Si Culun Menikahi Ceo Tampan

Si Culun Menikahi Ceo Tampan
naik sepeda


__ADS_3

mey masuk kedalam gudang di area panti tersebut,ia tersenyum melihat ke arah sepedanya,sudah lama ia tidak menaiki sepeda yang di berikan oleh mendiang ayahnya itu.


kemudian ia memegang stang sepeda tersebut dengan matanya yang mulai berkaca² membayangkan kisah masa kecilnya yang bahagia saat ayahnya pertama kali mengajarinya naik sepeda,terdapat senyum cerah pada gadis kecil itu yang terus berusaha mengayuh sepedanya.


mey membawa sepeda itu keluar,ia bermaksud untuk bersepeda sebentar mengelilingi jalan.tapi tidak sengaja ia bertemu Alan.


"mau kemana kau?".


tanya Alan yang berdiri di depan mey.


" dan kau dapat sepeda buruk itu dari mana,jelek sekali".


lanjut Alan dengan menatap sepeda berwarna hijau yang sudah sedikit berkarat itu dengan pandangan menghina.


" aku bermaksud ingin bersepeda sebentar di sini suamiku,ini sepeda saya".


jawab mey dengan tersenyum palsu,sebenarnya dalam hatinya ia menggerutu kesal dengan suaminya yang sombong tersebut.


hina saja terus,dari dulu kau memang suka menghinaku kan.dasar sombong,orang sepertimu mana pernah hidup susah.


"ini sepedamu ?? hahaha..." tawa alan keras sembari menyentuh sepeda jelek tersebut.


mey hanya melihat Alan dengan raut wajah datar,dia sudah terbiasa mendengar tawaan menghina dari suaminya itu.setelah alan berhenti tertawa,ia pun melanjutkan ucapannya.


"kau menaruh sepedamu di sini,apa rumahmu itu tidak punya gudang hahaha...".


Alan tertawa lagi.

__ADS_1


" iya".jawab mey singkat karna tidak mau berdebat dengan suami gilanya lebih jauh.


kalau aku tidak menitipkannya di sini lalu di mana lagi? aku yakin,jika aku meninggalkannya di rumah,ibu tiriku tidak akan tinggal diam, dia pasti akan menjualnya,bahkan bisa saja dia membuangnya di pinggir jalan.


"aku ingin bersepeda sekarang,bolehkah kau membiarkanku pergi?".


tanya mey.seketika raut wajah Alan berubah,dari yang awalnya tertawa sekarang menjadi muram.


kenapa tiba² dia menatapku seperti itu? apa aku mengucapkan kalimat yang salah.


" apa kau ingin bersepeda dengan ku?".


tanya mey yang kemudian membuat Alan tersenyum dan langsung membonceng di belakang.


apa ini? dia benar² mau ikut aku bersepeda.hah...kenapa aku seperti mengerti ucapan dari tatapan matanya.apa aku terikat mata batin dengannya ya?.konyol,jika benar iya,aku ingin memutuskan mata batin itu.aku tidak sudi,aku tidak mau.


"hey...! kau mau jalan kapan?! di sini panas".


" hey tuan muda,bagaimana kau bisa duduk manis di belakang seperti itu,seharusnya kau kan yang mangayuh sepedanya".


ucap mey dengan menoleh ke belakang melihat ke arah suaminya.


"aku ini tidak terbiasa bersepeda yha,lagi pula ini romantis".


romantis? romantis dari mana?,ini lebih seperti menyiksa tauk.


mey pun kemudian langsung mengayuh sepedanya dan mulai menyusuri jalan.

__ADS_1


sedangkan tangan Alan memeluk erat perut istrinya dengan senyum samar yang tampak dari bibirnya.


mereka menikmati suasana sejuk di jalanan sepi itu dengan daun² yang berguguran berwarna oren kemerahan.angin seakan menerpa wajah mereka,terlihat juga daun² di atas ranting pohon seperti sedang melambai karna hembusan angin.


setelah bersepeda,mereka berdua kembali ke rumah tanpa berpamitan dulu kepada ibu tiri,benar² seperti anak dan menantu yang tidak punya sopan santun kan?.


malam harinya saat di kamar,Alan tiba² memeluk mey dari belakang.Awalnya mey terkejut,tapi setelah tau itu adalah alan dia membiarkannya.


"kau sangat sayang yha pada anak² panti itu? apa kau juga ingin mempunyai anak?".


tanya Alan dengan menyandarkan dagunya di bahu mey.


" anak? kau ingin mengadopsi anak dari panti?".


itulah pertanyaan yang tersangkut talam otaknya setelah mendengar perkataan Alan barusan.


kemudian Alan membalikkan tubuh mey supaya menghadap ke arahnya,kemudian ia berkata,


"tidak,aku ingin mendapatkan anak darimu".


alan mencium bibir mey dengan lembut,mey yang awalnya terkejut dan membulatkan matanya sekarang mulai terpejam membalas ciuman dari Alan.Alan melepas ciumanya sebentar untuk melepaskan kaca mata yang di kenakan mey karna mengganggu,kemudian Alan pun melanjutkan ciumannya tersebut.


mey yang biasanya memberontak tiba² menjadi penurut.


ilustrasi Alan gervais.


__ADS_1


catatan: maaf yha kak,author tidak bisa up tiap hari🙏🥺saya usahain mungkin 2 hari sekali tapi dengan jam/waktu yang tidak pasti.


jangan lelah untuk membaca,SEMANGAT!!💪😄😅


__ADS_2