Si Culun Menikahi Ceo Tampan

Si Culun Menikahi Ceo Tampan
kepulangan Alan


__ADS_3

keesokan harinya mey masih tertidur lelap di atas ranjang besar sendirian,kemudian terdengar suara ketukan pintu dari luar kamarnya.paman Li memberi tahu bahwa tuan muda akan kembali hari ini dan akan segera sampai.Paman Li menyuruh mey untuk bersiap² menyambut suaminya.


beberapa menit kemudian,mey menuju ke halaman belakang rumah bersama dengan paman Li.saat melihat semua pelayan sudah berderet rapi menyusuri jalan,itu semua sudah tidak menjadi keheranan di benaknya lagi,karna waktu demi waktu dia sudah terbiasa melihat hal² tersebut.


hellikopter yang Alan tumpangi mendarat,Alan turun dari hellikopter tersebut dengan pakaian jas berwarna putih bersih.mey terpaku melihat ke arah suaminya yang sedang berdiri tegak dengan jarak agak lumayan jauh darinya.


Alan melangkahkan kaki sembari melihat ke arah mey yang sedang diam mematung menatapnya,ia berjalan di iringi dengan semua pelayan yang membungkuk di sepanjang jalan.


"deg degg degg.." suara jantung mey berdetak dengan cepat.


eh...dia sangat tampan,dia sangat cocok memakai jas berwarna putih itu yang serasi dengan kulitnya,tidak heran dia adalah seorang bangsawan.aku yakin jika dia menjadi seorang raja,dia akan mempunyai banyak selir.


fikirnya dalam benak.


"kenapa kau malah mematung di sini,apa kau tidak berniat untuk menyambut suamimu".


suara Alan yang dingin membuat mey tersadar dari lamunannya.


" ah tidak suamiku,selamat datang".


sembari membungkukkan badan.


saat berada di dalam kamar,seperti biasa mey melepaskan sepatu yang di kenakan suaminya.


"apa kau tidak merindukanku".


kata Alan kepada mey yang sedang berjongkok melepas sepatunya.


" hah.." ucap mey mendongak ke atas melihat ke arah suaminya.


"jawaban apa itu,kenapa kau menjawabnya hanya dengan suara hah..."


ucap Alan sembari mengeryitkan dahinya dengan tatapan mata tidak senang.


"tidak suamiku,aku merindukanmu.saat kau tidak berada di rumah,aku merasa kesepian.akhirnya hari yang ku tunggu² tiba,aku merasa senang saat kau kembali".


kata² kebohongannya benar² terdengar manis.


" kalo begitu,lakukan sesuatu yang bisa membuatku senang".

__ADS_1


sembari tersenyum licik dengan melipat kedua tangannya di dada.


"kau bisa mengolok²ku sesuka hatimu,aku tau jika kau mengolok²ku suasana hatimu akan menjadi senang".


jawabnya dengan wajah polos.


" jangan bicara omong kosong,kapan aku pernah mengolok²mu,itu hanya perasaanmu saja".


"ah tidak suamiku,aku yang salah. kau benar,mungkin itu hanya perasaanku saja".


sembari tersenyum palsu.


" heemmm.."


kenapa jawabannya hanya hemm...jawaban apa itu.


"bagaimana jika aku memasakkan makanan untukmu,kau pasti lapar".


ucap mey.


" terserah".


kenapa jawabannya jadi singkat seperti ini,apa aku berbuat salah ? ,ah bodo amat aku tidak peduli.


kemudian mey langsung berdiri meletakkan sepatu alan ke tempatnya dan beranjak pergi ke dapur untuk menyiapkan makanan.


1 jam kemudian,semua makanan yang di masak mey sudah berderet rapi di atas meja.


alan turun dari kamarnya menuju meja makan.


"kenapa kau memasak makanan yang selalu membuat orang tidak selera,dan kenapa aku selalu jijik melihat makanan yang kau buat".


cloteh alan mengomentari masakan mey, yang membuat mey merasa kesal.


" kalau kau merasa jijik ya sudah tidak usah di makan,aku tidak membuatkanmu makanan agar bisa kau kritik,kalau kau tidak suka aku akan membuang semuannya".


dengan suara agak berteriak kepada alan,semua pelayan tertegun,termasuk paman Li dan bibik Li yang juga ada di ruangan tersebut.jelas saja,itu adalah pertama kalinya mereka melihat seseorang yang berani membentak tuannya.


mey mengambil makanan yang di buatnya tadi.

__ADS_1


"siapa yang menyuruhmu mengambil makanan itu,letakkan kembali".


" kau merasa jijik kan dengan masakanku,aku akan membuangnya sekarang.lagi pula aku sudah memberinya racun,jika kau memakannya tenggorokanmu akan sakit,matamu akan perih,dan tubuhmu akan menjadi hitam dan berubah menjadi zombi".


berhentilah bicara nona,jika kau meneruskan bicaramu,tuan muda akan sangat marah,bisa saja riwayatmu akan segera berakhir hari ini.


batin paman Li yang tidak bisa berbuat apapun untuk melerai mereka berdua.


Alan meminum sup yang ada di atas meja,dan kemudian melangkah ke arah mey dan mencium bibirnya.sebenarnya bukan menciumnya,lebih tepatnya adalah menyuapi mey dengan mulutnya.


"gluk" air sup itu masuk kedalam tenggorokan mey.semua yang melihat kejadian itu tertegun tidak percaya atas apa yang mereka lihat.sekejap,suasana menjadi hening.para pelayan tidak menyangka akan melihat adegan tersebut,mereka kira akan terjadi pertumpahan darah,ternyata semua dugaan mereka salah,tidak seperti yang mereka bayangkan.


mey terkejut dan melepaskan ciuman tersebut,mey melihat alan dengan pandangan tidak mengerti.


"jika aku menjadi zombi,aku akan membuatmu sama sepertiku".


ucap alan.


mey terdiam,mulutnya seperti tidak bisa berkata² lagi sekarang.ia menundukkan kepalanya ke bawah,ini benar² membuat perasaannya campuraduk.


apa yang ku katakan tadi,apa aku sudah kehilangan akal mengatakan itu padanya,ya tuhan,aku tidak ingin mati sekarang,tolong perpanjang umurku.


semua orang melihat adegan tadi,itu benar² sangat memalukan.


Alan menatap ke arah para pelayannya dengan pandangan tajam.sontak memua langsung melanjutkan pekerjaan mereka


masing².


Alan duduk di meja makan tersebut.


"ambilkan aku makanannya".


suaranya berubah datar menyuruh mey untuk menyajikan makanan di piringnya.


saat alan memakan masakan itu,Alan tidak menyangka bahwa makanan itu sangat enak.itu adalah ke-3 kalinya dia memakan masakan istrinya tersebut,walaupun terlihat tidak menarik tapi ntah kenapa rasanya bisa membuatnya merasa ketagihan,dan ia pun memakannya sampai habis.


apa yang ku ributkan tadi,kenapa aku memarahinya.seharusnya aku tidak menilai dari penampilan.


hatinya merasa bersalah.

__ADS_1


__ADS_2