
di hari yang cerah,burung² berkicau di atas pohon yang terdengar seperti alunan musik yang indah di pagi hari,membuat mey tidak ingin bangun dan meninggalkan selimut hangatnya.tapi suara laki² yang bernada sedikit serak membangunkannya,yang membuatnya terbangun dari mimpinya.
"bangun!".
mey pelan² membuka pejaman matanya perlahan,ternyata alan sudah berdiri di depan ranjang sembari membenarkan kancing baju yang ia kenakan.
saat mey akan membuka selimutnya tiba² dia terkejut melihat tubuhnya yang masih mengenakan sehelai handuk.kedua matanya membulat sembari melihat ke arah Alan kemudian menutupi tubuhnya dengan selimut.
apa semalam aku ketiduran,kenapa aku hanya memakai balutan handuk.
fikirnya dalam benak dan mencoba mengingat² kejadian kemarin malam.
sial,benar² sial.kenapa aku bisa tertidur di pelukan orang gila ini.jika bisa aku ingin menghapus ingatanku tadi malam.
gumamnya setelah mengingat kejadian itu.
eh...tapi si gila itu tidak melakukan apapun kan padaku saat aku sedang tidur.
fikirnya lagi sembari melihat ke arah alan.
"kenapa kau melihatku seperti itu,jangan berfikir yang bukan²,aku tidak tertarik dengan tubuhmu yang jelek itu,benar² tidak bisa membuat orang selera".
itulah perkataan Alan yang bertolak belakang dengan isi hatinya.
" kenapa kau masih mematung seperti itu,berdiri".
ucap Alan lagi.
mey pun langsung beranjak dari ranjang dan berdiri di hadapan Alan.
"pakaikan dasiku".
kata Alan memberi perintah.
" maaf suamiku,aku tidak tau cara memakaikan dasi".
sembari menunduk ke bawah.
"aku akan mengajarimu".
ucap Alan membuat mey mengangkat kepalanya dan melihat ke arah suaminya.
alan masih duduk di sofa,ia meraih tangan mey membuat tubuh mey sedikit membungkuk hingga membuat wajah mey berdekatan dengan wajahnnya dan kemudian mengajarinya untuk memakaikan dasi.
"lihat baik²,aku tidak akan mengajarimu untuk kedua kalinya.ini lipat seperti ini dan kemudian masukkan kesini lalu tarik pelan² dan rapikan.sudah gampang kan,cobalah".
ucap Alan sembari memperagakan.
__ADS_1
kemudian mey melepas dasi itu dan mencoba seperti yang telah di ajarkan alan padanya barusan.
saat mey menerapkan dasi itu ke leher Alan.Alan menatap ke arah wajah istrinya yang sangat dekat di hadapannya,ia tersenyum kemudian pandangan matanya melihat ke arah bawah yaitu sekitaran dada mey.belahan dada istrinya terlihat jelas membuatnya hanya bisa menelan ludah.jelas saja,dia itu juga laki² normal,pasti dia akan terangsang setelah melihat hal tersebut.
apa yang aku lihat.ya tuhan dia menggoda imanku,apa yang harus aku lakukan.
batin Alan menahan nafsu.
"kenapa kau masih memakai handuk itu,apa kau mencoba menggodaku lagi".
kata alan kepada mey yang masih membenarkan dasi.
setelah mendengar kata² alan barusan,mey menjadi kesal.dengan sengaja dia langsung menarik dasi itu kuat² hingga membuat leher Alan terbelit kesakitan.
" uhukk..uhukkk". suara batuk Alan karna kelakuan mey.
"kau gilak,kau ingin membunuhku yah".
kata Alan sembari memegang lehernya yang terasa sakit.
