa dengan laki² lain pun membuat perasaannya sangat kesal, seakan ada gunung merapi meletus di hatinya. walaupun itu hanya percakapan untuk tegur sapa,tapi di pandangan alan,semua itu nampak berbeda. dia seakan melihat istrinya sendiri yang sedang bercumbu mesra dengan laki² lain di depannya.


Alan menatap zero dengan sorot mata tajam, mey yang menyadari itu pun menghentikan percakapannya dengan zero.


sehingga membuat suasana di meja mereka hening seperti semula, padahal di sekitar mereka ramai.


"jangan bicara dengan istriku lagi!" ucap alan memperingati dengan wajah dinginnya.


seketika sela tercengang, sampai² zero pun tersedak minumannya, betapa kagetnya mereka berdua ketika mendengar kata² itu, ucapan itu bagai ambigu yang sulit untuk di percayai, bagaimana bisa seorang presdir terkenal yang sangat kaya raya bisa menikah dengan mey ? apa ini lelucon?, begitu yang sela pikirkan.


kenapa dia bicara seperti itu, dasar menjengkelkan. setelah ini aku harus menjelaskan apa?? kepalaku seakan hampir pecah karena masalah ini.


batin mey seakan merasa frustasi dengan keadaannya sekarang.


"wah! kalian sudah menikah? bukankah kau berpacaran dengan penjual es krim? kenapa kau tiba² bisa menikah dengan tuan alan?! " tanya sela kepada mey dengan penuh penasaran,banyak sekali pertanyaan janggal dalam benaknya yang sulit untuk di mengerti.


hah... matilah aku.


gumam mey dalam hati.


alan mengernyitkan alisnya, melihat ke arah mey dengan tatapan menakutkan, dari sorot matanya, seperti ada tulisan yang terukir "apa maksud dari semua ini?".

__ADS_1


mey sampai bergidik melihatnya, tapi jika dia terus takut seperti ini, alan akan benar² marah padanya.


lalu mey memberanikan diri untuk menarik lengan tangan alan dan membawanya pergi, meninggalkan zero dan sela sendirian.


mey terus menggandeng tangan alan dan membawanya pergi dari kerumunan, mencari tempat yang pas untuk menjelaskan semuanya agar suaminya itu tak salah paham.


saat mey berjalan, semua orang yang melihatnya tertawa mengejek.


alan yang menyadari itu semua langsung menghentikan langkah kakinya, mey menoleh ke belakang dan melihat ke arah suaminya, dia kira alan berhenti karena tidak suka di gandeng, lalu mey pun melepaskan pegangannya.


kemudian alan melepaskan jaket jans yang ia kenakan dan menaruhnya ke atas kepala mey, lalu ia menarik lengan istrinya menjauhi keramaian itu menuju ke parkiran.


mey hanya bisa mengikuti langkah kaki alan dengan wajah yang menunduk ke bawah untuk melihat jalanan karena matanya tertutup oleh jaket berwarna biru tua milik suaminya itu.


alan membukakan pintu mobil untuk mey, dan mey pun masuk kedalamnya, kemudian lamborgini itu melaju cepat menjauhi pasar malam tersebut.


mey mengambil jaket itu dari atas kepalanya, dia menoleh ke arah alan.


dengan mengumpulkan keberanian,mey mencari alasan agar suaminya tak salah paham lagi padanya. ia menghembuskan nafas pelan dari mulut dan mulai bicara.


"suamiku, aku benar² tidak punya hubungan dengan tukang es krim, aku berani bersumpah" ucap mey dengan wajah memelas sembari menaikkan jari telunjuk dan jari tengahnya ke atas, yang menandakan bahwa dia tidak berbohong.


eh... apa dia tidak percaya padaku dan akan menyuruhku turun di sini, tidak² aku takut gelap, aku harus membuat dia percaya.


"suamiku,aku minta maaf.sebenarnya saat kau masih di Inggris dan meneleponku saat itu, teman²ku mendengarnya dan mereka mengira aku sudah punya pacar. tidak mungkin kan aku akan mengatakan jika aku menikahi tuan alan yang sangat berwibawa, bisa² mereka fikir aku halu dan mengada²,lagi pula aku tidak punya apapun untuk membuktikan bahwa kita adalah sepasang suami istri, bahkan foto pernikahan kita pun aku juga tidak punya.jadi aku hanya asal bicara saja saat mengatakan bahwa aku berpacaran dengan tukang es krim. lagi pula kau adalah sosok suami idaman,tampan dan memiliki segalanya, jadi untuk apa aku menyelingkuhimu" ucap mey panjang lebar menjelaskan dengan harapan alan akan mempercayai semua perkataannya.


