
seorang wanita cantik, kira² berumur 23 tahunan keluar dari pesawat.
tubuhnya putih, rambutnya ikal dan terlihat indah berwarna pirang dengan memakai pakaian seksi,memperlihatkan bodinya yang perfek. wanita itu berjalan keluar dari bandara dengan satu pelayan yang membawakan barang²nya.
saat ia membuka kacamata hitamnya dan menaruhnya di atas kepala, terlihat warna hijau dari pupil matanya dengan bulu mata yang panjang, kecantikannya bak seorang dewi.
wanita tersebut dan satu pelayannya itu menaiki taksi dan pergi menuju ke suatu tempat.
kira² sekitar setengah jam, taksi tu berhenti di sebuah perusahaan besar di ibu kota, yaitu perusahaan LA grup.setelah itu dia turun dari taksi dan berjalan masuk ke perusahaan tersebut.
wanita misterius itu bertanya kepada resepsionis di mana ruangan presdir berada, yang ia maksud tidak lain dan tidak bukan adalah Alan gervais.
resepsionis itu langsung menelepon alan dari telepon kantor tersebut, untuk menanyakan apakah wanita itu boleh masuk atau tidak, karena biasanya alan tidak membolehkan seseorang yang tak di kenal masuk sembarangan ke ruangannya tanpa izin.
"maaf mengganggu presdir, ada seorang tamu yang ingin bertemu dengan anda, dia seorang wanita, dia juga berkata bahwa dia adalah teman presdir" begitulah ucapan resepsionis itu memberi tau.
wanita? teman? siapa?
begitulah pertanyaan yang tersirat dalam benak alan setelah mendengar perkataan karyawannya tersebut, dia tidak pernah merasa mempunyai teman wanita di kota ini. 'jadi siapa dia sebenarnya? ' karena penasaran, alan pun menyuruh resepsionisnya itu membawa wanita tersebut ke ruangannya.
beberapa saat kemudian, ketukan dari luar pintu berbunyi.
"masuk" ujar alan.
resepsionis itu kemudian membuka pintu dengan di ikuti wanita misterius tersebut di belakangnya.
mata alan terbelalak melihat ke arah wanita itu, walaupun sudah lama tak bertemu, tapi alan tau jelas jika itu adalah micha barton, teman masa kecilnya dan sekaligus cinta pertamanya.
setelah mengantarkan micha ke ruangan alan, resepsionis itu langsung unjuk diri meninggalkan mereka berdua di sana.
micha melangkah maju dengan wajah tersenyum, mendekat ke arah alan yang sedang duduk di meja kerjanya.
''kenapa kau datang kemari? " tanya alan dengan suara dingin.
__ADS_1
"aku datang kesini untukmu, apa kau tidak merindukanku? " jawab micha dengan tatapan menggoda.
"apa yang kau inginkan? " lagi² alan bertanya.
"aku sudah berjanji, jika aku sudah sukses aku akan kembali untukmu,dan aku ingin menepati janjiku. bukankah dulu ini yang kau inginkan? ".
(sebenarnya ada cerita terselubung di balik perkataan itu??)
" aku tak punya banyak waktu untuk membicarakan hal² yang tidak penting, lebih baik kau kembali saja ke Inggris, aku akan membelikan tiket untuk mu" ujarnya, itu membuat micha tertegun.
"tidak, aku tidak ingin kembali, aku ingin bersamamu" pekiknya, kemudian micha pun pura² lemas dan pingsan.
saat melihat micha terbaring pingsan di lantai,alan jadi terkejut, dia pun menyuruh sekretaris bay untuk membawanya ke rumah sakit agar di periksa.
______________
malam harinya, kira² pukul 8,alan kembali ke rumah. saat berada di dalam kamar, ia meregangkan tubuhnya di atas sofa. sembari memejamkan mata, dia mencoba menata pikirannya yang sudah tak karuan karena kejadian tadi siang.
sungguh tak terduga, bahwa micha benar² menghampirinya setelah sekian lama berpisah.
