Si Culun Menikahi Ceo Tampan

Si Culun Menikahi Ceo Tampan
pergi ke kantor


__ADS_3

siang harinya, kira² pukul 11.00 tengah hari, mey di antar oleh supirnya menuju perusahaan LA grup.


sesampainya di sana, tidak sengaja mey berpapasan dengan suaminya tersebut. Alan berjalan dengan puluhan petinggi karyawan lainnya yang berada di belakangnya menuju ruang meeting.


Alan yang melihat mey, langsung menghampirinya dan menyuruh karyawan lain untuk pergi ke ruang meeting terlebih dahulu.


"kau sudah datang, cepat sekali".


haha lucu, jika aku terlambat satu detik pun kau pasti akan menghukum ku kan.


" aku tidak ingin terlambat, dan membuat suamiku kelaparan" jawab mey sembari tersenyum kecut.


"wah manisnya" karena merasa gemas, Alan pun mencubit kedua pipi mey.


hentikan, apa kau pikir ini tidak sakit.


setelah Alan melepas cubitan itu, mey mengelus² pipinya.


setelah itu, Alan menyuruh salah satu karyawannya untuk mengantarkan mey ke ruangannya.


saat di dalam ruangan, mey duduk di sofa dan menunggu kedatangan Alan yang tak kunjung kembali itu, untuk menghilangkan rasa bosannya ia pun iseng² duduk di tempat duduk milik suaminya tersebut.


wah nyaman, kapan yha aku bisa jadi bos.


mey duduk berputar² di atas kursi itu, bagai anak kecil yang senang mendapatkan mainan baru.


setelah itu dia melirik ke arah jam, jarum jam ternyata sudah menunjukkan pukul setengah satu.


cih... lama sekali, apa dia ingin mengerjai ku untuk menunggunya seharian.

__ADS_1


mey pun mendapatkan ide untuk menghilangkan rasa bosannya tersebut dengan cara memperagakan diri menjadi Alan.


mey merubah cara duduknya menjadi seorang yang arogan persis seperti apa yang biasa di lakukan suaminya tersebut.


"kenapa kau telat, aku akan menghukum mu" suara mey menirukan nada suara Alan.


kemudian dia berdiri, memperagakan dirinya sendiri seolah² menjadi wanita yang malang.


"maaf, tadi di jalan macet. tapi tuan, saya membawakan makanan untuk anda".


mey kemudian duduk lagi. " apa ini, kau memberikanku makanan dingin. buang sampah itu, melihatnya saja sudah tidak membuatku selera".


"saya, saya benar² minta maaf" ia menundukkan kepalanya, kemudian duduk di kursi itu lagi, "apa kau pikir setelah kau meminta maaf perutku akan menjadi kenyang, buatkan lagi! ".


" heh... !!enak saja kau menyuruhku, aku beri tau yah,sebenarnya aku ingin mengatakan ini dari dulu.kalo kau marah² terus,ku doakan kau jadi pria botak"


"pft, hahahaha.... tidak ku sangka, aku mempunyai bakat menirukan orang lain hahaha... " mey tertawa senang.


dia tertawa cekikikan karna melihat kelakuan istrinya yang konyol itu melalui layar laptopnya, dia tidak menduga akan melihat seorang idiot yang berakting menjadi dirinya.


"apa tadi pagi dia salah makan, dasar wanita konyol" gumam Alan yang masih fokus melihat rekaman itu dengan tertawa.


kemudian Alan berjalan ke ruangannya untuk menyaksikannya sendiri.


saat Alan masuk ke dalam ruangannya, mey pun terkejut dan langsung terlonjak dari tempat duduk tersebut.


Alan bersikap seolah² tidak tau apa², dia langsung duduk di kursinya dengan menumpuk satu kakinya ke atas.


"aku lapar" sontak mey langsung membuka bekal makanan tersebut.

__ADS_1


"aku lapar" Alan mengulangi perkataannya lagi dengan nada yang berbeda.


iya tau kau lapar, kau sudah mengatakannya dua kali. apa matamu tidak bisa lihat, aku sudah membukakan bekal untukmu, lalu kau menyuruhku untuk melakukan apa lagi.


"silahkan suamiku, aku memasakkan sayur untukmu, agar kau selalu sehat dan semangat untuk bekerja" ucap mey dengan tersenyum.


"kemari, duduklah di pangkuanku".


" eh.. tidak suamiku, aku berat".


"pft hahaha... apa kau tidak pernah melihat tubuhmu sendiri, badan kurus gering gitu kau bilang berat, berat dari mananya" dia tertawa terbahak².


sial, apa ini balasan dari kata² baikku tadi. dia selalu saja mendapatkan kalimat untuk menghinaku, membuatku muak saja.


"kemari, aku tidak suka mengulang kata² ku lagi" .


dengan hati yang masih menggumpal, mey terpaksa menuruti perintah suaminya itu.


setelah mey duduk di atas pangkuannya, Alan pun berkata "suapi aku! " ucapannya bagaikan titah seorang kaisar, mey hanya bisa mengatakan iya dan menuruti semua perintahnya.


dasar bayi tua, apa kau tidak punya tangan, kau pikir aku ini ibumu.


sembari menyuapi makanan, batin mey selalu bergumal kesal.


sedangkan Alan, masih melanjutkan kerjanya dengan melihat layar laptop.


"kau itu terlalu ringan, makanlah lebih banyak lagi".


maksudnya apa? dia itu sedang perhatian denganku atau menghinaku.

__ADS_1


perhatian? tidak mungkin, itu mustahil.dari dulu dalam otaknya kan hanya terdapat kata² penghinaan untukku.


langkah yang pertama yang di lakukan Alan untuk membuat hati mey terguncang untuk menyukainya adalah membuatnya selalu bersamanya setiap saat,kata pepatah mengatakan bahwa cinta akan tumbuh karna seringnya bertemu. waktu akan membuktikan segalanya.


__ADS_2