Si Culun Menikahi Ceo Tampan

Si Culun Menikahi Ceo Tampan
menjenguk


__ADS_3

mey duduk di ruang tamu, ia juga sedang berusaha menenangkan pikirannya.


bibik Li menghampiri mey sembari membawakan air putih "silahkan di minum nona" ia menyerahkan air itu kepada mey, dan mey pun mengambil air itu dan langsung meneguknya. bibik Li seakan tau bila mey sedang haus.


"nona kenapa? apa ada masalah, saat baru keluar dari mobil sepertinya nona tadi sedang bertengkar dengan tuan muda. jika nona ingin bercerita dengan saya, saya dengan senang hati akan mendengarkan curhatan nona" tanya bibik li panjang lebar yang intinya dia hanya ingin tau.


mey pun menyuruh bibik li duduk di sampingnya, kemudian menceritakan segalanya yang ia alami pada hari ini,bagai seorang anak yang sedang curhat pada ibunya.


"bibik sudah mendengarkan semua ceritaku kan? apa aku salah memintanya untuk membebaskan sara,mungkin sara seperti itu karena batinnya terpukul sebab kehilangan calon anaknya, dan mungkin saja setelah ini dia akan menjadi baik".


setelah mendengarkan keluhan mey, bibik li mengelus² kepala mey sembari tersenyum dan berkata "nona tidak salah, nona mempunyai hati baik dan tidak pendendam, itu adalah sifat yang bagus. tapi sifat nona bertolak belakang dari sifat tuan muda, mungkin saja tuan muda melakukan semua itu agar dia jera dan tidak berani untuk menjahati nona lagi".


" tapi kenapa dia melakukan itu, dia terlalu ikut campur" mey mengernyitkan alisnya dengan raut wajah muram.


"itu karena tuan muda menyukai nona, dia tidak akan membiarkan nona ada dalam masalah" jawab bibik li dengan menggenggam kedua tangan mey.


suka? dia suka padaku? haha... lelucon apa yang ku dengar ini, benar² tidak lucu.

__ADS_1


_____________


luisa mengunjungi sara di sel penjara, sara meminta bantuan suaminya untuk membebaskan dirinya dari situ, tapi luisa tidak mau.


"suamiku kau datang? kau kemari pasti ingin membebaskan ku kan, tolong bebaskan aku dari sini, aku tidak mau ada di sini" ia merengek kepada suaminya meminta bantuan.


"kau salah, kau harus menerima hukuman mu".


sara tercengang mendapati jawaban suaminya barusan.


suamiku saja tidak mau membantuku,bagaimana nasibku setelah ini. si jal*ng itu pasti telah menghasut nya.


"ini pasti karena wanita itu kan" tanya sara sembari menggerakkan giginya.


walaupun sara tak menyebutkan namanya, tapi luisa paham yang di sebut sara sebagai wanita itu adalah mey.


"kenapa kau berbuat ini padaku? apa salahku padamu?! setelah bertahun² kita bersama apa kau akan memilih jal*ng itu dan meninggalkanku begitu saja" sara berbicara dengan nada suara tinggi.

__ADS_1


"aku sudah memperingatkan mu, jangan sebut dia dengan sebutan hina!. dan kau bertanya padaku apa kesalahanmu? banyak, sungguh banyak sampai tak terhitung. aku sungguh bodoh karena mempercayai semua ucapan mu dan malah menjauhi sahabatku" kemudian luisa mengeluarkan sekantung pil yang ia bawa dari saku bajunya dan meletakkannya di atas meja.


sara tidak mengerti kenapa luisa mengeluarkan pil yang biasa ia berikan pada suaminya itu.


"kau pasti tau pil ini kan?, ini adalah pil yang selalu kau berikan padaku dan membuat kepalaku serasa ingin pecah setelah aku meminumnya. apa kau tau kandungan pil ini? pil ini bisa membuatku mati" setelah mendengar ucapan luisa, sara menggeleng²kan kepalanya tidak percaya.


"kau bohong, pil ini tidak bisa membuat orang mati,ini hanya pil penenang " ucap sara menjanggal ucapan luisa.


" kau memberikanku pil ini bertahun², dari awal kau hanya mengharapkan ku mati kan?. sebenarnya aku benar² sangat mencintaimu, tapi aku menyesal karena mencintai wanita yang penuh daya muslihat, ku harap suatu saat nanti kau akan berubah menjadi wanita yang baik" setelah mengatakan itu semua kepada sara, efek obat itu bekerja lagi walau sudah berhenti di konsumsi.


luisa ambruk, sara menangis histeris ingin menemani luisa ke rumah sakit. tapi apalah daya, dia tidak bisa berbuat apa² karena waktu kunjungan telah usai, dia harus kembali lagi di kurung dalam sel tahanan.


ibu, iyah ibu! aku harus bertanya pada ibu tentang obat itu.


ucapnya dalam hati yang sudah merasa frustasi.


_______________

__ADS_1


setelah memenangkan pikiran,alan pun menelepon pengacaranya untuk membebaskan sara sesuai apa yang mey inginkan.


sial, kenapa aku selalu menuruti keinginan wanita itu, hah... apa setelah ini dia akan merasa senang? ku harap begitu.


__ADS_2