"suamiku" seru mey mencoba memanggil alan.
tapi seolah² alan tidak mendengar suaranya, dan mey mencoba memanggilnya lagi dengan suara agak keras " suamiku! ".
" heng.." jawab alan hanya dengan dengungan, raut wajahnya agak terkejut menoleh ke arah mey.
"kau memanggilku? " tanya alan dengan pandangan sedikit linglung seperti orang kebingungan.
"kau kenapa? ".
" tidak, tidak ada apa²" alan kembali lagi memejamkan mata.walaupun alan mengatakan itu, mey tau bahwa alan sekarang tak baik² saja.
mungkin alan pusing karena masalah pekerjaan, itulah yang mey pikirkan.
__ADS_1
mey berjalan ke belakang sofa, memijat kepala alan yang di sandarkan.
saat mey masih kecil, ia selalu melihat ibunya yang sedang memijat kepala ayahnya jikalau ayahnya itu sedang pusing, kemudian mey pun mempraktekkannya pada alan.
"apa sudah lebih enakan? " tanyanya sembari memijat kepala alan pelan² dengan penuh perasaan.
alan membuka matanya dan melihat mey, tampak senyum kecil di bibirnya, itu menandakan bahwa sekarang dia jauh lebih baik dari sebelumnya.
#flash back (alan dan micha).
alan Castellanos adalah putra dari golongan orang berada, keturunan kerajaan. sedangkan micha adalah putri perdana menteri.
berawal dari keduanya saling bertemu, karena alan adalah orang yang dingin, ia tidak mempunyai teman sama sekali, hanya micha satu²nya anak yang mau berteman dengannya.
saat masih kecil semua berjalan lurus, tapi saat usia micha beranjak 13 tahun, ayahnya terlibat dalam penggelapan uang dan harus menerima hukuman yang pantas ia dapatkan.
karena kejadian itu, membuat micha dan ibunya harus jatuh miskin, semua uangnya di sita oleh negara, membuatnya tidak punya apa² lagi.
di sisi lain alan akan di lantik menjadi putra mahkota, itu artinya dia akan menjadi pengganti raja di kemudian hari.
tapi bersikeras alan menolak, entah kenapa dia tidak ingin menjadi raja, alasannya pun tidak jelas.
itu membuat ratu elizza marah, dan membuat alan diasingkan ke negeri tetangga, berharap jika alan akan berubah pikiran dan menuruti perkataan kedua orang tuanya. tapi sebenarnya itu hanyalah sebuah ancaman, ratu elizza tak benar² ingin melihat anak kesayangannya itu pergi jauh darinya.
tapi semuanya telah terjadi, egonya mengalahkan hati nurani seorang ibu.
alasan kenapa alan lebih di dukung oleh kedua orang tuannya untuk menjadi penerus kerajaan ketimbang kakaknya, itu karena alan dari kecil sudah mempunyai bakat menjadi seorang pemimpin,sama seperti kakeknya terdahulu.
di balik pimpinan yang adil dan cakap, ratu dan raja ingin negaranya hidup makmur dan sejahtera, serta rakyat bisa hidup tanpa kesengsaraan lagi, mereka melihat semua itu dari diri alan.
saat alan akan pergi, ia mengucapkan selamat tinggal dulu pada micha.
dan kata² terakhir yang di ucapkan alan adalah "aku akan membuat kerajaan ku sendiri, dan kau yang akan menjadi ratunya".
__ADS_1
setelah mengatakan itu, mereka berpelukan sebagai tanda perpisahan.
tepat pada usianya yang ke 16 tahun, alan di singkirkan dari keluarganya, dan berubah nama menjadi alan gervais untuk menutupi identitasnya. seiring berjalannya waktu, nama alan Castellanos hilang dari pandangan masyarakat dan di anggap tidak pernah ada.