" maaf,aku tidak sengaja".
itu balasan untuk laki² menyebalkan sepertimu,kau pantas menerimanya.dari dulu aku ingin melakukan itu,akhirnya aku bisa melakukannya juga hahaha...jangan menganggapku wanita remeh,siapa suruh kau mengatakan kata² menjijikkan seperti itu.menggodamu ? hah...apa kau pikun,siapa yang tadi malam tidak mengizinkanku untuk ganti baju dan terus²an memelukku,sembuatku kesal saja.
tiba² alan mencium bibir mey,dan mey mencoba untuk melepaskannya dengan cara mendorong tubuh alan,akhirnya Alan pun melepaskan ciuman tersebut.
mey mengelap bibirnya dengan tangan.
" itu adalah balasan untuk apa yang kau lakulan tadi padaku".
ucap alan tersenyum licik.
cih...dia memang benar² tau bagaimana membuatku kesal,mungkin besok² saat aku melakukannya lagi aku harus lari sejauh mungkin darinya agar dia tidak mempunyai kesempatan lagi untuk menciumku.
decih mey dengan raut wajah terlihat kesal.
mey pun langsung beranjak pergi mengambil bajunya di almari dan berganti baju di ruang ganti, setelah usai berganti baju, kemudian dia keluar dari ruang ganti tersebut.
"tok tok tok" suara pintu dari luar kamar.
"masuk".
ucap Alan dengan suara beratnya.
" pagi tuan nona".
kata sekretaris bay menyapa kedua tuannya dengan membungkukkan badan.
__ADS_1
"maaf tuan mengganggu,hellikopter nya sudah sampai.sudah ada di halaman belakang rumah".
ucap bay lagi memberi tahu.
kemudian alan berdiri dari sofa berjalan keluar pintu di ikuti sekretaris bay dan mey yang membawa tas kantornya di belakang.
mey mengikuti langkah kaki kedua pria tersebut dan sampailah di sebuah halaman yang seperti lapangan golf yang luas.
ada sebuah helikopter besar yang sudah menunggu dengan penjaga yang berdiri rapi memakai jaz dan kacamata hitam berderet sampai ke pintu helikopter.
paman Li dan bibik Li juga ada di sana,mereka membungkuk memberi salam.
yang benar saja,ini seperti mengantar seorang militer yang di tugaskan untuk berperang,hah...aku selalu melihat adegan ini di TV,apa ini termasuk keberuntungan melihat hal ini di dunia nyata.
batin mey yang sedang mengamati suasana tersebut.
Alan berbalik badan,melihat ke arah mey yang ada di belakangnya.sontak mey langsung memberikan tas itu kepada alan.
"ini".
kata mey dengan mengayunkan tangannya yang membawa tas suaminya itu.
Alan mengerutkan dahinya,seperti sedang kesal.
bay yang menyadari hal tersebut langsung mengambil tas itu dari tangan mey.
kenapa ekspresi wajahnya jadi seperti itu,apa yang salah,apa aku membuat kesalahan.
batin mey merasa tidak mengerti.
"apa kau tidak ingin mengucapkan sesuatu padaku".
kata Alan.
mengucapkan apa ? apa dia ingin mendengarkan kata selamat jalan dariku,apa aku boleh jujur kalo aku tidak ingin melihat dia kembali.hahaha...tuhan apa aku termasuk istri yang jahat karna mengharapkan itu.
" hati² suamiku,semoga kau selamat sampai tujuan.cepat pulang,aku akan selalu merindukanmu di sini".
wah...kata² ku manis sekali,apa sekarang aku mempunyai bagat untuk menjadi seorang penjilat.
setelah mendengar perkataan mey,Alan pun tersenyum,seperti ada kepuasan dalam hatinya,kemudian ia mencium kening mey.
"seperti yang kau katakan,aku akan segera kembali.nanti aku akan meneleponmu".
ucap Alan kemudian beranjak pergi menaiki helikopter tersebut dan terbang menjauh.
dia sudah pergi sekarang,1 minggu adalah waktu yang cukup untuk menenangkan diri,apa sekarang aku bisa merayakan kepergiannya dengan mengadakan party hahahaha..
__ADS_1
ucap mey dalam benak karna merasa terbebas dari sisi suaminya yang gila itu.