Si Culun Menikahi Ceo Tampan

Si Culun Menikahi Ceo Tampan
rasa cinta


__ADS_3

hari ke dua saat kepergian Alan.


mey berangkat bekerja,seperti biasa ia membereskan buku² dan duduk bersantai setelah perpustakaan itu di buka.mey,moly dan sela duduk berbaris dan fokus pada buku yang mereka baca masing²,tiba² deringan telepon memecah keheningan tersebut.


ternyata yang menelepon itu adalah Alan.


kemudian mey pergi menjauh dari kedua tamannya dan mencari tempat untuk menjawab telepon tersebut.


"hallo".


ucap mey lirih.


" hanya tinggal mengangkatnya saja kenapa lama sekali,apa jaringan di sana jelek,aku tidak suka menunggu,lain kali jika aku meneleponmu lagi,kau harus cepat² mengangkatnya, mengerti atau tidak ?!".


teriak alan marah² dalam telepon.


"iya baik suamiku,aku tidak akan mengulanginya lagi".


" kau sedang apa sekarang".


tanya alan.


"bekerja".


jawab mey singkat".


" oh".


apa²an ini,dia tidak meneleponku hanya untuk menanyakan hal ini saja kan.apa dia sudah tidak punya pekerjaan lain selain menggangguku,benar² menjengkelkan.


gerutu mey dalam benak.


"hallo..hallo,suamiku aku tidak bisa mendengar suaramu dengan jelas,jaringan di sini sangat jelek".


teriak mey berpura² bahwa tidak ada sinyal di tempatnya.kemudian dia memutuskan sambungan telepon tersebut dan mematikan ponselnya agar Alan tidak meneleponnya lagi.


" tut..tuut..tutt" suara sambungan telepon itu terputus,Alan mencoba menghubunginya berulang² tapi tidak bisa.


"sialan,wanita itu pasti sengaja mematikan ponselnya".


gumam alan dengan ekspresi kesal.


saat di dalam mobil,Alan bertanya sesuatu kepada sekretaris bay.


" bay,akhir² ini saat aku melihat wajah wanita sialan itu tanpa di sadari jantungku tiba² sering berdetak dengan cepat,apa aku mempunyai masalah jantung,apakah aku perlu meminta dokter mo untuk memeriksanya ?".


tanya Alan kepada sekretaris bay yang sedang menyetir mobil.


"siapa wanita sialan itu tuan muda?".


tanya bay tidak mengerti.


" si culun".


jawab alan singkat sembari duduk santai di kursi belakang dengan menyilangkan ke dua tangannya di dadanya dan melihat ke arah luar dari kaca mobil.


sekretaris bay tersenyum setelah mendengar ucapan tuannya.


"mungkin tuan suka dengan nona mey".

__ADS_1


jawab bay dengan melihat ke arah Alan dari kaca sepion.


" suka? apa maksud dari kata suka ?".


tanya Alan dengan raut wajah tidak mengerti ke arah sekretaris bay yang ada di depannya.


"jika jantung tuan berdebar² saat melihatnya,dan tuan selalu senang jika berada di sisinya,serta tuan merasa khawatir saat dia terluka,itu bisa di artikan sebagai kata cinta".


ucap bay menjelaskan.


cinta? apa benar ini cinta.


"aku baru mengenalnya 1 bulan,bagaimana waktu sesingkat itu bisa membuatku mencintainya ?"


tanya alan lagi.


"cinta itu datang tiba² tuan,anda tidak akan menyadari kapan perasaan itu muncul,lamanya waktu itu tidak bisa menjadi jaminan munculnya perasaan cinta.setahu saya seperti itu tuan,maaf jika perkataan saya salah".


setelah mendengar kata² bay,Alan merenungkan semua ucapan bay di dalam hatinya.lintasan ingatannya membayangkan saat dia merasa khawatir pada mey yang belum lekas kembali ke rumah padahal hari sudah senja,hingga sampai² dia sendiri yang mencarinya dan saat mey terluka,ia membantu membalut lukannya.


yang ke dua dia membayangkan saat ia menolong mey jatuh ke laut hingga mempertaruhkan nyawanya sendiri sampai merasa khawatir setengah mati saat mey tidak sadarkan diri.


