Si Culun Menikahi Ceo Tampan

Si Culun Menikahi Ceo Tampan
berkunjung


__ADS_3

sesampainya di tempat tujuan,sekretaris bay mengetuk pintu,ibu tiri mey terkejut setelah membukakan pintu rumahnya.


"sekretaris bay,hohh....dan bukankah ini tuan Alan gervais dari LA grup?!".


ibu tiri terkejut melihat seorang pembisnis terkenal datang ke rumahnya.


" ada apa ? bukankah ini mey mey,kenapa dia bisa bersama dengan kalian".


ucap ibu tiri lagi merasa heran.


"selamat siang,maaf ibu mengganggu.aku dan istriku ingin berkunjung".


ucap alan sembari merangkul pundak dan tersenyum pada istrinya.


kata² yang terucap dari mulut Alan barusan membuat ibu tiri mey syok setengah mati.


bagaimana bisa.


batin ibu tiri.


apa sih yang di rencanakan orang ini,aku tidak tau jalan pikirannya.hah...apa maksud dari senyumnya itu,membuatku merinding saja.


batin mey pun juga merasa heran.


"salam ibu".


mey membungkukkan badannya memberi salam.


" perkenalkan ini suamiku Alan gervais,kami kemari untuk mengunjungi ibu".


lanjut mey sembari tersenyum kecut.


hohh...suami? apa ini tidak salah.


ibu tiri mey menutup mulutnya yang ternganga karna kaget.


"oh iya silahkan masuk tuan Alan,sekretaris bay,dan ayo putriku mey sayang jangan berdiri di sini,kalian pasti sangat lelah".


ucap ibu tiri dengan sikap ramah berpura² baik.


cih...putriku? sejak kapan kau menganggapku sebagai anak hey mak lampir! hebat sekali akting mu yang sok baik di depan orang lain,jijik aku mendengarnya.


mereka bertiga pun masuk kedalam rumah tersebut,dengan ibu tiri yang terus mempertahankan senyum manisnya.


"kebetulan sekali saya habis masak,mari makan bersama".


mereka pun menuju meja makan.


sejak kapan orang ini bisa masak,bukankah dulu aku yang selalu memasakkan makanan untuknya dan anaknya itu.


mey bergumal dalam hati.

__ADS_1


saat sampai di ruang makan,ada seorang pembantu yang sedang menyiapkan makanan di meja makan.


sudah ku duga.


sara dan luisa yang sedang duduk di meja makan pun terkejut dengan kedatangan Alan bersama dengan mey.


"eh...ternyata adik ipar juga ada di sini".


ucapan alan membuat sepasang suami istri itu heran tidak mengerti.


" silahkan duduk dulu tuan".


kata ibu tiri dengan tersenyum.


setelah mereka semua duduk,barulah ibu tiri menceritakan.


"kebetulan sekali luisa dan sara tadi juga mampir ke sini.luisa,sara perkenalkan dia adalah kakak ipar kalian.tuan Alan gervais,suami dari mey mey".


setelah mendengar itu luisa tiba² tersedak,kemudian sara memberinya minum.


suami? bagaimana mungkin,bukankah dia menikah dengan rentenir tua.kenapa suaminya malah seorang kolomrat muda.


batin sara yang terheran².


"benarkah ? apa anda yang menikah dengan kakak tiri saya pada dua bulan lalu sebagai penebus hutang?".


tanya sara yang masih tidak percaya dengan kata² ibunya barusan.


Alan tiba² mengernyitkan dahinya seperti tidak senang dengan ucapan sara.


dengan sorotan mata tajam,alan menjawab pertanyaan sara.seketika nyali sara menjadi ciut setelah melihat tatapan yang menyeramkan tersebut.


"maaf tuan,saya tidak bermaksud".


kayaknya apa yang di katakan sara benar deh,kenapa dia jadi marah seperti itu.dia menikahiku kan hanya untuk menebus hutang ayahku.


itulah yang mey pikirkan.


cih.... apa ini lelucon,kenapa si culun itu selalu lebih beruntung dari ku.


sara menggretakkan giginya merasa kesal.


sedangkan raut wajah luisa tiba² menjadi murung.


mey melihat ke arah luisa.


apa dia sudah baik² saja sekarang.


ia masih merasa khawatir dengan keadaan sahabatnya tersebut.


kemudian saat luisa juga melihat ke arah mey,mereka pun jadi saling bertatap muka.

__ADS_1


tanpa di sadari semua orang,Alan memperhatikan situasi tersebut.


"oh iya,aku ingin memberikan kabar baik,aku hamil,sudah 2 minggu".


ucap sara sembari mengelus² perutnya.


" oh selamat yha,semoga anakmu sehat selalu".


jawab mey dengan tersenyum kecut.


setelah itu mereka semua memakan makanan tersebut dengan tenang,setelah makanan itu habis,sekretaris bay pamit kembali ke perusahaan untuk menyelesaikan tugasnya yang belum selesai.


"apa nanti kalian akan menginap di sini? jika iya,ibu akan menyuruh bibik untuk membersihkan ruang tamu".


tanya ibu tiri.


" iya kami akan menginap di sini satu malam,tapi aku ingin tidur di kamar istriku".


"hah? kamarku itu kecil dan jelek,kau pasti tidak akan suka".


ucap mey.


" benarkah? tapi semua yang aku inginkan pasti akan terpenuhi".


baiklah tuan kau itu bosnya,semua perkataan mu bagaikan titah,tidak ada orang yang akan berani beradu argumen denganmu.


ucap mey dalam hati yang hanya bisa mengiyakan perkataan Alan.


beberapa waktu kemudian,Alan pun masuk ke kamar mey yang sudah selesai di bersihkan.


"his...ini kamar manusia atau tikus,rumah ini begitu besar tapi kamarmu ini begitu kecil.dan lihat tempat tidur macam apa ini,kecil sekali,seperti ranjang bayi.ranjang bayiku dulu saja lebih besar dari kasurmu itu hahaha...".


Alan tertawa setelah menghina kamar mey,itulah kebiasaannya dari dulu setelah bertemu istrinya tersebut.saat alan duduk di atas ranjang tersebut,ia pun masih saja menghinanya.


" hahaha...lihat kasurmu ini,begitu keras,apa ini terbuat dari batu.apa dulu punggungmu tidak sakit tidur di kasur seperti ini setiap hari".


mey mendengarkan hinaan itu dengan sabar.


"maaf suamiku,kamarku ini memang begitu kecil dan ranjangnya juga keras,suamiku pasti tidak akan betah tidur di kamarku ini,sebaiknya kau tidur di ruang tamu saja".


" apa maksudmu menyuruhku tidur di ruang tamu,kau menyuruhku tidur sendirian".


tiba² taut wajah alan berubah menjadi kesal.


"eh bukan seperti itu,maksud ku adalah aku perhatian denganmu,aku tidak ingin punggungmu sakit setelah tidur di ranjangku yang keras seperti batu ini".


ucap mey untuk meredakan amarah alan.


cih sensian banget sih dia.


"aku tetap ingin tidur denganmu di sini,aku suka ranjang kecil".

__ADS_1


kata alan sembari tersenyum.


apa²an sih orang ini,plis jangan tersenyum,aku merinding melihat senyuman mu itu.dan apa maksud perkataannya suka ranjang kecil? dia ingin tidur di ayunan bayi.


__ADS_2