'iya, benar juga sih, semua yang dia katakan masuk akal. dia tidak punya apapun untuk membuktikan bahwa kami adalah sepasang suami istri, kartu pernikahan pun aku yang menyisihkannya. sampai² kami juga tidak punya seutas foto pernikahan yang membuktikan bahwa kami telah menikah'.


lalu alan pun memahami dan percaya begitu saja dengan semua yang mey katakan.


alan mengayunkan tangannya ke atas, mey langsung memejamkan matanya, dia kira bahwa alan akan menampar nya, tapi dugaannya salah. mey membuka matanya kembali, ia melihat bahwa suaminya itu sedang mengelus² rambutnya sembari tersenyum hangat.


dia tersenyum? apa ini artinya dia percaya dengan semua ucapanku tadi?


mey merasa lega saat itu, dia berharap kejadian ini tidak akan terulang lagi di kemudian hari.

__ADS_1


_______________


sesampainya di rumah, mey langsung menuju ke kamar mandi untuk mencuci mukanya. dan betapa terkejutnya dia saat melihat wajahnya sendiri di dalam cermin.


wajahnya bagai badut, riasannya tak karuan jeleknya. seketika hatinya jadi panas dan jengkel kepada alan.


bisa²nya dia mendandani ku seperti ini, apa dia pikir aku ini adalah sebuah lelucon. pantas saja semua orang tertawa saat melihatku, aku menyesal telah mempercayainya . dasar alan sialan! ku kutuk kau jadi monyet.


mey langsung membasuh wajahnya dan menyabuninya hingga bersih, setelah itu, dia keluar dari kamar mandi dengan perasaan marah.


alan duduk bersandar di atas ranjang, melihat mey yang berdiri di depan pintu dengan tubuh yang seperti di kelilingi api yang membara. itu membuat alan tertawa kecil, ia bisa menduga bahwa mey sudah tau tentang kejahilannya tadi.


"apa yang kau lakukan di situ? apa kau sedang latihan jadi patung?, kemari! " alan menyuruh mey untuk mendekat, tapi mey malah memlengoskan wajahnya ke arah yang lain.


alan tersenyum melihat kelakuan mey yang persis seperti anak kecil yang sedang merajuk. "jika kau kemari, aku akan mengabulkan satu keinginanmu" lanjut alan.


awas saja kalau bohong, aku pasti kan membawamu ke dokter untuk di sunat lagi!


akhirnya dengan perasaan kesal mey pun melangkah mendekat ke arah alan.


"duduklah di sini" alan menepuk ranjang di sebelahnya, mey menuruti perkataan alan dan duduk di samping suaminya.


"kenapa wajahmu seperti itu? " tanyanya kepada mey.


ini semua gara² kau, aku sebal aku tidak mau bicara!.


tapi kata hatinya bertolak belakang dari keinginannya, akhirnya mey pun angkat bicara.


"aku sebal, kau pasti sengaja kan ingin membuatku malu. aku ini seperti bahan lelucon, kau pasti senang kan jika aku ditertawakan karena jelek".


alan memegang pipi mey sembari berkata


" lihatlah aku! tidak perduli semua orang ingin mengatakan kau jelek atau apa, tapi di mataku, kau adalah wanita tercantik di dunia. semua yang melihatmu dari penampilan saja, tidak akan bisa mengerti tentang arti rasa ketulusan. wajah tak menentukan bagaimana hati seseorang, aku percaya kau wanita baik.


aku ingin memperlihatkan kepada seluruh dunia, bahwa cantik tidak hanya terpancar dari wajah, tapi juga dari hati" perkataan alan membuat hati mey tersentuh, tidak pernah terdengar di telinganya sebelumnya bahwa dia akan mendengar kata² seindah itu.

__ADS_1


maaf yha kak kalo aku nglanjutin ceritanya agak lama, soalnya aku juga harus ngerjain tugas sekolah yang udah numpuk.


sekali lagi maafkeun author yang tidak sempurna ini🙏😇.


__ADS_2