yang ketiga dia juga merasa rindu saat jauh dari mey dan merasa senang saat bersamanya,jantungnya juga selalu berdetak cepat saat berada di sisi istrinya tersebut.


semua bayangan di otaknya barusan sama seperti yang di katakan bay padanya tadi,membuat Alan menyadari rasa cintanya pada mey.


apa benar ini cinta ?


pertanyaan itu yang terlintas dalam benaknya,ia tersenyum kecil di bibirnya membuat bay yang melihat tuannya dari dalam kaca sepion mobil terkejut.


eh...apa tuan benar² sudah mencintai nona mey ? menarik,kisah cinta mereka pasti akan seperti drama.


"sepertinya kau tau banyak tentang cinta,tapi kenapa kau masih jomblo".


ucap alan mengejek.bay pun merasa tertegun mendengar ucapan tuannya tersebut.


" saya mana punya waktu untuk mengurus tentang percintaan tuan".


sembari tertawa paksa.


hiks..hiks..tega sekali tuan mengejekku,apa salah jomblo hingga sering menjadi bahan bully.


batin bay merenung sedih.


mey kembali duduk di tempatnya tadi.


"mey,siapa tadi yang menelepon mu,apa itu pacar mu ?"


tanya sela penasaran.


"iya,kami tadi mendengar kau berteriak kata suamiku dengan sangat keras".


ucap moly.


" wah...aku iri sekali,baru pacaran sudah memanggil dengan sebutan suamiku".


kata sela menggoda mey.


"jiwa jombloku bergetar loh guys..hiks hiks".

__ADS_1


ucap moly dengan wajah melasnya.


mereka mendengarnya? apa ucapanku tadi benar² keras,sungguh memalukan.


sembari menutup wajahnya dengan satu tangan.


"ah...kalian membuatku tidak bisa berkata² lagi".


jawab mey sembari tersenyum canggung.


" emang pekerjaan dia apa".


tanya moly.


"hanya orang biasa,penjual es krim di jalan".


mey berbohong kepada kedua temannya karna dia tidak ingin mereka mengetahui yang sebenarnya.


"kami jadi penasaran,kapan² ajak kami bertemu pacarmu yah,dan suruh dia traktir kami es krim".


ucap sela dengan penuh harap.


" iya tentu saja hahaha".


sembari tertawa paksa agar dia bisa menutupi kebohongannya.


hari bekerjanya telah usai,akhirnya waktu yang di nanti² kannya dari tadi pun tiba,yaitu waktu pulang.saat mey berjalan menelusuri jalanan ia tanpa sengaja bertemu dengan luisa dan sara yang juga berjalan di jalanan tersebut.


"hay kakak".


sapa sara dengan menggandeng mesra tangan suaminya.


" ada apa".


ucap mey yang terlihat cuek.


"minggu lalu kami berdua habis bulan madu,dan mungkin sebentar lagi kau akan mempunyai keponakan kecil".


kata sela mencoba memanas²i mey.


apa tujuan dia memberi tahuku semua ini,tapi anehnya kenapa aku merasa tidak peduli sedikitpun.ku kira aku akan merasa sedih dan terpuruk di atas kebahagiaan mereka,tapi ku rasa hatiku sudah tidak sesakit dulu,mungkin karna aku sudah tidak mencintainya lagi.


"iya..semoga kalian cepat² di berikan momongan".


ucap mey dengan tersenyum tulus.


" aku pergi dulu".


ucap mey lagi dengan tersenyum kemudian melangkah pergi.


luisa hanya diam membisu tidak mengatakan sepatah katapun.


sara melihat ke arah mey yang sedang berjalan dengan sorot mata tajam.


bagus sekali akting nya sekarang,dia terlihat biasa saja saat aku mencoba untuk memanasinya.di dalam hatinya pasti sudah ada kobaran api yang siap meledak.


batin sara sembari tersenyum sinis.


ntah kenapa sara sangat membenci mey,mungkin di dalam kebenciannya ada cerita yang tersirat di masa lalu.

__ADS_1


__ADS_2