
malam harinya saat tidur,alan mendekap mey dengan sangat erat.
"singkirkan kaki dan tanganmu,aku tidak bisa bernafas".
ucap mey mencoba melepaskan diri dari pelukan suaminya tersebut,tapi Alan tidak mau melepasnya.
" tidak mau!aku takut jatuh dari ranjang".
rengek Alan seperti anak kecil.
heh tuan,jika begini terus bukan kau yang akan jatuh,tapi aku yang akan mati.
mey pun menghembuskan nafasnya dari mulut,mencoba sabar dan berusaha untuk tidur tenang dengan keadaan seperti itu.
inilah maksud dari perkataan Alan jika dia suka ranjang kecil,jadi ia bisa memeluk istrinya sepanjang malam.Alan pun tersenyum puas saat mey sudah tidak memberontak lagi.
*
pagi menjelang siang,kira² pukul 09.00 alan baru terbangun dari tidurnya.ia melihat mey yang sedang bersiap² seperti mau pergi ke luar.
"heh.."
mey terkejut mendengar suara alan dan kemudian berbalik badan melihat ke arah suaminya.
"selamat pagi suamiku,kau baru bangun yah,apa kau butuh aku untuk menyiapkan sarapanmu?.jika kau lapar, aku akan mengambilkannya untukmu".
ucap mey dengan suara lembut dan tersenyum hangat.
" kau ingin pergi kemana".
tanya Alan.
heh...apa kau tadi pura² tuli,aku tanya apa,kau malah menjawab apa,sia² aku bersikap manis padamu tadi.
__ADS_1
gumam kesal mey dalam benak.
"oh...aku ingin pergi ke panti asuhan suamiku,sudah lama aku tidak pergi ke sana".
mey berakting menjadi wanita yang lembut agar di izinkan pergi.
" kenapa kau ingin pergi ke sana?"
alan bertanya lagi.
ya tuhan...jika dia bertanya terus menerus kapan selesainya,pertanyaannya lebih menyebalkan dari seorang reporter.
mey memendam kekesalannya di dalam hati.
"aku hanya merasa rindu dengan anak² panti".
sembari mempertahankan senyumannya.
ternyata mempertahankan senyum palsu sesulit ini yah,kenapa ibu tiri ku bisa betah seperti ini setiap hari,apa aku harus mengacungkan jempol untuk aktingnya.
"aku ikut,tunggu aku,aku akan bersiap²".
mey hanya menjawab ucapan alan dengan senyum masam.
heh...apa selain jadi direktur kau juga seorang penguntit.ketauhilah,aku ini selalu terbebani saat ada kau.
mey hanya bisa memendam teriakannya dalam batin.
2 jam kemudian,alan dan mey baru sampai di panti asuhan,karena dia mampir di toko buku dan membeli banyak makanan untuk para anak² panti.
saat kedatangan mey ke panti tersebut,anak² yang melihatnya langsung berlarian memeluk mey dengan wajah ceria,mey pun juga membalas pelukan hangat dari anak² tersebut.
"kakak mey,kami semua rindu,kenapa sudah lama kakak mey baru datang".
__ADS_1
ucap salah satu anak panti itu dengan wajah kecewa.
" kakak mey juga rindu dengan kalian semua,maaf yah kakak gak bisa sering² kesini lagi seperti dulu,kakak mey ada kesibukan sekarang".
sembari tersenyum hangat,mey menjelaskan kepada anak² yang berkerumun di sekitarnya.
"oh iya,kakak bawain buku dan makanan untuk kalian".
mey melihat ke arah sekretaris bay yang bertugas membawakan barang² tersebut.
semua anak²itu pun merasa senang.
" kakak,kedua paman ini siapa".
tanya salah satu anak panti perempuan berusia sekitar 5 tahunan.
"paman,paman sangat tampan,paman mau nggak jadi ayah tiri ku".
lanjut anak itu mendongakkan kepalanya menghadap Alan.
Alan yang tadinya mengernyitkan Alisnya dan bermuka masam,sekarang berjongkok melihat anak perempuan itu dengan tersenyum.
" mulutmu sangat manis,jika kau mau,kau bisa menganggap ku sebagai ayah".
jawab Alan tersenyum,anak perempuan imut itu pun memeluk Alan,alan yang tadinya tidak begitu suka anak kecil pun sekarang hatinya luluh.
eh...pemandangan apa ini? apa aku tidak salah lihat.presdir yang dulunya tidak menyukai anak² sekarang menjadi bersikap hangat kepada anak² panti ini.
batin sekretaris bay yang masih tidak percaya.
ibu panti pun menyambut kedatangan mereka.setelah itu, mey membacakan cerita dongeng untuk anak² yang berkisah tentang cerita cinderella.hati Alan juga merasa senang saat melihat istrinya begitu akrap dengan anak² tersebut,anak² tersebut pun juga ikut terlihat sangat bahagia saat bersama dengan mey.ntah kenapa setelah ikut bermain dengan anak² panti itu membuatnya ingin cepat² mempunyai momongan.
kebahagiaan tidak di ukur dari harta maupun tahta,mereka memberikan kehangatan dalam hidupku saat hatiku terasa dingin setelah kepergian kedua orang tuaku,aku merasakan tidak kesepian dan seperti memiliki keluarga baru lagi setelah bertemu dengan anak² panti ini,apapun akan ku lakukan untuk menjaga kalian semua.
__ADS_1
ucap mey dalam batin yang merasa tulus menyayangi anak² panti itu setulus hati.